加息预期引发比特币/美元跷跷板行情,下跌会走多远?

火币资讯Dipublikasikan tanggal 2022-09-14Terakhir diperbarui pada 2022-09-19

Abstrak

美联储加息预期再次确认,BTC应声回落,市场调整步伐加强。

1、 美联储加息预判一边倒

9月13日,美国8月CPI数据显示整体CPI环比上涨0.1%(经季调),较7月环比涨幅提升0.1个百分点;CPI同比上涨8.3%(未季调),低于7月8.5%的同比涨幅,但仍高于市场预期。

受此影响,投资者对美联储加息预判升温。芝加哥商品交易所集团(CME)的“美联储观察(FedWatch)”工具显示,有64%的投资者押注会在7月份加息75个基点。而押注美联储7月加息100个基点的投资者占比为36%。从投资者押注的规模来看,美联储加息75%基点以上已经没有悬念。相比6月16日和7月27日都加息75个基点,接下来将迎来美联储第三次加息75个基点的事实。

 为将通胀降至2%的基准目标利率,美联储已在今年连续四次加息,联邦基金利率目前为2.25%-2.50%。

2、美元飙升、BTC跌至低位

受到加息预期升温影响,整体市场震荡空间明显提升。

9月13日,美股三大指数低开低走,创2020年6月11日以来最大跌幅。截至收盘,道指跌幅达3.94%;标普500指数跌4.32%;纳斯达克指数跌5.16%。

剔除疫情初期,纳指和标普500指数周二跌幅为2011年以来最大。

当然,最重要的波动出现在美元指数的变化中,衡量美元对六种主要货币的美元指数迅速飙升1.52%,最高触及到109.97的高位。与此同时,BTC虽然不是与美元指数所衡量的6种货币之一,但是其以外回撤,还是让投资者看到了金融市场联动带来的震撼效果。

从BTC的30分钟K线图来看,BTC价格瞬间崩塌的事实表明,利空已经迫在眉睫,短期看跌继续释放了投资者对加息的担忧。

BTC在30分钟K线图中联动美元指数强震,价格半小时跌幅达到了5.79%,并且出现了近期不多见的放量表现。接下来最低触及到日内低位19860美元,累计跌幅扩大至11%以上。

3、历次加息价格表现

实际上,2022年以来BTC的调整始终没有结束。就在美联储6月和月两次加息期间,BTC表现出了不一样的走势特征。6月16日价格下跌9.66%,7月27日价格上涨7.99%。本次9月22日加息前,BTC价格在日K线级别上表现为显著的放量回撤,一扫近一周的价格强势表现。考虑到近3个月内BTC的波动区间都相对有限,短线价格回撤或带来不可避免的价格下跌事实。

4、市场提前释放抛压吗

判断BTC会不会在短期内释放完抛售压力,需要关注一下BTC的套牢盘规模。近期虽然BTC持续了技术性反弹,套牢盘的规模出现快速下降的局面,整体比例仍然较高。9月13日的数值显示,有多达43.6%的未实现亏损。在利空预期笼罩下,BTC短时间内降低套牢盘规模的难度很大,更何况,目前BTC的套牢盘规模为过去3年来最高的水平。

5、BTC现货主力抛售

现货方面,BTC的巨鲸抛售数量显然已经增长。9月13日,巨鲸抛售数量占比回升到了0.718,达到了一年内的高位区间附近。具体来讲,交易所前十大流入量占交易所总流入量的比率反弹到71.8%,数值仅低于4月10日的0.723、6月4日的0.749和7月17日的0.742。

巨鲸抛售量显著增长,关键的反弹阶段抛压增加,行情处在价格持续下跌的边缘。

6、ETH市场表现

ETH价格短线持续回撤,连续下跌3个交易日的情况下,成交量也出现了回升。从跌幅上看,3个交易日下跌达到了12%。从反弹空间上看,目前ETH价格并未达到前期高位2000美元以上,说明近期反弹强度不高,行情在弱势中存在变盘机会。缩量趋势中,ETH连续3个交易日放量回落以后,意味着价格调整的可能性还比较大。

7、大量ETH流入交易所

流入交易所的ETH数量明显增长,从9月9日的2186万枚ETH增加到了9月14日的2265万枚,增加了79万枚ETH,价值超过了13亿美元。从ETH流入交易所的速度来看,目前或许是年内最快的流入表现。因此,对于抛售压力的增长,短线交易的投资者可关注价格调整步伐。

Bacaan Terkait

Bitcoin Kembali Tembus di Bawah $60.000; Setelah 20 Bulan, yang Kita Tunggu Adalah Level Terendah Baru

