NFTs will empower musicians to take back control

cryptoslateDipublikasikan tanggal 2022-03-21Terakhir diperbarui pada 2022-03-21

Abstrak

This surge in NFT sales can partly be attributed to the increased demand for crypto art and collectables.

This surge in NFT sales can partly be attributed to the increased demand for crypto art and collectables. According to Fortunly, there were more than 11 million NFT art sales over the whole of last year. In fact, 2021 even saw Christie’s and Sotheby’s host their own NFT art auctions – which is credited with driving contemporary art sales to an all-time high.

But the latest artform which is purchasable as an NFT is music. NFT assets are either digital or physical, with blockchain technology being used to create a record of ownership. Given that NFTs can be coded so that royalty payments are made directly to musicians, with a reduced dependency on intermediaries, it is no wonder that NFTs are set to revolutionise the music industry.

The artist becomes the priority

For many recording artists, the involvement of third parties such as. record labels, management agencies, and streaming platforms only leave them with about 16% of the earnings. When this is considered alongside the high levels of music piracy and copyright abuse that take place, musicians can often find themselves struggling financially.

However, using NFTs gives musicians the option to continue creating and recording music, with the blockchain acting as a record of immutable ownership. Tokenised music gives control back to the artist, the transparent and automated royalty arrangements eliminate the potential for fraud.

Cutting out the middle-men from the picture offers financial benefits for lesser-known artists. According to Business Insider, platforms like Spotify only deliver royalties of $3,000 to $5,000 per million streams. Turning to NFTs also makes multiple streams of revenue available to musicians, with opportunities to sell other merchandise directly to fans such as clothing, concert tickets, CDs, vinyl records, and so on.

Earning and trading royalties

With the immutable record of ownership that comes with using NFTs, artists can continue to release and share their music as usual, with the reassurance that they will personally receive the royalties. Concert tickets can also be tokenised, using smart-contract enabled NFTs that are imbedded into tickets – helping to avoid the risk of fraudulent resales and black-market ticket dumps.

Another benefit of tokenised music is that listeners have the opportunity to invest in a partial share of song rights. The increased playback of songs gives listeners access to some of the royalty earnings. Projects such as Opulous are creating NFT marketplaces dedicated to music, where fans and investors can trade fractionalised shares of individual songs.

Therefore, connections between musicians and their fanbase are ultimately strengthened, as listeners and fans can directly participate in furthering the careers of their favourite artists.

Encouraging fan communities

The democratisation of music through NFTs goes further than the songs. At the beginning of 2021, Kings of Leon became the first band to release an album, When You See Yourself, as a series of NFTs. Since then, they have been able to sell exclusive album artwork and a limited edition version to fans. The Rolling Stones have also offered rare collectables and unique fan experiences in the form of NFTs.

Music venues and festivals have also profited immensely from the boom of NFTs. For example, Coachella festival recently released a series of “Coachella Collectibles” – giving fans access to art prints, photo books, digital collectables, and even the like of lifetime passes. With an array of exclusive opportunities, NFTs are providing new ways for artists and music venues to connect with communities.

By bringing fans together to form stronger communities and creating a direct link between artists and audiences without relying on any intermediaries, NFTs are permanently changing the music industry for the better, for musicians and fans alike. While a lot of the focus has been on the flashy, high-priced items and the famous artists who have been quick to jump on the trend, the adoption of tokenised music will benefit the lesser-known artists the most, creating a more democratised and transparent space.

