Tornado Cash 制裁事件和“投毒”事件引发的四点思考

元宇宙之道Dipublikasikan tanggal 2022-08-10Terakhir diperbarui pada 2022-08-10

Abstrak

隐私对于 Crypto 来说是一件很奇怪的事,很多人不以为然,但也有人在不断专研新的隐私技术,那我们究竟是否应该拥抱隐私呢?

隐私对于 Crypto 来说是一件很奇怪的事,很多人不以为然,但也有人在不断专研新的隐私技术,那我们究竟是否应该拥抱隐私呢?

前些天,美国财政部宣布制裁了以太坊混币协议 Tornado Cash,并要求 Circle 冻结受制裁的 USDC 账户,此外,Tornado 的开发者也突然遭到了 GitHub 的暂时封杀。

而在今日凌晨,有人开始将 Tornado Cash 混币过的 ETH 发送到 Brian Armstrong、Beeple、Shaq 等业内知名人士的 ENS 钱包地址,目的是让这些钱包也受到污染,这也被很多网友戏称为加密界的“投毒”事件。

而这一连串事件暴露出来了很多问题,以下是笔者暂时看到的 4 点:

1、老生常谈的中心化稳定币审查问题

USDC 作为一个受美国监管机构监管的中心化稳定币,自然是无法抗审查的,根据 Circle 首席执行官 Jeremy Allaire 透露,如果他们不冻结受制裁的地址,将面临故意逃避美国制裁合规义务的指控,这可能会导致最高 30 年的监禁。

这里需要明确的一点是,抗审查是适用于所有人的,因为被恶意“投毒”就会面临审查问题,那此时就关乎到你的财产了,哪怕你是无辜的,你的资产也可能会遭到冻结。

那我们是不是应该拥护一个去中心化的稳定币,最好是使用无需信任的比特币作为抵押品?(注意:WBTC 是需要信任的,它无法抵抗审查,因此 Makerdao 的方法是不可行的,我们首先需要的一个无需信任的 BTC 跨链方案)

2、中心化代码库的审查问题

此次 Tornado Cash 事件,GitHub 的封杀动作是令人意想不到的,而绝大部分所谓去中心化的 Crypto 项目代码库都依托于 GitHub ,因此有人便倡议建立去中心化的 GitHub,而例如 Radicle 这样的开发工具正在尝试做这样的事。

3、ENS 的隐私泄露问题

ENS 将复杂的以太坊地址替换为便于人类记忆的字符,这有助于 Crypto 的普及,然而它也带来了严重的隐私泄露问题。

以往,我们只是通过 ENS 地址来查探别人的财务数据,这仅仅是侵犯了隐私,但并没有造成实际的威胁,而在这次“投毒”事件当中,相关的 ENS 地址都可能会遇到一些麻烦。

这也提醒了我们,ENS 地址并不适合与个人的财务关联到一起。

4、可选隐私协议的致命缺点

最后,是 Tornado Cash 协议本身的问题,由于它是一个自由选择使用的协议,因此普通 Crypto 用户不太会去使用这个协议,而像黑客等对隐私需求较大的“用户”才会经常使用 Tornado Cash 混币协议,这引发了美国监管机构的担忧,并最终引来了制裁。

但如果隐私是一种默认选项,网络中的任何交易都带有隐私属性,那么这个网络的抗审查性会更强,当然,监管机构依然会追查相关的涉黑交易,这要求网络提供的隐私属性并不是绝对的,否则整个网络依然会遭到制裁。

而例如 Aleo 以及 Aztec 这样的通用隐私层协议,可能会改善这方面的一些问题,而它们能否平衡监管与协议可用性,会是它们能否取得成功的关键。

小结

全球监管机构对 Crypto 行业的监管只会越来越紧,这无疑会对现有的一些脆弱的基础设施造成巨大的冲击,但对一些新兴事物或叙事,这也意味着新的机会。而隐私作为区块链的重要属性之一,往往是被多数人忽视的,希望最近的事件能够改变这种状态,当然,需要指出的是,绝对的隐私是不允许被实现的,这一点不用怀疑。

