Arbitrum leads 2025 inflows, but ARB hesitates – What comes next in 2026?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-12-29Terakhir diperbarui pada 2025-12-29

Abstrak

Arbitrum led major blockchains in net inflows during 2025, reflecting a capital rotation toward scalable and reliable Layer 2 infrastructure, supported by strong fundamentals including $20B in total value locked and growing adoption like Robinhood's tokenized stocks. Despite steady user activity and revenue growth without incentive-driven surges, ARB's price remained subdued near $0.19, trading within a falling wedge with neutral momentum indicators. This suggests a tension between strong on-chain performance and short-term price hesitation heading into 2026.

In crypto, revenue, fees, and users matter more than narratives — and Arbitrum checks all three.

While market narratives rotated aggressively, capital quietly consolidated into scalable infrastructure.

Ethereum’s Layer 2 Arbitrum steadily absorbed that capital throughout 2025, signaling confidence in production-ready execution environments.

Despite this steady inflow, Arbitrum lagged underlying growth. At the time of writing, ARB’s price remained subdued near multi-month lows.

So, if capital continued flowing in, why did the price stay compressed?

Capital rotation favored Layer 2 infrastructure

Arbitrum [ARB] recorded the highest net inflows among major chains in 2025, based on Artemis on-chain data.

This trend reflected capital rotation toward networks offering scalability, liquidity, and proven reliability. Arbitrum benefited as investors prioritized infrastructure over short-term speculation.

Unlike incentive-driven surges, Arbitrum’s inflows appeared steady. This consistency suggested structural positioning rather than transient capital movement.

Looking at fundamental growth, the picture strengthened

On-chain fundamentals across Arbitrum expanded throughout 2025.

The total value secured reached approximately $20B, reflecting deep liquidity anchoring the network. Tokenized stocks launched via Robinhood surpassed $50M in trading volume, reinforcing real-world adoption.

October revenue reached roughly $4.5M across multiple verticals. Arbitrum Timeboost surpassed $6M in cumulative fees collected.

Timeboost auction participation remained concentrated among four entities, suggesting early institutional engagement rather than demand exhaustion.

Activity without incentives told a clearer story

Arbitrum consistently ranked among the most active Layer 2 networks by transaction count, second only to Base.

Importantly, this activity persisted without airdrop incentives driving volume, suggesting organic, application-driven usage rather than speculative bursts.

Compared with peers, Arbitrum maintained steady throughput without volatility spikes typically tied to incentive campaigns

ARB price compression meets indicator hesitation

As of the 28th of December, ARB continued trading inside a long-term falling wedge, hovering near the lower boundary around $0.19.

Despite repeated tests of this support zone, the ARB price showed limited downside follow-through. Historically, similar interactions preceded upside reactions.

Momentum indicators reflected hesitation rather than breakdown. RSI remained near neutral, while MACD showed muted momentum, signaling compression instead of exhaustion.

Was ARB’s price absorbing weakness — or preparing for expansion?


Final Thoughts

  • Arbitrum’s 2025 inflows reflected sustained on-chain capital rotation supported by usage, fees, and revenue growth.
  • ARB price compression near $0.19 highlighted tension between strengthening fundamentals and short-term indicator hesitation heading into 2026.

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QAccording to the article, which Layer 2 network recorded the highest net inflows in 2025?

AArbitrum (ARB) recorded the highest net inflows among major chains in 2025.

QWhat was the approximate Total Value Secured (TVS) on the Arbitrum network as mentioned in the article?

AThe total value secured on the Arbitrum network reached approximately $20 billion.

QDespite strong fundamentals, why did the ARB token price remain subdued near multi-month lows?

AThe ARB price remained compressed due to indicator hesitation and the token trading inside a long-term falling wedge pattern, despite the strong on-chain capital inflows and fundamental growth.

QWhat key metric, besides transaction count, suggested that activity on Arbitrum was organic and not driven by speculation?

AThe activity was considered organic because it persisted without airdrop incentives driving volume, indicating application-driven usage rather than speculative bursts.

QAs of December 28th, near what key price level was ARB trading and what technical pattern was it contained within?

AAs of December 28th, ARB was trading near the lower boundary of a long-term falling wedge pattern, around the $0.19 price level.

Bacaan Terkait

Sandisk Mencetak Laporan Keuangan Rekor, Kenapa Sahamnya Masih Anjlok 8% Pasca-Pasar?

