以太坊转向 PoS 后会给加密行业带来怎样的变化?

白泽研究院Dipublikasikan tanggal 2022-09-15Terakhir diperbarui pada 2022-09-15

Abstrak

以太坊从 PoW 切换到 PoS 的变化将会是区块链以及整个加密社区的转折点。

以太坊从 PoW 切换到 PoS 的变化将会是区块链以及整个加密社区的转折点。

以太坊合并即将发生,截止发稿:

在合并正式发布之前,就已经出现了许多争论,并且在合并后它们将继续存在很长时间。

以太坊转向权益证明(PoS)可以被认为是加密行业中最重要的事件之一。猜测和错误信息盛行。在这里,我们将讨论这项技术实验的事实和后果。

需要强调的是,开发人员从原来的共识协议工作量证明(PoW)切换到 PoS 的决定已经酝酿了好几年。Beacon Chain(信标链)是负责使用 PoS 的以太坊区块链分支,最初于 2020 年 12 月 1 日上线,用于开发和测试。

毋庸置疑,从 PoW 到 PoS 的转变将导致以太坊作为一个网络的认知发生变化。有很多观点需要考虑:经济、环境、代币经济学、与其他加密货币的竞争、法律、中心化与去中心化……最终,以太坊从 PoW 切换到 PoS 的变化将会是区块链以及整个加密社区的转折点。

以太坊变得可持续,但比特币将独树一帜

将 PoS 作为共识机制,将导致以太坊区块链所需的能量大幅减少。

几项研究得出结论,由于合并,以太坊在实施 PoS 后将减少 99.95% 的电力消耗,这一事实不容忽视。

PoS 实施后的第一个事件将是以太坊的哈希率暴跌为零,代表一个时代的结束。任何拥有 ETH 的用户都可以成为验证者。他们还可以通过在协议中质押 ETH 来获得回报。

合并的最直接影响将是媒体如何更加关注比特币及其造成的环境破坏。喜欢 PoW 机制区块链的投资者对投资以太坊犹豫不决。例如,由于碳足迹,特斯拉放弃了最初将比特币作为支付手段的提议。

借助 PoS,以太坊为任何投资者提供了一条清晰的道路,对于必须遵循 ESG 标准(环境、社会与治理标准)、向 ETH 注入资金或投资与以太坊活动相关公司的投资者来说尤其如此。

通过这种方式,比特币仍然是媒体的目标,而以太坊则避免了近年来关于加密货币的最具争议的问题。

监管机构针对以太坊的论据将减少

众所周知,监管机构长期以来一直希望对加密市场进行干预或制定某些基本规则。一方面,似乎由于加密市场的规模较小,他们并没有急于干预。但另一方面,他们观察到加密货币的长期增长可能会危及本国货币。

但是由于加密项目之间的多功能性,监管加密货币并不是一项简单的任务。所以监管机构必须从某个方面开始,可持续性问题似乎一直是选择对加密货币进行监管的首要论据。

PoW 是加密货币不可持续的原因之一,所以监管机构正在考虑禁止它。一些监管机构声称应该禁止通过 PoW 开采加密货币,因为它的电力消耗很高。

欧盟发布的加密监管法案 MiCA 早已将禁止 PoW 挖矿列入其中,尽管它最终被推迟了。在美国,白宫的最新报告指出,加密货币和相对应的区块链技术对温室气体排放、污染、噪音的影响居高不下,这阻碍了联邦机构实现符合美国气候承诺和目标的净零碳污染的努力。

在该报告中,以太坊被认为承担了开采加密货币产生的 20-39% 的电力支出,比特币估计为 60-77%。由于以太坊转向 PoS,监管机构将无法使用这一论据继续反对区块链。这为建立在以太坊上的加密业务提供了一层保证。

以太坊矿工的出走:谁将从中受益?

每天都在挖 ETH 的矿工会怎么样?与比特币一样,以太坊上也有专门用于挖掘 ETH 的采矿设备。当以太坊切换到使用 PoS 作为共识模型时,以太坊挖矿将完全消失,哈希率将降至零。

一些以太坊矿业集团试图抵制合并的发生,一些威胁要对以太坊进行分叉。

虽然他们的努力似乎是徒劳的,但这却显示了加密行业相关参与者的不满。

Ethereum Classic(以太经典)将继续使用 PoW 运行,正如以太坊联合创始人 Vitalik Buterin 已经指出的那样,矿工从以太坊迁移到以太经典似乎是最简单的解决方案。

以太坊矿工是否会转向比特币?

