Bitcoin: Analysts’ take on where BTC could go next

AmbcryptoDipublikasikan tanggal 2022-08-10Terakhir diperbarui pada 2022-08-10

Abstrak

The king coin of cryptocurrencies continues to divide opinions among skeptics with its latest movement.

The king coin of cryptocurrencies continues to divide opinions among skeptics with its latest movement. After rejecting the $24.2K resistance, BTC prices have crashed below $23,450 at press time according to CoinMarketCap.

This rejection has raised many eyebrows in the community since market conditions have improved of late.

Galaxy Digital CEO Mike Novogratz recently told Bloomberg that he remains doubtful if Bitcoin will push the $30K barrier anytime soon.

“Will Bitcoin get through USD 30,000 on this move up? We will see. I’m doubtful. I think we’re going to probably be in this range now. I quite frankly would be happy if we’re in a USD 20,000, USD 22,000, or USD 30,000 range for a while.”

Novogratz further stated, “We’re not seeing huge institutional flows, to be fair, but we’re not seeing anyone back away.”

Not everyone agrees

That being said, a CryptoQuant insight recent signaled a bullish line across Bitcoin after seeing contract openings in the futures market.

According to the update, “expectations of an improvement in macro sentiment lead short-term betters to build positions in the futures market (open interest), betting on the momentum gain that could channel prices higher.”

However, it remains to be seen if this futures-led rally can prove to be sustainable. This is true, especially for short-term investors who change positions quickly as they are sensitive to changes in general sentiment.

Another bullish indicator was laid out by prominent trader Tone Vays on his YouTube channel. He shed light on a historically bullish signal that preceded BTC’s bottoms in 2015 and 2018 bear markets.

According to Vays, a bullish signal could open up in “about three weeks” which could be as late as the end of August.

“I like the bullish structure here. This is the monthly Heikin-Ashi chart. I would like to see an actual MRI buy. Historically, these MRI buys have been incredible. Back in 2018, we had the perfect buying opportunity, back in 2015 as well. And if the bear market was longer [in 2013], I’m sure we could have gotten one back then as well. And here it is: the third ever MRI buy coming up in about three weeks unless the price rallies a lot significantly, which I hope it does, but we will see.”

Bacaan Terkait

Dari Kolam Penambangan ke Mars: Mengapa Wang Chun Duduk di Kabin Pilot SpaceX?

**Penulis: Winnie, CryptoPulse** Pengumuman bahwa Wang Chun, pendiri bersama F2Pool (salah satu kolam penambangan Bitcoin tertua), akan menjadi komandan misi komersial antarbintang pertama SpaceX ke Mars mengejutkan banyak orang. Namun, ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil logis dari konvergensi industri kripto dan eksplorasi luar angkasa. **Pria di Balik F2Pool:** Wang Chun adalah salah satu pionir awal Bitcoin yang membangun infrastruktur inti, bukan sekadar spekulan. F2Pool membantu membentuk jaringan komputasi global Bitcoin, menjadikan para penambang sebagai "pekerja energi" dunia digital. Visinya sebagai pembangun infrastruktur selaras dengan mentalitas jangka panjang dan rekayasa yang dibutuhkan SpaceX. **Koneksi yang Mendalam:** Industri kripto dan SpaceX semakin terkait karena keduanya mewakili **infrastruktur peradaban masa depan**. SpaceX bertujuan mengurangi biaya akses luar angkasa secara drastis, yang akan membuka ekonomi baru di orbit dan planet lain. Di sana, sistem keuangan tradisional berbasis negara mungkin tidak berlaku, dan **kripto dapat menjadi tulang punggung nilai untuk ekonomi antarbintang**. Kedua bidang juga memiliki **semangat yang sama: high-risk long-termism** – percaya pada tujuan yang tampak gila tetapi berpotensi mengubah dunia. **Pergeseran Paradigma:** Perjalanan Wang Chun melambangkan pergeseran sejarah dalam eksplorasi luar angkasa. Dari yang sebelumnya didominasi oleh program negara (seperti NASA), kini beralih ke **era peradaban komersial** yang dipimpin perusahaan swasta seperti SpaceX, didukung oleh modal teknologi global, AI, dan para visioner. Partisipasinya menegaskan bahwa peserta eksplorasi masa depan tidak lagi hanya astronot karir, tetapi juga pengusaha, insinyur, dan pemodal teknologi. **Inti dari Semua Ini:** Peristiwa ini bukan sekadar tentang seseorang yang terbang ke Mars. Ini adalah pertanda bahwa kekuatan pendorong perluasan peradaban manusia sedang bergeser dari mesin negara menuju **perusahaan teknologi, sistem AI, dan modal teknologi global**. Perjalanan Wang Chun dari kolam penambangan ke kursi pilot SpaceX mungkin adalah pratinjau dari evolusi peradaban teknologi dalam beberapa dekade mendatang.

marsbit56m yang lalu

Dari Kolam Penambangan ke Mars: Mengapa Wang Chun Duduk di Kabin Pilot SpaceX?

marsbit56m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片