2026-04-18 Sabtu

Pusat Berita - Halaman 36

Dapatkan berita kripto dan tren pasar secara real-time melalui Pusat Berita HTX.

Emas Kembali ke US$4800, Di Mana Puncaknya Tahun Ini?

Emas kembali ke level US$ 4800, memicu pertanyaan tentang batas atas harga tahun ini. Artikel ini menganalisis prospek emas melalui berbagai perspektif: **Pasar Prediksi:** Platform Polymarket menunjukkan keyakinan kuat, dengan probabilitas 46% emas mencapai di atas $$ 6000 pada akhir tahun, dan bahkan 25% untuk level $$ 7000. **Pembeli Institusional:** Bank sentral global, khususnya China (tambah cadangan 17 bulan berturut-turut), terus menambah pembelian emas, menciptakan permintaan yang stabil. Lembaga seperti Goldman Sachs dan UBS memproyeksikan harga $$ 5400 - $$ 5900. **Pembeli Kripto:** Penerbit stablecoin Tether kini menjadi salah satu pemegang emas top 30 global dengan sekitar 148 ton, mendukung stabilitas asetnya. **Pembeli Ritel:** Meski volatilitas tinggi menyebabkan beberapa investor terperangkap di harga tinggi, hal ini justru mengurangi tekanan jual. Minat kuat dari investor Asia, terutama China, tetap menjadi pendorong. **Pandangan Analis:** UBS, meski menyesuaikan proyeksi jangka pendek menjadi $$ 5200 untuk akhir Juni, tetap optimis emas akan capai rekor baru tahun ini, melihat koreksi sebagai peluang beli. Analisis inti menyoroti emas sebagai penantang utama Dollar AS dalam sistem moneter global yang didorong oleh proses "de-dolarisasi". **Kesimpulan:** Gabungan dari permintaan bank sentral, ketidakpastian geopolitik, dan pelemahan Dollar diperkirakan akan mendorong emas lebih tinggi pada 2024, dengan batas atas tahunan yang wajar di kisaran $$ 5400 - $$ 6000 dan potensi mencapai $$ 6200 - $$ 6400 dalam skenario optimis.

Odaily星球日报04/09 10:46

Emas Kembali ke US$4800, Di Mana Puncaknya Tahun Ini?

Odaily星球日报04/09 10:46

Investigasi Bombshell The New York Times Kembali Membuat Misteri Identitas Satoshi Nakamoto, Adam Back Membantah Klarifikasi Cepat Setelah Dituding

Ringkasan: Investigasi New York Times Menunjuk Adam Back sebagai Satoshi Nakamoto, Tapi Dia Membantah Identitas Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin, tetap menjadi misteri besar. Sebuah investigasi mendalam oleh *The New York Times* yang dilakukan selama lebih dari setahun oleh jurnalis pemenang Pulitzer, John Carreyrou, menunjuk CEO Blockstream, Adam Back, sebagai kandidat Satoshi yang paling kuat. Investigasi ini didasarkan pada analisis: - **Gaya Penulisan:** Kemiripan dalam pemilihan kata, tata bahasa, dan penggunaan istilah teknis yang langka antara tulisan Back dan Satoshi. - **Konsep Teknis:** Back adalah pencipta Hashcash, mekanisme yang digunakan Bitcoin untuk penambangan. Dia juga telah mengusulkan ide sistem uang elektronik terdesentralisasi pada tahun 1990-an yang sangat mirip dengan Bitcoin. - **Latar Belakang:** Back adalah anggota inti dari gerakan cypherpunk dan berasal dari Inggris, yang sesuai dengan petunjuk di blok pertama Bitcoin. - **Garis Waktu:** Aktivitas Back dinilai tidak konsisten dan dia dianggap menghindari pertanyaan kunci selama wawancara. Namun, Adam Back dengan cepat membantah klaim tersebut. Dia menyatakan bahwa kemiripan itu adalah kebetulan dan bias statistik karena dia sangat aktif dalam diskusi uang elektronik sejak awal. Dia menegaskan bahwa status anonim Satoshi Nakamoto adalah hal yang baik untuk Bitcoin. Komunitas kripto juga meragukan temuan ini. Beberapa pengembang inti Bitcoin mengkritik bukti yang dianggap lemah, sementara yang lain menunjuk pada perbedaan dalam pemrograman dan filosofi antara Back dan Satoshi. Beberapa "pengakuan" palsu dari orang lain di masa lalu juga membuat komunitas sangat skeptis terhadap klaim identitas Satoshi tanpa bukti kriptografis yang kuat, seperti tanda tangan dari kunci pribadi asli Satoshi.

marsbit04/09 10:39

Investigasi Bombshell The New York Times Kembali Membuat Misteri Identitas Satoshi Nakamoto, Adam Back Membantah Klarifikasi Cepat Setelah Dituding

marsbit04/09 10:39

活动图片