传统金融上链「阳谋」:巨头拥抱的加密,为何注定失败?

marsbitDipublikasikan tanggal 2026-01-02Terakhir diperbarui pada 2026-01-02

Abstrak

传统金融巨头正积极拥抱区块链技术,但其“上链”方式本质上是为了维持自身权力和利润,而非真正接纳加密世界的去中心化精神。这些机构(如DTCC、Visa、大型银行)长期垄断金融基础设施,依靠反竞争的设计和监管护城河获取巨额收益。加密世界的出现带来了第二个独立系统,其核心是开放、无需许可的架构,允许任何人参与竞争,而这直接威胁到传统巨头的地位。 因此,传统金融机构更倾向于支持中心化、许可制的区块链方案,由自己控制验证权、费用和数据访问,而非拥抱去中心化、抗审查的公有链。这种选择源于其维护既得利益的内在动机,而非对技术未来的真诚信仰。作者警告,传统金融所推崇的“加密版本”很可能失败,因为真正的区块链价值在于去中心化。历史将证明,没有去中心化的链毫无意义。

撰文:Omid Malekan

编译:AididiaoJP,Foresight News

这是一个警告:随着传统金融逐渐拥抱区块链,那些最大型金融中介机构的动向,很可能恰恰预示着未来的失败。他们越是热情拥抱某种特定形态的加密世界,那种形态就越不可能真正成功。

那些巨型的交易所、清算所、银行、经纪商和支付提供商。这些家喻户晓的名字,未来一年会因其对区块链「谨慎」的拥抱而频频登上头条。

这些机构如何「上链」,主要反映的是它们维持自身权力与利润的欲望,而非揭示了加密未来的某种真理。

这并非对这些机构的批判,也非某种意识形态阴谋论。首先这是支撑所有加密世界的一个核心原则的延伸:激励决定行为。其次这承认了所有这些机构的领导者都必须面对并解决的一个根本矛盾。

它们的权力与利润,源于它们在金融基础设施「管道」中的核心地位。系统设计和监管护城河相结合,使它们在几无竞争的环境下赚取巨额利润。传统金融的架构造就了特定的「管道系统」,而它们控制着关键的管道。几十年来,它们一直在巩固这种控制。

美国证券存托与清算公司(DTCC)成立 53 年,Visa 成立 67 年,SWIFT 超过 50 年,甚至于最大的银行更是已有数百年历史。

在这些机构的现任管理者职业生涯中,从未面临过真正的生存威胁。没错,Visa 和万事达在高端信用卡领域竞争,大银行在外汇交易量上争夺排名,但它们的领导者从未担心过彻底出局,从来没有。

这些公司数万亿美元的市值、数千亿美元的收入、高管们数千万的薪酬,全部源于一个单一的事实:只有一个金融系统,而它们在其中的地位几乎稳如泰山。

这时,加密世界出现了。这是第二个,并且目前完全独立的系统。不仅如此它的核心目标正是改变金融的架构,打造一个最重要的「管道」不为任何人私有、而是对所有人开放的「管道系统」。

去中心化系统的抗审查性,不仅保护用户,也保护建设者和竞争者。这一特性确保了传统金融早已消失的竞争流动性。

任何创业者都可以接入以太坊,用它来处理支付,或者更进一步,建立自己的支付服务。但几乎没有创业者能接入美联储的 Fedwire 系统。因此要创立一家公司来与像摩根大通这样的代理银行竞争,你必须先成为摩根大通的客户。

同理,全球任何代币化初创公司都可以接入以太坊等无需许可的区块链。但没有初创公司能接入美国证券存托与清算公司(DTCC)旗下、处于美国股票清算核心的「国家证券清算公司」(NSCC)。初创公司只能通过像纽约梅隆银行(BNY)这样的清算经纪商来使用此基础设施。

现在猜猜谁拥有并管理 DTCC?答案正是纽约梅隆银行这类清算经纪商。

大多数人没有意识到,传统金融的核心「管道」是多么的反竞争。若将此比喻为互联网,那就好比谷歌、亚马逊等少数几家公司拥有所有的网络服务器,而你想在广告或电商领域与它们竞争的唯一途径,就是向它们付费。

那么当加密世界已重要到无法忽视,这些坐拥巨大利润、早已不习惯竞争、地位稳固的行业巨头,会怎么做呢?

