【研报精选】2022年27个新公链项目盘点:​回顾、总结与展望

MirrorDipublikasikan tanggal 2023-01-06Terakhir diperbarui pada 2023-01-06

Abstrak

我们相信,目前的各类公链也尚未形成最终形态,新公链赛道仍在等待 Web3 真正爆发的时刻。虽然行业尚处于寒冬,但这同时也将迎来一个最适合播种的阶段。

2022 年年末以“加密市场进入寒冬”的共识收尾。这一年的一级市场资金流向中,投资机构更专注于基建 Infra 及应用类,新公链是重点关注方向。

公链从未缺席过任何一轮牛市,上轮牛市中的新公链承接了以太坊的溢出资金,获取了一波不错的涨幅。但同时,该赛道淘汰率极高,从当前市场需求来看,DeFi 、NFT 等概念及应用的快速发展,一直在对公链提出更高的要求。

随着以太坊合并尘埃落定,L2 赛道加剧公链之争,新公链及次新公链需要以不同的结构逻辑及应用场景进行构思。

这一赛道仍然充满更多可能。Cabin 整理了 2022 年获得融资的 L1 公链项目,并从中做出总结:

以往各轮周期中,公链作为行业内基础设施的核心布局方向,均属于行业核心叙事。

上一轮牛市中,大部分新公链均具备高吞吐量、低费用等技术优势,DeFi 、跨链、交易所公链等概念进一步重构了对公链生态的估值逻辑。投资机构对于智能合约平台认可度高,叠加“基础设施公链类项目可与更高 β 的新兴项目进行风险对冲”的因素,公链在资本和需求推动下快速发展。进入市值 TOP 20 的公链项目频繁更迭,新兴公链之间的差异化竞争趋势逐步显现。

从技术层面来看,历次公链的革新主要在共识机制、可编程性、可扩展性三个方向。下一轮公链周期中,如何通过以上三个方面的突破来满足更加垂直的应用场景和市场需求,将是新公链突破的关键。

在共识机制上,2012 年诞生的 PoS 机制,通过权益记账的方式解决了 PoW 能源过度消耗的问题,也是大部分新公链所采用的共识机制,并基于 PoW、PoS 衍生出多类分支及变种。目前在共识机制上的创新已并非主导,这类创新可参考上一轮中 Avalanche 雪崩共识为例。

在可编程性上,主要考量智能合约平台如何打造应用层,以太坊使用了虚拟机和 Solidity 编程语言实现了智能合约。前述整理的新公链赛道中,Move 语言在这一层面进行突破,提供更为安全、友好、扩展性强的开发语言。2022 年下半年,热议的新公链就包括了 Aptos、Sui 这两条 Diem 系 Move 语言公链。

在可扩展性上,主要因素在于吞吐量(tps)及 Gas 费用,这也是众多应用场景的刚需因素。前述整理的新公链赛道中,模块化区块链概念、EVM 兼容类公链、Cosmos 生态、应用链、零知识证明类公链等均需在可拓展性强的基础上进行创新,同时还包括有着高频交互需求的游戏公链、元宇宙公链等,这些场景对于 Gas 费用极为敏感。

除了以上三大技术方向,新公链生态应用生态与价值捕获是重要的考量因素,其中主要包括:

Gas 费用(交易费用 / 存储费用)

垂直应用场景(如 NFT / DeFi / 游戏等)

流动性方案(是否是交易所公链 / Market Maker)

支付场景

如何激励用户长期持有(PoS / 中心化机构相关业务 / Meme 情绪等)

多链并存背景下,新公链的差异化竞争愈发明显,公链的垂直应用场景是重要关注点。例如,上一轮中比较具有启示的是最先满足 NFT 应用场景的 Flow 公链。从垂直应用方向来看,前述整理的游戏公链、元宇宙公链、零知识证明系公链、隐私公链都从这一角度发力。

值得特别关注的还有基于零知识证明的公链赛道,2022 年,首个采用零知识证明的类 POW 机制高性能公链 Aleo 收获了热度,Aleo 开启的 ZKP 证明挖矿模式,在共识机制与激励模式上进行创新,并引入“ZK 矿业“的广阔前景。

能够看到的是,本轮的新公链赛道生态发展极快,从现有活跃应用来看,排名前十的公链生态中,新公链 Aptos 已经进入排名:

