从200万月活到归零:Zapper死于DeFi的「成熟」

marsbitDipublikasikan tanggal 2026-07-10Terakhir diperbarui pada 2026-07-10

Abstrak

2026年7月8日,曾为DeFi明星项目的Zapper宣布将于8月3日全面关停。该项目巅峰时期月活用户超200万,累计处理交易额超130亿美元,并获1650万美元融资。 Zapper诞生于2020年,其前身DeFiZap在黑客松获胜。借助“DeFi Summer”的浪潮和用户对统一资产仪表盘的需求,Zapper凭借“Zap”一键操作等核心功能迅速增长。 然而,其商业模式面临根本挑战:主要收入来自竞争激烈、费率空间被压缩的DEX聚合交易,同时维护多链数据索引的成本高昂。更重要的是,DeFi生态演变导致资金向头部协议集中,用户对复杂操作工具的需求减弱,Zapper的核心护城河因此失效。 Zapper曾尝试转型,如推出积分NFT、链上社交应用Chainchat及计划发行代币,但均未成功。其战略重心始终放在高成本的2C工具上,而非能产生可持续收入的业务,未能及时适应市场变化。 相比之下,竞品如DeBank通过收缩业务线和拥有Rabby Wallet等创收产品得以维持。Zapper的失败为行业敲响警钟:在快速变化的市场中,过度沉浸于区块链原教旨主义而忽视实际商业环境和用户需求转变是致命的,工具类产品必须持续探索可行的收入模式并灵活调整战略。

原文作者:Eric,Foresight News

2026 年 7 月 8 日,Zapper 联合创始人 Seb Audet 在 X 上发了一条简短的公告:这个平台将在 8 月 3 日全面关停,官网、移动应用、API 服务全部下线。

去年 11 月,DappRadar 关停的消息引得无数币圈老人唏嘘。如今,一个曾经拥有 200 万月活用户、累计处理超 130 亿美元交易、融资总额达 1650 万美元的明星项目,也走到了山穷水尽的一步。

2019 年,Zapper 的前身 DeFiZap 在 Kyber 主办的 DeFi 黑客松上获胜。当时的 DeFi 还处在幼年期,整个赛道的 TVL 仅有约 6.67 亿美元。2020 年 5 月,DeFiZap 与 DeFiSnap 合并,Zapper 正式诞生。用 Seb 的话说,当时的他正在探索 DeFi,Zapper 的诞生最初只是自己想要开发一个简单的投资组合追踪器,从未想过它会扩大到如此规模。

2020 年 6 月,Compound 推出 COMP 代币,开启了那场改变行业格局的「DeFi Summer」。三个月内,DeFi 的 TVL 从约 7 亿美元飙升至 130 亿美元以上,散户蜂拥而入 yield farming。在那个资金散落在各个协议的时代, 用一个统一的仪表盘来查看仓位的需求应运而生,连接钱包后就能实时监控跨协议的持仓、LP 和收益的 Zapper 顺理成章地在圈内传开。

DeFi 的红利让 Zapper 迅速起量。2020 年初,它完成了 150 万美元的种子轮融资,Framework Ventures、ParaFi Capital 等机构入局。2021 年 5 月,正值市场最狂热的时候,Zapper 完成了 1500 万美元的 A 轮融资,Framework Ventures 继续领投,Mark Cuban、Ashton Kutcher 旗下的 Sound Ventures、Coinbase Ventures 等知名投资方纷纷跟投。

巅峰时期,Zapper 覆盖 14 条链、450 多个 DeFi 协议、7000 多种代币,月活用户突破 200 万,累计交易额超过 130 亿美元。其「Zap」功能允许用户通过单笔交易完成复杂的多步骤 DeFi 操作,一度是产品最核心的差异化卖点。

但问题在于,流量并没有转化为可持续的收入。Zapper 的盈利模式主要依靠 DEX 聚合交易中抽取少量手续费,而聚合器赛道的竞争极其惨烈,费率空间被不断压缩。与此同时,维护一个覆盖多链、数百个协议的数据索引和实时更新系统,需要持续投入大量工程资源和基础设施成本。

另一方面,DeFi 虽然仍然在发展,但方向却不是多样化,而是资金与流量向头部协议聚集。在经历了 2022 年短暂的低谷后,DeFi 在最近几年仍在大步向前迈进,但由于缺少诱人的收益率与空投预期,用户数量并没有上升。Zapper 的功能更偏向 2C,使用的人变少了,DeFi 不需要复杂的操作了,DEX 聚合器竞争又过于激烈。在那个时间点,Zapper 最强的护城河背后的需求明显减弱了