它们会主动放弃权力和利润吗?从拥有全部基础设施、毫无竞争压力的舒适环境,主动跳入一个竞争惨烈的「地狱」?在它们高效的护城河上放下吊桥,邀请入侵者进来?决定少赚钱,看着股价下跌,少拿奖金?

我认为不会。

但别只听我说。请设身处地,想象一下运营这些机构的聪明人会怎么想。

你运营着 DTCC 的子公司,可以说是地球上最中心化的公司之一,其垄断地位受半个世纪的证券法保护。你会拥抱建立在以太坊上的代币化方案吗?在那个平台上,任何人都可以与你竞争。还是说,你会倾力支持某个公司链,其领导层多年来一直在你耳边灌输甜言蜜语?

「我的链是许可制的。由我决定谁能验证交易、谁能使用、费用多少、谁能查看数据,甚至是我原生代币的供应量。我掌握一切权力。我可以邀请任何人加入我的网络,但我选择了你......」

现在,再设身处地,想象一下最大型传统金融交易所和支付处理商的领导者。你会选择拥抱我这样的人所期待的加密版本吗?那个去中心化、抗审查,并允许从加密原生初创公司到非金融行业巨头(谷歌?Meta?沃尔玛?)所有人都能与你正面竞争的版本?

还是会拥抱那个基于「贵公司今天举足轻重,未来也必须如此」这一前提的版本?

「我在你们行业工作了几十年。我和你穿同样的西装,同样的 Patagonia 背心。我知道你们需要什么,我设计了一个中心化的区块链,能让你们保持权力和主导地位。我的目标不是颠覆或取代你们,而是帮你们提升效率。」

传统金融机构庞大而官僚。它们雇用了许多聪明人,其中一些确实「懂得」无需许可的基础设施、智能合约和代币化能带来的社会效益。但它们的领导者之所以能坐上今天的位置,正是因为他们深谙并拥抱了中心化之道。

那么,如果你是全球最大银行之一的 CEO,坐在崭新摩天大楼的顶层呢?多年来,你一直公开反对加密货币,称其为欺诈和犯罪工具。你的一些年轻高管不以为然,他们看好比特币、以太坊、Solana,希望公司向那个方向迈进。但这时,一位更资深、职位更高的高管向你提出了另一个方案:

「区块链技术是好的,但去中心化是坏的。让我们为自己的客户建立或控制一个中心化的区块链。我们可以提供代币和智能合约,但一切由我们控制。我们是世界上最伟大的银行。由我们掌控,才是真正的社会福祉。」

作为 CEO,你会选择哪一个?

在 2025 年即将结束之际,我留给所有人的最后忠告是:要警惕这些机构在「上链」过程中试图释放的「信号」。它们所拥抱、倾力支持、出资并游说的那种「加密版本」,很可能不会是最终胜出的版本。

我确信,它们所钟爱的那个愿景必将失败。

如果你想当「西装追捧者」,请自便,但历史不会对此表示赞赏。没有去中心化的区块链,毫无意义。

这并非说中心化本身是坏的,或必须在所有领域被废除。而是说,它不属于链上。那些最大型传统金融机构的领导者们不这么想,这无关紧要。为他们辩解一句:他们只是在维护自身利益罢了。

那么,你的借口又是什么?

随着传统金融逐渐上链,那些最大中介机构的行动,恰恰是未来真实面貌的反指标。他们越是热情拥抱某种特定形态的加密世界,那种形态就越不可能成功。

未来,必将与过去截然不同。

Pertanyaan Terkait

Q为什么作者认为传统金融巨头拥抱加密的特定形态注定失败?