或者也许从以太坊 PoW 挖矿迁移到比特币 PoW 挖矿,是一个好主意。为了回答这个问题,我们联系了加密货币顾问兼交易和采矿专家 Anibal Garrido。

关于以太坊矿工的最终目的地,Garrido 认为他们会「迁移到其他项目,在这些项目中采矿可以提供足够的回报以继续采矿活动。」例如,「RavenCoin、Conflux、Ethereum Classic 等。」

Garrido 补充说,以太坊矿工的设备不会完全过时。

以太坊挖矿设备的 GPU 可以配置到支持 Etash 或 Dagger Hashimoto(以太坊的工作量证明基础)的其他项目中,而没有任何缺点。

当被问及是否会有以太坊矿工涌向比特币时,Garrido 回答说:

由于比特币网络目前的难度级别,使用以太坊设备(GPU)挖掘 BTC 来说是无利可图的。多年前,BTC 矿工放弃了 GPU 并迁移到强大的 ASIC 技术,由于 ASIC 每秒处理数万亿次运算的优势远高于 GPU,GPU 挖矿将在比特币上无利可图。

除了盈利问题之外,由于两个网络之间的不兼容,还有一个技术方面可能会造成很大的障碍:

由于算法标准不兼容,ETH ASIC 矿工也会遇到问题。例如,强大的 E9 ASIC 矿机在转向 BTC 后将无法使用,因为它只兼容 Etash(ETH)而不兼容 SHA256(BTC)。

因此,以太坊矿工涌入比特币网络是不可能的。然而,从以太坊网络到其他 PoW 区块链的挖矿迁移当然值得关注。

第 1 层解决方案将失去显著价值特征

以太坊转换为 PoS 的附带影响之一将完全影响与以太坊竞争的区块链,即所谓的「以太坊杀手」。在第 1 层解决方案中,我们可以看到 Solana、Cardano、Avalanche、Tron、Polkadot 或 Radix 等等。

然而,第 1 层和第 2 层解决方案(例如 Polygon)都将失去竞争以太坊霸主地位的最强卖点之一:可持续性。例如,星巴克选择在 Polygon 上推出其 NFT 视频游戏,特别是因为 Polygon 的可持续性,现在这种论点将永远改变。

以太坊 2.0 将迫使这些协议改变他们的营销策略,以专注于以太坊仍然步履蹒跚的其他问题。例如网络饱和费用的高成本,尤其是解决可扩展性问题的成本。

以太坊本身就拥有着庞大的用户量和开发者基础,因此这场战斗将很难打。以太坊和其他 L1 和 L2 很可能未来最终在一个纠缠的生态系统中同时运作。

以太坊合并后:NFT 行业会很干净

NFT 行业及其衍生品是加密行业因使用 PoW 而遭受最大负担的子行业之一。

NFT 在某种程度上更具政治化和环保意识。目前,NFT 被广泛应用于视频游戏、体育或音乐等领域。然而,将它们推向主流的用例是加密艺术。

由于碳足迹,这个领域一直存在关于使用以太坊来托管和创建艺术品的 NFT 的争论。现在,加密艺术领域将能够更轻松地「呼吸」。

以太坊合并:中心化是一种威胁

以太坊转向 PoS 将改变其代币经济学,并可能影响以太坊的去中心化。

对以太坊使用 PoS 的批评者指出,该系统将最终导致以太坊网络变得中心化。大型投资者能够通过购入大量的 ETH,最终主导网络。财力雄厚的投资者是真实的,例如灰度在推出其以太坊基金的一个阶段内购买了几乎所有开采的 ETH。

现有的担忧是以太坊将变得更加中心化。让我们看一下来自区块链数据聚合平台 Dune Analytics 的数据。Lido 协议目前拥有最大的 ETH 份额,有 4,152,128 ETH 质押在其中,几乎占信标链总质押池的 31%。这个数量相当于有 129,754 个验证人,因为他们每个人都需要在信标链上质押 32 ETH。

因此,可以得出结论,有 29.61% 的 ETH 质押由三个加密货币交易平台主导。前 4 名交易平台的质押总量为 8,160,416 ETH 或所有质押的 ETH 的 60.69%。

这种中心化的问题在于持有这些大量资金的投资者或公司可能会受到冻结资金的风险,从而影响以太坊网络。这在以前是不需要考虑的问题。然而,根据 Cardano 的创始人 Charles Hoskinson 的说法,美国财政部对混币器 Tornado Cash 的制裁打开了潘多拉魔盒并开创了一个「危险的先例」。