新公链同时也包括 L2 公链生态,L2 具备以太坊生态优势,并达到低费、高吞吐量等特点,与非以太坊公链形成直接的竞争关系,加剧公链竞争态势。

这种竞争下,预计未来 1-2 年,在以太坊仍将保持市场一定市场占比的情况下,其他公链将细分长尾用户。

本轮熊市目前位于宏观环境特殊的情况下,以比特币周期参考市场走势,行业泡沫出清仍需要时间。往后 1-2 年中,在出现宏观市场转折回暖的前提下,倘若本轮熊市中市场及机构能够接受新公链的 Web3 叙事逻辑,那么可能在外部环境合适的情况下,本轮熊市持续时间或有所缩短。

我们相信,目前的各类公链也尚未形成最终形态,新公链赛道仍在等待 Web3 真正爆发的时刻。虽然行业尚处于寒冬,但这同时也将迎来一个最适合播种的阶段。

Bacaan Terkait

"Gergaji Musim Panas" Berlanjut: Breakout $67.000 Akan Menjadi Awal Kenaikan Bitcoin

Harga Bitcoin terus terkonsolidasi dalam kisaran $58.000–$67.000 sejak awal Juni, dengan harga terkini di sekitar $62.217 pada 1 Agustus. Para analis pasar mempertimbangkan beberapa skenario kunci. Secara teknis, pergerakan di atas $66.000 dianggap penting untuk mengubah momentum. Beberapa trader seperti Crypto Candy memprediksi kemungkinan penurunan menuju $60.000 jika level $66.000 tidak tertembus. Trader lain, Jelle, menggambarkan situasi ini sebagai "gergaji musim panas" yang berkepanjangan dan mempertahankan strategi rata-rata biaya dengan pembelian berkala. Di sisi lain, skenario breakout ke atas tetap ada. Daan Crypto Trades menekankan bahwa keberhasilan menembus $67.000 sangat penting untuk menghindari fase konsolidasi yang berlarut-larut. Roman bahkan memperkirakan bahwa breakout dengan volume yang kuat dapat mendorong harga dengan cepat ke zona $70.000–$80.000. Dari perspektif jangka panjang, analis Gert van Lagen melihat fase ini sebagai periode akumulasi, dengan Bitcoin menguji pola grafik besar "cangkir dengan pegangan". Dia mencatat bahwa pemegang jangka panjang masih enggan menjual, yang ditunjukkan oleh metrik NUPL mereka yang masih jauh dari zona kapitulasi. Kesimpulannya, pasar Bitcoin saat ini berada dalam fase akumulasi yang menentukan. Level $60.000 dan $67.000 menjadi kunci, dan breakout dari level mana pun kemungkinan akan menentukan arah tren berikutnya. Skenario AI dalam artikel juga mempertanyakan apakah konsolidasi saat ini dapat membentuk fondasi yang lebih kuat, atau apakah setiap ujian di level $67.000 akan terus menghadapi hambatan psikologis yang sama dari pemegang aset jangka pendek.

cryptonews.ru9m yang lalu

"Gergaji Musim Panas" Berlanjut: Breakout $67.000 Akan Menjadi Awal Kenaikan Bitcoin

cryptonews.ru9m yang lalu

Perhatian Wajib Pekan Depan|Undang-Undang CLARITY Diperkirakan Akan Masuk ke Pemungutan Suara Senat; SpaceX dan Circle Umumkan Laporan Keuangan (3-9 Agustus)

**Ringkasan Acara Penting Pekan Depan (3-9 Agustus)** Pekan depan diwarnai sejumlah pengumuman keuangan penting dan perkembangan regulasi kripto di AS. **Laporan Keuangan & Acara Perusahaan:** * **SpaceX** akan merilis laporan keuangan Q2 2026 pada 4 Agustus, diikuti gelombang pencairan saham internal pertama (hingga 12%) pada 6 Agustus. * **Circle** (penerbit USDC) dan **Hut 8** (penambang Bitcoin) masing-masing akan mengumumkan laporan kuartalan pada 5 Agustus dan 4 Agustus. * **American Bitcoin (ABTC)**, perusahaan tambang kripto yang dikaitkan dengan keluarga Trump, merilis laporan Q2 pada 3 Agustus. * Perusahaan robotika **宇树科技 (Unitree Robotics)** akan melakukan penawaran saham perdana (IPO) di pasar STAR China, dengan hari penentuan harga awal pada 5 Agustus. **Regulasi Kripto AS:** * **CLARITY Act**, undang-undang kerangka kerja federal untuk aset kripto, berpeluang dilakukan pemungutan suara penuh di Senat AS minggu ini. Para negosiator harus merampungkan aturan tentang konflik kepentingan sebelum masa reses 7 Agustus. RUU ini memerlukan 60 suara untuk disetujui. **Pengumuman Data & Teknologi:** * **Laporan Non-Farm AS** untuk Juli akan dirilis pada 7 Agustus, menjadi fokus pasar. * **Grok AI** versi 4.6 (dengan 1,5 triliun parameter) diperkirakan diluncurkan sekitar 7 Agustus, diikuti versi 4.7 yang lebih kuat beberapa minggu setelahnya. * **XRP Ledger** versi 3.3.0 dengan lima fitur baru, termasuk transaksi batch, dijadwalkan rilis minggu depan. **Penutupan & Perubahan Layanan:** * Beberapa layanan kripto akan berhenti beroperasi: **Zapper** (pelacak portofolio DeFi) dan **Ctrl Wallet** pada 3 Agustus, serta **LayerZero** akan menghentikan relayernya untuk v1 pada tanggal yang sama. Bursa Korea **Upbit** akan menghapus perdagangan pasangan **AQT** dan **AERGO** pada 3 Agustus. **Acara Lainnya:** * **BIP-110**, sebuah proposal peningkatan jaringan Bitcoin, akan memulai fase pengiriman sinyal wajib sekitar 8 Agustus.

