Arbitrum Nitro白皮书解读:使用新证明器,提供更高效的Optimistic Rollup

Foresight ResearchDipublikasikan tanggal 2022-08-29Terakhir diperbarui pada 2022-08-29

Abstrak

Arbitrum One 主网将于8月31日迁移至 Nitro,这是 Arbitrum 的对吞吐量、交易成本、效率改善的一次重大迭代。

Arbitrum One 主网将于8月31日迁移至 Nitro,这是 Arbitrum 的对吞吐量、交易成本、效率改善的一次重大迭代,将与半个月公开发布的 Arbitrum Nova 共存。这意味着此前备受关注的 Odyssey 活动也可能会并行重启。

Offchain Labs 在最新发布的 Arbitrum Nitro 白皮书中,将 Arbitrum Nitro 视为第二代 Optimistic Rollup,相比之前的 Rollup,Nitro 能够提供更⾼的吞吐量、更快的最终确定性和更有效的争议解决方案。

Arbitrum Nitro 技术的核心是一个新的证明器(prover),可以在 WASM 代码上进行 Arbitrum 的交互式欺诈证明。也就是说, L2 Arbitrum 引擎可以在 WASM 上运行,取代一直定制设计的 AVM(Arbitrum EVM)架构,可以使用标准的语言和工具来构建和编译。

将 Gethcore 直接编译到 Arbitrum 中是 Nitro 最酷的地方,Geth 实际上定义了以太坊标准的 EVM 引擎。所以本质上,Nitro 是在以太坊之上的 Layer2 运行 Geth,并且可以证明对编译为 WASM 的 Geth 核心引擎的欺诈。

Arbitrum 此前也表示,Nitro有着优化过后的批处理和数据压缩组件,能进一步降低 Arbitrum 的交易成本,并且具有以太坊 L1 Gas 兼容性等,除此之外,欺诈证明、排序器、代币桥也是 Nitro的组件。由于 Nitro 建立在 WASM 和 Geth 等标准技术之上,因此它更兼容 EVM。根据白皮书,改进过后的 Nitro 相较 Arbitrum One,效率更高,延迟性更低,激励兼容性也更好。

Arbitrum 实现这些属性的设计原则包括:

- 将事务排序与确定性执⾏分开;

- 将现有的以太坊模拟软件与扩展相结合,并实现 跨链 功能;

- 分别编译执行和证明;

- 使用基于交互式欺诈证明的 Optimistic Rollup 协议将交易结果放置在 Layer1。

一、排序和确定性执行

Nitro 分两个阶段处理提交的交易,排序器(Sequencer)进行交易排序,并将订单作为实时流和压缩数据批次发布在 Layer1 链上。这些交易会按确定性状态转换函数⼀次处理⼀个有序交易,该函数更新链状态并⽣成 Layer2 区块,这些区块稍后会结算到 Layer1 链。

具体来说,排序方面,排序器受信任且诚实地对传⼊交易按照先后顺序进⾏排序,目前以两种方式发布其事务排序,首先发布一个排序交易的实时流,代表排序器最终以特定顺序记录交易的承诺;其次,Sequencer 在收集一批交易后,然后使用通用算法 brotli 对其进行压缩来降低成本,并将结果传递给 Nitro 链的 Inbox 合约(在 L1 以太坊上运⾏)。⼀旦 Sequencer 到 Inbox 的交易在以太坊上具有最终性,Nitro 链的交易顺序就是最终的。

目前排序器是由 Offchain Labs 运营的集中式组件,未来打算使⽤公平分布式排序协议过渡到基于委员会的排序器。

确定性执行方面,在对传⼊交易进⾏排序后,Nitro 链会使⽤链的状态转换函数(STF)对其进⾏处理,输出更新的状态并生成 Layer2 区块。

二、软件架构:Geth at the Core

Nitro 将 Geth 编译进来是 Nitro 的第⼆个关键设计理念,Geth 指的是以太坊节点软件 go-ethereum。Nitro 中的 core 执⾏和状态维护功能由开源 go-ethereum (geth)package 代码处理,确保其执⾏和状态与以太坊⾼度兼容。

构成 Nitro 节点的软件可以被认为是内置在三个主要层中,分别为基础层——Geth core(模拟 EVM 合约执行和维护构成以太坊状态的数据结构)、中间层(ArbOS)以及顶层,其中,ArbOS 是⼀个软件层,实现了管理 Layer2 链所必需的功能,包括记账功能、⽀持 Nitro 和 Layer1 以太坊之间的双向安全跨链调⽤以及特定于 Layer2 的费⽤跟踪和收集。