后果可能未知,但以太坊转向 PoS 的举动会以某种方式对以太坊的去中心化造成冲击,这是一个事实。

以太坊合并对每个加密用户都很重要

事实上,以太坊合并和从 PoW 到 PoS 的转变可能是今年最重大的事件。而且,也是自比特币和以太坊诞生以来的加密行业面临的大型事件之一。

一方面,这项全球性实验可能会在加密货币开发商中开创先河。如果成功,它甚至可以说服比特币极端主义者改变他们的共识模型。另一方面,如果该实验失败,可能会抹去以太坊原有的霸主身份。

然而,值得铭记的是,如果没有实验,加密行业就不会进化。所以,让我们祝以太坊好运。

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Taruhan Triliun Baru Son Masayoshi

Pada saat mendekati penawaran umum perdana (IPO), OpenAI terus dilaporkan mengalami krisis keuangan, menambah ketidakpastian pada "taruhan triliunan" baru Masayoshi Son. OpenAI dikabarkan mencatat kerugian bersih sekitar $85 miliar hingga kuartal pertama 2026, dengan biaya pendapatan mencapai $35 miliar. Sebelumnya, juga beredar laporan bahwa pendapatan OpenAI tahun 2025 adalah $131 miliar dengan kerugian $385 miliar. Angka-angka ini langsung berdampak pada visi Son yang meyakini OpenAI bisa menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar tertinggi di dunia, dengan valuasi saat ini sekitar $850 miliar. SoftBank telah terikat dalam dengan memegang sekitar 13% saham OpenAI. Jika OpenAI berhasil IPO dengan valuasi triliunan dolar, ini akan menjadi pencapaian legendaris kedua bagi Son. Namun, sebelum kepastian IPO OpenAI, Son sudah memulai "taruhan triliunan" berikutnya. Ia menyatakan bahwa Physical AI dan robot humanoid akan menjadi ladang emas berikutnya bagi perusahaan bernilai triliunan dolar. Untuk itu, SoftBank dilaporkan sedang membentuk perusahaan bernama "Roze" di AS yang menggabungkan aset AI dan robotik, dengan target IPO pada paruh kedua 2026 dan valuasi $100 miliar. Son berani terus bertaruh karena telah merasakan manisnya investasi di AI. Kembalinya Son sebagai orang terkaya Asia, meski singkat, dan melonjaknya harga saham SoftBank didorong oleh investasi besar di OpenAI. SoftBank diperkirakan telah menginvestasikan total $64,6 miliar di OpenAI. Namun, tekanan juga muncul karena ketergantungan yang besar pada OpenAI dan persaingan ketat dari perusahaan seperti Anthropic yang sudah lebih dulu mengajukan dokumen IPO. Di sisi lain, Son telah lama menyiapkan langkah di Physical AI dan robot humanoid, dengan berbagai akuisisi dan investasi selama lebih dari satu dekade. Kini, ia berambisi membangun kawasan industri bernilai $1 triliun di AS untuk produksi robot humanoid skala besar. Latar belakang ambisi triliunan dolar Son berasal dari janjinya pada 2017 kepada Pangeran Mohammed bin Salman dari Arab Saudi untuk memberikan imbal hasil $1 triliun atas investasi $100 miliar. Janji ini belum terpenuhi, mendorong Son untuk terus mencari kemenangan besar melalui AI. Roze dirancang sebagai platform infrastruktur AI yang mencakup pusat data, chip, dan robotika, merealisasikan konsep Physical AI Son. Namun, rencana IPO Roze menghadapi skeptisisme internal mengenai valuasi dan waktu yang ambisius. Selain itu, pasar robot humanoid masih dianggap belum matang secara komersial dibandingkan model AI besar, dengan valuasi yang jauh lebih rendah dan tantangan integrasi serta implementasi di dunia fisik. Son, yang pernah menunggu lama untuk kesuksesan Alibaba dan Arm, mungkin harus kembali bersabar untuk mewujudkan visi triliunan dolar berikutnya di Physical AI.

marsbit6m yang lalu

Taruhan Triliun Baru Son Masayoshi

marsbit6m yang lalu

Kelompok Katolik dan Penegak Hukum Peringatkan UU CLARITY Dapat Melemahkan Pengamanan Kejahatan Kripto

