SEC doubles down on decision to reject Grayscale spot ETF

Financial TimesDipublikasikan tanggal 2022-12-20Terakhir diperbarui pada 2022-12-20

Abstrak

US regulator reiterates position that bitcoin futures funds are safer than proposed spot bitcoin funds would be

Please use the sharing tools found via the share button at the top or side of articles. Copying articles to share with others is a breach of FT.com T&Cs and Copyright Policy. Email licensing@ft.com to buy additional rights. Subscribers may share up to 10 or 20 articles per month using the gift article service. More information can be found at https://www.ft.com/tour.

https://www.ft.com/content/3f113f11-b5ea-4cf3-b2bb-2d9059f6b18c

The Securities and Exchange Commission doubled down last week on its decision to reject Grayscale’s bid to launch a bitcoin ETF, repeating its stance that such products are prone to fraud and manipulation, court records show.

Grayscale had claimed over the summer that the SEC was applying an unfair double standard by allowing bitcoin futures ETFs on the market and repeatedly denying proposals for ETFs that invest in spot bitcoin.

In June, the SEC rejected Grayscale’s proposal to convert its Bitcoin Trust into an ETF. Later that day, Grayscale sued the regulator, alleging the commission violated the Administrative Procedure Act and the Securities Exchange Act of 1934 by discriminating between issuers of the two types of ETFs on an “arbitrary and capricious” basis.

In October 2021, the ProShares Bitcoin Strategy ETF became the first bitcoin futures ETF. The fund had $575mn in assets as of December 9, according to CFRA’s ETF database. Other bitcoin futures ETFs on the market include the $20mn Valkyrie Bitcoin Strategy ETF and the $21mn VanEck Bitcoin Strategy ETF.

The reply brief, filed last week, marks the SEC’s first response to Grayscale’s lawsuit. In it, the commission reiterated its stance that it had approved bitcoin futures ETFs because they are monitored closely by the Chicago Mercantile Exchange. Spot bitcoin ETFs, meanwhile, lack that level of federal oversight, the brief says.

NYSE Arca, where Grayscale wants its ETF to be listed, claims that the index that its proposed spot bitcoin ETF would track uses an advanced algorithm to mitigate fraud, manipulation and other anomalous trading activity. However, the SEC argues that those provisions are not sufficiently effective, its reply brief shows. Plus, bitcoin is an unregulated spot market without adequate surveillance, the commission noted.

“The SEC has remained consistent in its belief that while a futures-based bitcoin ETF is permissible, a spot-based one is not because there was risk of fraud and manipulation,” said Todd Rosenbluth, head of research at VettaFi. “Grayscale has a high burden to overcome in part because the SEC has blocked any such ETF numerous times as a wave of filings occurred under the current leadership.”

The SEC has rejected applications for bitcoin ETFs from a raft of companies, including WisdomTree, Fidelity and VanEck.

The SEC also argued that bitcoin futures ETFs and spot bitcoin ETFs should be treated differently from one another because they pose different risks for investors. The commission urged the Washington, DC, appeals court, where the case is filed, to affirm its view that it acted reasonably when rejecting Grayscale’s plans to convert its Bitcoin Trust, the regulator wrote.

The US Chamber of Commerce, NYSE Arca, Coinbase and the Blockchain Association have voiced their support for Grayscale’s lawsuit, filing amicus briefs in October that argue bitcoin futures ETFs are riskier than the proposed spot bitcoin ETFs.

“Coinbase champions the value of private-sector market surveillance adopted voluntarily by unregulated spot-trading platforms and asserts that ‘the largest players in the bitcoin market’ have investors’ best interests at heart,” the SEC wrote. “But Congress passed the securities laws on the premise that voluntary regulation is not always sufficient.”

The SEC is creating an “uneven playing field” by approving bitcoin futures-based ETFs and continuously denying spot bitcoin ETFs, and this puts Bitcoin Trust shareholders at an unfair disadvantage, Grayscale said in a statement posted to its website last week.

Grayscale and its lawyer at Davis Polk did not respond to requests for comment.