跨链交互方面,Nitro 的跨链消息传递功能还可⽤于创建代币桥,这是⼀个允许在以太坊和 Nitro 链之间有效转移资产的应⽤。Offchain Labs 团队已经实施并发布了⼀个非正式代币桥,提供对可替代代币的存入或提款功能。另外,新的和改进的批处理和压缩系统也能最大限度地降低 L1 成本。

顶层则由节点软件组成,处理来⾃客户端的连接和传⼊的 RPC 请求,并提供操作与以太坊兼容的区块链节点所需的其他功能。

三、执行与证明分开

Nitro 通过对执⾏和证明使⽤相同的源代码,但针对这两种情况将其编译为不同的⽬标。在编译 Nitro 节点软件执⾏时,使⽤的是普通的 Go 编译器,为⽬标架构⽣成原⽣代码,当然对于不同的节点部署会有所不同。

另外,状态转换函数部分的代码由 Go 编译器编译为 WebAssembly(WASM),这是⼀种类型化的、可移植的机器代码格式。然后,WASM 代码经过简单的转换和修改,转换成称为 WAVM 的格式。

白皮书指出,WAVM 在三个主要⽅⾯与 WASM 不同,分别为去除了 WASM 的⼀些 Go 编译器没有⽣成的特性;限制了 WASM 的⼀些功,包括去除了浮点指令和不包含嵌套控制流;添加了⼀些操作码以实现与区块链环境的交互等。

如果对计算状态转换函数的正确结果存在争议,则通过参考 WAVM 代码的交互式欺诈证明协议来解决。

四、具有交互式欺诈证明的 Optimistic Rollup

在最初的 Arbitrum 设计的基础上,Nitro 使⽤改进的 Optimistic Rollup 协议,该协议使用优化过后的交互式欺诈证明协议。

这个 Rollup 协议是 Nitro ⽤于确认 Layer2 链状态和 Layer1 以太坊上的相关数据的⽅法。 Layer2 ⽤⼾通常不会等待 L1 确认,⽽是依赖确定性状态转换函数,该函数允许从记录的交易序列中得出交易结果。

该 Rollup 协议产生了一条Rollup Blocks(RBlock)链,与 Layer2 区块不同,一个 Rollup Block 通常包装(encapsulate)了一系列 Layer2 区块,因此 RBlock 的数量远少于 L2 块。最初一个 RBlock代表某方声称称 RBlock 的数据是正确的。最终,每⼀个这样的声明要么被协议确认,要么被拒绝后从 RBlock 链中删除。这组已确认的 RBlock 将从创世 RBlock 开始形成⼀条链。

Bacaan Terkait

David Villa Resmi Ditunjuk Sebagai Duta Merek BitradeX

Demam Piala Dunia 2026 sedang melanda dunia. Pada momen ketika perhatian global terfokus pada ajang sepak bola ini, BitradeX secara resmi mengumumkan bahwa David Villa (David Villa), legenda penyerang Spanyol dan anggota juara Piala Dunia 2010, telah diangkat sebagai duta merek global BitradeX. Di masa depan, kedua belah pihak akan melakukan kolaborasi mendalam di berbagai bidang seperti pembangunan merek, promosi pasar global, perluasan pengaruh komunitas, dan kerja sama strategis globalisasi untuk bersama-sama mendorong peningkatan lebih lanjut pengaruh merek global BitradeX. Sebagai salah satu pemain paling representatif dari era keemasan sepak bola Spanyol, David Villa pernah memenangkan Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012 bersama tim nasional Spanyol, dan dengan 59 gol untuk negaranya, ia lama memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk tim nasional Spanyol. Ia bukan hanya salah satu legenda penyerang paling berpengaruh di dunia sepak bola, tetapi juga perwakilan penting dari semangat juang dan nilai-nilai long-termism. Bagi BitradeX, memilih duta merek tidak hanya tentang memilih seorang bintang olahraga dengan ketenaran global. Yang benar-benar penting adalah apakah kedua belah pihak memiliki nilai dan prinsip yang sama. Karier David Villa selalu diwarnai oleh keyakinan yang sama: ketekunan, fokus, terobosan, dan pencarian tanpa henti untuk keunggulan. Semangat juang dan long-termism ini juga sejalan dengan filosofi pengembangan yang dipegang teguh oleh BitradeX. Sebagai platform ekosistem aset digital berbasis AI global, BitradeX terus menyempurnakan tata letak ekosistemnya yang berpusat pada nilai pengguna, secara bertahap membentuk sistem ekosistem yang mencakup inti seperti AiBot, BXC Ecosystem, BTX Card, dan secara mantap memajukan strategi pengembangan globalisasi. Bergabungnya David Villa akan semakin meningkatkan kesadaran dan pengaruh merek BitradeX di pasar internasional. Kerja sama ini bukan hanya sebuah kolaborasi di tingkat merek, tetapi juga bagian penting dari strategi globalisasi BitradeX. Di masa depan, BitradeX akan terus didorong oleh inovasi, berfokus pada nilai pengguna, dan bersama-sama dengan pengguna global menyambut peluang baru di era digital.

