Hyperliquid Policy Center Maps Out Multi-Year Agenda, CEO Sets 3 Key Goals

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2026-03-05Terakhir diperbarui pada 2026-03-05

Abstrak

Jake Chervinsky, CEO of the Hyperliquid Policy Center (HPC), has outlined a multi-year policy agenda to reshape DeFi regulation in the U.S. The independent research and advocacy organization aims to promote clear rules for decentralized finance, focusing on expanding lawful U.S. access to decentralized perpetual derivatives markets and protecting open-source developers from being misclassified as financial intermediaries. HPC is actively supporting the CLARITY Act to include explicit protections for DeFi builders. Chervinsky highlighted three key goals: establishing CFTC and SEC pathways for legal trading of commodity and equity perpetuals on decentralized platforms like Hyperliquid, and securing passage of the CLARITY Act with strong developer safeguards.

Jake Chervinsky, CEO of the newly formed Hyperliquid Policy Center (HPC), has laid out a policy roadmap aimed at reshaping how decentralized finance (DeFi) is regulated in the United States.

Hyperliquid Policy Center Pushes For Clear DeFi Rules

In a recent interview with Flood, Chervinsky discussed both the center’s long-term objectives and the broader regulatory climate in Washington, where lawmakers and agencies are actively debating the future of digital assets.

Chervinsky described HPC as an independent research and advocacy organization dedicated to promoting clear and constructive rules for DeFi. Its mission, he explained, is to work directly with regulators to craft frameworks that allow Americans to participate in decentralized markets while maintaining appropriate oversight.

One of the Hyperliquid Policy Center’s most immediate priorities is expanding lawful access to decentralized perpetual derivatives markets, an area that remains largely off-limits to US participants under current regulatory interpretations.

Beyond derivatives access, HPC is also focused on ensuring that developers building decentralized protocols are not swept into regulatory categories meant for traditional financial institutions.

In his view, open-source developers creating non-custodial DeFi tools should not be treated as money transmitters or financial intermediaries simply because others use their software.

HPC Sets Three Regulatory Goals

The interview also touched on the broader crypto market structure legislation, which is currently stuck in a deadlock in Congress amid ongoing negotiations between the banking and crypto sectors over key provisions.

For HPC, one of the most important elements of the CLARITY Act is explicit protection for DeFi developers. Chervinsky said the center is actively advocating for language that would shield builders of open-source, non-custodial software from being mischaracterized.

The executive also highlighted how real-world market activity can influence policy discussions. He pointed to a recent surge in trading volume on Hyperliquid during a weekend marked by activity tied to HIP-3.

With traditional financial markets closed, decentralized trading continued uninterrupted, offering what he described as a practical demonstration of the advantages of 24/7 blockchain-based infrastructure.

According to Chervinsky, examples like this resonate more strongly with policymakers than abstract arguments about blockchain’s potential. Looking ahead, Chervinsky outlined three benchmarks that would define success for HPC in the coming years.

The first is working with the Commodity Futures Trading Commission (CFTC) to create a pathway that would allow US individuals and institutions to legally trade commodity-based perpetual futures on decentralized platforms such as Hyperliquid.

The second goal involves pursuing a similar regulatory framework through the SEC to enable rulemaking around equity perpetuals. The third is securing passage of the CLARITY Act with robust protections for DeFi developers included in the final text.

The daily chart shows HYPE’s retracement to $30 on Thursday. Source: HYPEUSDT on TradingView.com

At the time of writing, Hyperliquid’s native token, HYPE, was trading at $30.44. This represented a 5% loss over the previous 24 hours, in line with the broader crypto market’s retracement following a brief surge on Wednesday.

Featured image from OpenArt, chart from TradingView.com

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QWhat is the primary mission of the newly formed Hyperliquid Policy Center (HPC) as described by its CEO?

AThe primary mission of the Hyperliquid Policy Center is to work directly with regulators to promote clear and constructive rules for DeFi, crafting frameworks that allow Americans to participate in decentralized markets while maintaining appropriate oversight.

QWhat are the three key regulatory goals that CEO Jake Chervinsky outlined for HPC?