The regulator is also holding spot bitcoin to a higher standard than futures contracts without articulating a “sound basis for this decision”, Grayscale said. Since the November 8 collapse of FTX, the CoinDesk Bitcoin Price Index that Grayscale’s spot bitcoin ETF would have tracked has priced very similarly to the bitcoin futures index on the Chicago Mercantile Exchange, the Stamford, Connecticut-based company said.

Bitcoin futures ETFs have also closely tracked bitcoin prices lately, said Aniket Ullal, head of ETF data and analytics at CFRA Research. Bitcoin’s spot price and ProShares Bitcoin Strategy ETF have both returned negative 63 per cent year to December 9, according to CFRA data.

Despite the massive decline in bitcoin’s value, the seven bitcoin futures ETFs on the market have attracted a net $338mn in flows in the year to December 9, according to CFRA. Combined, the ETFs had $723mn in assets as of that date, the database shows.

“That number is meaningful relative to the current asset base in these products, but very small compared to the overall flows into US ETFs,” he said.

Overall, the $6.8tn US ETF market recorded $544bn in net inflows year to date through November 30, according to Morningstar Direct.

“Crypto investors are calling for more regulated options,” Grayscale said. “It is time that the SEC answers that call.”

The firm has until January 13 to respond to the SEC’s brief, court records show.

Bacaan Terkait

Dari Corning ke Ciena, Peluang Saham 10x Lipat dalam Rantai Komunikasi Optik AI

**Ringkasan: Peluang Investasi 10x dalam Rantai Pasok Komunikasi Optik AI, dari Corning hingga Ciena** Inti dari pusat data AI bukanlah chip tunggal, tetapi seluruh rantai industri fotonik yang mengubah sinyal listrik menjadi sinyal cahaya dan memindahkan data masif. Saat industri beralih dari 800G ke 1.6T dan 3.2T, keuntungan berlebih pertama akan diraih oleh pemasok penting seperti Corning, Amphenol, dan Ciena, serta segmen material dan pengujian hulu. **Mengapa Komunikasi Optik Penting untuk AI?** Tembaga mencapai batas fisik pada jarak >3 kaki, menyebabkan panas dan konsumsi daya tinggi. Cahaya mengatasi masalah ini. Transisi dari listrik ke cahaya adalah inti teknologi fotonik. **Peluang Investasi di Rantai Pasok:** Kekayaan besar mengalir ke perusahaan yang indispensable bagi semua pelaku, bukan hanya perusahaan "bintang". **Perusahaan Kunci:** 1. **Corning (Kaca & Serat Optik):** Pemasok inti untuk Meta, Amazon, Google, dll. dengan kontrak multi-miliar dolar yang sudah terkunci. Laba tumbuh lebih cepat daripada pendapatan, menunjukkan kekuatan harga. 2. **Amphenol (Interkoneksi):** Pemain konektor dan kabel berkinerja tinggi. Pertumbuhan organik >80% di segmen AI. Mesin akuisisi yang efisien dengan margin yang mengembang. 3. **Credo (Jembatan Tembaga-Cahaya):** Chip hemat daya untuk tembaga dan optik. Pertumbuhan pendapatan sangat cepat, tetapi risiko tinggi karena ketergantungan pada segelintir pelanggan besar. 4. **Ciena (Sistem):** Pemimpin optik koheren, memungkinkan peningkatan kapasitas pada serat yang ada tanpa penggantian. Backlog order mencapai ~$7 miliar. 5. **Pemasok & Pengujian Hulu:** * **AXT:** Pemasok bahan wafer Indium Phosphide (InP) yang penting untuk laser. Risiko tinggi terkait izin ekspor dari China. * **VEO Solutions:** "Penjual sekop" untuk peralatan pengujian komunikasi optik, diuntungkan terlepas dari pemenang teknologi. **Konfigurasi Tema & ETF:** ETF tematik fotonik murni seperti **FOTO** (Tuttle Capital) menawarkan eksposur satu klik ke rantai ini, tetapi masih baru, kecil, dan dengan biaya relatif tinggi. **Kesimpulan:** Transisi dari tembaga ke cahaya sudah tak terelakkan. Peluang investasi tersebar di seluruh peta rantai pasok fotonik yang lengkap, dari laser dan silikon fotonik hingga kaca, konektor, sistem, dan pemasok hulu.