A作者认为传统金融巨头的权力和利润源于其在中心化金融基础设施中的垄断地位,而它们拥抱加密的目的是维持自身权力而非真正接受去中心化理念。它们倾向于选择许可制、中心化的区块链方案,这与加密技术去中心化、抗审查的核心原则相悖,因此这种拥抱注定失败。

Q传统金融巨头在加密世界中面临的根本矛盾是什么?

A传统金融巨头的根本矛盾在于:它们的现有权力和利润依赖于中心化、反竞争的金融基础设施,而加密技术的核心是去中心化和开放竞争。拥抱真正的加密技术意味着放弃垄断地位和巨额利润,这与它们的利益根本冲突。

Q作者如何用互联网类比传统金融的核心“管道”?

A作者将传统金融的核心“管道”类比为:少数几家公司(如谷歌、亚马逊)拥有所有网络服务器,而其他企业想在广告或电商领域与它们竞争的唯一途径是向它们付费。这揭示了传统金融基础设施的高度反竞争特性。

Q为什么去中心化区块链对竞争至关重要?

A去中心化区块链具有抗审查性和无需许可的特性,允许任何创业者或企业接入并构建竞争性服务,而传统金融基础设施则通过监管和系统设计限制竞争,确保少数巨头的垄断地位。

Q作者给读者的最终忠告是什么?

A作者提醒读者要警惕传统金融机构在“上链”过程中释放的信号,它们所拥抱的中心化加密版本很可能不会成功。真正的加密未来必须是去中心化的,而传统巨头的选择恰恰是未来真实面貌的反指标。

Bacaan Terkait

Debut Wash: Ketua FED yang Paling Paham Crypto Sepanjang Sejarah Akan Datangkan Kejutan atau Teror Bagi Pasar?

**Penampilan Perdana Kevin Warsh: Ketua Fed Paling Paham Crypto, Akan Bawa Kejutan atau Kekhawatiran?** Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh, bersiap untuk konferensi pers kebijakan moneter pertamanya di tengah situasi sulit: inflasi yang bangkit kembali, tekanan pasar untuk menaikkan suku bunga, dan desakan Presiden Trump untuk menurunkan suku bunga. Yang unik, Warsh adalah ketua Fed pertama yang secara terbuka memiliki portofolio investasi tidak langsung yang signifikan di aset kripto dan perusahaan Web3, mencakup berbagai sektor seperti blockchain, DeFi, dan infrastruktur pembayaran. Pemahaman pribadinya tentang teknologi ini berbeda dengan pendahulunya. Analisis kebijakannya berfokus pada dua hal: **sikap hawkish melawan inflasi** yang mungkin berarti lingkungan suku bunga ketat, dan **sikap ramah terhadap aset digital** yang bisa membawa perubahan regulasi dari "pencegahan" menjadi "integrasi dan inovasi". Dampak pada pasar kripto dapat dilihat dari: **pergeseran ekspektasi regulasi** yang lebih mendukung, **penetapan ulang premi risiko** bergantung pada komunikasi kebijakan yang jelas dari Warsh, serta **aliran modal global** yang mungkin mengalir lebih deras ke aset kripto karena legitimasi yang meningkat. Dua skenario utama untuk penampilan perdananya: 1. **Kejutan:** Gabungan sikap kebijakan moneter yang relatif lunak (dovish) dan sinyal ramah kripto dapat memulihkan sentimen pasar. 2. **Kekhawatiran:** Sinyal hawkish yang lebih keras dari perkiraan, seperti isyarat kenaikan suku bunga, dapat memicu tekanan jual di aset berisiko, termasuk kripto. Meski secara etika Warsh telah menjual semua kepemilikannya terkait kripto, pemahaman mendalamnya tentang blockchain diharapkan dapat membentuk kerangka regulasi yang lebih koheren dan mendukung, menjadi infrastruktur penting bagi arus utama aset kripto dalam jangka panjang.