Sebuah koalisi yang terdiri dari pemimpin Katolik, kelompok yang sejalan dengan penegak hukum, dan advokat anti-penjualan manusia memperingatkan bahwa RUU CLARITY Act berpotensi melemahkan pengamanan yang digunakan untuk memerangi kejahatan yang dimungkinkan oleh crypto. Kritik ini berfokus pada ketentuan yang akan melindungi pengembang perangkat lunak non-kustodial agar tidak diperlakukan seperti penyedia pengiriman uang. Perdebatan ini menyentuh salah satu pertanyaan tersulit dalam regulasi crypto: bagaimana membedakan perangkat lunak netral dari perantara keuangan. Para pendukung crypto berargumen bahwa pengembang yang menerbitkan kode non-kustodial tidak boleh diregulasi seperti bursa atau prosesor pembayaran. Sementara para pengkritik khawatir pengecualian yang terlalu luas dapat menyulitkan pelacakan keuangan ilegal. Perangkat lunak non-kustodial adalah inti dari DeFi. Arsitektur ini menciptakan tantangan penegakan hukum ketika aktor jahat menggunakan alat yang sama. Meski RUU CLARITY Act bertujuan menciptakan aturan struktur pasar yang lebih jelas, penentangan ini menunjukkan bahwa perdebatan kebijakan juga menyangkut isu seperti perdagangan manusia, pengelakan sanksi, dan visibilitas bagi penegak hukum. Tekanan ini tidak berarti RUU tersebut mati, tetapi mungkin membutuhkan amandemen, perlindungan yang lebih sempit, atau persyaratan pelaporan tambahan untuk mengatasi kekhawatiran tentang celah bagi keuangan ilegal. Bagi perusahaan crypto, aturan yang lebih jelas dapat membuka investasi, namun jika RUU ini dianggap melemahkan pencegahan kejahatan, jalur politisnya bisa menjadi lebih sulit.

bitcoinist5j yang lalu

Kelompok Katolik dan Penegak Hukum Peringatkan UU CLARITY Dapat Melemahkan Pengamanan Kejahatan Kripto

bitcoinist5j yang lalu

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

**Rangkuman: Tuduhan Penipuan dan Pertanyaan Seputar Blockstream** Tahun ini, Blockstream, perusahaan kripto yang didirikan oleh perintis Bitcoin Adam Back, menjadi sorotan. Awalnya, karena investasi Jeffrey Epstein pada 2014 dan spekulasi bahwa Back bisa jadi Satoshi Nakamoto. Namun, kontroversi utama muncul dari laporan investigasi oleh akun NatInfoSec yang menuduh skema obligasi penambangan Bitcoin Blockstream (BMN) berpotensi penipuan mirip Ponzi. **Titik Tuduhan Utama:** 1. **Kapasitas dan Pembayaran yang Dipertanyakan:** NatInfoSec menyatakan untuk memenuhi kewajiban BMN, Blockstream membutuhkan daya komputasi (hashrate) 20-45 EH/s, tetapi dashboard perusahaan hanya menunjukkan 15 EH/s. Tidak ada bukti publik yang memadai (data listrik, impor perangkat keras, atribusi pool penambangan) untuk mendukung skala yang diklaim. Klausul dalam kontrak BMN juga memungkinkan Blockstream membayar dengan Bitcoin dari sumber mana pun, mempertanyakan asal hasil yang dibayarkan kepada investor. 2. **Imbal Hasil Tinggi yang Mencurigakan:** Obligasi BMN menawarkan imbal hasil tetap hingga sekitar 20% per tahun, angka yang sulit dipertahankan di industri penambangan Bitcoin yang sangat fluktuatif. Beberapa penawaran juga diklaim melibatkan perpanjangan pokok ke obligasi baru dengan imbal lebih tinggi. 3. **Masalah Pengungkapan dan Masa Lalu Eksekutif:** Christopher William Cook, figur kunci di divisi penambangan Blockstream dan CEO Exacore (entitas operasional terkait), memiliki catatan kriminal. Ia dihukum pada 2008 karena penipuan surat (mail fraud) dan menjalani hukuman penjara. Informasi ini tidak diungkapkan dalam dokumen penawaran BMN. Materi pemasaran juga diduga membesar-besarkan keterkaitan Cook dengan NASA. 4. **Keterkaitan dengan BSTR dan SPAC:** NatInfoSec mempertanyakan apakah potensi liabilitas BMN dan latar belakang Cook telah diungkapkan dengan benar dalam proses persiapan IPO perusahaan terkait Bitcoin, Bitcoin Standard Treasury Company (BSTR), yang melibatkan Adam Back. **Tanggapan dan Debat Komunitas:** BitMEX Research menganalisis tuduhan tersebut, mengakui kemungkinan catatan kriminal Cook dan kekhawatiran atas imbal hasil tinggi. Namun, mereka berpendapat bahwa beberapa tuduhan kurang bukti atau menyesatkan, menekankan pemisahan struktur hukum antara BMN, Blockstream, dan BSTR. Perdebatan di komunitas berfokus pada **kemampuan untuk memverifikasi** hashrate dan hasil penambangan yang sebenarnya yang mendasari BMN. Para pendukung seperti Samson Mow membela operasi penambangan Blockstream, sementara para pengkritik meminta bukti verifikasi independen yang jelas. **Pertanyaan yang Belum Terjawab untuk BMN:** Kontroversi ini menyisakan beberapa pertanyaan kunci tentang BMN: skala sebenarnya dan batas tanggung jawab, kecukupan hashrate penambangan untuk mendukung pembayaran, sumber imbal hasil tetap yang tinggi, kemampuan memverifikasi aset Bitcoin yang digunakan untuk pembayaran, serta peran dan kepentingan Cook. Sampai saat ini, Blockstream belum memberikan tanggapan resmi yang menyeluruh terhadap berbagai tuduhan ini.