Zapper 并非没有意识到纯工具产品的天花板。它先后进行了多轮转型尝试,但无一成功。2021 年 9 月,Zapper 推出了基于链上交互行为的积分体系,用户通过签到、跨链、交易等行为积累积分并兑换 NFT,超过 10 万个地址参与了铸造。根据 OpenSea 数据,该 NFT 系列累计交易量超过 1200 ETH,按当时价格约价值 500 万美元。但随着时间推移,该 NFT 系列价格最终完全归零,积分体系也未再延续。

2023 年 10 月,Zapper 推出了链上社交应用 Chainchat,用户需要购买频道「股份」才能加入群聊。随后推出的 V2 版本将产品重新定位为「Web3 探索工具」,试图将活动范围从 DeFi 扩展至 NFT、DAO 和链上账户。2024 年 6 月,Zapper 又宣布推出 Zapper Protocol,计划发行 ZAP 代币,目标是构建一个开放协议来激励用户解读和诠释链上信息。

然而这些尝试最终都未能扭转命运。ZAP 代币从未正式发行,协议计划随着市场走熊而被搁置,Chainchat 也悄无声息地淡出了用户视野

很多在 2019 年、2020 年诞生的工具类产品纷纷在近两年迎来了终章。这些产品「各有各的死法」,DappRadar 就是被时代抛弃的典型,当所有资源都在向头部协议靠拢,没有百花齐放的环境,任你收录的项目再全面也没有用。

Zapper 虽然也受到了赛道变化的影响,但更多是自身转型的战略失误。

投资组合追踪器并不是一个门槛很高的产品,但其背后的数据成本却是一项硬性支出。在没有办法对这个服务本身进行收费的基础上,必须有一个与之强相关的能产生收益的产品。DEX 聚合器以及可以一键进行多步操作的「Zap」功能本身就是存在硬性需求的选择,但 Zapper 似乎并没有把重点放在能产生收益的产品,而是把更多精力放在了成本部门

用投资组合追踪功能为能产生收益的功能进行引流在早期能说得通,但随着用户资金逐步集中在少数协议,以及包括 DeBank 在内竞品的增加,Zapper 并未及时转变思路。从之后的尝试能明显看出,Zapper 并没有跳脱出 2C 的思路,始终在用区块链思维做 C 端产品的「死胡同」里打转

这些 2C 的产品听起来叙事很宏大,但都没有瞄准已有的痛点,而是想凭空创造需求。能在错误的方向上坚持数年,也从侧面体现出当年 DeFi 的红利有多大。从 Seb 在告别信写到的「评估了多种方案,并对其中一些方案进行了充分的尝试,最终意识到有序结束运营才是最佳选择」能看出,即使是引以为傲的投资组合追踪,在当下的市场中也无人接手,哪怕是将这部分转向 Nansen 或者 Arkham 的方向,最终也或许能落个被收购的中性结局。

刚刚提到的 DeBank,在资产追踪这一块也做了收缩,砍掉了对一些低活跃度链的支持。但 DeBank 有 Rabby Wallet 这样的拳头产品,加上两倍于 Zapper 的融资额,手中的筹码比 Zapper 更多,收入也更加稳定。如果你去翻看 X 上对 Rabby Wallet 的评价,会发现在 EVM 兼容链领域,很多人会认为 Rabby Wallet 的体验和功能性好于 MetaMask。

在笔者看来,Zapper 的离场并非完全因为「无脑」,更多的是对区块链原教旨主义的过分笃信。在商业的博弈中,过分沉浸在自己的世界中而不顾市场客观环境的转变是致命的,Zapper 为仍然活在市场中的工具类产品敲响了警钟:DappRadar 因自身赛道限制无法拓宽收入渠道,但如果有转型的机会,就不要抱着功劳簿不放。

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QZapper关停的主要原因是什么?

AZapper关停的主要原因包括:核心2C业务(如投资组合追踪和‘Zap’功能)的需求随DeFi市场成熟而减弱;盈利模式单一且不可持续,主要依赖竞争激烈的DEX聚合交易手续费;高额的数据索引和维护成本;以及多次战略转型尝试(如积分体系、Chainchat、Zapper Protocol)均未成功,未能跳出2C思维创造可持续收入。

QZapper在巅峰时期有哪些关键数据?