Bacaan Terkait

The Rally That Wasn't

Pasar Bitcoin mengalami tekanan tajam, dengan harga turun 13% ke kisaran $67,000, didorong oleh kondisi makro yang lebih ketat dan aliran keluar besar-besaran dari ETF spot AS. Analisis on-chain mengonfirmasi pasar masih dalam rezim bearish, dengan harga gagal bertahan di atas True Market Mean ($77.8k) dan bergerak menuju Realized Price ($53.9k). Basis biaya pemegang jangka pendek ($76.4k) kini berada di bawah rata-rata kunci, menunjukkan akumulasi oleh pembeli baru di level rendah, pola khas fase akhir bear market. Tekanan kerugian meningkat pesat, dengan rasio profit/rugi yang direalisasikan anjlok, mencerminkan dominasi realisasi rugi. Pemegang baru yang membeli di dekat puncak lokal ($78k-$82k) kini menghadapi tekanan terbesar. Selain itu, pemegang jangka panjang juga mulai menyerah, merealisasikan kerugian dalam jumlah signifikan. Di pasar off-chain, harga Bitcoin ditolak di sekitar basis biaya agregat ETF ($83k), mengubah level support sebelumnya menjadi resistance. Aliran permintaan spot telah mengering dan berbalik negatif, menunjukkan dominasi penjual. Meskipun likuidasi futures besar ($400M+) membantu membersihkan leverage berlebih, belum ada tanda pemulihan permintaan spot yang berkelanjutan. Pasar opsi mencerminkan sikap waspada, dengan premi volatilitas tinggi dan permintaan perlindungan downside yang tetap mengemuka, meski tanpa kepanikan ekstrem. Kesimpulannya, pasar Bitcoin tetap rapuh dengan tekanan jual dari berbagai kohor investor dan ketiadaan permintaan spot yang kuat. Pemulihan berkelanjutan memerlukan perbaikan dalam aliran spot, reklamasi profitabilitas oleh investor ETF, dan berkurangnya tekanan penjualan.

insights.glassnode48m yang lalu

The Rally That Wasn't

insights.glassnode48m yang lalu

Anchorage Digital dan Real Finance Bermitra untuk Memajukan Tokenisasi RWA Institusional

Anchorage Digital, bank kripto berpiagam federal pertama di AS dan penyedia kustodian institusional, bermitra dengan Real Finance, blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM dan dirancang khusus untuk tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Kemitraan strategis ini bertujuan mendukung siklus hidup lengkap aset tokenisasi, meliputi penerbitan, penyimpanan, penyelesaian, pelayanan, dan likuiditas sekunder. Kerja sama ini menggabungkan keahlian Anchorage Digital di bidang penyimpanan teregulasi, manajemen perbendaharaan, penyelesaian, dan keamanan institusional dengan infrastruktur penerbitan, alat manajemen siklus hidup, dan primitif keuangan terprogram dari Real Finance. Fokus kemitraan meliputi: 1. Penyimpanan Ekosistem: Anchorage Digital menyediakan infrastruktur kustodi dan perbendaharaan teregulasi untuk ekosistem Real Finance dan token $ASSET. 2. Lapisan Kustodi Dasar: Anchorage Digital akan menjadi lapisan penyimpanan yang mendukung keterlibatan institusional untuk produk keuangan tokenisasi baru di blockchain Real Finance. 3. Dukungan Pipeline: Kedua pihak akan saling mendukung pipeline institusional mereka. Real Finance akan menghasilkan permintaan untuk kustodi teregulasi, sementara Anchorage Digital akan menghubungkan klien institusionalnya dengan solusi tokenisasi berbasis Real Finance. Para CEO kedua perusahaan menekankan bahwa tokenisasi saja tidak cukup. Institusi membutuhkan infrastruktur teregulasi dan terpercaya yang terintegrasi untuk kustodi, penyelesaian, dan manajemen siklus hidup agar pasar modal on-chain dapat berfungsi matang, mengatasi fragmentasi dan tantuan operasional yang selama ini menjadi hambatan. Kemitraan ini dirancang untuk menyatukan teknologi blockchain, kustodi teregulasi, dan infrastruktur tokenisasi guna mendukung aset seperti kredit privat, real estat, dan instrumen keuangan terstruktur.

TheNewsCrypto2j yang lalu

Anchorage Digital dan Real Finance Bermitra untuk Memajukan Tokenisasi RWA Institusional

TheNewsCrypto2j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli BAND

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Band Protocol (BAND) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Band Protocol (BAND) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Band Protocol (BAND) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Band Protocol (BAND) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Band Protocol (BAND)Lakukan trading Band Protocol (BAND) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

100 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.12Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli BAND

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga BAND (BAND) disajikan di bawah ini.

活动图片