marsbit48m yang lalu

Perhatian Wajib Pekan Depan|Undang-Undang CLARITY Diperkirakan Akan Masuk ke Pemungutan Suara Senat; SpaceX dan Circle Umumkan Laporan Keuangan (3-9 Agustus)

marsbit48m yang lalu

Saham Jatuh Lebih Parah daripada Kripto, Ke Mana Uangnya Pergi?

Penulis: Cathy,白话区块链 Pada 28 dan 29 Juli di Seoul, indeks Kospi memicu *circuit breaker* dua hari berturut-turut, suatu peristiwa yang belum pernah terjadi dalam sejarah pasar saham Korea. Saham-saham semikonduktor global, termasuk SK Hynix yang turun sekitar 23% dalam dua hari, mengalami penurunan drastis. Penarikan dana (pullback) Kospi pada Juli mencapai 40% dari titik tertinggi Juni, menjadikannya bulan terburuk yang tercatat. Produk leverage seperti ETF 2x Long SK Hynix bahkan anjlok hingga 83%, menghapus lebih dari 1 triliun HKD dalam nilai pasar. Ironisnya, Bitcoin justru naik hampir 15% dari titik terendah Juli, menunjukkan perilaku yang tidak biasa: **saham yang jatuh seperti aset kripto, sementara Bitcoin relatif stabil.** Penurunan ini bukan kepanikan pasar luas, melainkan "peledakan tertarget" terhadap perdagangan yang paling ramai (*crowded trades*), dipicu oleh laporan keuangan SK Hynix yang meski mencetak rekor laba tetapi di bawah perkiraan, serta IPO besar-besaran ChangXin Memory (CXMT) dari China. Ditambah dengan potensi likuidasi posisi *carry trade* Yen Jepang yang masif, pasar mengalami de-leverage paksa. Lalu, apakah uang yang keluar dari saham mengalir ke Bitcoin? Jawabannya tidak. Bitcoin tampak "tahan jatuh" karena sudah mengalami koreksi lebih dulu—jatuh sekitar 21% selama periode arus keluar ETF berkelanjutan pada Mei-Juni. Uang yang mencari perlindungan justru mengalir ke emas, yang harganya naik lebih dari 20% secara tahunan. Koefisien korelasi Bitcoin dengan emas mencapai -0.88, mengindikasikan bahwa institusi kini memandangnya sebagai aset yang berbeda: **emas untuk perlindungan, Bitcoin untuk potensi pertumbuhan.** Agar aliran dana besar-besaran benar-benar masuk ke Bitcoin, diperlukan tiga kondisi: tekanan likuidasi global mereda, The Fed menurunkan suku bunga tanpa memicu resesi, dan disahkannya RUU CLARITY di AS untuk memberikan kejelasan regulasi. Meski RUU tersebut tertunda di Senat, arahnya sudah jelas. **Harga saham teknologi ditentukan oleh pengeluaran modal AI dan laba perusahaan, sedangkan harga Bitcoin ditentukan oleh likuiditas global.** Ketidakselarasan ini justru menciptakan daya tarik bagi institusi yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka. Kesimpulannya, Bitcoin saat ini bukan tempat perlindungan (*safe haven*), melainkan aset yang sudah terkoreksi lebih dulu dan sudah berada di posisi yang siap. **Dana belum datang, tetapi posisinya sudah dipersiapkan.** Ketika badai berlalu dan modal global mencari tempat baru untuk dialokasikan, Bitcoin berada di urutan terdepan dalam antrian.

marsbit48m yang lalu

Saham Jatuh Lebih Parah daripada Kripto, Ke Mana Uangnya Pergi?

