Branding crisis? Polygon mulls returning to its former ‘MATIC’ name

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-11-26Terakhir diperbarui pada 2025-11-27

Key Takeaways 

Why is Polygon facing an identity crisis? 

Per the CEO, nearly 95% of its users are outside social media and are wondering what happened to MATIC. 

How did the community respond? 

Mixed. Some want MATIC for its stronger brand, while others warned such a move would cause more confusion. 


Ethereum L2 Polygon appears to be in a branding crisis with its new ticker POL. The community is now split on the proposal to revert to the former, well-known ‘MATIC’ ticker. 

Some critics argue that ‘POL’ stands for the L2 evolution into a new scaling era, via AggLayer. Hence, switching back would signal a lack of consistency and drive extra confusion, one user noted, adding

“Yes, recognition matters, but IMO we solve that with better education and clearer messaging, not by rolling back the identity we just established.”

The reaction followed the Polygon CEO, Sandeep Nailwal’s feedback request earlier in the week. 

Nailwal stated that those against POL branding argued that over 95% of non-Crypto Twitter members were used to MATIC and don’t know where it went. 

Mapping the change from Matic to Polygon

Others even question the point of the rebranding if it sidelines the majority of the users. 

PolygonPolygon

Source: X

The Ethereum [ETH] sidechain was formed in 2017 and hit mainnet as ‘Matic Network’ in 2020. The MATIC token was the heart of the L2, used as a gas token and securing it (since it’s a proof of stake, PoS) via staking.  

But in 2021, the chain rebranded to Polygon and only switched the token later in mid-2023, to POL.

What began as a single chain evolved to several related chains, including the interoperation layer (AggLayer), Polygon zkEVM and others. 

Hence, the new POL token was to capture the change, but it seems the rebranding hasn’t been felt across the board, according to the current divided opinions. 

Impact of the POL rebranding

According to Santiment, demand for Polygon [POL] rose steadily after the rebranding (gently rising red line) in late 2023 and early 2024.

However, it crashed sharply in H2 2024 (dip in red line) and remained negative until October 2025. 

PolygonPolygon

Source: Santiment

Put differently, a slight accumulation followed after the rebranding but crashed afterwards.

A new re-accumulation trend only began early this year and turned positive last month. Now 631 million POL tokens are outside exchanges — A bullish sign. 

But active addresses eased and stagnated in H₂, as shown by the blue shaded area. POL’s price, on the other hand, dropped by 83% from the 2024 peak of $0.75 to $0.13 amid broader market weakness. 

Overall, POL has seen great traction in 2025, and brand awareness may be resolved by more education. But price remained muted due to broader market sentiment. 

Share

Bacaan Terkait

Robert Kiyosaki Menceritakan Ramalan Mentornya tentang Kemunculan Bitcoin dan AI

Pengusaha dan penulis "Rich Dad Poor Dad" Robert Kiyosaki membagikan pengaruh mentor Richard Buckminster Fuller terhadap pandangan dunianya. Kiyosaki menghubungkan prediksi teknologi Fuller puluhan tahun lalu dengan kemunculan Bitcoin dan perkembangan kecerdasan buatan (AI). Ia mengutip Fuller yang disebutnya meramalkan perubahan besar seperti Bitcoin dan bangkitnya AI. Dalam tulisannya, Kiyosaki lebih menekankan ajaran Fuller tentang tujuan hidup. Ia mengutip perkataan Fuller bahwa manusia "milik alam semesta" dan menemukan tujuan sejati dengan "mendedikasikan hidup untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi orang lain." Kiyosaki mengaku butuh waktu untuk memahami pesan ini, yang akhirnya mendorongnya beralih dari karier di bisnis musik (bekerja untuk band seperti The Police dan Iron Maiden) menciptakan permainan finansial Cashflow dan menulis buku larisnya. Kiyosaki juga mengulangi keyakinannya pada aset kripto. Ia dikenal sebagai pendukung Bitcoin dan Ethereum, yang dilihatnya sebagai pelindung kekayaan dari masalah sistem keuangan tradisional. Dia mengaku membeli Bitcoin saat investor lain panik. Prediksinya termasuk potensi keruntuhan pasar besar pada 2026, yang bisa menjadi peluang bagi investor yang siap dengan aset seperti Bitcoin, Ethereum, emas, dan perak. Dia pernah memprediksi Bitcoin bisa mencapai $750.000 dan Ethereum $95.000 di masa depan.

cryptonews.ru28m yang lalu

Robert Kiyosaki Menceritakan Ramalan Mentornya tentang Kemunculan Bitcoin dan AI

cryptonews.ru28m yang lalu

CEO Etherealize Sebut Blockchain Tertutup Wall Street sebagai 'Perlombaan ke Bawah'

Pendiri dan CEO Etherealize, Vivek Raman, mengkritik minat Wall Street yang tumbuh terhadap blockchain tertutup atau *permissioned*. Dalam wawancara dengan CoinDesk, Raman menyatakan bahwa jaringan konsorsium semacam itu memecah likuiditas dan mengembalikan industri ke sistem terisolasi, yang justru ingin dihapus oleh teknologi blockchain. Gelombang baru proyek semacam ini disebutnya sebagai "perlombaan ke dasar". Menurut Raman, sirkuit tertutup tidak saling berinteraksi dan merusak dua keunggulan kunci teknologi blockchain: interoperabilitas sistem dan konsentrasi likuiditas. Etherealize mempromosikan Ethereum sebagai lapisan dasar terbuka untuk pelaku institusional. Raman bersikeras bahwa privasi dan pembatasan akses seharusnya dibangun di atas infrastruktur publik — pada tingkat aplikasi atau solusi Lapisan-2 — bukan dengan membuat banyak jaringan tertutup terpisah. Dia membandingkan Ethereum dengan HTTP sebagai fondasi, sedangkan lapisan tambahan dengan akses terbatas dan privasi seperti HTTPS. Contoh dari gelombang terbaru solusi "tertutup" ini adalah Canton Network dari Digital Asset, proyek Arc dari Circle, dan Tempo dari Stripe. Raman menyebut fenomena ini sebagai "rantai konsorsium 2.0," dan mengingatkan pada inisiatif antarbank R3 dan ekosistem perusahaan Hyperledger yang tidak berkembang, yang banyak dipromosikan sejak 2016. Raman menegaskan keyakinannya bahwa infrastruktur global dan terbuka (*permissionless*) diperlukan sebagai lapisan dasar. Dia juga mengingatkan bahwa pada Juni, dia menyatakan lembaga keuangan tradisional telah mulai mengadopsi solusi berbasis Ethereum ke dalam proses bisnis nyata.

cryptonews.ru30m yang lalu

CEO Etherealize Sebut Blockchain Tertutup Wall Street sebagai 'Perlombaan ke Bawah'

cryptonews.ru30m yang lalu

Trading

Spot
活动图片