A在巅峰时期,Zapper覆盖14条区块链、450多个DeFi协议和7000多种代币;月活跃用户突破200万;累计处理的交易额超过130亿美元;并完成了总计1650万美元的融资(150万美元种子轮和1500万美元A轮融资)。

QZapper的‘Zap’功能是什么?它为何曾是核心卖点?

AZapper的‘Zap’功能允许用户通过单笔交易即可完成复杂的多步骤DeFi操作(如提供流动性)。在DeFi Summer期间,资金分散在各个协议中,用户对简化操作的需求强烈,因此该功能成为Zapper差异化的核心卖点,大大降低了DeFi的使用门槛。

Q文章中提到Zapper的转型尝试有哪些?为什么它们都失败了?

AZapper的转型尝试包括:1. 2021年推出基于链上行为的积分和NFT体系,但热度未能持续;2. 2023年推出链上社交应用Chainchat,后定位为‘Web3探索工具’,但未能吸引用户;3. 2024年计划推出Zapper Protocol和ZAP代币,但随市场转熊被搁置。失败原因在于这些尝试均未瞄准市场真实痛点,而是试图用区块链原教旨主义思维凭空创造C端需求,脱离了DeFi市场资金向头部协议聚集、用户操作简化的客观趋势。

Q与Zapper相比,为什么DeBank在相似的市场环境中能更好地生存?

ADeBank能更好生存的关键在于:1. 拥有Rabby Wallet这样的拳头产品,在EVM兼容链领域用户体验和功能性受到好评,创造了更稳定的收入来源;2. 融资额是Zapper的两倍,资金更充裕;3. 采取了更务实的收缩策略,例如砍掉对低活跃度链的支持以控制成本,而非盲目扩展叙事。这使其在面对市场变化时更具韧性和调整能力。

Bacaan Terkait

Semifinal, Prediksi AI Mencampur Aduk: Prancis Sudah Pasti Menang? Laga Sengit Inggris vs Argentina Belum Pasti

Setelah berhasil memprediksi dengan tepat keempat pemenang perempat final Piala Dunia, enam model AI—ChatGPT, Claude, Gemini, DeepSeek, Qwen, dan Grok—memberikan prediksi yang berbeda untuk semifinal. **Prancis vs. Spanyol: Konsensus Hampir Bulat** Lima dari enam AI (ChatGPT, Claude, Grok, DeepSeek, Qwen) memprediksi Prancis menang dengan skor 2-1 dalam waktu normal. Mereka melihat kekuatan serangan balik cepat Prancis pimpinan Mbappé sebagai kunci melawan sistem penguasaan bola Spanyol. Hanya Gemini yang berbeda pendapat, memperkirakan pertandingan akan imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu dan dimenangkan Spanyol lewat adu penalti. **Inggris vs. Argentina: Perbedaan Pendapat Tajam** Prediksi untuk laga ini terbelah sama rata. Tiga AI (Grok, DeepSeek, Qwen) mendukung Inggris menang (skor 2-1 atau 2-0) dalam waktu normal, mengandalkan fisik, bola mati, dan performa Kane serta Bellingham. Tiga AI lainnya (ChatGPT, Gemini, Claude) memilih Argentina, dengan alasan pengalaman, pengorganisasian permainan oleh Messi, dan ketangguhan mental di laga knockout. Claude dan ChatGPT bahkan melihat potensi kuat pertandingan masuk ke perpanjangan waktu atau adu penalti, dengan ChatGPT meramalkan kemenangan Argentina 4-3 lewat titik putih. Intinya, semifinal pertama dianggap lebih mudah diprediksi dengan dukungan mayoritas untuk Prancis, sementara semifinal kedua antara Inggris dan Argentina dipandang sangat seimbang dan sulit dipastikan, membuat prediksi AI pun terpecah.

Odaily星球日报9m yang lalu

Semifinal, Prediksi AI Mencampur Aduk: Prancis Sudah Pasti Menang? Laga Sengit Inggris vs Argentina Belum Pasti

Odaily星球日报9m yang lalu

Wawancara dengan Pendiri Robinhood: Kehendak Investor Retail Mengalahkan Semua 'Uang Pintar'

