XRP Makes History Again With ZK Privacy Transactions, Here’s The Update

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2026-04-02Terakhir diperbarui pada 2026-04-02

Abstrak

XRP has made history with the launch of zero-knowledge (ZK) privacy transactions on the XRP Ledger testnet, introduced by the DNA Protocol. This technology allows real-world data to be converted into ZK proofs, enabling verification on-chain without exposing sensitive information. As a result, institutions—including banks and governments—can confirm KYC, medical records, and compliance data without accessing the actual details. This development is seen as a major step toward institutional adoption, potentially unlocking significant capital flow into XRP. Additionally, Ripple is advancing privacy through features like Permissioned Domains and Confidential Multi-Purpose Tokens (CMPTs), which protect user identities and transaction details. Ripple President Monica Long also highlighted the role of decentralized identities using ZK proofs, allowing users to control and share personal data securely—even tokenizing attributes like DNA. Despite the announcement, XRP’s price dipped slightly to around $1.31.

Crypto pundit Pumpius has drawn attention to the launch of ZK privacy transactions on the XRP Ledger. He noted that this is a historic moment for the network and XRP, as the altcoin gains new utility.

XRP Makes History With ZK Privacy Transactions

In an X post, Pumpius stated that history has been made with XRP, with the first-ever zero-knowledge (ZK) privacy transaction going live on the XRPL testnet. The pundit declared that this is about to change everything for XRP, signaling that it could boost the token’s adoption as institutional investors seek privacy.

He noted that the DNA Protocol is responsible for these ZK privacy transactions on the Ledger. The protocol is said to have turned real-world data into a ZK proof, verified on-chain with zero sensitive information exposed. Pumpius added that banks, governments, and institutions can now confirm everything, including KYC, medical records, financials, and compliance, without ever seeing the actual data.

Pumpius further remarked that the DNA protocol is the privacy layer the Ledger has been missing and that the “floodgates are opening,” with trillions of dollars set to flow into the altcoin The pundit declared that the XRPL has just become institutionally ready. It is worth noting that Ripple has also made moves to implement privacy features natively on the Ledger.

These features include Permissioned Domains, Permissioned DEX, and Confidential Multi-Purpose Tokens (CMPTs), which enable institutions to select the network participants they want to transact with and protect their identities during transactions. Specifically, CMPTs hide the account balances and transaction amounts of network users. This is expected to onboard more institutions, especially as tokenization gains traction on the Ledger.

Ripple Exec Explains What Decentralized Identity Entails

Crypto pundit John Squire drew attention to a video in which Ripple President Monica Long explained what decentralized identities entail and how Ripple aims to achieve them using zero-knowledge proofs. She explained that decentralized identities would enable individuals to take back control of their identities from web2 companies that profit from their data.

Monica Long revealed that these decentralized identities would take the form of a transportable token that can be shared with anyone around the world. Users will be able to delegate access, enabling anyone to access this information as needed.

John Squire noted that this means even one’s DNA can be tokenized as a private, portable token on the XRP Ledger using zero-knowledge proofs. He added that people would be able to prove their identities without revealing anything. He also signaled how this is bullish for the token as it would boost the token’s utility as individuals embrace privacy features.

At the time of writing, the altcoin’s price is trading at around $1.31, down over 2% in the last 24 hours, according to data from CoinMarketCap.

XRP trading at $1.31 on the 1D chart | Source: XRPUSDT on Tradingview.com

Pertanyaan Terkait

QWhat is the significance of the first zero-knowledge (ZK) privacy transaction on the XRP Ledger testnet?

AIt is a historic moment that marks the introduction of privacy features to the XRP Ledger, which could boost institutional adoption by allowing transactions without exposing sensitive information.

QWhich protocol is responsible for enabling ZK privacy transactions on the XRP Ledger?

AThe DNA Protocol is responsible for turning real-world data into a zero-knowledge proof that can be verified on-chain without exposing any sensitive information.

QAccording to the article, what are some of the native privacy features Ripple is implementing on the Ledger?

ARipple is implementing features like Permissioned Domains, Permissioned DEX, and Confidential Multi-Purpose Tokens (CMPTs) which allow institutions to control transaction participants and hide account balances and transaction amounts.