AThe three key goals are: 1) Working with the CFTC to create a pathway for US individuals and institutions to legally trade commodity-based perpetual futures on decentralized platforms. 2) Pursuing a similar regulatory framework through the SEC for equity perpetuals. 3) Securing passage of the CLARITY Act with robust protections for DeFi developers.

QWhy does HPC advocate for explicit protection for DeFi developers in the CLARITY Act?

AHPC advocates for this protection to ensure that open-source developers creating non-custodial DeFi tools are not mischaracterized as money transmitters or financial intermediaries simply because others use their software.

QWhat practical example did Chervinsky use to demonstrate the advantages of decentralized trading to policymakers?

AHe pointed to a recent surge in trading volume on Hyperliquid during a weekend when traditional financial markets were closed, which demonstrated the advantages of uninterrupted 24/7 blockchain-based infrastructure.

QWhat was the trading price and performance of Hyperliquid's native token HYPE at the time of writing?

AAt the time of writing, HYPE was trading at $30.44, representing a 5% loss over the previous 24 hours, in line with the broader crypto market's retracement.

Bacaan Terkait

UNI Berhasil Melipatgandakan Nilainya dalam Dua Bulan di Tengah Tren Turun: Sebuah Pemulihan Nilai yang Terlambat 5 Tahun

UNI, token asli dari bursa terdesentralisasi (DEX) Uniswap, telah mengalami peningkatan harga hampir 100% dalam dua bulan (Juni-Juli), berlawanan dengan tren pasar yang lesu. Kenaikan ini didorong oleh aktivasi efektif "sakelar biaya" (*fee switch*) setelah tertunda selama bertahun-tahun. Mekanisme intinya adalah pemusnahan (*burn*) token UNI secara berkala. Sebagian biaya transaksi dari berbagai *pool* Uniswap (v2, v3, v4) dan pendapatan dari Unichain kini dialirkan ke kontrak khusus (TokenJar) yang secara otomatis membeli dan memusnahkan UNI dari pasar, menciptakan pembeli konstan. Awalnya, setelah diaktifkan pada Desember 2025, mekanisme ini hanya menghasilkan pendapatan dan pemusnahan yang kecil, sehingga respon pasar biasa saja. Situasi berubah drastis pada Juli dengan peluncuran Robinhood Chain, yang dirancang untuk tokenisasi saham. Volume perdagangan di Uniswap meledak, dan setelah ekstensi mekanisme biaya ke *pool* v4 dan rantai Robinhood, pendapatan harian protokol melonjak. Pemusnahan harian UNI meningkat dari sekitar $114,000 menjadi lebih dari $325,000, dengan Robinhood Chain menyumbang lebih dari setengahnya. Narasi utama pergeseran ini adalah transformasi UNI dari sekadar token tata kelola (*governance*) menjadi aset yang memiliki arus kas riil. Keberhasilan mekanisme *burn* ini juga didukung oleh struktur kepemilikan UNI yang sudah matang dan tersebar luas, tanpa tekanan penjualan besar dari *unlock* token baru, sehingga pembelian untuk pemusnahan berdampak nyata pada pasar. Tantangan ke depan adalah mempertahankan volume perdagangan tinggi di Robinhood Chain setelah subsidi gas berakhir dalam sekitar 90 hari, yang akan menentukan apakah kenaikan ini merupakan awal dari penemuan nilai jangka panjang atau hanya ilusi sementara.

marsbit29m yang lalu

UNI Berhasil Melipatgandakan Nilainya dalam Dua Bulan di Tengah Tren Turun: Sebuah Pemulihan Nilai yang Terlambat 5 Tahun

marsbit29m yang lalu

Sam Altman Mengakui: Pernah Terlalu Tinggi Memperkirakan AI Akan Merebut Pekerjaan! Jensen Huang: Narasi PHK Itu Sepenuhnya Terbalik