Wawancara dengan Vlad Tenev, pendiri dan CEO Robinhood, membahas evolusi platform, pandangannya tentang investor ritel, dan visi untuk masa depan. Tenev menekankan bahwa investor ritel seringkali merupakan "uang pintar" yang sebenarnya, karena mereka berfokus pada fundamental perusahaan daripada bereaksi berlebihan terhadap peristiwa makro seperti yang dilakukan banyak lembaga. Dia meninjau kesuksesan Robinhood, yang didorong oleh perdagangan tanpa komisi, pengutamaan platform seluler, dan misi mendemokratisasi kepemilikan aset. Mengenai kondisi pasar saat ini, Tenev melihat perbedaan penting dengan era meme stock 2021. Investor Robinhood kini lebih banyak berinvestasi di perusahaan inovatif dan menguntungkan di garis depan teknologi, seperti Nvidia dan SpaceX, dibandingkan perusahaan yang terdampak tren. Tenev optimis tentang potensi pertumbuhan, mencatat bahwa partisipasi pasar saham AS masih sekitar 65%, dengan ruang untuk berkembang, terutama melalui inisiatif seperti akun untuk bayi baru lahir. Dia juga membahas ekspansi ke Inggris dan strategi kripto Robinhood, termasuk peluncuran Robinhood Chain. Jaringan Layer 2 ini bertujuan untuk menjadi blockchain terbaik untuk aset dunia nyata (RWA), dimulai dengan token saham yang didukung 1:1 oleh saham AS, yang tersedia di lebih dari 120 negara. Terakhir, Tenev menyoroti pentingnya membuka akses ke pasar ekuitas swasta. Melalui Robinhood Ventures, platform ini bertujuan memungkinkan investor biasa mengakses perusahaan swasta bernilai tinggi seperti OpenAI dan SpaceX di tahap lebih awal, yang menurutnya sangat penting karena semakin banyak nilai diciptakan sebelum perusahaan menjadi publik.

marsbit11m yang lalu

Wawancara dengan Pendiri Robinhood: Kehendak Investor Retail Mengalahkan Semua 'Uang Pintar'

marsbit11m yang lalu

Opsi Kenaikan Suku Bunga Kembali ke Meja, CPI Segera Diumumkan, Variabel Apa yang Dipantau Pasar?

Gubernur Federal Reserve Christopher Waller menyatakan bahwa jika data inflasi inti yang dirilis minggu ini kembali panas, FOMC perlu mempertimbangkan untuk memperketat kebijakan moneter dalam waktu dekat. Pernyataan ini muncul menjelang rilis data CPI AS bulan Juni, yang dijadwalkan pada 14 Juli. Pasar telah menyesuaikan ekspektasi, dengan probabilitas tersirat kenaikan suku bunga 25 basis points pada rapat Juli meningkat dari sekitar 35% menjadi lebih dari 40%. Pentingnya data CPI Juni terletak pada kemampuannya untuk menguji apakah penurunan inflasi inti masih dapat dipercaya. Jika inflasi inti lebih tinggi dari ekspektasi, pasar akan cenderung melihat kenaikan PCE inti bukan sebagai gangguan sementara, sehingga mempersulit Fed untuk tetap bertahan. Sebaliknya, jika inflasi inti mendingin, pernyataan Waller kemungkinan hanya akan dianggap sebagai peringatan. Aset berisiko seperti BTC, ETH, dan Nasdaq sensitif terhadap sinyal ini karena bergantung pada likuiditas masa depan dan tingkat diskonto. Kenaikan probabilitas suku bunga mencerminkan bahwa pasar tidak lagi bisa mengabaikan kemungkinan kenaikan suku bunga. Fokus utama setelah rilis CPI adalah apakah probabilitas kenaikan suku bunga akan terus meningkat dan melampaui 50%. Jika ya, logika perdagangan akan beralih dari risiko ekor ke perebutan skenario dasar. Kombinasi yang berbahaya bagi investor adalah data CPI yang panas, peningkatan probabilitas suku bunga, dan lebih banyak pejabat Fed yang mengikuti pernyataan Waller. Sebelum data memberikan jawaban, Waller hanya mengubah probabilitas, bukan kesimpulan.

marsbit17m yang lalu

Opsi Kenaikan Suku Bunga Kembali ke Meja, CPI Segera Diumumkan, Variabel Apa yang Dipantau Pasar?