marsbit48m yang lalu

Dialog dengan Ray Dalio: Saat Ini Berada dalam Gelembung AI, 1% Portofolio Investasi Adalah Bitcoin

Sumber: The Diary Of A CEO Ray Dalio, pendiri Bridgewater Associates yang meramalkan krisis keuangan 2008, memperingatkan bahwa ledakan AI saat ini menunjukkan tanda-tanda klasik gelembung ekonomi yang dapat pecah dan memicu resesi. Dalam wawancara podcast, dia menjelaskan dinamika "siklus besar" yang didorong oleh ketimpangan kekayaan, defisit pemerintah, dan perubahan geopolitik. Dalio mengidentifikasi pola di mana antusiasme berlebihan terhadap teknologi revolusioner baru, seperti AI, menyebabkan harga aset melambung dan pinjaman berlebihan. Ketika kondisi berubah (seperti kenaikan suku bunga atau kebutuhan tunai), gelembung ini dapat pecah, menyebabkan penurunan harga aset, kerugian luas, dan kontraksi ekonomi. Untuk melindungi kekayaan di masa ketidakpastian, Dalio sangat menekankan pentingnya **diversifikasi portofolio**—termasuk saham, obligasi, emas, dan real estat—daripada mengandalkan uang tunai saja. Dia mengungkapkan bahwa sekitar **1% portofolionya adalah Bitcoin**, yang diakuinya sebagai aset keras, tetapi dia lebih menyukai **emas fisik** karena sejarahnya sebagai penyimpan nilai dan aset bebas liabilitas. Mengenai dampak AI, Dalio percaya bahwa teknologi ini akan menggantikan tidak hanya tenaga fisik tetapi juga kemampuan kognitif manusia, berpotensi memperlebar kesenjangan antara pemilik modal dan pekerja. Masa depan akan menguntungkan mereka yang dapat memadukan kecerdasan manusia (seperti emosi dan intuisi) dengan kemitraan AI. Secara geopolitik, Dalio menggambarkan dunia yang memasuki fase "penurunan" dalam tatanan global, dengan Amerika Serikat menghadapi tantangan internal dan eksternal, termasuk konflik seperti di Iran yang mengungkap kelemahannya. Dia memprediksi dunia mungkin menjadi lebih terregionalisasi di masa depan. Secara keseluruhan, kunci untuk navigasi melalui periode kompleks ini adalah pemahaman akan pola sejarah, adaptasi, dan diversifikasi yang cermat.

marsbit4j yang lalu

Dialog dengan Ray Dalio: Saat Ini Berada dalam Gelembung AI, 1% Portofolio Investasi Adalah Bitcoin

marsbit4j yang lalu

Rekor! Beli Bersih Asing 7,2 Triliun Won dalam Sehari, Wall Street: Tekanan Likuiditas di Pasar Saham Korea Telah Mereda

**Ringkasan: Rekor Pembelian Asing dan Peningkatan Likuiditas di Pasar Saham Korea** Aliran modal asing menunjukkan perubahan signifikan di pasar saham Korea (KOSPI). Pada 31 Juli, investor asing melakukan pembelian bersih rekor sebesar 7,2 triliun Won Korea dalam sehari, menandai pembalikan dari tren penjualan bersih besar-besaran dalam beberapa bulan terakhir. Secara bulanan, penjualan bersih asing menyusut drastis menjadi 9,8 triliun Won di Juli, turun dari 48,4 triliun dan 44,5 triliun Won pada Juni dan Mei. Tekanan penjualan dari lembaga domestik juga mereda. Dana pensiun dan reksa dana domestik justru menjadi pembeli bersih 1,0 triliun Won di Juli, setelah dua bulan sebelumnya menjadi penjual bersih. Faktor pendukung lainnya adalah peraturan baru dari Komisi Jasa Keuangan (FSC) yang memberlakukan syarat lebih ketat bagi investor ritel untuk masuk ke ETF leverage saham tunggal, yang langsung mengurangi volume perdagangan instrumen tersebut hingga sekitar 50%. Kebijakan ini diperkirakan dapat menekan volatilitas pasar. Citigroup mempertahankan target indeks KOSPI di level 10.000 poin, menyoroti memudarnya angin penentu likuiditas. Analis mereka menilai faktor fundamental seperti industri chip memori yang solid, valuasi historis yang rendah, fundamental ekonomi Korea yang kuat, dan dukungan kebijakan berpotensi menjadi pendorong bagi pasar.

marsbit4j yang lalu

Rekor! Beli Bersih Asing 7,2 Triliun Won dalam Sehari, Wall Street: Tekanan Likuiditas di Pasar Saham Korea Telah Mereda

marsbit4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片