marsbit5j yang lalu

Debut Wash: Ketua FED yang Paling Paham Crypto Sepanjang Sejarah Akan Datangkan Kejutan atau Teror Bagi Pasar?

marsbit5j yang lalu

AGI Bukan Akhir, Makalah Baru DeepMind: Menuju ASI, Kemajuan AI yang Sesungguhnya Baru Dimulai

Jika Kecerdasan Buatan Umum (AGI) tercapai, apakah itu titik akhir? Tim Google DeepMind dalam laporan terbarunya berpendapat bahwa AGI **bukanlah akhir perjalanan**. AI diprediksi akan terus berkembang melampaui kemampuan tim ahli manusia terbaik, menuju Superintelligence (ASI). Laporan ini membedakan tiga konsep: AGI (kecerdasan setara manusia rata-rata), ASI (melampaui manusia di hampir semua bidang), dan UAI (batas teoretis maksimal). Transisi dari AGI ke ASI dapat melalui empat jalur potensial: 1. **Ekspansi Lanjutan**: Meningkatkan skala komputasi, model, dan data. 2. **Inovasi Algoritma**: Penyempurnaan paradigma yang ada atau pergeseran paradigma baru. 3. **Peningkatan Diri Secara Rekursif**: AI yang lebih kuat membantu mengembangkan generasi AI berikutnya yang lebih kuat. 4. **Koordinasi Multi-Agen**: Kecerdasan kolektif dari banyak sistem AGI yang berkolaborasi. Namun, terdapat enam kemacetan potensial: dinding data, tekanan sumber daya ekonomi & alam, batasan paradigma jaringan saraf saat ini, meningkatnya kesulitan penelitian, hambatan abstraksi, serta tantangan regulasi dan penerimaan sosial. Laporan ini juga menyoroti bahwa jika AI melampaui manusia, sistem evaluasi (benchmark) yang ada menjadi tidak relevan. Diperlukan kerangka pengukuran baru, seperti tugas kolaborasi/kompetisi multi-agen, pengujian yang dihasilkan otomatis, atau indikator tidak langsung seperti produktivitas ekonomi. ASI bukanlah sistem ajaib yang mahatahu; perkembangannya tetap dibatasi oleh hukum fisika, kompleksitas komputasi, data, sumber daya, dan umpan balik dunia nyata. Arah dan kecepatan kemajuan AI masih penuh ketidakpastian, sehingga memerlukan penelitian, prediksi, dan mekanisme evaluasi yang terus diperbarui.

marsbit6j yang lalu

AGI Bukan Akhir, Makalah Baru DeepMind: Menuju ASI, Kemajuan AI yang Sesungguhnya Baru Dimulai