Sam Altman mengakui bahwa ia sebelumnya melebih-lebihkan kecepatan AI mengambil alih pekerjaan kerah putih tingkat pemula, dan "kiamat pekerjaan" mungkin tidak akan terjadi. Orang-orang tidak benar-benar menginginkan CEO AI karena mereka ingin tahu siapa yang bertanggung jawab atas keputusan dan siapa yang harus dimintai pertanggungjawaban jika terjadi masalah. Hampir bersamaan, Jensen Huang dari NVIDIA menyatakan bahwa narasi "AI menghancurkan pekerjaan" sepenuhnya terbalik. AI mengambil alih tugas-tugas tertentu dalam suatu pekerjaan, tetapi itu tidak sama dengan menghilangkan seluruh pekerjaan. Pekerjaan masih membutuhkan komunikasi, penilaian, koordinasi, peninjauan, dan tanggung jawab. Data dari Universitas Maryland dan LinkUp menunjukkan bahwa hingga kuartal keempat 2025, tidak ada bukti bahwa AI mengurangi permintaan tenaga kerja secara keseluruhan di AS. Posisi untuk lulusan baru justru meningkat. Namun, tugas-tugas standar yang menjadi tangga masuk bagi pekerja pemula sedang diambil alih oleh AI, sehingga menyulitkan mereka untuk mendapatkan pengalaman dasar. Kesimpulannya, nilai pekerjaan manusia justru meningkat ke arah tanggung jawab, membangun kepercayaan, dan menetapkan tujuan. Bagian dari pekerjaan yang membutuhkan pertanggungjawaban manusia dan kehadiran personal adalah pertahanan sejati yang tidak dapat digantikan oleh AI.

marsbit2j yang lalu

Sam Altman Mengakui: Pernah Terlalu Tinggi Memperkirakan AI Akan Merebut Pekerjaan! Jensen Huang: Narasi PHK Itu Sepenuhnya Terbalik

marsbit2j yang lalu

Perubahan Besar-besaran di Fed? Laporan: Walsh Pertimbangkan Kurangi Frekuensi Rapat Suku Bunga, Langgar Konvensi 40 Tahun

Ketua Fed Wall sedang mempertimbangkan untuk mengurangi frekuensi pertemuan suku bunga tahunan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), yang dapat menjadi perubahan besar dalam cara operasi Fed selama beberapa dekade. Menurut The New York Times, Walsh mengusulkan ide penyesuaian frekuensi pertemuan dalam rapat Fed minggu ini. Pengaturan baru kemungkinan akan ditetapkan sebelum pertemuan suku bunga berikutnya pada pertengahan September, meskipun perubahan spesifik mungkin baru diterapkan lebih lambat. Mengurangi frekuensi pertemuan akan memutus kebiasaan "delapan kali setahun, sekitar setiap enam minggu sekali" yang telah berlaku sejak 1981. Hal ini berpotensi melemahkan kemampuan Fed untuk merespons perubahan inflasi dan pasar tenaga kerja, serta mengurangi saluran pasar untuk mendapatkan sinyal kebijakan moneter, membalikkan tren peningkatan transparansi informasi Fed selama beberapa dekade. Hukum Perbankan tahun 1935 mensyaratkan FOMC "mengadakan setidaknya empat pertemuan setiap tahunnya." Menariknya, Walsh sendiri sebelumnya menyatakan dalam sidang konfirmasi Kongres bahwa empat pertemuan "tidak cukup," menciptakan kontradiksi dengan arah diskusi saat ini. Sistem delapan pertemuan tahunan, yang ditetapkan di bawah mantan Ketua Paul A. Volcker, telah menetapkan kerangka kerja yang dapat diprediksi. Mengurangi jumlah pertemuan tidak hanya berarti lebih sedikit kesempatan untuk pemungutan suara, tetapi juga dapat mempersempit jendela informasi bagi publik untuk memahami penilaian jalur suku bunga Fed, lebih lanjut mengurangi transparansi kebijakan. Ini selaras dengan gaya Walsh yang telah mempersingkat pernyataan kebijakan pasca-rapat dan jarang menyampaikan pandangan terbuka. Pengurangan frekuensi pertemuan adalah bagian dari agenda "reformasi kelembagaan" Walsh sejak menjabat pada Mei. Sejarah menunjukkan frekuensi pertemuan Fed tidak selalu statis; sebelum 1981, rapat diadakan lebih sering, bahkan 19 kali pada tahun 1956. Sebuah memo internal tahun 1988 pernah mengevaluasi kelebihan dan kekurangan pertemuan yang lebih sering, menyimpulkan bahwa jadwal delapan rapat masih "dapat dianggap tepat." Jika rencana pengurangan Walsh diterapkan, dampaknya terhadap aliran informasi pasar, fleksibilitas kebijakan Fed, dan cara komunikasi bank sentral dengan pasar akan terus diawasi dengan ketat.