链捕手14m yang lalu

David Villa Resmi Ditunjuk Sebagai Duta Merek BitradeX

链捕手14m yang lalu

STRC Jatuh di Bawah Nilai Nominal, Eksperimen Perbendaharaan Bitcoin Masuk ke Babak Kedua

STRC, saham preferen berdividen yang diterbitkan oleh Strategy, jatuh di bawah nilai nominal $100, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pasar mengenai model 'perusahaan perbendaharaan Bitcoin' yang diadopsi perusahaan tersebut. Inti dari model Strategy adalah mengubah saham perusahaan menjadi eksposur Bitcoin, lalu menggunakan kepemilikan BTC sebagai dasar kredit untuk menerbitkan lebih banyak sekuritas (seperti saham biasa, obligasi konversi, dan saham preferen seperti STRC), dan akhirnya mengemas aset yang tidak menghasilkan arus kas (BTC) menjadi sekuritas yang membayar dividen tunai. STRC yang jatuh di bawah nilai nominal menunjukkan tekanan telah merambat dari fluktuasi harga aset ke harga instrumen pendanaan. Ketegangan utamanya terletak pada aset yang sangat fluktuatif tanpa arus kas di satu sisi, dan kewajiban yang memerlukan pengeluaran tunai berkelanjutan di sisi lain. Kerugian belum terealisasi pada portofolio BTC Strategy tidak secara langsung menyebabkan krisis likuiditas. Yang lebih kritis adalah kesenjangan arus kas: kewajiban dividen tahunan untuk saham preferen telah mencapai sekitar $1,7 miliar, jauh melampaui pendapatan dari bisnis perangkat lunak inti perusahaan. Perusahaan bergantung pada akses pasar modal untuk mendanai dividen ini dan pembelian BTC lebih lanjut. Penurunan STRC menyoroti tiga biaya yang semakin meningkat bagi Strategy: 1) **Biaya Dividen**: yield yang lebih tinggi untuk menarik investor meningkatkan beban tunai masa depan. 2) **Biaya Dilusi**: Menerbitkan lebih banyak saham biasa (MSTR) untuk mendanai dapat mengencerkan nilai per saham bagi pemegang saham lama. 3) **Biaya Pelepasan Aset**: Menjual BTC untuk likuiditas akan merusak narasi 'hold' jangka panjang dan kepercayaan investor. Dampak pada pasar crypto bisa signifikan. Strategy telah menjadi pembeli marjinal yang stabil dan dapat diprediksi untuk BTC. Jika kemampuan pendanaannya terhambat, pembelian ini akan melambat, menghilangkan salah satu narasi pendukung kunci pasar. Selain itu, jika pasar mulai mempertanyakan keberlanjutan model ini, penilaian perusahaan sejenis mungkin ditinjau ulang, bergeser dari premium eksposur BTC menjadi analisis manajemen neraca yang lebih ketat. Kesimpulannya, jatuhnya STRC bukanlah akhir dari model Strategy, melainkan titik balik. Ini mengingatkan pasar bahwa keberhasilan model 'perusahaan perbendaharaan Bitcoin' tidak hanya bergantung pada harga BTC, tetapi juga pada akses jendela pendanaan yang berkelanjutan, biaya struktur modal, dan kepercayaan investor yang berkelanjutan terhadap keseluruhan konstruksi finansial ini.

marsbit26m yang lalu

STRC Jatuh di Bawah Nilai Nominal, Eksperimen Perbendaharaan Bitcoin Masuk ke Babak Kedua

