US Seizes Domain Linked to Burma Crypto Scam Compound

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-12-01Terakhir diperbarui pada 2025-12-03

Key Highlights

The U.S. Department of Justice (DOJ) has taken another step against a growing network of overseas scam operations by shutting down a fraudulent cryptocurrency website linked to a criminal compound in Burma.

The domain tickmilleas.com, which looked like a real investment platform, was seized after investigators found it was being used to lure Americans into depositing money that was then siphoned away by scammers.

According to an official press release, the site was controlled from the Tai Chang compound, also known as Casino Kosai, a location long associated with large-scale online fraud operations in Southeast Asia.

Federal officials say the compound has ties to groups sanctioned by the U.S. Treasury, including the Democratic Karen Benevolent Army (DKBA) and Trans Asia International Holding Group, both linked to Chinese organized crime and the construction of scam centers across the region. 

These connections allowed the operation to present a polished façade while directing victims into a coordinated fraud scheme.

How the scam worked

Investigators discovered that tickmilleas.com showed fake dashboards, made-up profits, and false deposits meant to convince users their crypto investments were increasing.

Victims were also urged to download fake mobile apps available in major app stores. Following an FBI warning, Google and Apple took down several of these apps, and Meta shut down over 2,000 related social media accounts.

Although the domain had existed only for a short time, the scams spread rapidly. “Despite the seized domain being registered in early November 2025, the FBI already identified multiple victims who used the domain in the last month and were scammed out of their investments,” the announcement noted.

Strike force steps up enforcement

This case is one of the first major actions by the Scam Center Strike Force, a new effort led by the U.S. Attorney’s Office for the District of Columbia. The initiative brings together federal prosecutors, the FBI, the Secret Service, and agents stationed in Bangkok who track the movement of scam operations across Burma, Cambodia, and other nearby countries. 

The goal is to disrupt the infrastructure these groups rely on, from their websites to their financial channels. Authorities warn that crypto investment fraud continues to grow rapidly. In 2024 alone, the FBI received more than 41,000 complaints reporting nearly $5.8 billion in losses. 

The case is being investigated by the FBI’s San Diego Field Office and prosecuted by the Criminal Division’s Computer Crime and Intellectual Property Section (CCIPS) along with the D.C. U.S. Attorney’s Office.

Since 2020, CCIPS has secured more than 180 cybercrime convictions and recovered over $350 million for victims.

DOJ’s wider crackdown on crypto crime

The domain seizure comes as the DOJ accelerates its broader push against cyber-enabled financial crime. Recently, the department disrupted a scheme that helped North Korean IT workers use stolen American identities to secure remote tech jobs and funnel money to DPRK weapons programs.

In another action, prosecutors filed a civil forfeiture case seeking over $5 million in Bitcoin that was stolen through SIM-swapping attacks. 

Also Read: Bitcoin Comparatively Safer Amid Crypto Risks: Gary Gensler


Mobile Only ImageMobile Only Image

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

‘Kami Berusaha Mempertahankan Bitcoin’: Mengapa Dukungan Komunitas terhadap BIP-110 Mulai Luntur

Proposal Perbaikan Bitcoin (BIP-110), sebuah usul soft fork yang kontroversial, kembali menjadi perbincangan. Adam Back, CEO Blockstream, menyatakan bahwa diskusi seputar BIP-110 dan kebijakan OP_RETURN didorong oleh kesalahpahaman tentang arsitektur Bitcoin. Ia mengakui bahwa banyak pendukung BIP-110 adalah pendatang baru yang bermaksud baik, tetapi menyesali kemungkinan mereka memisahkan diri tanpa memahami mengapa komunitas Bitcoin secara tegas menolak proposal tersebut. BIP-110 diimplementasikan pada Desember 2025 dengan tujuan mencegah data arbitrer, seperti inskripsi Ordinals yang mirip NFT, membanjiri jaringan dan mengganggu fungsi utama Bitcoin sebagai sistem kas peer-to-peer. Back mengakui spam adalah masalah nyata, namun berargumen bahwa Bitcoin sudah mengatasinya melalui mekanisme pasar seperti biaya transaksi, insentif penambang, dan konsensus terdesentralisasi, bukan aturan restriktif. Lebih lanjut, Back menyatakan BIP-110 bertentangan dengan sifat Bitcoin yang tanpa izin (permissionless). Ia menyimpulkan bahwa siapa pun yang tidak setuju dengan arah Bitcoin dapat melakukan fork dan menerapkan peraturan sendiri, tetapi fork berbasis BIP-110 kecil kemungkinannya berhasil karena kurangnya dukungan komunitas dan bertentangan dengan ide fundamental Bitcoin. Sentimen serupa diungkapkan oleh Michael Saylor dari MicroStrategy. Kritik ini muncul setelah hanya 10 dari 2.016 blok yang mendukung upgrade sementara pada 4 Juli. Aktivitas Ordinals juga telah turun ke level terendah sepanjang masa, dengan kurang dari 10.000 Ordinals ditambahkan per hari dalam sebulan terakhir. Harga Bitcoin sendiri telah turun 45% dalam setahun terakhir.

ambcrypto6j yang lalu

‘Kami Berusaha Mempertahankan Bitcoin’: Mengapa Dukungan Komunitas terhadap BIP-110 Mulai Luntur

ambcrypto6j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli O

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian O1 exchange (O) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli O1 exchange (O) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan O1 exchange (O) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan O1 exchange (O) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading O1 exchange (O)Lakukan trading O1 exchange (O) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

168 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.06.19Diperbarui pada 2026.06.29

Cara Membeli O

Cara Membeli PROS

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Pharos (PROS) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Pharos (PROS) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Pharos (PROS) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Pharos (PROS) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Pharos (PROS)Lakukan trading Pharos (PROS) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

852 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.06.22Diperbarui pada 2026.06.29

Cara Membeli PROS

Apa Itu VERONA

I. Pengenalan Proyek VERONA adalah blockchain yang dibangun untuk semua orang, di mana saja melalui abstraksi rantai. Memanfaatkan lapisan Abstraksi Umum, VERONA membedakan dirinya dengan mengintegrasikan fungsionalitas blockchain yang kompleks, seperti akun, tanda tangan, dan interoperabilitas, langsung di tingkat protokol. Pendekatan ini memungkinkan keterlibatan dengan aplikasi blockchain tanpa perlu memahami teknologi yang mendasarinya.1) Informasi Dasar Nama:VERONA(VERONA)III. Tautan Terkait Link situs resmi:https://xion.burnt.com/ Whitepaper:https://xion.burnt.com/whitepaper.pdf Penjelajah:https://explorer.burnt.com/ Media Sosial: https://x.com/burnt_xion Catatan: Pengenalan proyek berasal dari materi yang diterbitkan atau disediakan oleh tim proyek resmi, yang hanya untuk referensi dan tidak merupakan nasihat investasi. HTX tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung yang diakibatkan.

105 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.06.22Diperbarui pada 2026.06.22

Apa Itu VERONA

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga A (A) disajikan di bawah ini.

活动图片