marsbit9m yang lalu

Dari Corning ke Ciena, Peluang Saham 10x Lipat dalam Rantai Komunikasi Optik AI

marsbit9m yang lalu

Collector Crypt Hanya Punya 800 Pengguna Aktif Harian, Tapi Sudah Jadi Salah Satu Proyek Crypto Paling Menguntungkan?

**Collector Crypt: Proyek Kripto yang Sangat Menguntungkan meski Hanya Punya 800 Pengguna Harian?** Artikel ini membahas kesuksesan Collector Crypt (CARDS), proyek di blockchain Solana yang mendigitalkan kartu koleksi fisik (terutama kartu Pokémon) menjadi token. Analisis mendalam menunjukkan proyek ini sangat menguntungkan, dengan proyeksi laba tahunan mencapai sekitar $109 juta pada Juni, meski valuasi penuhnya (FDV) hanya sekitar $550 juta. Inti bisnisnya adalah mesin "Gacha" (sistem buka paket digital). Platform membeli kartu fisik secara grosir dengan diskon 5%-15%, dan pengguna dapat membuka paket digital. Mereka bisa menyimpan kartu atau menjualnya kembali ke platform dengan diskon 7%-15% dari harga pasar. Model ini menciptakan situasi "win-win": pengguna mendapat nilai rata-rata positif sekitar 2%, sementara Collector Crypt menangkap margin keuntungan sekitar 4.5%. Collector Crypt menantang dominasi eBay di pasar kartu koleksi bernilai miliaran dolar. Dengan hanya mengambil biaya transaksi 2%, penyelesaian instan, dan penyimpanan kartu yang diasuransikan, platform ini menawarkan efisiensi dan pengalaman yang jauh lebih baik dibandingkan biaya total 16%-20% yang biasa dikenakan oleh eBay. Selain mesin Gacha, sumber pendapatan masa depan termasuk biaya transaksi pasar sekunder, bagi hasil dengan proyek yang dibangun di atas infrastrukturnya, dan alat penawar otomatis untuk lelang di eBay. Pasokan token CARDS tampak lebih ketat dari yang terlihat. Meski total suplai 20 miliar, lebih dari 50% dialokasikan untuk yayasan dan komunitas, dan sebagian besar mungkin tidak akan pernah beredar. Proyek ini juga telah memulai pembelian kembali token, menunjukkan kesehatan keuangan dengan cadangan tunai sekitar $10 juta dan inventaris kartu senilai $23 juta. Meski baru memiliki sekitar 800 pengguna aktif harian, Collector Crypt telah menghasilkan arus kas nyata dan laba yang mengesankan. Dengan rencana ekspansi ke kategori koleksi lain seperti kartu olahraga, proyek ini diposisikan sebagai infrastruktur keuangan untuk kelas aset koleksi baru yang memungkinkan partisipasi institusional. Analis Maelstrom Fund memberikan target harga $4 menjelang akhir musim panas.

Foresight News24m yang lalu

Collector Crypt Hanya Punya 800 Pengguna Aktif Harian, Tapi Sudah Jadi Salah Satu Proyek Crypto Paling Menguntungkan?

Foresight News24m yang lalu

Ketua Baru, Inflasi Lama, Pekerjaan Melebihi Ekspektasi: Setelah Debut Wash, Bagaimana Aset Global Ditentukan Ulang?

Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Wash, menyerahkan penilaian kebijakan moneter pertamanya dengan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3.50% - 3.75%. Pertemuan ini menandai pergeseran komunikasi dengan penghapusan panduan ke depan dan penyederhanaan pernyataan kebijakan, menekankan ketergantungan pada data ekonomi yang sebenarnya. Wash menghadapi tantangan inflasi yang membandel (PCE inti 3,3%) dan pasar tenaga kerja yang kuat (penambahan 172.000 pekerjaan non-pertanian di Mei), yang mengurangi harapan pasar untuk pemotongan suku bunga. Proyeksi Fed menunjukkan kemungkinan kenaikan suku bunga 25 basis points tahun ini. Pasar aset bereaksi terhadap sentimen hawkish ini. Dolar AS menguat, sedangkan harga obligasi AS bertekanan oleh ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi. Saham teknologi dan semikonduktor terkoreksi karena tekanan valuasi dari suku bunga tinggi, meskipun logika belanja modal infrastruktur AI tetap utuh. Emas dan perak menghadapi tarik-menarik antara suku bunga tinggi dan permintaan lindung nilai. Saham pertahanan seperti LMT.M mungkin relatif lebih tahan karena kontrak pemerintah jangka panjang. Ke depan, fokus pasar akan tertuju pada data ekonomi utama: laporan ketenagakerjaan non-pertanian dan CPI bulan Juni, yang akan menentukan nada pertemuan FOMC berikutnya pada akhir Juli. Pemilihan paruh waktu AS juga akan menjadi variabel politik yang menguji kemandirian Fed di bawah tekanan dari Gedung Putih.

marsbit36m yang lalu

Ketua Baru, Inflasi Lama, Pekerjaan Melebihi Ekspektasi: Setelah Debut Wash, Bagaimana Aset Global Ditentukan Ulang?

marsbit36m yang lalu

Gaji Stablecoin, Mengapa Menjadi Pilihan Utama Pekerja Lintas Negara?

**Gaji Stablecoin: Pilihan Utama Pekerja Global** Bagi pekerja lepas di negara seperti India, Argentina, dan Turki yang dibayar dalam dolar AS, ada risiko tersembunyi: risiko nilai tukar. Gaji dalam dolar sering langsung dikonversi ke mata uang lokal untuk biaya hidup. Jika mata uang lokal terdepresiasi, daya beli tabungan mereka menyusut. Misalnya, dalam setahun terakhir, rupee India melemah lebih dari 10% terhadap dolar, menyebabkan kerugian daya beli yang signifikan. Solusinya adalah mempertahankan sebagian gaji sebagai aset dolar. Namun, membuka rekening dolar di bank luar negeri sulit, mahal (biaya transfer rata-rata 6.5%), dan di banyak negara dibatasi peraturannya. Di sinilah **gaji stablecoin** (mata uang kripto yang dipatok ke dolar AS) menjadi solusi revolusioner. Dengan dompet mandiri seperti Altitude, pekerja dapat: * Menerima gaji sebagai stablecoin dolar (USDC, dll.) dengan biaya transfer sangat rendah dan penyelesaian cepat. * **Menahan aset dolar** secara digital tanpa memerlukan izin bank, menghindari batasan pemerintah. * Hanya mengonversi jumlah yang diperlukan untuk pengeluaran lokal, melindungi tabungan dari depresiasi mata uang. * Mengakses produk tabungan atau pinjaman berbasis blockchain untuk mendapatkan hasil. * Membayar langsung dengan kartu debit yang terhubung ke saldo stablecoin. Laporan menunjukkan 85% pekerja di Argentina lebih memilih dibayar dalam dolar. Stablecoin membuat akses ke dolar menjadi mudah, cepat, dan murah bagi semua orang, terlepas dari lokasi mereka. Meskipun ada tantangan seperti kurangnya asuransi deposito dan kerangka peraturan yang belum jelas, trennya kuat. Bahkan IMF mulai mengakui manfaat stablecoin dan menyarankan regulasi daripada larangan. Pada intinya, gaji stablecoin memberikan **kebebasan dan fleksibilitas finansial** dengan mendekonstruksi fungsi uang: pembayaran, penyimpanan nilai, investasi, dan pembayaran sehari-hari — semuanya dalam satu akun yang dikendalikan pengguna.

Foresight News51m yang lalu

Gaji Stablecoin, Mengapa Menjadi Pilihan Utama Pekerja Lintas Negara?

Foresight News51m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片