marsbit26m yang lalu

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

Penulis: Jae, PANews Bank Standard Chartered kembali membuat pernyataan mengejutkan di industri crypto, dengan memperkirakan token AAVE berpotensi melonjak 50 kali lipat menjadi $3.500 pada akhir 2030. Laporan mereka berfokus pada narasi makro seperti pertumbuhan besar DeFi TVL menuju $2,7 triliun dan gelombang tokenisasi aset dunia nyata (RWA), yang diyakini akan mendorong pendapatan protokol Aave. Analisis inti bank tersebut adalah: skala deposit menentukan kapasitas pinjaman, yang kemudian mendorong pendapatan biaya, dan akhirnya mengubahnya menjadi kapitalisasi pasar token. Aave, dengan arus kas yang sehat dan program pembelian kembali/burning token, dipandang sebagai aset yang didorong oleh arus kas dan saat ini dinilai terlalu rendah. Laporan terbaru dari Grayscale juga mendukung pandangan ini. Pada tingkat mikro, Aave mendominasi pasar dengan keuntungan bersih. Data menunjukkan Aave menghasilkan sekitar 80,7% dari total laba yang dipertahankan ("Earnings") di sektor peminjaman, meskipun hanya memiliki sekitar setengah dari total TVL sektor. Arsitektur teknis baru V4 dan pasar pinjaman berizin Horizon juga dilihat sebagai faktor pendukung. Namun, tantangan struktural tetap ada. Model pinjaman *peer-to-pool* Aave menyebabkan inefisiensi modal yang signifikan, dengan dana menganggur menimbulkan kerugian besar setiap tahun. Kelemahan ini membuatnya rentan terhadap risiko sistemik, seperti yang terlihat dalam insiden keamanan KelpDAO April lalu, dan membuka peluang bagi pesaing seperti Morpho yang menawarkan efisiensi lebih tinggi. Pada intinya, prediksi optimis Bank Standard Chartered mencerminkan ambisi lembaga keuangan tradisional terhadap masa depan aset yang ditokenisasi. Namun, bagi Aave, perjalanan menuju realisasi "kue" $3.500 tersebut akan bergantung pada kemampuannya mengatasi kelemahan struktural, meningkatkan efisiensi, dan menemukan jalur yang kokoh untuk mendukung pertumbuhan skala triliunan dolar.

链捕手1j yang lalu

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

链捕手1j yang lalu

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

**Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Tapi Alasannya Berubah** Pasar saat ini dihadapkan pada gelombang penggalangan dana besar-besaran oleh perusahaan teknologi raksasa seperti SpaceX, Alphabet, dan Meta, menimbulkan kekhawatiran bahwa siklus AI mungkin telah mencapai puncaknya. Namun, analisis menunjukkan bahwa ini bukan tanda akhir, melainkan peralihan ke babak berikutnya dalam perkembangan AI. Alasan utama optimisme terletak pada intensitas investasi modal (Capex) yang terus berlanjut dan bahkan meningkat tajam. Lima penyedia cloud utama (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Oracle) semuanya telah meningkatkan panduan Capex mereka untuk tahun 2026 secara signifikan, dengan angka mencapai ratusan miliar dolar AS. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk membangun infrastruktur AI. Siklus investasi ini diperkirakan akan lebih tahan lama dibandingkan siklus perangkat keras sebelumnya karena beberapa alasan: 1. **Kompleksitas dan Hambatan Fisik:** Investasi tidak hanya untuk chip (GPU), tetapi juga untuk listrik, transformator, pendinginan, jaringan, dan ruang data. Banyak dari komponen ini menghadapi kendala pasokan yang parah dan waktu tunggu produksi yang panjang (misalnya, transformator bisa memakan waktu 4 tahun). 2. **Sifat Proyek yang Berkelanjutan:** Proyek infrastruktur berskala besar, sekali dimulai, lebih mahal untuk dihentikan di tengah jalan daripada diselesaikan. 3. **Data Pendukung:** Perusahaan seperti Eaton melaporkan lonjakan pesanan data center lebih dari 200%, menunjukkan bahwa investasi ini didukung oleh aktivitas konstruksi nyata. Pasar memiliki dua kekhawatiran utama: 1. **ROI (Return on Investment):** Pertumbuhan Capex melampaui pertumbuhan pendapatan, menekan arus kas bebas. Namun, model bisnis cloud historis menunjukkan bahwa fase investasi masif dapat diikuti oleh monetisasi skala besar. Sinyal untuk mengubah pandangan akan muncul jika panduan Capex diturunkan atau penggunaan produk AI meleset dari ekspektasi – yang saat ini belum terjadi. 2. **Gelembung seperti tahun 2000:** Krisis dot-com dipicu oleh kelebihan pasokan infrastruktur (serat optik) yang mudah dibangun. Situasi saat ini justru sebaliknya, ditandai oleh **kekurangan pasokan** di banyak lapisan infrastruktur fisik yang kritis dan tidak dapat diproduksi secara berlebihan dengan mudah. Kesimpulannya, gelombang penggalangan dana saat ini mencerminkan kebutuhan untuk mendanai tahap ekspansi AI berikutnya yang penuh dengan hambatan teknis dan logistik. Sinyal dari perusahaan menunjukkan investasi belum melambat. Meskipun risiko selalu ada, bukti saat ini lebih mendukung narasi bahwa siklus AI masih berlanjut, hanya saja dengan dinamika dan tantangan yang telah berubah.

marsbit2j yang lalu

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片