QHow does Ripple President Monica Long describe the concept of decentralized identity?

AShe describes it as a transportable token that gives individuals control over their identity, allowing them to share it globally and delegate access without relying on web2 companies that profit from their data.

QWhat potential benefit does the article suggest these privacy features could bring to the XRP token?

AThe privacy features could significantly boost XRP's utility and adoption, potentially attracting trillions of dollars in institutional investment as banks, governments, and other entities seek private, compliant transaction methods.

Bacaan Terkait

AGI Bukan Akhir, Makalah Baru DeepMind: Menuju ASI, Kemajuan AI yang Sesungguhnya Baru Dimulai

Jika Kecerdasan Buatan Umum (AGI) tercapai, apakah itu titik akhir? Tim Google DeepMind dalam laporan terbarunya berpendapat bahwa AGI **bukanlah akhir perjalanan**. AI diprediksi akan terus berkembang melampaui kemampuan tim ahli manusia terbaik, menuju Superintelligence (ASI). Laporan ini membedakan tiga konsep: AGI (kecerdasan setara manusia rata-rata), ASI (melampaui manusia di hampir semua bidang), dan UAI (batas teoretis maksimal). Transisi dari AGI ke ASI dapat melalui empat jalur potensial: 1. **Ekspansi Lanjutan**: Meningkatkan skala komputasi, model, dan data. 2. **Inovasi Algoritma**: Penyempurnaan paradigma yang ada atau pergeseran paradigma baru. 3. **Peningkatan Diri Secara Rekursif**: AI yang lebih kuat membantu mengembangkan generasi AI berikutnya yang lebih kuat. 4. **Koordinasi Multi-Agen**: Kecerdasan kolektif dari banyak sistem AGI yang berkolaborasi. Namun, terdapat enam kemacetan potensial: dinding data, tekanan sumber daya ekonomi & alam, batasan paradigma jaringan saraf saat ini, meningkatnya kesulitan penelitian, hambatan abstraksi, serta tantangan regulasi dan penerimaan sosial. Laporan ini juga menyoroti bahwa jika AI melampaui manusia, sistem evaluasi (benchmark) yang ada menjadi tidak relevan. Diperlukan kerangka pengukuran baru, seperti tugas kolaborasi/kompetisi multi-agen, pengujian yang dihasilkan otomatis, atau indikator tidak langsung seperti produktivitas ekonomi. ASI bukanlah sistem ajaib yang mahatahu; perkembangannya tetap dibatasi oleh hukum fisika, kompleksitas komputasi, data, sumber daya, dan umpan balik dunia nyata. Arah dan kecepatan kemajuan AI masih penuh ketidakpastian, sehingga memerlukan penelitian, prediksi, dan mekanisme evaluasi yang terus diperbarui.

marsbit1j yang lalu

AGI Bukan Akhir, Makalah Baru DeepMind: Menuju ASI, Kemajuan AI yang Sesungguhnya Baru Dimulai

marsbit1j yang lalu

Penetapan Harga Pra-Pasar untuk OpenAI: Bisnis Baru dengan Masa Hidup Setengah Tahun di Hyperliquid