marsbit9j yang lalu

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

marsbit9j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Apa Itu ETH 2.0

ETH 2.0: Era Baru untuk Ethereum Pendahuluan ETH 2.0, yang dikenal luas sebagai Ethereum 2.0, menandai peningkatan monumental pada blockchain Ethereum. Transisi ini bukan sekadar tampilan baru; tujuannya adalah untuk secara fundamental meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan keberlanjutan jaringan. Dengan peralihan dari mekanisme konsensus Proof of Work (PoW) yang mengkonsumsi energi tinggi ke Proof of Stake (PoS) yang lebih efisien, ETH 2.0 menjanjikan pendekatan transformasional terhadap ekosistem blockchain. Apa itu ETH 2.0? ETH 2.0 adalah kumpulan pembaruan yang berbeda dan saling terhubung yang fokus pada pengoptimalan kemampuan dan kinerja Ethereum. Perombakan ini dirancang untuk mengatasi tantangan kritis yang dihadapi mekanisme Ethereum yang ada, khususnya terkait dengan kecepatan transaksi dan kemacetan jaringan. Tujuan ETH 2.0 Tujuan utama dari ETH 2.0 berputar di sekitar perbaikan tiga aspek inti: Skalabilitas: Bertujuan untuk secara signifikan meningkatkan jumlah transaksi yang dapat ditangani jaringan per detik, ETH 2.0 berusaha untuk melampaui batasan saat ini yang kira-kira 15 transaksi per detik, berpotensi mencapai ribuan. Keamanan: Langkah-langkah keamanan yang diperkuat merupakan bagian integral dari ETH 2.0, terutama melalui peningkatan ketahanan terhadap serangan siber dan pelestarian etos terdesentralisasi Ethereum. Keberlanjutan: Mekanisme PoS yang baru dirancang tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi tetapi juga untuk secara drastis mengurangi konsumsi energi, menyelaraskan kerangka operasional Ethereum dengan pertimbangan lingkungan. Siapa Pencipta ETH 2.0? Penciptaan ETH 2.0 dapat diperkirakan dari Ethereum Foundation. Organisasi nirlaba ini, yang memainkan peran penting dalam mendukung pengembangan Ethereum, dipimpin oleh co-founder terkenal Vitalik Buterin. Visi beliau untuk Ethereum yang lebih skalabel dan berkelanjutan telah menjadi kekuatan pendorong di balik peningkatan ini, melibatkan kontribusi dari komunitas pengembang dan penggemar di seluruh dunia yang berdedikasi untuk meningkatkan protokol. Siapa Investor ETH 2.0? Sementara rincian seputar investor untuk ETH 2.0 belum dipublikasikan, Ethereum Foundation dikenal menerima dukungan dari berbagai organisasi dan individu di ruang blockchain dan teknologi. Mitra-mitra ini mencakup perusahaan modal ventura, perusahaan teknologi, dan organisasi filantropi yang memiliki minat bersama untuk mendukung pengembangan teknologi terdesentralisasi dan infrastruktur blockchain. Bagaimana ETH 2.0 Bekerja? ETH 2.0 dikenal karena memperkenalkan serangkaian fitur kunci yang membedakannya dari pendahulunya. Proof of Stake (PoS) Peralihan ke mekanisme konsensus PoS adalah salah satu perubahan utama dari ETH 2.0. Berbeda dengan PoW, yang bergantung pada penambangan yang mengkonsumsi energi untuk verifikasi transaksi, PoS memungkinkan pengguna untuk memvalidasi transaksi dan membuat blok baru sesuai dengan jumlah ETH yang mereka pertaruhkan dalam jaringan. Ini menghasilkan efisiensi energi yang lebih baik, mengurangi konsumsi hingga sekitar 