marsbit17m yang lalu

Dengan Pendanaan 4 Miliar USD, Bintang Embodied Intelligence Shenzhen Segera IPO

Perusahaan robot humanoid umum LimX Dynamics telah mengumpulkan hampir $2 miliar dalam putaran pra-IPO, menjadikan total pendanaannya mendekati $4 miliar dalam setengah tahun. Dengan valuasi pasca-pendanaan mencapai RMB 150 miliar, perusahaan yang didirikan pada 2022 oleh Profesor Zhang Wei ini menarik minat investor global seperti IDG Capital, Lens Technology, GGG Group, Redstone VC, dan Stone Venture yang berinvestasi ulang. LimX Dynamics mengembangkan arsitektur teknologi tiga lapis penuh ("Sistem 0, 1, dan 2") sebagai "otak" untuk robot humanoid, memungkinkan kontrol gerak, keterampilan tugas, dan kognisi. Dianggap sebagai pesaing kuat Figure dari China, perusahaan ini merilis robot interaksi ukuran penuh LimX Luna dan platform pengembangan umum LimX Oli, serta seri TRON dengan konfigurasi yang dapat diubah. Berbeda dengan fokus Figure pada pabrik, LimX Dynamics memilih skenario layanan komersial dengan filosofi "Melayani Orang, Bukan Proses". Perusahaan telah menerima ribuan pesanan, lebih dari setengahnya dari luar negeri, dan telah mulai melakukan pengiriman. Dengan struktur modal yang global dan dukungan rantai pasokan lokal dari Lens Technology, LimX Dynamics mempercepat ekspansi globalnya. Perusahaan telah menyelesaikan reformasi saham pada Maret 2026 dan sedang mempersiapkan IPO, bersaing untuk menjadi pemain yang bertahan dalam industri robot humanoid yang semakin kompetitif.

