Pertumbuhan pesat pasar kripto, terutama bitcoin, mendorong investor Korea Selatan untuk kembali melirik aset kripto.
Sementara itu, bursa kripto terbesar Korea Selatan, Upbit, mencatat kenaikan volume perdagangan sebesar 273% dalam 24 jam terakhir, mencapai 1,84 miliar dolar. Angka ini merupakan volume perdagangan harian tertinggi di bursa sejak pertengahan Maret.
$XRP menjadi kripto yang paling banyak diperdagangkan di Upbit. Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir sekitar 418,9 juta dolar, disusul oleh Bitcoin (BTC), USDT, dan Ethereum.
Volume perdagangan di Bithumb, bursa terbesar kedua di negara itu, juga naik 132,9% menjadi 934,9 juta dolar, dengan $XRP menjadi mata uang kripto yang paling banyak diperdagangkan di bursa ini.
Dalam wawancara dengan The Block, peneliti Presto Research Min Jeong menyatakan bahwa pasar bearish yang dimulai akhir 2025 dan berlanjut hingga 2026 membuat investor Korea Selatan menjauh dari pasar kripto.
Chong mencatat bahwa investor di Korea Selatan akhir-akhir ini terutama fokus pada saham, tetapi kenaikan bitcoin baru-baru ini membangkitkan kembali minat terhadap pasar kripto.
Dalam konteks ini, Chong menyatakan bahwa jika tren naik ini bertahan, maka arus modal dari Korea Selatan ke pasar kripto bisa menjadi lebih signifikan.
Sebagai kesimpulan, Chong mencatat bahwa investor Korea Selatan cenderung mengejar keuntungan daripada terikat pada satu aset, dan mereka akan menunjukkan minat lebih besar pada pasar kripto jika reli yang dipimpin bitcoin berlanjut, yang dapat semakin memperkuat pertumbuhan ini.
*Ini bukan rekomendasi investasi.
end-content