99,95%, menjadikan Ethereum 2.0 sebagai alternatif yang jauh lebih ramah lingkungan. Shard Chains Shard chains adalah inovasi kritis lainnya dari ETH 2.0. Rantai yang lebih kecil ini beroperasi secara paralel dengan rantai utama Ethereum, memungkinkan beberapa transaksi untuk diproses secara bersamaan. Pendekatan ini meningkatkan kapasitas keseluruhan jaringan, mengatasi kekhawatiran skalabilitas yang telah mengganggu Ethereum. Beacon Chain Di inti ETH 2.0 adalah Beacon Chain, yang mengoordinasikan jaringan dan mengelola protokol PoS. Ini berfungsi sebagai semacam organisasi: ia mengawasi para validator, memastikan bahwa shard tetap terhubung ke jaringan, dan memantau kesehatan keseluruhan ekosistem blockchain. Jadwal ETH 2.0 Perjalanan ETH 2.0 telah ditandai oleh beberapa tonggak kunci yang menggambarkan evolusi peningkatan signifikan ini: Desember 2020: Peluncuran Beacon Chain menandai pengenalan PoS, mempersiapkan jalan untuk migrasi ke ETH 2.0. September 2022: Penyelesaian dari “The Merge” merupakan momen penting di mana jaringan Ethereum berhasil beralih dari kerangka PoW ke PoS, menyambut era baru untuk Ethereum. 2023: Peluncuran yang diharapkan dari shard chains bertujuan untuk lebih meningkatkan skalabilitas jaringan Ethereum, mengukuhkan ETH 2.0 sebagai platform yang kuat untuk aplikasi dan layanan terdesentralisasi. Fitur Kunci dan Manfaat Skalabilitas yang Ditingkatkan Salah satu keuntungan paling signifikan dari ETH 2.0 adalah skalabilitasnya yang ditingkatkan. Kombinasi PoS dan shard chains memungkinkan jaringan untuk memperluas kapasitasnya, memungkinkan untuk menampung volume transaksi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan sistem lama. Efisiensi Energi Implementasi PoS merupakan langkah besar menuju efisiensi energi dalam teknologi blockchain. Dengan secara drastis mengurangi konsumsi energi, ETH 2.0 tidak hanya mengurangi biaya operasional tetapi juga lebih selaras dengan tujuan keberlanjutan global. Keamanan yang Ditingkatkan Mekanisme yang diperbarui ETH 2.0 berkontribusi pada peningkatan keamanan di seluruh jaringan. Penerapan PoS, bersamaan dengan langkah pengendalian inovatif yang ditetapkan melalui shard chains dan Beacon Chain, memastikan tingkat perlindungan yang lebih tinggi terhadap potensi ancaman. Biaya yang Lebih Rendah bagi Pengguna Seiring dengan perbaikan skalabilitas, efek pada biaya transaksi juga akan terlihat. Peningkatan kapasitas dan pengurangan kemacetan diharapkan dapat diterjemahkan menjadi biaya yang lebih rendah bagi pengguna, membuat Ethereum lebih mudah diakses untuk transaksi sehari-hari. Kesimpulan ETH 2.0 menandai evolusi signifikan dalam ekosistem blockchain Ethereum. Saat ini menangani isu-isu penting seperti skalabilitas, konsumsi energi, efisiensi transaksi, dan keamanan secara keseluruhan, pentingnya peningkatan ini tidak dapat diabaikan. Peralihan ke Proof of Stake, pengkenalan shard chains, dan kerja dasar dari Beacon Chain menunjukkan masa depan di mana Ethereum dapat memenuhi permintaan yang meningkat dari pasar terdesentralisasi. Dalam industri yang didorong oleh inovasi dan kemajuan, ETH 2.0 berdiri sebagai bukti kemampuan teknologi blockchain dalam membuka jalan menuju ekonomi digital yang lebih berkelanjutan dan efisien.