Bacaan Terkait

Jika STRC Tidak Kembali ke Anchor, Maka Tidak Ada Bull Run untuk BTC

Penulis menganalisis situasi saham preferen STRC MicroStrategy yang terus "terlepas" dari nilai target $100, kini diperdagangkan sekitar $75. Penyusutan nilai ini mengancam saluran pendanaan utama perusahaan. STRC dirancang sebagai alat pendanaan efisien untuk terus membeli Bitcoin (BTC). Namun, pelepasan nilai berarti MicroStrategy kesulitan menerbitkan saham preferen baru dengan harga penuh. Lebih buruk lagi, STRC yang beredar ($10,49 miliar) membebani arus kas dengan dividen tunai tahunan sekitar $1,2 miliar. Dengan cadangan tunai sekitar $14 miliar, perusahaan hanya dapat menutupi pembayaran dividen ini kurang dari setahun. Untuk mengatasi kekurangan uang tunai dan tetap membeli BTC, MicroStrategy kini mengandalkan penerbitan saham biasa (ATM Offering). Namun, dalam penawaran terbaru, hanya 10% dana yang digunakan untuk membeli BTC, sementara 90% untuk menambah cadangan kas. Praktik ini mengakibatkan pengenceran kepemilikan BTC per saham bagi pemegang saham biasa, yang dapat melemahkan proposisi nilai inti perusahaan. Sebagai pembeli marginal terbesar BTC, perubahan strategi MicroStrategy dari pembeli agresif menjadi perusahaan yang berfokus pada pelestarian kas berisiko mengurangi tekanan beli yang stabil di pasar BTC. Jika tekanan keuangan memburuk, kemungkinan penjualan BTC oleh perusahaan dapat menjadi risiko baru bagi pasar, mengubah perannya dari pendorong menjadi ancaman potensial.

marsbit36m yang lalu

Jika STRC Tidak Kembali ke Anchor, Maka Tidak Ada Bull Run untuk BTC

marsbit36m yang lalu

STRC Tidak Kembali ke Anchor, BTC Tidak Akan Ada Bull Market

Strategi Keuangan MicroStrategy (STRC) terus mengalami de-anchoring dari nilai targetnya sebesar $100, dengan harga jatuh hingga mendekati $75. Artikel ini menganalisis implikasi seriusnya bagi MicroStrategy dan pasar Bitcoin (BTC). STRC adalah alat pendanaan utama MicroStrategy, dirancang untuk mendanai pembelian BTC secara berkelanjutan. De-anchoring yang terus-menerus merusak kemampuan pendanaan ini. Lebih berbahaya lagi, STRC kini menjadi beban arus kas karena mewajibkan pembayaran dividen tunai tahunan lebih dari $1,2 miliar. Dengan cadangan tunai sekitar $1,4 miliar, MicroStrategy hanya dapat menutupi pembayaran dividen ini kurang dari setahun. Untuk mengatasi tekanan likuiditas, MicroStrategy telah beralih ke penjualan saham biasa (ATM Offering). Namun, dana yang terkumpul kini lebih banyak digunakan untuk menambah cadangan kas daripada membeli BTC, yang menyebabkan dilusi nilai BTC per saham bagi pemegang saham biasa. Jika tren ini berlanjut, model bisnis inti perusahaan—terus menambah kepemilikan BTC per saham—akan terancam. Sebagai pembeli marjinal terbesar BTC, perubahan ini memiliki dampak signifikan. Aliran pembelian baru MicroStrategy ke pasar BTC melemah. Lebih mengkhawatirkan, tekanan arus kas dapat memaksa perusahaan untuk menjual sebagian dari kepemilikannya yang besar, mengubahnya dari pendorong utama harga menjadi risiko potensial di atas pasar. Artikel menyimpulkan bahwa selama masalah STRC tidak terselesaikan, tekanan pada model bisnis MicroStrategy akan terus membayangi prospek pemulihan harga Bitcoin.

Odaily星球日报36m yang lalu

STRC Tidak Kembali ke Anchor, BTC Tidak Akan Ada Bull Market

Odaily星球日报36m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片