Pada Rabu waktu AS, raksasa chip memori Sandisk melaporkan kinerja kuartal IV dan tahunan yang mencetak rekor. Pendapatan kuartalan melonjak 372% menjadi USD 8,97 miliar, laba per saham (EPS) disesuaikan mencapai USD 39,25, dan margin laba kotor disesuaikan mencapai 84,6%. Secara tahunan, pendapatan naik 175% menjadi USD 20,25 miliar. Namun, saham Sandisk anjlok hampir 8% dalam perdagangan setelah jam pasar. Penyebab utamanya adalah panduan pendapatan untuk kuartal berikutnya (USD 10,3-10,8 miliar, rata-rata USD 10,55 miliar) yang berada di bawah ekspektasi pasar (USD 11,16 miliar). Pasar khawatir akselerasi pertumbuhan perusahaan mungkin mulai melambat, meskipun kinerja saat ini sangat kuat. Struktur pendapatan menunjukkan transformasi: bisnis pusat data menjadi mesin pertumbuhan utama, meroket 1.298% secara tahunan dan kini menyumbang 33% pendapatan. Bisnis edge computing tetap menjadi sumber pendapatan terbesar dengan pertumbuhan 392%. Satu-satunya kelemahan adalah segmen konsumen, yang turun 5%. Sandisk juga menekankan strategi "Perjanjian Jangka Panjang" baru untuk mengamankan pasokan dan mengurangi volatilitas siklus industri, serta mengumumkan program buyback saham senilai USD 14 miliar. Namun, faktor-faktor jangka panjang ini tidak cukup untuk mengimbangi kekecewaan pasar terhadap panduan kuartalan yang lebih rendah dari harapan. Intinya, pasar tidak meragukan kekuatan fundamental saat ini, tetapi mempertanyakan apakah akselerasi pertumbuhan di masa depan masih dapat memenuhi ekspektasi yang sudah sangat tinggi.

Odaily星球日报3m yang lalu

Sandisk Mencetak Laporan Keuangan Rekor, Kenapa Sahamnya Masih Anjlok 8% Pasca-Pasar?

Odaily星球日报3m yang lalu

Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah: ETF yang Memperdagangkan Bitcoin di Pasar Spot Memutuskan untuk Ditutup!

Manajer aset kripto Hashdex mengumumkan keputusan untuk menutup dan melikuidasi ETF Hashdex Bitcoin (DEFI) yang diperdagangkan di AS. Ini menjadikan DEFI sebagai ETF spot bitcoin pertama yang ditutup di AS. Berdasarkan dokumen yang diajukan ke SEC, aset yang dikelola dana tersebut per 30 Juli 2026 bernilai sekitar $14,7 juta. Hashdex menyatakan keputusan likuidasi didasarkan pada evaluasi faktor seperti ukuran dana, likuiditas, biaya operasional, permintaan investor, dan strategi produk perusahaan. Rencana likuidasi menyebutkan bahwa aset bersih dana yang rendah dibandingkan biaya operasional membuat kelangsungan DEFI tidak layak secara ekonomi dalam jangka panjang. ETF Hashdex Bitcoin adalah dana yang berinvestasi langsung di bitcoin di pasar spot untuk memberikan akses investor pada fluktuasi harga harian bitcoin. Portofolionya hanya terdiri dari bitcoin yang disimpan secara fisik dan kas untuk kebutuhan operasional. Investor dapat menjual saham DEFI di bursa NYSE Arca hingga penutupan perdagangan pada 17 Agustus 2026. Setelah tanggal tersebut, dana tidak akan menerima permintaan pembuatan saham baru. Hashdex akan melikuidasi portofolio dengan menjual bitcoin yang tersisa setelah 17 Agustus. Investor yang belum menjual sahamnya akan menerima pembayaran tunai setara dengan nilai aset bersih saham mereka pada tanggal likuidasi, diharapkan sekitar 28 Agustus 2026. Jumlah distribusi akan bergantung pada harga jual bitcoin, biaya penutupan, dan potensi fluktuasi harga selama proses likuidasi.

cryptonews.ru19m yang lalu

Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah: ETF yang Memperdagangkan Bitcoin di Pasar Spot Memutuskan untuk Ditutup!

cryptonews.ru19m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli ARB

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Arbitrum (ARB) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Arbitrum (ARB) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Arbitrum (ARB) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Arbitrum (ARB) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Arbitrum (ARB)Lakukan trading Arbitrum (ARB) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

755 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.11Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli ARB

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ARB (ARB) disajikan di bawah ini.

活动图片