Weekly active crypto devs drops over 26% over the last 3 months

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2022-09-09Terakhir diperbarui pada 2022-09-09

Abstrak

The crypto industry has seen more than a 26% reduction in weekly active developers over the last three months amid a prolonged market slump, the latest data shows. 

The crypto industry has seen more than a 26% reduction in weekly active developers over the last three months amid a prolonged market slump, the latest data shows. 
According to Blockchain data aggregator Artemis, the four leading smart contract platforms — Ethereum, Polkadot, Solana, and Cosmos experienced even higher drop-off, clocking 30.5%, 43.6%, 48.4%, and 48.9% reductions in developer activity respectively over the last three months. 

Source: ArtemisInterestingly, decentralized data storage protocol Interplanetary File System (IPFS) and blockchain network Internet Computer were among the few top smart contract platforms to have seen growth throughout this period, with increases of 206.6% and 21.7% respectively.
Blockchain developers are primarily responsible for designing blockchain architecture, maintaining and upgrading infrastructure, and building smart contracts that power decentralized applications.
Blockchain developer activity is considered one of the most important metrics for the success of a smart contract platform, as one that lacks developers will likely struggle to grow.
Crypto researcher and founder of Tascha Labs, Tascha Che told her 173,700 Twitter followers on Sept. 8 that she doesn’t believe the trend is of much concern, as the fall was attributed to the exit of “tourist builders” and “tourist investors,” which will now allow legitimate builders to “have peace and quiet to get real work done.”
Active developers across all crypto protocols have dropped 30% this yr.
Tourist builders are leaving along w/ tourist investors.
Finally the industry is having some peace & quiet to get real work done.
h/t @Artemis__xyz pic.twitter.com/PAGi6Yh7eo
— Tascha (@TaschaLabs) September 8, 2022
Another Twitter user, identifying themselves as a Binance research analyst didn’t comment on the downward trend but said developer activity will be an “important metric” to consider in the years to come because of the “flywheel effect” it has on the industry.
The fall in developer activity follows a crypto market downfall from April to mid-June, which saw the entire crypto market cap slashed from $2.1 trillion to $890 billion.

Bacaan Terkait

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

Cara Codex Menggunakan Komputer: Tiga Pintu Masuk dan Batas Izin Artikel ini menjelaskan tiga cara Codex berinteraksi dengan lingkungan eksternal: Computer Use, Ekstensi Chrome, dan Browser dalam aplikasi. Ketiganya melayani skenario tugas, batas izin, dan tingkat kepercayaan yang berbeda. 1. **Computer Use (@Computer)**: Cakupan terluas, mengontrol aplikasi desktop asli (macOS/Windows), pengaturan sistem, simulator iOS, dan alur kerja lintas aplikasi melalui antarmuka grafis. Cocok untuk proses yang tidak memiliki dukungan API, plugin, atau alat terstruktur. Namun, lebih lambat dan memiliki batas izin terlebar. Harus digunakan dengan pengawasan untuk tindakan sensitif. 2. **Ekstensi Chrome (@Chrome)**: Mengakses status Chrome yang sudah login, termasuk cookies, tab, dan profil. Ideal untuk tugas di Gmail, LinkedIn, Salesforce, dasbor internal, atau penelitian yang memerlukan status login di beberapa situs. Mendukung kontrol multi-tab dan konteks identitas browser. Batas kepercayaan penting: pisahkan tindakan berisiko tinggi seperti mengirim atau membeli. 3. **Browser dalam Aplikasi (@Browser)**: Browser terisolasi di dalam thread Codex, tidak membawa status login atau ekstensi. Sangat cocok untuk pengembangan web, debugging bug visual, memeriksa tata letak responsif, dan memberikan anotasi desain pada halaman lokal atau pratinjau berbasis file. Menciptakan siklus umpan balik yang ketat antara pengeditan kode dan pratinjau. **Prinsip Inti**: Pilih antarmuka operasi yang paling sempit, aman, dan terstruktur untuk tugas tersebut. Prioritaskan plugin atau MCP jika tersedia. Gunakan Computer Use hanya sebagai "mil terakhir" ketika alat terstruktur tidak mencukupi. **Appshots** berfungsi sebagai alat untuk memberikan konteks visual (dengan menangkap jendela depan), bukan sebagai metode kontrol keempat. Dengan mendorong pemilihan alat yang tepat, pendekatan berlapis ini menunjukkan kunci produk AI Agent: membatasi izin secara proporsional berdasarkan tugas spesifik dan mempertahankan hak pengguna untuk meninjau tindakan kritis.

marsbit1j yang lalu

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

marsbit1j yang lalu

Hukum Besi" dalam Peralatan Chip, Sedang Dihancurkan

"Aturan besi" industri peralatan semikonduktor, di mana pembeli (fab) mendominasi harga, mulai retak. Contohnya, pemasok peralatan SK Hynix meminta kenaikan harga 3%-4%, fenomena langka yang didorong oleh ledakan permintaan AI. Kebutuhan AI memicu ketidakseimbangan pasokan-permintaan peralatan kunci. Permintaan meledak untuk peralatan TCB (Thermal Compression Bonding) yang penting untuk produksi HBM4 dan pengemasan chip AI (C2S/C2W). Pemain seperti Hanmi Semiconductor, Hanwha Semitech, dan ASMPT kebanjiran pesanan. Teknologi Hybrid Bonding yang lebih maju belum menggantikan TCB dalam waktu dekat, karena TCB tetap lebih matang untuk produksi massal HBM4. Tidak hanya peralatan fab, rantai pasok pembuat peralatan tes semikonduktor juga tersendat. Mereka menghadapi kelangkaan parah komponen kunci seperti FPGA, CPU, dan Driver IC, yang justru banyak diserap oleh pusat data AI, sehingga menunda pengiriman peralatan tes. Siklus ekspansi besar-besaran didorong oleh tiga faktor utama: (1) Fab logika canggih (TSMC, Intel, Samsung) memperluas kapasitas untuk akselerator AI; (2) Produsen memori (SK Hynix, Micron) meningkatkan investasi untuk HBM; (3) Kemasan canggih (CoWoS) menjadi bottleneck dan prioritas ekspansi. Organisasi seperti SEMI memproyeksikan penjualan peralatan semikonduktor global akan mencapai rekor baru pada 2027, didorong terutama oleh investasi terkait AI. Pemain peralatan yang menguasai teknologi kunci di node proses logika canggih, HBM, dan kemasan canggih kini memiliki posisi tawar yang lebih kuat, karena mereka menjual kemampuan yang paling langka: kapasitas untuk mewujudkan produksi chip di era AI.

marsbit1j yang lalu

Hukum Besi" dalam Peralatan Chip, Sedang Dihancurkan

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片