SBF says he wants to ‘raise liquidity’ as puzzling tweets continue

THE BLOCKDipublikasikan tanggal 2022-11-16Terakhir diperbarui pada 2022-11-16

Abstrak

Bankman-Fried said he hopes to “raise liquidity, make customers whole, and restart.”

Sam Bankman-Fried, former CEO of beleaguered crypto exchange FTX, is still tweeting.

⠀⠀

In the latest installments of a puzzling series of posts on Twitter, Bankman-Fried said that “too much leverage” and a run on the bank scenario were to blame for FTX’s collapse.

“So what can I try to do? Raise liquidity, make customers whole, and restart,” Bankman-Fried wrote. He said he may fail, but added, “part of me thinks I might get somewhere.”

The tweets will raise many an eyebrow given that FTX filed for Chapter 11 bankruptcy protection last week and may have more than a million creditors — not to mention the fact that Bankman-Fried is no longer CEO after resigning on Nov. 11, and reports that sister company Alameda Research used FTX customer funds for risky bets. Many Twitter users responded to Bankman-Fried’s latest statements derisively.

Bankman-Fried did not immediately respond to questions about how he planned to raise liquidity.

⠀⠀

The Wall Street Journal reported earlier today that Bankman-Fried is trying to raise capital despite the bankruptcy filing, citing people familiar with the matter.

⠀⠀

Bankman-Fried’s latest tweets extend a bizarre Twitter thread that began on Nov. 14.

Bacaan Terkait

Pembongkaran Strategi Trading Bitcoin: Prediksi Selebritas dan Model Klasik Semua Tidak Akurat, Hanya Empat Indikator Ini yang Tersisa

Penulis, yang bukan trader profesional, mengembangkan strategi trading Bitcoin dengan mengevaluasi berbagai metode prediksi dari 2017 hingga 2025. Ia menyimpulkan bahwa prediksi dari selebritas dan model klasik seperti Stock-to-Flow tidak akurat, sementara indikator on-chain dan data institusional lebih andal. Empat indikator inti yang dipilih: 1. **MVRV Z-Score**: Mengukur deviasi harga dari biaya rata-rata pemegang, efektif untuk identifikasi bottom (daerah hijau), tetapi tidak akurat untuk puncak sejak 2024. 2. **SOPR 28-hari**: Menunjukkan penjualan rugi saat di bawah 1.0, sinyal bottom yang historis stabil. 3. **Aliran Dana ETF**: Indikator institusional kunci sejak 2024, dengan aliran masuk/keluar yang signifikan menunjukkan akumulasi/penjualan. 4. **Likuiditas Makro (Fed dan M2)**: Menentukan arah umum pasar, bukan timing. Fear & Greed Index digunakan hanya sebagai konfirmasi tambahan. Strategi ini mengandalkan resonansi tiga atau lebih sinyal untuk mengambil keputusan. Sistem otomatis memantau data, mengirim notifikasi hanya saat sinyal kuat terdeteksi. Pada 15 April 2026, sistem menunjukkan tiga sinyal bottom: Fear & Greed = 12 (panik ekstrem), MVRV di zona hijau, dan SOPR < 1.0, mirip dengan kondisi bottom historis seperti 2018, 2020, dan 2022. Namun, aliran ETF masih lemah, menunggu konfirmasi institusional. Penekanan pada kerangka kerja yang dapat diuji, bukan prediksi subjektif.

marsbit24m yang lalu

Pembongkaran Strategi Trading Bitcoin: Prediksi Selebritas dan Model Klasik Semua Tidak Akurat, Hanya Empat Indikator Ini yang Tersisa

marsbit24m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片