marsbit55m yang lalu

Dengan Pendanaan 4 Miliar USD, Bintang Embodied Intelligence Shenzhen Segera IPO

marsbit55m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Apa Itu $S$

Memahami SPERO: Tinjauan Komprehensif Pengenalan SPERO Seiring dengan perkembangan lanskap inovasi, munculnya teknologi web3 dan proyek cryptocurrency memainkan peran penting dalam membentuk masa depan digital. Salah satu proyek yang telah menarik perhatian di bidang dinamis ini adalah SPERO, yang dilambangkan sebagai SPERO,$$s$. Artikel ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyajikan informasi terperinci tentang SPERO, untuk membantu para penggemar dan investor memahami dasar-dasar, tujuan, dan inovasi dalam domain web3 dan crypto. Apa itu SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ adalah proyek unik dalam ruang crypto yang berusaha memanfaatkan prinsip desentralisasi dan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem yang mendorong keterlibatan, utilitas, dan inklusi finansial. Proyek ini dirancang untuk memfasilitasi interaksi peer-to-peer dengan cara baru, memberikan pengguna solusi dan layanan keuangan yang inovatif. Pada intinya, SPERO,$$s$ bertujuan untuk memberdayakan individu dengan menyediakan alat dan platform yang meningkatkan pengalaman pengguna dalam ruang cryptocurrency. Ini termasuk memungkinkan metode transaksi yang lebih fleksibel, mendorong inisiatif yang dipimpin komunitas, dan menciptakan jalur untuk peluang finansial melalui aplikasi terdesentralisasi (dApps). Visi mendasar dari SPERO,$$s$ berputar di sekitar inklusivitas, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan dalam keuangan tradisional sambil memanfaatkan manfaat teknologi blockchain. Siapa Pencipta SPERO,$$s$? Identitas pencipta SPERO,$$s$ tetap agak samar, karena ada sumber daya publik yang terbatas yang memberikan informasi latar belakang terperinci tentang pendiriannya. Kurangnya transparansi ini dapat berasal dari komitmen proyek terhadap desentralisasi—sebuah etos yang banyak proyek web3 bagi, memprioritaskan kontribusi kolektif di atas pengakuan individu. Dengan memusatkan diskusi di sekitar komunitas dan tujuan kolektifnya, SPERO,$$s$ mewujudkan esensi pemberdayaan tanpa menonjolkan individu tertentu. Dengan demikian, memahami etos dan misi SPERO tetap lebih penting daripada mengidentifikasi pencipta tunggal. Siapa Investor SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ didukung oleh beragam investor mulai dari modal ventura hingga investor malaikat yang berdedikasi untuk mendorong inovasi di sektor crypto. Fokus investor ini umumnya sejalan dengan misi SPERO—memprioritaskan proyek yang menjanjikan kemajuan teknologi sosial, inklusivitas finansial, dan tata kelola terdesentralisasi. Fondasi investor ini biasanya tertarik pada proyek yang tidak hanya menawarkan produk inovatif tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada komunitas blockchain dan ekosistemnya. Dukungan dari investor ini memperkuat SPERO,$$s$ sebagai pesaing yang patut diperhitungkan di domain proyek crypto yang berkembang pesat. Bagaimana SPERO,$$s$ Bekerja? SPERO,$$s$ menerapkan kerangka kerja multi-faceted yang membedakannya dari proyek cryptocurrency konvensional. Berikut adalah beberapa fitur kunci yang menekankan keunikan dan inovasinya: Tata Kelola Terdesentralisasi: SPERO,$$s$ mengintegrasikan model tata kelola terdesentralisasi, memberdayakan pengguna untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan mengenai masa depan proyek. Pendekatan ini mendorong rasa kepemilikan dan akuntabilitas di antara anggota komunitas. Utilitas Token: SPERO,$$s$ memanfaatkan token cryptocurrency-nya sendiri, yang dirancang untuk melayani berbagai fungsi dalam ekosistem. Token ini memungkinkan transaksi, hadiah, dan fasilitasi layanan yang ditawarkan di platform, meningkatkan keterlibatan dan utilitas secara keseluruhan. Arsitektur Berlapis: Arsitektur teknis SPERO,$$s$ mendukung modularitas dan skalabilitas, memungkinkan integrasi fitur dan aplikasi tambahan secara mulus seiring dengan perkembangan proyek. Kemampuan beradaptasi ini sangat penting untuk mempertahankan relevansi di lanskap crypto yang selalu berubah. Keterlibatan Komunitas: Proyek ini menekankan inisiatif yang dipimpin komunitas, menggunakan mekanisme yang memberikan insentif untuk kolaborasi dan umpan balik. Dengan memelihara komunitas yang kuat, SPERO,$$s$ dapat lebih baik memenuhi kebutuhan pengguna dan beradaptasi dengan tren pasar. Fokus pada Inklusi: Dengan menawarkan biaya transaksi yang rendah dan antarmuka yang ramah pengguna, SPERO,$$s$ bertujuan untuk menarik basis pengguna yang beragam, termasuk individu yang mungkin sebelumnya tidak terlibat dalam ruang crypto. Komitmen ini terhadap inklusi sejalan dengan misi utamanya untuk memberdayakan melalui aksesibilitas. Garis Waktu SPERO,$$s$ Memahami sejarah proyek memberikan wawasan penting tentang trajektori dan tonggak perkembangannya. Berikut adalah garis waktu yang disarankan yang memetakan peristiwa signifikan dalam evolusi SPERO,$$s$: Fase Konseptualisasi dan Ideasi: Ide awal yang membentuk dasar SPERO,$$s$ dikembangkan, sangat selaras dengan prinsip desentralisasi dan fokus komunitas dalam industri blockchain. Peluncuran Whitepaper Proyek: Setelah fase konseptual, whitepaper komprehensif yang merinci visi, tujuan, dan infrastruktur teknologi SPERO,$$s$ dirilis untuk menarik minat dan umpan balik komunitas. Pembangunan Komunitas dan Keterlibatan Awal: Upaya jangkauan aktif dilakukan untuk membangun komunitas pengguna awal dan investor potensial, memfasilitasi diskusi seputar tujuan proyek dan mendapatkan dukungan. Acara Generasi Token: SPERO,$$s$ melakukan acara generasi token (TGE) untuk mendistribusikan token asli kepada pendukung awal dan membangun likuiditas awal dalam ekosistem. Peluncuran dApp Awal: Aplikasi terdesentralisasi (dApp) pertama yang terkait dengan SPERO,$$s$ diluncurkan, memungkinkan pengguna untuk terlibat dengan fungsionalitas inti platform. Pengembangan Berkelanjutan dan Kemitraan: Pembaruan dan peningkatan berkelanjutan terhadap penawaran proyek, termasuk kemitraan strategis dengan pemain lain di ruang blockchain, telah membentuk SPERO,$$s$ menjadi pemain yang kompetitif dan berkembang di pasar crypto. Kesimpulan SPERO,$$s$ berdiri sebagai bukti potensi web3 dan cryptocurrency untuk merevolusi sistem keuangan dan memberdayakan individu. Dengan komitmen terhadap tata kelola terdesentralisasi, keterlibatan komunitas, dan fungsionalitas yang dirancang secara inovatif, ia membuka jalan menuju lanskap keuangan yang lebih inklusif. Seperti halnya investasi di ruang crypto yang berkembang pesat, calon investor dan pengguna dianjurkan untuk melakukan riset secara menyeluruh dan terlibat dengan perkembangan yang sedang berlangsung dalam SPERO,$$s$. Proyek ini menunjukkan semangat inovatif industri crypto, mengundang eksplorasi lebih lanjut ke dalam berbagai kemungkinan yang ada. Meskipun perjalanan SPERO,$$s$ masih berlangsung, prinsip-prinsip dasarnya mungkin benar-benar mempengaruhi masa depan cara kita berinteraksi dengan teknologi, keuangan, dan satu sama lain dalam ekosistem digital yang saling terhubung.

