Didier Zheng Menjawab Keraguan: Akankah MicroStrategy Masuk ke dalam 'Death Spiral'? Bagaimana Tren Makro di Paruh Kedua Tahun Ini?
**Ringkasan Podcast "Wu Shuo" dengan Tamu Didier Zheng**
Investor teknologi terdepan Didier Zheng (didier) membahas beberapa topik utama dalam episode podcast Wu Shuo baru-baru ini.
**1. Tekanan Jual MicroStrategy dan Bitcoin:**
Penurunan baru-baru ini dalam harga Bitcoin terutama didorong oleh ekspektasi pasar bahwa MicroStrategy (MSTR) akan terus menjual Bitcoin dalam jumlah kecil secara berkala. Ini terkait dengan komitmen perusahaan untuk mempertahankan "netralitas Bitcoin per saham" sambil menutupi dividen untuk saham preferen dan instrumen utangnya. Meskipun ada kekhawatiran tentang "spiral kematian," Didier percaya skenario tersebut kecil kemungkinannya tanpa guncangan makro baru, dan tekanan ini lebih bersifat struktural daripada makro.
**2. Token sebagai Tenaga Kerja Baru di Era AI:**
Didier melihat token sebagai faktor produksi baru, mirip dengan tenaga kerja di era AI. AI dan token menggantikan banyak pekerjaan eksekusi manusia, mendorong otomatisasi, meningkatkan profitabilitas perusahaan, dan mendorong kenaikan saham terkait AI (semikonduktor, pusat data). Ekonomi mesin yang digerakkan oleh agent cerdas baru saja dimulai.
**3. Pergeseran Bursa Crypto ke Aset Dunia Nyata:**
Bursa crypto menawarkan perdagangan saham AS (RWA) secara alami karena terbatasnya aset crypto asli yang bernilai. Pergeseran ini tidak serta-merta merugikan crypto tetapi mencerminkan evolusi menuju infrastruktur yang mendukung aset bernilai. Dalam jangka panjang, infrastruktur blockchain akan menjadi tulang punggung untuk interaksi dan ekonomi mesin di rantai.
**4. Akhir Era "Altcoin" dan Dampak Peristiwa 1011:**
Likuuiditas dan semangat di pasar crypto rusak parah oleh peristiwa likuidasi besar 11 Oktober (1011), yang secara efektif mengakhiri siklus spekulasi altcoin. Aset dengan narasi "meme" atau visi futuristik sekarang lebih banyak ditemukan di pasar saham AS yang lebih likuid.
**5. Pandangan Makro: Hati-hati Jangka Pendek, Optimis Jangka Panjang:**
Untuk paruh kedua tahun 2024, Didier lebih berhati-hati karena valuasi pasar yang tinggi, IPO besar (SpaceX, OpenAI), dan potensi tekanan dari rebalancing indeks. Pemilihan paruh waktu AS bisa mempengaruhi peraturan untuk Web3 dan AI. Namun, dampak mendasar AI pada produktivitas masih kuat. Tantangan jangka panjang adalah distribusi kekayaan yang timpang di era AI, yang mungkin memerlukan mekanisme seperti "pajak AI." Secara keseluruhan, masa depan tetap positif untuk konvergensi AI dan blockchain, menandai pergeseran menuju industri yang lebih matang dan terinstitusionalisasi.
marsbit10m yang lalu