Bitcoin kembali turun di bawah level psikologis kunci $60,000, menyentuh terendah $59,023 yang merupakan level terendah dalam hampir 20 bulan sejak Oktober 2024. Artikel ini mengidentifikasi dua penyebab utama penurunan ini. Pertama, ETF spot Bitcoin AS mengalami arus keluar bersih institusional terpanjang sejak diluncurkan, dengan penarikan sekitar $5,94 miliar dalam 30 hari, menciptakan tekanan jual berkelanjutan. Kedua, ekspektasi kebijakan moneter The Fed berubah drastis. Data ketenagakerjaan AS yang kuat dan komentar pejabat Fed yang hawkish meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga, mengurangi daya tarik aset berisiko tinggi seperti Bitcoin. Para analis memiliki pandangan berbeda tentang prospek pasar. 21Shares mempertahankan prediksi harga $100,000 di akhir tahun, dengan keyakinan bahwa arus masuk ETF sebelumnya akan menjadi penyangga. Di sisi lain, Arthur Hayes memperkirakan potensi penyentuhan dasar di sekitar $40,000 dalam enam bulan ke depan karena tekanan likuiditas. Sementara CryptoQuant menunjukkan bahwa harga rata-rata biaya investor saat ini sekitar $53,000, dan sinyal pemuluhan permintaan yang berkelanjutan belum terlihat jelas. Pasar kini memusatkan perhatian pada data inflasi AS yang akan datang dan sinyal kebijakan Fed selanjutnya. Kemampuan Bitcoin untuk bertahan di atas $60,000 akan menjadi ujian kritis untuk menentukan arah tren jangka pendek.

Odaily星球日报19m yang lalu

Bitcoin Kembali Tembus di Bawah $60.000; Setelah 20 Bulan, yang Kita Tunggu Adalah Level Terendah Baru

Odaily星球日报19m yang lalu

Bitcoin Kembali Jatuh di Bawah $60.000; Sudah 20 Bulan, yang Kita Tunggu Adalah Titik Terendah Baru

Bitcoin hari ini kembali menembus level psikologis kunci 60.000 dolar AS, bahkan sempat menyentuh 59.023 dolar AS—titik terendah dalam hampir 20 bulan sejak Oktober 2024. Penurunan kali ini, yang ketiga kalinya pada tahun 2024, terjadi di tengah arus keluar institusional yang berkepanjangan dan pergeseran ekspektasi kebijakan moneter AS. Pendorong utama adalah **ETF spot Bitcoin AS**, yang mengalami periode arus keluar bersih terpanjang sejak peluncurannya, dengan total sekitar 59,4 miliar dolar AS ditarik dalam 30 hari terakhir. **Tekanan makro** juga meningkat setelah data ketenagakerjaan AS yang kuat memicu spekulasi bahwa The Fed mungkin kembali menaikkan suku bunga, mengurangi daya tarik aset berisiko tinggi seperti Bitcoin. Analis memiliki pandangan berbeda: **21Shares** tetap optimis dengan target 100.000 dolar AS di akhir tahun, sementara **Arthur Hayes** memperkirakan kemungkinan penurunan lebih dalam ke 40.000 dolar AS. **CryptoQuant** menunjukkan harga rata-rata kepemilikan investor sekitar 53.000 dolar AS dan menyatakan tanda-tanda pemuluhan permintaan belum terlihat jelas. Pergerakan harga selanjutnya akan sangat bergantung pada data inflasi AS dan sinyal kebijakan The Fed. Tanpa perubahan dalam arus keluar ETF dan sentimen pasar, kemampuan Bitcoin untuk mempertahankan level 60.000 dolar AS akan menjadi kunci bagi tren pasar selanjutnya.

marsbit40m yang lalu

Bitcoin Kembali Jatuh di Bawah $60.000; Sudah 20 Bulan, yang Kita Tunggu Adalah Titik Terendah Baru

marsbit40m yang lalu

Saat Miliaran Orang Mulai Terbiasa Mengendalikan Segalanya dengan Suara, Seberapa Jauh "Seluruh Aset Naik ke Rantai"?