Penulis: Curry, TechFlow Deep潮 Di tengah demitasi SpaceX, kontrak pra-pencatatan SPCX di Hyperliquid viral, namun sedikit yang tahu bahwa di baliknya ada tim bernama Trade.xyz. Tim anonim yang baru muncul tahun ini ini menguasai lebih dari 90% posisi kontrak pra-pencatatan di Hyperliquid, menjadi penggerak utama tren Pre-IPO SpaceX di on-chain. Hanya tiga hari setelah SpaceX IPO, Ventuals, pesaing dengan backing Paradigm yang menawarkan kontrak pra-pencatatan untuk SpaceX, OpenAI, dan Anthropic, mengumumkan penutupan setelah beroperasi sembilan bulan. Menariknya, Ventuals tutup bukan karena bangkrut, tetapi melalui akuisisi, dengan modal pengguna dikembalikan 1:1. Perbedaan kesuksesan keduanya terletak pada pemilihan aset. Trade.xyz memilih SpaceX yang tanggal IPO dan harga patokannya (Nasdaq) jelas, sehingga harga pra-pencatatannya memiliki "jangkar" realitas. Sebaliknya, Ventuals mematok pada OpenAI dan Anthropic yang belum ada rencana IPO nyata. Harga acuannya setengah berasal dari transaksi saham internal (private) dan setengah lagi dari rata-rata harganya sendiri di platform, menciptakan siklus harga yang terisolasi dari pasar sebenarnya. Akibatnya, likuiditas rendah dan harga cenderung mandek di level tertinggi. Saat tutup, Ventuals membekukan harga akhir berdasarkan rata-rata 24 jam terakhir: OpenAI di $1341.80 dan Anthropic di $1618.90 per saham. Ironisnya, harga yang dianggap kurang representatif ini justru digunakan oleh beberapa karyawan dan investor internal perusahaan tersebut sebagai acuan valuasi, menunjukkan kebutuhan kuat akan harga real-time untuk aset privat. Bisnis penentuan harga pra-pencatatan ini semakin ramai. Coinbase meluncurkan kontrak berkelanjutan pra-pencatatan, Polymarket membuat pasar prediksi, dan Citi menawarkan saham perusahaan privat yang ditokenisasi. Kebutuhan akan akses perdagangan aset privat seperti ini nyata, terutama bagi investor ritel. Namun, penutupan Ventuals menggarisbawahi tantangan utama: harga memerlukan mekanisme koreksi dari pasar yang terbuka dan likuid. Tantangan ini tetap ada terlepas dari siapa penyelenggaranya, sampai perusahaan seperti OpenAI benar-benar go public dan memiliki harga pasar yang sesungguhnya.

marsbit1j yang lalu

Penetapan Harga Pra-Pasar untuk OpenAI: Bisnis Baru dengan Masa Hidup Setengah Tahun di Hyperliquid

marsbit1j yang lalu

Dialog dengan Kepala Strategi Digital Morgan Stanley: Bitcoin Mencapai Satu Juta Dolar Bukan Tidak Mungkin, Tapi Saya Harap Perlahan

Morgan Stanley mengelola triliunan dolar aset dan sekarang membawa Bitcoin ke klien mereka. Amy Oldenburg, Kepala Strategi Aset Digital di Morgan Stanley, membagikan wawasannya tentang perjalanan Bitcoin. Ia menyoroti kontras antara ETF Bitcoin (MSBT) yang mencetak rekor peluncuran hari pertama di bank tersebut, dengan sebagian besar penasihat keuangan yang masih enggan merekomendasikannya karena harga Bitcoin cenderung stagnan sejak rekomendasi resmi bank. Oldenburg berpendapat bahwa adopsi Bitcoin selanjutnya mungkin memerlukan katalis berupa peristiwa yang mengganggu sistem keuangan tradisional. Ia tidak terkejut jika Bitcoin mencapai satu juta dolar dalam lima tahun, tetapi berharap kenaikan tersebut terjadi secara perlahan untuk stabilitas aset. Dia menekankan pentingnya pendidikan dalam mengatasi kesenjangan pemahaman, termasuk perbedaan mendasar antara memegang Bitcoin secara langsung dan melalui ETP, serta perbedaan antara berbagai aset kripto. Meskipun institusi keuangan besar seperti Morgan Stanley menawarkan layanan terpusat yang memudahkan likuiditas dan perencanaan warisan, Oldenburg menghargai dan berharap semangat 'cypherpunk' dan kedaulatan diri dalam ekosistem Bitcoin tetap hidup. Menurutnya, perjalanan aset digital masih sangat panjang dan akan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi.

marsbit1j yang lalu

Dialog dengan Kepala Strategi Digital Morgan Stanley: Bitcoin Mencapai Satu Juta Dolar Bukan Tidak Mungkin, Tapi Saya Harap Perlahan

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli ZK

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian ZKsync (ZK) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli ZKsync (ZK) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan ZKsync (ZK) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan ZKsync (ZK) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading ZKsync (ZK)Lakukan trading ZKsync (ZK) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

344 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.13Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli ZK

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ZK (ZK) disajikan di bawah ini.

活动图片