Юрист заявил о невиновности Berachain в скандальной истории с раундом финансирования

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-06-25Terakhir diperbarui pada 2025-11-26

Юрист, выступающий под псевдонимом ImmutableLawyer и работающий в Axis Group, подробно разобрал спорный пункт о возврате средств в соглашении (refund right в SAFT), вокруг которого была построена критическая публикация о инвестиционном раунде Berachain. Он заявил, что выводы журналистов основаны на вырванном из контекста фрагменте документа, в то время как сама конструкция договора делает право на возврат средств практически нереализуемым.

По словам специалиста, раздел 7.iii автоматически приостанавливает refund right (право на возврат средств) с момента TGE до момента окончательного поступления средств на Funding Wallet, что в обычных сделках происходит в тот же день. Затем раздел 7.iv прекращает это право навсегда при 1-м же выводе средств из кошелька, а это действие в любом реальном проекте происходит практически сразу после поступления платежей — в ходе финансирования операций, оплаты работы команды, юридических услуг или разработки.

Юрист подчеркивает, что в реальности не существует окна времени, в котором инвесторы могли бы воспользоваться правом на возврат: период между окончанием приостановки и наступлением прекращения отсутствует или занимает считанные минуты, что делает подачу и успешную реализацию запроса невозможной. Из-за этого само право, хоть и прописано формально, считается недействующим механизмом и не может быть применено в условиях функционирующего проекта. Юрист также отметил, что подобные интерпретации возникают из-за незнания структуры SAFT-соглашений и игнорирования того, как работают стандартные положения о депозитах и использовании средств.

Он добавил, что все обвинения в адрес Berachain строятся на предположениях, не учитывающих реальные юридические рамки финансирования. Эксперт отдельно обратился к автору статьи, заявив, что подобные публикации вводят людей в заблуждение и построены на обрывках данных без понимания их правоприменения. В завершение он уточнил, что знакомы с представителям Berachain, но не представляет их как юридический советник.

Bacaan Terkait

Cina Mencekik Urat Nadi CPO

Kebutuhan global akan indium fosfida (InP), bahan kritis untuk chip fotonik dalam modul optik berkecepatan tinggi dan CPO (Co-Packaged Optics), melonjak karena ledakan pusat data AI. Namun, pasokan terhambat oleh dominasi dan regulasi China di rantai pasok hulu. China menguasai lebih dari 70% cadangan indium global dan 50% produksi indium primer, terutama sebagai produk sampingan peleburan seng/timah. China juga memimpin pemurnian ke tingkat yang lebih rendah. Langkah kunci adalah pengendalian ekspor pemerintah China pada indium dan InP, yang membatasi pasokan untuk produsen global seperti produsen wafer InP terkemuka Jepang dan AS (misalnya, Sumitomo dan AXT melalui entitas China-nya, Beijing Tongmei). Kekurangan ini mendorong perusahaan seperti Lumentum dan Coherent (pemasok kunci untuk CPU Nvidia) untuk memperingatkan tentang kemacetan parah. Tekanan ini menguntungkan produsen domestik China. Yunnan Chihong Zinc & Germanium (pemimpin wafer InP China) dan Zhuzhou Keneng (pemimpin indium murni tinggi) melaporkan peningkatan pesat dalam pendapatan dan pesanan domestik, serta terobosan dalam produk high-end seperti wafer 6 inci dan indium kemurnian 8N. Meski begitu, industri China masih menghadapi tantangan: siklus verifikasi pelanggan yang panjang (beberapa bulan hingga tahun) untuk produk high-end dan kesenjangan kapasitas dibandingkan pemain global. Dengan permintaan yang diperkirakan akan terus melampaui pasokan, persaingan untuk mendominasi rantai pasok InP yang strategis ini semakin intensif.

marsbit31m yang lalu

Cina Mencekik Urat Nadi CPO

marsbit31m yang lalu

Warga Rusia Diduga Mencuri Kripto Hampir 10 Juta Rubel dari Dompet Dingin

Seorang pria Rusia dicurigai mencuri cryptocurrency hampir senilai 10 juta rubel dari dompet dingin. Menurut penyelidik, dompet kripto tersebut milik asisten direktur jenderal sebuah perusahaan komersial tak disebutkan namanya. Pada Maret, tersangka diduga mendapatkan akses ke dompet korban dengan "cara yang tidak diketahui" dan mentransfer aset digital ke alamat lain. Polisi melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan menyita tiga komputer serta tiga ponsel untuk pemeriksaan forensik guna mencari jejak digital penting. Saat ini, polisi sedang memeriksa keterlibatan tersangka dalam kasus pencurian aset kripto lainnya dan mengidentifikasi kemungkinan kaki tangan. Kasus ini diklasifikasikan sebagai pencurian dalam jumlah sangat besar berdasarkan KUHP Rusia, dengan ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara. Artikel ini juga menjelaskan bahwa dompet dingin perangkat keras, meski lebih aman dari peretasan jarak jauh, tetap rentan jika pelaku mendapatkan akses fisik langsung ke kunci privat. Sebagai informasi terkait, disebutkan pula bahwa pada awal Juni, pengadilan di Tomsk menghukum dua warga lokal karena merampok dan mencuri cryptocurrency dari seorang kenalan. Dengan ancaman kekerasan, mereka memaksa korban mengakses akun pertukaran kripto dan mentransfer lebih dari 85 Bitcoin (senilai sekitar $5,1 juta pada saat kejadian). Keduanya dihukum penjara di koloni rezim ketat masing-masing selama 8 dan 9,5 tahun.

cryptonews.ru1j yang lalu

Warga Rusia Diduga Mencuri Kripto Hampir 10 Juta Rubel dari Dompet Dingin

cryptonews.ru1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片