118 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.17Diperbarui pada 2024.12.17

Apa Itu $S$

Apa Itu AGENT S

Agent S: Masa Depan Interaksi Otonom di Web3 Pendahuluan Dalam lanskap Web3 dan cryptocurrency yang terus berkembang, inovasi secara konstan mendefinisikan ulang cara individu berinteraksi dengan platform digital. Salah satu proyek perintis, Agent S, menjanjikan untuk merevolusi interaksi manusia-komputer melalui kerangka agen terbuka. Dengan membuka jalan untuk interaksi otonom, Agent S bertujuan untuk menyederhanakan tugas-tugas kompleks, menawarkan aplikasi transformasional dalam kecerdasan buatan (AI). Eksplorasi mendetail ini akan menyelami seluk-beluk proyek, fitur uniknya, dan implikasinya untuk domain cryptocurrency. Apa itu Agent S? Agent S berdiri sebagai kerangka agen terbuka yang inovatif, dirancang khusus untuk mengatasi tiga tantangan mendasar dalam otomatisasi tugas komputer: Memperoleh Pengetahuan Spesifik Domain: Kerangka ini secara cerdas belajar dari berbagai sumber pengetahuan eksternal dan pengalaman internal. Pendekatan ganda ini memberdayakannya untuk membangun repositori pengetahuan spesifik domain yang kaya, meningkatkan kinerjanya dalam pelaksanaan tugas. Perencanaan Selama Rentang Tugas yang Panjang: Agent S menggunakan perencanaan hierarkis yang ditingkatkan pengalaman, pendekatan strategis yang memfasilitasi pemecahan dan pelaksanaan tugas-tugas rumit dengan efisien. Fitur ini secara signifikan meningkatkan kemampuannya untuk mengelola beberapa subtugas dengan efisien dan efektif. Menangani Antarmuka Dinamis dan Tidak Seragam: Proyek ini memperkenalkan Antarmuka Agen-Komputer (ACI), solusi inovatif yang meningkatkan interaksi antara agen dan pengguna. Dengan memanfaatkan Model Bahasa Besar Multimodal (MLLM), Agent S dapat menavigasi dan memanipulasi berbagai antarmuka pengguna grafis dengan mulus. Melalui fitur-fitur perintis ini, Agent S menyediakan kerangka kerja yang kuat yang mengatasi kompleksitas yang terlibat dalam mengotomatisasi interaksi manusia dengan mesin, membuka jalan untuk berbagai aplikasi dalam AI dan seterusnya. Siapa Pencipta Agent S? Meskipun konsep Agent S secara fundamental inovatif, informasi spesifik tentang penciptanya tetap samar. Pencipta saat ini tidak diketahui, yang menyoroti baik tahap awal proyek atau pilihan strategis untuk menjaga anggota pendiri tetap tersembunyi. Terlepas dari anonimitas, fokus tetap pada kemampuan dan potensi kerangka kerja. Siapa Investor Agent S? Karena Agent S relatif baru dalam ekosistem kriptografi, informasi terperinci mengenai investor dan pendukung keuangannya tidak secara eksplisit didokumentasikan. Kurangnya wawasan yang tersedia untuk umum mengenai fondasi investasi atau organisasi yang mendukung proyek ini menimbulkan pertanyaan tentang struktur pendanaannya dan peta jalan pengembangannya. Memahami dukungan sangat penting untuk mengukur keberlanjutan proyek dan potensi dampak pasar. Bagaimana Cara Kerja Agent S? Di inti Agent S terletak teknologi mutakhir yang memungkinkannya berfungsi secara efektif dalam berbagai pengaturan. Model operasionalnya dibangun di sekitar beberapa fitur kunci: Interaksi Komputer yang Mirip Manusia: Kerangka ini menawarkan perencanaan AI yang canggih, berusaha untuk membuat interaksi dengan komputer lebih intuitif. Dengan meniru perilaku manusia dalam pelaksanaan tugas, ia menjanjikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Memori Naratif: Digunakan untuk memanfaatkan pengalaman tingkat tinggi, Agent S memanfaatkan memori naratif untuk melacak sejarah tugas, sehingga meningkatkan proses pengambilan keputusannya. Memori Episodik: Fitur ini memberikan panduan langkah demi langkah kepada pengguna, memungkinkan kerangka untuk menawarkan dukungan kontekstual saat tugas berlangsung. Dukungan untuk OpenACI: Dengan kemampuan untuk berjalan secara lokal, Agent S memungkinkan pengguna untuk mempertahankan kontrol atas interaksi dan alur kerja mereka, sejalan dengan etos terdesentralisasi Web3. Integrasi Mudah dengan API Eksternal: Versatilitas dan