Teks ini membahas peran penting AI Agent dalam perkembangan internet, dengan fokus pada peluncuran asisten AI "Xiaowei" di WeChat pada Juni 2026. Meski tampak seperti chatbot biasa, Xiaowei dianggap sebagai langkah kunci menuju "aset terhubung secara penuh" (*full asset on-chain*). AI Agent seperti Xiaowei mengubah cara interaksi pengguna dari antarmuka grafis (GUI) menjadi antarmuka bahasa (LUI), memungkinkan pengguna mengontrol berbagai fungsi dan layanan hanya dengan perintah suara atau teks. Ini menurunkan hambatan penggunaan AI untuk miliaran pengguna biasa. Sementara itu, tren lain sedang berjalan: tokenisasi aset dunia nyata (RWA) menjadi aset digital di *blockchain*. Meski RWA sering dikaitkan dengan properti atau obligasi, konsep "aset terhubung secara penuh" lebih luas, mencakup segala nilai yang dapat ditetapkan haknya, diukur, dan diperdagangkan, seperti perhatian (*attention*), pengaruh sosial, dan data kredit pribadi. Pertemuan kedua tren ini—AI Agent yang mudah digunakan dan tokenisasi aset—dapat membentuk paradigma baru dalam manajemen kekayaan. Di masa depan, AI Agent pribadi Anda tidak hanya mengatur jadwal, tetapi juga dapat menganalisis profil risiko Anda dan secara otomatis mengalokasikan dana ke berbagai aset token (seperti obligasi pemerintah atau emas) di *blockchain*. Kesimpulannya, peluncuran Xiaowei menandai transisi AI Agent dari konsep teknis menjadi utilitas sehari-hari bagi masyarakat umum. Ini merupakan langkah penting dalam perjalanan internet: dari menghubungkan orang, ke menghubungkan layanan, dan sekarang menuju tahap di mana semua jenis aset bernilai dapat diwakili dan diakses secara digital. AI Agent akan menjadi penghubung utama dalam era baru ini.

marsbit1j yang lalu

Saat Miliaran Orang Mulai Terbiasa Mengendalikan Segalanya dengan Suara, Seberapa Jauh "Seluruh Aset Naik ke Rantai"?

marsbit1j yang lalu

Taruhan Triliun Baru Son Masayoshi

Pada saat mendekati penawaran umum perdana (IPO), OpenAI terus dilaporkan mengalami krisis keuangan, menambah ketidakpastian pada "taruhan triliunan" baru Masayoshi Son. OpenAI dikabarkan mencatat kerugian bersih sekitar $85 miliar hingga kuartal pertama 2026, dengan biaya pendapatan mencapai $35 miliar. Sebelumnya, juga beredar laporan bahwa pendapatan OpenAI tahun 2025 adalah $131 miliar dengan kerugian $385 miliar. Angka-angka ini langsung berdampak pada visi Son yang meyakini OpenAI bisa menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar tertinggi di dunia, dengan valuasi saat ini sekitar $850 miliar. SoftBank telah terikat dalam dengan memegang sekitar 13% saham OpenAI. Jika OpenAI berhasil IPO dengan valuasi triliunan dolar, ini akan menjadi pencapaian legendaris kedua bagi Son. Namun, sebelum kepastian IPO OpenAI, Son sudah memulai "taruhan triliunan" berikutnya. Ia menyatakan bahwa Physical AI dan robot humanoid akan menjadi ladang emas berikutnya bagi perusahaan bernilai triliunan dolar. Untuk itu, SoftBank dilaporkan sedang membentuk perusahaan bernama "Roze" di AS yang menggabungkan aset AI dan robotik, dengan target IPO pada paruh kedua 2026 dan valuasi $100 miliar. Son berani terus bertaruh karena telah merasakan manisnya investasi di AI. Kembalinya Son sebagai orang terkaya Asia, meski singkat, dan melonjaknya harga saham SoftBank didorong oleh investasi besar di OpenAI. SoftBank diperkirakan telah menginvestasikan total $64,6 miliar di OpenAI. Namun, tekanan juga muncul karena ketergantungan yang besar pada OpenAI dan persaingan ketat dari perusahaan seperti Anthropic yang sudah lebih dulu mengajukan dokumen IPO. Di sisi lain, Son telah lama menyiapkan langkah di Physical AI dan robot humanoid, dengan berbagai akuisisi dan investasi selama lebih dari satu dekade. Kini, ia berambisi membangun kawasan industri bernilai $1 triliun di AS untuk produksi robot humanoid skala besar. Latar belakang ambisi triliunan dolar Son berasal dari janjinya pada 2017 kepada Pangeran Mohammed bin Salman dari Arab Saudi untuk memberikan imbal hasil $1 triliun atas investasi $100 miliar. Janji ini belum terpenuhi, mendorong Son untuk terus mencari kemenangan besar melalui AI. Roze dirancang sebagai platform infrastruktur AI yang mencakup pusat data, chip, dan robotika, merealisasikan konsep Physical AI Son. Namun, rencana IPO Roze menghadapi skeptisisme internal mengenai valuasi dan waktu yang ambisius. Selain itu, pasar robot humanoid masih dianggap belum matang secara komersial dibandingkan model AI besar, dengan valuasi yang jauh lebih rendah dan tantangan integrasi serta implementasi di dunia fisik. Son, yang pernah menunggu lama untuk kesuksesan Alibaba dan Arm, mungkin harus kembali bersabar untuk mewujudkan visi triliunan dolar berikutnya di Physical AI.

marsbit1j yang lalu

Taruhan Triliun Baru Son Masayoshi

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片