marsbit6j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Apa Itu $S$

Memahami SPERO: Tinjauan Komprehensif Pengenalan SPERO Seiring dengan perkembangan lanskap inovasi, munculnya teknologi web3 dan proyek cryptocurrency memainkan peran penting dalam membentuk masa depan digital. Salah satu proyek yang telah menarik perhatian di bidang dinamis ini adalah SPERO, yang dilambangkan sebagai SPERO,$$s$. Artikel ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyajikan informasi terperinci tentang SPERO, untuk membantu para penggemar dan investor memahami dasar-dasar, tujuan, dan inovasi dalam domain web3 dan crypto. Apa itu SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ adalah proyek unik dalam ruang crypto yang berusaha memanfaatkan prinsip desentralisasi dan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem yang mendorong keterlibatan, utilitas, dan inklusi finansial. Proyek ini dirancang untuk memfasilitasi interaksi peer-to-peer dengan cara baru, memberikan pengguna solusi dan layanan keuangan yang inovatif. Pada intinya, SPERO,$$s$ bertujuan untuk memberdayakan individu dengan menyediakan alat dan platform yang meningkatkan pengalaman pengguna dalam ruang cryptocurrency. Ini termasuk memungkinkan metode transaksi yang lebih fleksibel, mendorong inisiatif yang dipimpin komunitas, dan menciptakan jalur untuk peluang finansial melalui aplikasi terdesentralisasi (dApps). Visi mendasar dari SPERO,$$s$ berputar di sekitar inklusivitas, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan dalam keuangan tradisional sambil memanfaatkan manfaat teknologi blockchain. Siapa Pencipta SPERO,$$s$? Identitas pencipta SPERO,$$s$ tetap agak samar, karena ada sumber daya publik yang terbatas yang memberikan informasi latar belakang terperinci tentang pendiriannya. Kurangnya transparansi ini dapat berasal dari komitmen proyek terhadap desentralisasi—sebuah etos yang banyak proyek web3 bagi, memprioritaskan kontribusi kolektif di atas pengakuan individu. Dengan memusatkan diskusi di sekitar komunitas dan tujuan kolektifnya, SPERO,$$s$ mewujudkan esensi pemberdayaan tanpa menonjolkan individu tertentu. Dengan demikian, memahami etos dan misi SPERO tetap lebih penting daripada mengidentifikasi pencipta tunggal. Siapa Investor SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ didukung oleh beragam investor mulai dari modal ventura hingga investor malaikat yang berdedikasi untuk mendorong inovasi di sektor crypto. Fokus investor ini umumnya sejalan dengan misi SPERO—memprioritaskan proyek yang menjanjikan kemajuan teknologi sosial, inklusivitas finansial, dan tata kelola terdesentralisasi. Fondasi investor ini biasanya tertarik pada proyek yang tidak hanya menawarkan produk inovatif tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada komunitas blockchain dan ekosistemnya. Dukungan dari investor ini memperkuat SPERO,$$s$ sebagai pesaing yang patut diperhitungkan di domain proyek crypto yang berkembang pesat. Bagaimana SPERO,$$s$ Bekerja? SPERO,$$s$ menerapkan kerangka kerja multi-faceted yang membedakannya dari proyek cryptocurrency konvensional. Berikut adalah beberapa fitur kunci yang menekankan keunikan dan inovasinya: Tata Kelola Terdesentralisasi: SPERO,$$s$ mengintegrasikan model tata kelola terdesentralisasi, memberdayakan pengguna untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan mengenai masa depan proyek. Pendekatan ini mendorong rasa kepemilikan dan akuntabilitas di antara anggota komunitas. Utilitas Token: SPERO,$$s$ memanfaatkan token