kompatibilitasnya dengan berbagai platform AI memastikan bahwa Agent S dapat dengan mulus masuk ke dalam ekosistem teknologi yang ada, menjadikannya pilihan menarik bagi pengembang dan organisasi. Fungsionalitas ini secara kolektif berkontribusi pada posisi unik Agent S dalam ruang kripto, saat ia mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah dengan intervensi manusia yang minimal. Seiring proyek ini berkembang, aplikasi potensialnya di Web3 dapat mendefinisikan ulang bagaimana interaksi digital berlangsung. Garis Waktu Agent S Pengembangan dan tonggak Agent S dapat dirangkum dalam garis waktu yang menyoroti peristiwa pentingnya: 27 September 2024: Konsep Agent S diluncurkan dalam sebuah makalah penelitian komprehensif berjudul “Sebuah Kerangka Agen Terbuka yang Menggunakan Komputer Seperti Manusia,” yang menunjukkan dasar untuk proyek ini. 10 Oktober 2024: Makalah penelitian tersebut dipublikasikan secara terbuka di arXiv, menawarkan eksplorasi mendalam tentang kerangka kerja dan evaluasi kinerjanya berdasarkan tolok ukur OSWorld. 12 Oktober 2024: Sebuah presentasi video dirilis, memberikan wawasan visual tentang kemampuan dan fitur Agent S, lebih lanjut melibatkan pengguna dan investor potensial. Tanda-tanda dalam garis waktu ini tidak hanya menggambarkan kemajuan Agent S tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan keterlibatan komunitas. Poin Kunci Tentang Agent S Seiring kerangka Agent S terus berkembang, beberapa atribut kunci menonjol, menekankan sifat inovatif dan potensinya: Kerangka Inovatif: Dirancang untuk memberikan penggunaan komputer yang intuitif seperti interaksi manusia, Agent S membawa pendekatan baru untuk otomatisasi tugas. Interaksi Otonom: Kemampuan untuk berinteraksi secara otonom dengan komputer melalui GUI menandakan lompatan menuju solusi komputasi yang lebih cerdas dan efisien. Otomatisasi Tugas Kompleks: Dengan metodologinya yang kuat, ia dapat mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah, membuat proses lebih cepat dan kurang rentan terhadap kesalahan. Perbaikan Berkelanjutan: Mekanisme pembelajaran memungkinkan Agent S untuk belajar dari pengalaman masa lalu, terus meningkatkan kinerja dan efektivitasnya. Versatilitas: Adaptabilitasnya di berbagai lingkungan operasi seperti OSWorld dan WindowsAgentArena memastikan bahwa ia dapat melayani berbagai aplikasi. Saat Agent S memposisikan dirinya di lanskap Web3 dan kripto, potensinya untuk meningkatkan kemampuan interaksi dan mengotomatisasi proses menandakan kemajuan signifikan dalam teknologi AI. Melalui kerangka inovatifnya, Agent S mencerminkan masa depan interaksi digital, menjanjikan pengalaman yang lebih mulus dan efisien bagi pengguna di berbagai industri. Kesimpulan Agent S mewakili lompatan berani ke depan dalam pernikahan AI dan Web3, dengan kapasitas untuk mendefinisikan ulang cara kita berinteraksi dengan teknologi. Meskipun masih dalam tahap awal, kemungkinan aplikasinya sangat luas dan menarik. Melalui kerangka komprehensifnya yang mengatasi tantangan kritis, Agent S bertujuan untuk membawa interaksi otonom ke garis depan pengalaman digital. Saat kita melangkah lebih dalam ke dalam ranah cryptocurrency dan desentralisasi, proyek-proyek seperti Agent S pasti akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan teknologi dan kolaborasi manusia-komputer.

960 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.14Diperbarui pada 2025.01.14

Apa Itu AGENT S

Cara Membeli S

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Sonic (S) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Sonic (S) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Sonic (S) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Sonic (S) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Sonic (S)Lakukan trading Sonic (S) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.6k Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.15Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli S

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga S (S) disajikan di bawah ini.

活动图片