243 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.04.04Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu ETH 2.0

Apa Itu ETH 3.0

ETH3.0 dan $eth 3.0: Sebuah Pemeriksaan Mendalam tentang Masa Depan Ethereum Pendahuluan Dalam lanskap cryptocurrency dan teknologi blockchain yang berkembang pesat, ETH3.0, yang sering disingkat sebagai $eth 3.0, telah muncul sebagai topik yang menarik perhatian dan spekulasi. Istilah ini mencakup dua konsep utama yang perlu dijelaskan: Ethereum 3.0: Ini mewakili upgrade potensial di masa depan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan blockchain Ethereum yang ada, khususnya fokus pada peningkatan skalabilitas dan kinerja. ETH3.0 Meme Token: Proyek cryptocurrency yang berbeda ini berusaha memanfaatkan blockchain Ethereum untuk menciptakan ekosistem yang berfokus pada meme, mempromosikan keterlibatan dalam komunitas cryptocurrency. Memahami aspek-aspek ini dari ETH3.0 sangat penting tidak hanya untuk para penggemar crypto tetapi juga bagi mereka yang mengamati tren teknologi yang lebih luas di ruang digital. Apa itu ETH3.0? Ethereum 3.0 Ethereum 3.0 dianggap sebagai upgrade yang diusulkan untuk jaringan Ethereum yang sudah ada, yang telah menjadi tulang punggung banyak aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan kontrak pintar sejak berdirinya. Peningkatan yang dibayangkan terutama berkonsentrasi pada skalabilitas—mengintegrasikan teknologi canggih seperti sharding dan zero-knowledge proofs (zk-proofs). Inovasi teknologi ini bertujuan untuk memfasilitasi jumlah transaksi per detik (TPS) yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang berpotensi mencapai jutaan, sehingga mengatasi salah satu batasan paling signifikan yang dihadapi oleh teknologi blockchain saat ini. Peningkatan ini tidak hanya bersifat teknis tetapi juga strategis; ini bertujuan untuk mempersiapkan jaringan Ethereum untuk adopsi dan utilitas yang luas dalam masa depan yang ditandai dengan meningkatnya permintaan akan solusi terdesentralisasi. ETH3.0 Meme Token Berbeda dengan Ethereum 3.0, ETH3.0 Meme Token menjelajahi domain yang lebih ringan dan lebih bermain dengan menggabungkan budaya meme internet dengan dinamika cryptocurrency. Proyek ini memungkinkan pengguna untuk membeli, menjual, dan memperdagangkan meme di blockchain Ethereum, menyediakan platform yang mendorong keterlibatan komunitas melalui kreativitas dan minat bersama. ETH3.0 Meme Token bertujuan untuk menunjukkan bagaimana teknologi blockchain dapat berinteraksi dengan budaya digital, menciptakan kasus penggunaan yang menghibur dan finansial yang layak. Siapa Pencipta ETH3.0? Ethereum 3.0 Inisiatif menuju Ethereum 3.0 sebagian besar didorong oleh konsorsium pengembang dan peneliti dalam komunitas Ethereum, yang mencakup Justin Drake. Dikenal karena pandangannya dan kontribusinya terhadap evolusi Ethereum, Drake telah menjadi tokoh terkemuka dalam diskusi tentang transisi Ethereum ke lapisan konsensus baru, yang disebut sebagai “Beam Chain.” Pendekatan kolaboratif dalam pengembangan ini menunjukkan bahwa Ethereum 3.0 bukanlah produk dari satu pencipta tetapi merupakan manifestasi dari kecerdasan kolektif yang terfokus pada kemajuan teknologi blockchain. ETH3.0 Meme Token Detail mengenai pencipta ETH3.0 Meme Token saat ini tidak dapat dilacak. Sifat token meme sering kali mengarah pada struktur yang lebih terdesentralisasi dan didorong oleh komunitas, yang dapat menjelaskan kurangnya atribusi spesifik. Ini sejalan dengan ethos komunitas crypto yang lebih luas, di mana inovasi sering kali muncul dari upaya kolaboratif daripada individu. Siapa Investor ETH3.0? Ethereum 3.0 Dukungan untuk Ethereum 3.0 sebagian besar berasal dari Yayasan Ethereum bersama dengan komunitas pengembang dan investor yang antusias. Asosiasi dasar ini memberikan derajat legitimasi yang signifikan dan meningkatkan prospek implementasi yang sukses karena memanfaatkan kepercayaan dan kredibilitas yang dibangun selama bertahun-tahun operasi jaringan. Dalam iklim cryptocurrency yang berubah cepat, dukungan komunitas memainkan peran penting dalam mendorong pengembangan dan adopsi, memposisikan Ethereum 3.0 sebagai pesaing serius untuk kemajuan blockchain di masa depan. ETH3.0 Meme Token Sementara