cryptocurrency-nya sendiri, yang dirancang untuk melayani berbagai fungsi dalam ekosistem. Token ini memungkinkan transaksi, hadiah, dan fasilitasi layanan yang ditawarkan di platform, meningkatkan keterlibatan dan utilitas secara keseluruhan. Arsitektur Berlapis: Arsitektur teknis SPERO,$$s$ mendukung modularitas dan skalabilitas, memungkinkan integrasi fitur dan aplikasi tambahan secara mulus seiring dengan perkembangan proyek. Kemampuan beradaptasi ini sangat penting untuk mempertahankan relevansi di lanskap crypto yang selalu berubah. Keterlibatan Komunitas: Proyek ini menekankan inisiatif yang dipimpin komunitas, menggunakan mekanisme yang memberikan insentif untuk kolaborasi dan umpan balik. Dengan memelihara komunitas yang kuat, SPERO,$$s$ dapat lebih baik memenuhi kebutuhan pengguna dan beradaptasi dengan tren pasar. Fokus pada Inklusi: Dengan menawarkan biaya transaksi yang rendah dan antarmuka yang ramah pengguna, SPERO,$$s$ bertujuan untuk menarik basis pengguna yang beragam, termasuk individu yang mungkin sebelumnya tidak terlibat dalam ruang crypto. Komitmen ini terhadap inklusi sejalan dengan misi utamanya untuk memberdayakan melalui aksesibilitas. Garis Waktu SPERO,$$s$ Memahami sejarah proyek memberikan wawasan penting tentang trajektori dan tonggak perkembangannya. Berikut adalah garis waktu yang disarankan yang memetakan peristiwa signifikan dalam evolusi SPERO,$$s$: Fase Konseptualisasi dan Ideasi: Ide awal yang membentuk dasar SPERO,$$s$ dikembangkan, sangat selaras dengan prinsip desentralisasi dan fokus komunitas dalam industri blockchain. Peluncuran Whitepaper Proyek: Setelah fase konseptual, whitepaper komprehensif yang merinci visi, tujuan, dan infrastruktur teknologi SPERO,$$s$ dirilis untuk menarik minat dan umpan balik komunitas. Pembangunan Komunitas dan Keterlibatan Awal: Upaya jangkauan aktif dilakukan untuk membangun komunitas pengguna awal dan investor potensial, memfasilitasi diskusi seputar tujuan proyek dan mendapatkan dukungan. Acara Generasi Token: SPERO,$$s$ melakukan acara generasi token (TGE) untuk mendistribusikan token asli kepada pendukung awal dan membangun likuiditas awal dalam ekosistem. Peluncuran dApp Awal: Aplikasi terdesentralisasi (dApp) pertama yang terkait dengan SPERO,$$s$ diluncurkan, memungkinkan pengguna untuk terlibat dengan fungsionalitas inti platform. Pengembangan Berkelanjutan dan Kemitraan: Pembaruan dan peningkatan berkelanjutan terhadap penawaran proyek, termasuk kemitraan strategis dengan pemain lain di ruang blockchain, telah membentuk SPERO,$$s$ menjadi pemain yang kompetitif dan berkembang di pasar crypto. Kesimpulan SPERO,$$s$ berdiri sebagai bukti potensi web3 dan cryptocurrency untuk merevolusi sistem keuangan dan memberdayakan individu. Dengan komitmen terhadap tata kelola terdesentralisasi, keterlibatan komunitas, dan fungsionalitas yang dirancang secara inovatif, ia membuka jalan menuju lanskap keuangan yang lebih inklusif. Seperti halnya investasi di ruang crypto yang berkembang pesat, calon investor dan pengguna dianjurkan untuk melakukan riset secara menyeluruh dan terlibat dengan perkembangan yang sedang berlangsung dalam SPERO,$$s$. Proyek ini menunjukkan semangat inovatif industri crypto, mengundang eksplorasi lebih lanjut ke dalam berbagai kemungkinan yang ada. Meskipun perjalanan SPERO,$$s$ masih berlangsung, prinsip-prinsip dasarnya mungkin benar-benar mempengaruhi masa depan cara kita berinteraksi dengan teknologi, keuangan, dan satu sama lain dalam ekosistem digital yang saling terhubung.