marsbit2j yang lalu

Perubahan Besar-besaran di Fed? Laporan: Walsh Pertimbangkan Kurangi Frekuensi Rapat Suku Bunga, Langgar Konvensi 40 Tahun

marsbit2j yang lalu

Pilihan Editor Mingguan Weekly Editor's Picks (0725-0731)

**Pilihan Editor Mingguan (25-31 Juli): Sorotan Analisis Mendalam** Aliran informasi terlalu cepat, artikel analisis mendalam mudah tenggelam dalam sorotan panas. "Pilihan Editor Mingguan" menyaring konten bernilai dari banjir informasi, menghilangkan noise, dan menyajikan wawasan. **Lanskap Makro:** Pertemuan Fed penuh ketidakpastian akibat tarik-menarik antara data inflasi/ketenagakerjaan yang lebih lemah dan tekanan geopolitik/hawkish. Pasar telah membayar premi untuk risiko kenaikan suku bunga. **Investasi & Startup:** Nilai jangka panjang crypto terletak pada memahami aset dasar dan ketahanan menghadapi volatilitas. Fokus pada Bitcoin ("vault digital") dan blockchain pintar berkualitas ("jalur ekonomi dasar") lebih baik daripada mencoba mengalahkan siklus. Global saham, terutama teknologi, semakin menyerupai pasar crypto dengan narasi yang mendominasi valuasi. **AI & Penyimpanan:** Pasar kredit mulai mematok risiko ekspansi infrastruktur AI cloud Nvidia. Kebangkitan industri chip China mengguncang logika harga pasar memori global. Meski pendapatan tumbuh, harga token crypto sering tak mengikuti karena tekanan penjualan dari token yang tidak terkunci, insentif, dan sentimen pasar. Untuk saham memori seperti SK Hynix, kinerja bagus saja tak cukup; pasar menuntut pertumbuhan yang terus melampaui ekspektasi tinggi. **Kebijakan & Stablecoin:** UU Clarity Act terhambat di garis akhir karena perdebatan klausul etika dan persaingan untuk waktu pemungutan suara di Senat. Kegagalannya mungkin berdampak terbatas bagi pasar crypto secara luas, tetapi akan menyulitkan legislasi masa depan. **CeFi & DeFi:** TradeXYZ menunjukkan akurasi tinggi dalam penentuan harga IPO. Kenaikan ONDO didorong oleh perannya sebagai pemain kunci dalam tokenisasi saham AS di chain, meski lebih sebagai reaksi jangka pendek. **Ethereum & Penskalaan:** Migrasi besar-besaran ETH staking Lido ke validator baru pasca-upgrade Pectra bertujuan untuk efisiensi modal, meski tak langsung mengurangi biaya gas. Harga ETH yang lemah mencerminkan kebingungan investor tentang logika pertumbuhan nilainya. **Keamanan:** Kebangkrutan Poolin menjadi pengingat bahwa dompet platform bukanlah penyimpanan aset profesional. **Sorotan Singkat Minggu Ini:** Fed pertahankan suku bunga; MiCA berlaku di Eropa; Dana pensiun Korea beli saham; IPO ChangXin Technology catat rekor; komentar dari Buterin, Altman, dan Tom Lee; kesepakatan chip AI raksasa Korea-AS; penurunan "raja AI" Wall Street; Metaplanet terbitkan obligasi untuk beli Bitcoin; data kepemilikan saham pemerintah Trump,市值 Apple tembus $5T, penurunan valuasi SpaceX; insiden likuidasi abnormal kontrak SK Hynix di Hyperliquid.

marsbit2j yang lalu

Pilihan Editor Mingguan Weekly Editor's Picks (0725-0731)

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli LA

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Lagrange (LA) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Lagrange (LA) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Lagrange (LA) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Lagrange (LA) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Lagrange (LA)Lakukan trading Lagrange (LA) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

559 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.06.04Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli LA

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga LA (LA) disajikan di bawah ini.

活动图片