sumber yang tersedia saat ini tidak memberikan informasi eksplisit mengenai dasar investasi atau organisasi yang mendukung ETH3.0 Meme Token, ini mencerminkan model pendanaan tipikal untuk token meme, yang sering kali bergantung pada dukungan akar rumput dan keterlibatan komunitas. Investor dalam proyek semacam itu biasanya terdiri dari individu yang termotivasi oleh potensi inovasi yang didorong oleh komunitas dan semangat kerjasama yang terdapat dalam komunitas crypto. Bagaimana ETH3.0 Bekerja? Ethereum 3.0 Fitur pembeda dari Ethereum 3.0 terletak pada implementasi yang diusulkan dari sharding dan teknologi zk-proof. Sharding adalah metode untuk membagi blockchain menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan dapat dikelola atau “shards,” yang dapat memproses transaksi secara bersamaan daripada secara berurutan. Desentralisasi pemrosesan ini membantu mencegah kemacetan dan memastikan jaringan tetap responsif bahkan di bawah beban berat. Teknologi zero-knowledge proof (zk-proof) memberikan lapisan kecanggihan lain dengan memungkinkan validasi transaksi tanpa mengungkapkan data mendasar yang terlibat. Aspek ini tidak hanya meningkatkan privasi tetapi juga meningkatkan efisiensi keseluruhan jaringan. Ada juga pembicaraan tentang memasukkan Ethereum Virtual Machine zero-knowledge (zkEVM) dalam upgrade ini, yang lebih memperkuat kemampuan dan utilitas jaringan. ETH3.0 Meme Token ETH3.0 Meme Token membedakan dirinya dengan memanfaatkan popularitas budaya meme. Ini mendirikan pasar bagi pengguna untuk terlibat dalam perdagangan meme, tidak hanya untuk hiburan tetapi juga untuk potensi keuntungan ekonomi. Dengan mengintegrasikan fitur seperti staking, penyediaan likuiditas, dan mekanisme tata kelola, proyek ini menciptakan lingkungan yang mendorong interaksi dan partisipasi komunitas. Dengan menawarkan perpaduan unik antara hiburan dan kesempatan ekonomi, ETH3.0 Meme Token bertujuan untuk menarik audiens yang beragam, mulai dari penggemar crypto hingga penggemar meme kasual. Garis Waktu ETH3.0 Ethereum 3.0 11 November 2024: Justin Drake memberi sinyal tentang upgrade ETH 3.0 yang akan datang, yang berpusat pada peningkatan skalabilitas. Pengumuman ini menandai awal diskusi formal mengenai arsitektur masa depan Ethereum. 12 November 2024: Proposal yang diantisipasi untuk Ethereum 3.0 diharapkan akan diungkapkan di Devcon di Bangkok, menetapkan panggung untuk umpan balik komunitas yang lebih luas dan langkah-langkah selanjutnya dalam pengembangan. ETH3.0 Meme Token 21 Maret 2024: ETH3.0 Meme Token resmi terdaftar di CoinMarketCap, menandai langkahnya ke domain crypto publik dan meningkatkan visibilitas bagi ekosistem yang berbasis meme. Poin Kunci Sebagai kesimpulan, Ethereum 3.0 mewakili evolusi signifikan dalam jaringan Ethereum, yang fokus pada mengatasi batasan terkait skalabilitas dan kinerja melalui teknologi canggih. Upgrade yang diusulkan mencerminkan pendekatan proaktif terhadap permintaan dan kegunaan di masa depan. Di sisi lain, ETH3.0 Meme Token mencerminkan esensi budaya yang dipimpin komunitas di ruang cryptocurrency, memanfaatkan budaya meme untuk menciptakan platform yang menarik yang mendorong kreativitas dan partisipasi pengguna. Memahami tujuan dan fungsi berbeda dari ETH3.0 dan $eth 3.0 sangat penting bagi siapa saja yang tertarik dengan perkembangan yang sedang berlangsung dalam ruang crypto. Dengan kedua inisiatif yang membuka jalan yang unik, mereka secara kolektif menggarisbawahi sifat dinamis dan multi-faceted dari inovasi blockchain.

217 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.04.04Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu ETH 3.0

Cara Membeli ETH

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Ethereum (ETH) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Ethereum (ETH) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Ethereum (ETH) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Ethereum (ETH) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Ethereum (ETH)Lakukan trading Ethereum (ETH) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

5.6k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli ETH

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ETH (ETH) disajikan di bawah ini.

活动图片