75 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.17Diperbarui pada 2024.12.17

Apa Itu $S$

Apa Itu AGENT S

Agent S: Masa Depan Interaksi Otonom di Web3 Pendahuluan Dalam lanskap Web3 dan cryptocurrency yang terus berkembang, inovasi secara konstan mendefinisikan ulang cara individu berinteraksi dengan platform digital. Salah satu proyek perintis, Agent S, menjanjikan untuk merevolusi interaksi manusia-komputer melalui kerangka agen terbuka. Dengan membuka jalan untuk interaksi otonom, Agent S bertujuan untuk menyederhanakan tugas-tugas kompleks, menawarkan aplikasi transformasional dalam kecerdasan buatan (AI). Eksplorasi mendetail ini akan menyelami seluk-beluk proyek, fitur uniknya, dan implikasinya untuk domain cryptocurrency. Apa itu Agent S? Agent S berdiri sebagai kerangka agen terbuka yang inovatif, dirancang khusus untuk mengatasi tiga tantangan mendasar dalam otomatisasi tugas komputer: Memperoleh Pengetahuan Spesifik Domain: Kerangka ini secara cerdas belajar dari berbagai sumber pengetahuan eksternal dan pengalaman internal. Pendekatan ganda ini memberdayakannya untuk membangun repositori pengetahuan spesifik domain yang kaya, meningkatkan kinerjanya dalam pelaksanaan tugas. Perencanaan Selama Rentang Tugas yang Panjang: Agent S menggunakan perencanaan hierarkis yang ditingkatkan pengalaman, pendekatan strategis yang memfasilitasi pemecahan dan pelaksanaan tugas-tugas rumit dengan efisien. Fitur ini secara signifikan meningkatkan kemampuannya untuk mengelola beberapa subtugas dengan efisien dan efektif. Menangani Antarmuka Dinamis dan Tidak Seragam: Proyek ini memperkenalkan Antarmuka Agen-Komputer (ACI), solusi inovatif yang meningkatkan interaksi antara agen dan pengguna. Dengan memanfaatkan Model Bahasa Besar Multimodal (MLLM), Agent S dapat menavigasi dan memanipulasi berbagai antarmuka pengguna grafis dengan mulus. Melalui fitur-fitur perintis ini, Agent S menyediakan kerangka kerja yang kuat yang mengatasi kompleksitas yang terlibat dalam mengotomatisasi interaksi manusia dengan mesin, membuka jalan untuk berbagai aplikasi dalam AI dan seterusnya. Siapa Pencipta Agent S? Meskipun konsep Agent S secara fundamental inovatif, informasi spesifik tentang penciptanya tetap samar. Pencipta saat ini tidak diketahui, yang menyoroti baik tahap awal proyek atau pilihan strategis untuk menjaga anggota pendiri tetap tersembunyi. Terlepas dari anonimitas, fokus tetap pada kemampuan dan potensi kerangka kerja. Siapa Investor Agent S? Karena Agent S relatif baru dalam ekosistem kriptografi, informasi terperinci mengenai investor dan pendukung keuangannya tidak secara eksplisit didokumentasikan. Kurangnya wawasan yang tersedia untuk umum mengenai fondasi investasi atau organisasi yang mendukung proyek ini menimbulkan pertanyaan tentang struktur pendanaannya dan peta jalan pengembangannya. Memahami dukungan sangat penting untuk mengukur keberlanjutan proyek dan potensi dampak pasar. Bagaimana Cara Kerja Agent S? Di inti Agent S terletak teknologi mutakhir yang memungkinkannya berfungsi secara efektif dalam berbagai pengaturan. Model operasionalnya dibangun di sekitar beberapa fitur kunci: Interaksi Komputer yang Mirip Manusia: Kerangka ini menawarkan perencanaan AI yang canggih, berusaha untuk membuat interaksi dengan komputer lebih intuitif. Dengan meniru perilaku manusia dalam pelaksanaan tugas, ia menjanjikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Memori Naratif: Digunakan untuk memanfaatkan pengalaman tingkat tinggi, Agent S memanfaatkan memori naratif untuk melacak sejarah tugas, sehingga meningkatkan proses pengambilan keputusannya. Memori Episodik: Fitur ini memberikan panduan langkah demi langkah kepada pengguna, memungkinkan kerangka untuk menawarkan dukungan kontekstual saat tugas berlangsung. Dukungan untuk OpenACI: Dengan kemampuan untuk berjalan secara lokal, Agent S memungkinkan pengguna untuk mempertahankan kontrol atas interaksi dan alur kerja mereka, sejalan dengan etos terdesentralisasi Web3. Integrasi Mudah dengan API Eksternal: Versatilitas dan