为什么 Hyperliquid 越火 ,Arbitrum 就越能「闷声发大财」?

marsbitDipublikasikan tanggal 2025-12-03Terakhir diperbarui pada 2025-12-04

最近, @HyperliquidX HIP3协议爆火,股票Perp、黄金Perp,甚至Pokémon卡片、CS饰品皮肤等都能上线交易了,这让Hyperliquid一时风光无两,但很多人却忽略了, @arbitrum_cn 的流动性也在过去实现了大暴涨。

没错,Hyperliquid 越火 ,Arbitrum 就越能“闷声发大财”?为什么这么说?

1)一个基本事实,Hyperliquid持有的USDC,大部分都要从Arbitrum桥接过来,每当Hyperliquid上线一个TSLA股票合约、一个黄金perp,背后都是海量USDC从Arbitrum涌入。这种关联不是“顺带”,而是结构性依赖。

这些桥接活动,直接贡献了Arbitrum的日交易量和生态活性,推动Arbitrum持续稳坐layer2 第一把交椅;


2)当然,会有人说,Arbitrum只是Hyperliquid资金的跳板,只是资金过一道就走,那为什么Hyperliquid不选择Solana,不选择 Base,而是深度绑定了Arbitrum?原因如下:

1、技术适配成本最低:Hyperliquid需要一个EVM兼容性好的流动入口来安全承接稳定币,而Arbitrum的Nitro架构能让桥接延迟控制在1分钟内,且Gas费不足0.01美元,用户几乎感受不到摩擦成本;

2、流动性深度无可替代:Arbitrum原生USDC流通量达到了80.6亿美元,为所有layer2中最高。而且Arbitrum上有GMX、Gains等成熟协议已经形成了完整的借贷、交易、衍生品、收益聚合等闭环,本质上,Hyperliquid选择Arbitrum,不止是一个桥接通道,而是一个成熟流动性网络;

3、生态协同效应不可复制:HIP3新上线的一些股票Perp、黄金perp甚至国债代币等,在Arbitrum上早就以RWA资产的形式存在,并通过Morpho、Pendle、Euler等DeFi协议实现了借贷和farming等操作。这样一来,用户可以在Arbitrum上质押RWA资产作为抵押品,借出USDC,然后桥接到Hyperliquid开5倍甚至10倍杠杆交易股票perp。这不是资金过一道就走,而是跨生态的流动性聚合。


3)在我看来,Hyperliquid和Arbitrum之间绝非简单的流动性“寄生关系”,而是战略互补。

Hyperliquid作为Perp Dex的应用链持续激发交易活性,而Arbitrum则提供持续性的流动性输血,对于Arbitrum而言,也需要Hyperliquid这样的现象级应用来打破以太坊生态在产品张力上的不足。

这让我想起,当初Arbitrum在推Orbit layer3的框架时,主打的就是“通用layer2+专业化应用链”这张牌,Orbit允许任何团队快速部署自己的Layer3应用链,既能享受Arbitrum的安全性和流动性,又能根据业务需求定制化性能参数。

Hyperliquid虽然选择了自建layer1 +深度绑定Arbitrum的路径,看起来跟直接部署layer3不是一回事。但如果你仔细分析HIP-3生态和Arbitrum之间的关系,会发现一个有趣的结论:HIP3生某种程度上已经成了Arbitrum事实上的Layer3应用链。

毕竟,所谓layer3的核心逻辑就是,在保持自身性能优势的同时,把安全性和流动性外包给Layer2。显然,Hyperliquid暂时给不了HIP3生态的流动性优势,但Arbitrum可以。


这不就是一类变种layer3运作模式吗?