kompatibilitasnya dengan berbagai platform AI memastikan bahwa Agent S dapat dengan mulus masuk ke dalam ekosistem teknologi yang ada, menjadikannya pilihan menarik bagi pengembang dan organisasi. Fungsionalitas ini secara kolektif berkontribusi pada posisi unik Agent S dalam ruang kripto, saat ia mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah dengan intervensi manusia yang minimal. Seiring proyek ini berkembang, aplikasi potensialnya di Web3 dapat mendefinisikan ulang bagaimana interaksi digital berlangsung. Garis Waktu Agent S Pengembangan dan tonggak Agent S dapat dirangkum dalam garis waktu yang menyoroti peristiwa pentingnya: 27 September 2024: Konsep Agent S diluncurkan dalam sebuah makalah penelitian komprehensif berjudul “Sebuah Kerangka Agen Terbuka yang Menggunakan Komputer Seperti Manusia,” yang menunjukkan dasar untuk proyek ini. 10 Oktober 2024: Makalah penelitian tersebut dipublikasikan secara terbuka di arXiv, menawarkan eksplorasi mendalam tentang kerangka kerja dan evaluasi kinerjanya berdasarkan tolok ukur OSWorld. 12 Oktober 2024: Sebuah presentasi video dirilis, memberikan wawasan visual tentang kemampuan dan fitur Agent S, lebih lanjut melibatkan pengguna dan investor potensial. Tanda-tanda dalam garis waktu ini tidak hanya menggambarkan kemajuan Agent S tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan keterlibatan komunitas. Poin Kunci Tentang Agent S Seiring kerangka Agent S terus berkembang, beberapa atribut kunci menonjol, menekankan sifat inovatif dan potensinya: Kerangka Inovatif: Dirancang untuk memberikan penggunaan komputer yang intuitif seperti interaksi manusia, Agent S membawa pendekatan baru untuk otomatisasi tugas. Interaksi Otonom: Kemampuan untuk berinteraksi secara otonom dengan komputer melalui GUI menandakan lompatan menuju solusi komputasi yang lebih cerdas dan efisien. Otomatisasi Tugas Kompleks: Dengan metodologinya yang kuat, ia dapat mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah, membuat proses lebih cepat dan kurang rentan terhadap kesalahan. Perbaikan Berkelanjutan: Mekanisme pembelajaran memungkinkan Agent S untuk belajar dari pengalaman masa lalu, terus meningkatkan kinerja dan efektivitasnya. Versatilitas: Adaptabilitasnya di berbagai lingkungan operasi seperti OSWorld dan WindowsAgentArena memastikan bahwa ia dapat melayani berbagai aplikasi. Saat Agent S memposisikan dirinya di lanskap Web3 dan kripto, potensinya untuk meningkatkan kemampuan interaksi dan mengotomatisasi proses menandakan kemajuan signifikan dalam teknologi AI. Melalui kerangka inovatifnya, Agent S mencerminkan masa depan interaksi digital, menjanjikan pengalaman yang lebih mulus dan efisien bagi pengguna di berbagai industri. Kesimpulan Agent S mewakili lompatan berani ke depan dalam pernikahan AI dan Web3, dengan kapasitas untuk mendefinisikan ulang cara kita berinteraksi dengan teknologi. Meskipun masih dalam tahap awal, kemungkinan aplikasinya sangat luas dan menarik. Melalui kerangka komprehensifnya yang mengatasi tantangan kritis, Agent S bertujuan untuk membawa interaksi otonom ke garis depan pengalaman digital. Saat kita melangkah lebih dalam ke dalam ranah cryptocurrency dan desentralisasi, proyek-proyek seperti Agent S pasti akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan teknologi dan kolaborasi manusia-komputer.

926 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.14Diperbarui pada 2025.01.14

Apa Itu AGENT S

Cara Membeli S

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Sonic (S) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Sonic (S) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Sonic (S) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Sonic (S) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Sonic (S)Lakukan trading Sonic (S) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.4k Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.15Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli S

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga S (S) disajikan di bawah ini.

活动图片