Bacaan Terkait

Dari 2 Juta Pengguna Aktif Bulanan ke Nol: Zapper Mati oleh ‘Kematangan’ DeFi

Penulis Asli: Eric, Foresight News Pada 8 Juli 2026, Seb Audet, salah satu pendiri Zapper, mengumumkan bahwa platform ini akan ditutup sepenuhnya pada 3 Agustus. Proyek ini pernah menjadi bintang dengan 2 juta pengguna aktif bulanan, memproses lebih dari $13 miliar transaksi, dan mengumpulkan dana $16,5 juta. Zapper lahir pada 2020 dari penggabungan DeFiZap dan DeFiSnap, tepat saat "DeFi Summer" dimulai. Platform ini berkembang pesat dengan menjadi dashboard utama bagi pengguna untuk melacak portofolio dan hasil yield farming mereka di berbagai protokol. Pada puncaknya, Zapper mendukung 14 blockchain dan 450+ protokol. Namun, masalah utama muncul: **lalu lintas pengguna tidak dikonversi menjadi pendapatan berkelanjutan**. Model bisnisnya bergantung pada komisi kecil dari agregator DEX, di mana persaingan sangat ketat. Sementara itu, biaya untuk memelihara sistem indeks data multi-rantai sangatlah tinggi. Perkembangan DeFi selanjutnya justru memperburuk situasi Zapper. Aliran dana dan pengguna terkonsentrasi ke protokol-protokol utama, mengurangi kebutuhan akan alat pelacak yang kompleks. Fungsi inti Zapper sebagai alat 2C menjadi kurang relevan. Zapper mencoba bertransformasi beberapa kali, seperti dengan sistem poin, aplikasi sosial Chainchat, dan rencana protokol ZAP dengan token. Namun, upaya-upaya ini gagal menciptakan kebutuhan atau pendapatan baru. Token ZAP tidak pernah diluncurkan. Analisis menunjukkan kegagalan Zapper lebih disebabkan oleh **kesalahan strategi transformasi** dan **terlalu berpegang pada pemikiran blockchain orisinal** tanpa beradaptasi dengan perubahan pasar. Mereka fokus pada produk berbiaya tinggi (pelacak portofolio) tetapi tidak mengembangkan produk penghasil pendapatan dengan cukup agresif, sementara pesaing seperti DeBank (dengan Rabby Wallet) berhasil dengan pendekatan yang lebih pragmatis. Penutupan Zapper menjadi peringatan bagi produk alat sejenis: jangan terpaku pada kesuksesan masa lalu; beradaptasilah atau carilah jalur pendapatan yang berkelanjutan sebelum terlambat.

marsbit29m yang lalu

Dari 2 Juta Pengguna Aktif Bulanan ke Nol: Zapper Mati oleh ‘Kematangan’ DeFi

marsbit29m yang lalu

Goldman Sachs Larang, Google Juga Larang, Zona Abu-Abu Pasar Prediksi Semakin Menyempit

Tanggal 9 Juli, Goldman Sachs memperbarui kebijakan perdagangan pribadi internal, melarang karyawan berpartisipasi dalam kontrak prediksi yang melibatkan perusahaan tertentu, hasil pemilu, kinerja pasar keuangan, data makroekonomi, peristiwa geopolitik, atau hasil regulasi akuisisi yang belum disetujui. Hanya taruhan olahraga dan hiburan yang masih diizinkan. Pelanggaran dapat mengakibatkan pemecatan atau penutupan akun. Secara paralel, Google Chrome Web Store akan mulai Agustus 2026 melarang ekstensi yang memfasilitasi perdagangan uang nyata di pasar prediksi. Kebijakan baru ini juga memberlakukan persyaratan transparansi data pengguna yang lebih ketat. Insiden yang memicu langkah Goldman Sachs adalah kasus pada Mei, di mana seorang insinyur perangkat lunak Google, Michele Spagnuolo, didakwa oleh CFTC atas penipuan dan pencucian uang. Ia diduga menggunakan data internal Google tentang pencarian paling populer untuk mendapatkan keuntungan $1,2 juta di platform Polymarket. Ini adalah kasus perdagangan orang dalam pertama di pasar prediksi yang melibatkan perusahaan swasta. Industri pasar prediksi sedang menghadapi tekanan dari berbagai arah, termasuk investigasi CFTC terhadap Polymarket, gugatan dari kelompok konsumen, pembatasan akses di lebih dari 30 negara seperti Argentina, dan upaya politis di Kongres AS. Sementara itu, volume perdagangan terus mencapai rekor baru dan modal terus mengalir, seperti investasi ICE senilai $2 miliar di Polymarket. Status pasar prediksi tetap ambigu, diperdebatkan antara instrumen keuangan yang diatur dan bentuk perjudian, sementara berbagai pembatasan semakin memperketat ruang geraknya.

Foresight News35m yang lalu

Goldman Sachs Larang, Google Juga Larang, Zona Abu-Abu Pasar Prediksi Semakin Menyempit

Foresight News35m yang lalu

Trading

Spot
活动图片