Social media 'major Web3 pain point' as phishing attacks almost doubles: Report

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2022-07-08Terakhir diperbarui pada 2022-07-08

Abstrak

As Web3 adoption goes further and more beginners enter the space, hackers are becoming more active.

As Web3 adoption goes further and more beginners enter the space, hackers are becoming more active, with more phishing attacks being recorded in the latest quarter of 2022 and social media being noted as a major platform of choice for conducting the hacks. 
In the quarterly report of security firm Certik, the team has found a 170% increase in phishing attacks in the second quarter of 2022. According to the security firm, 106 attacks were recorded in the first quarter, while 290 events were noted in the next quarter.
According to the blockchain security firm, most phishing attacks have been conducted on social platforms like Discord and Telegram, which don't have account verification features like Twitter. Because of this, malicious individuals are able to copy accounts of projects and prominent individuals while baiting their victims with giveaways and other offers.
Like Web2 attacks, Certik highlighted that hackers are counting on human error as a starting point for this type of attack. To combat this, the security firm mentioned that community education plays a crucial role. Educating new community members on how to avoid hacks and scams can increase people’s awareness and vigilance against phishing attacks.
Earlier this week, the official social media accounts of the British Army were taken over by crypto scammers. The attackers shared phishing links, promoted crypto scams and advertised fraudulent nonfungible token (NFT) collections using the official page of the army. Hours after the breach, officials were able to recover the accounts and delete the hackers’ posts.
In April, Bored Ape Yacht Club (BAYC) NFTs were stolen after the project's official Instagram account was taken over by attackers. Reports estimated that there may have been $40 million worth of assets lost in the attack.

Bacaan Terkait

Dari Kolam Penambangan ke Mars: Mengapa Wang Chun Duduk di Kabin Pilot SpaceX?

**Penulis: Winnie, CryptoPulse** Pengumuman bahwa Wang Chun, pendiri bersama F2Pool (salah satu kolam penambangan Bitcoin tertua), akan menjadi komandan misi komersial antarbintang pertama SpaceX ke Mars mengejutkan banyak orang. Namun, ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil logis dari konvergensi industri kripto dan eksplorasi luar angkasa. **Pria di Balik F2Pool:** Wang Chun adalah salah satu pionir awal Bitcoin yang membangun infrastruktur inti, bukan sekadar spekulan. F2Pool membantu membentuk jaringan komputasi global Bitcoin, menjadikan para penambang sebagai "pekerja energi" dunia digital. Visinya sebagai pembangun infrastruktur selaras dengan mentalitas jangka panjang dan rekayasa yang dibutuhkan SpaceX. **Koneksi yang Mendalam:** Industri kripto dan SpaceX semakin terkait karena keduanya mewakili **infrastruktur peradaban masa depan**. SpaceX bertujuan mengurangi biaya akses luar angkasa secara drastis, yang akan membuka ekonomi baru di orbit dan planet lain. Di sana, sistem keuangan tradisional berbasis negara mungkin tidak berlaku, dan **kripto dapat menjadi tulang punggung nilai untuk ekonomi antarbintang**. Kedua bidang juga memiliki **semangat yang sama: high-risk long-termism** – percaya pada tujuan yang tampak gila tetapi berpotensi mengubah dunia. **Pergeseran Paradigma:** Perjalanan Wang Chun melambangkan pergeseran sejarah dalam eksplorasi luar angkasa. Dari yang sebelumnya didominasi oleh program negara (seperti NASA), kini beralih ke **era peradaban komersial** yang dipimpin perusahaan swasta seperti SpaceX, didukung oleh modal teknologi global, AI, dan para visioner. Partisipasinya menegaskan bahwa peserta eksplorasi masa depan tidak lagi hanya astronot karir, tetapi juga pengusaha, insinyur, dan pemodal teknologi. **Inti dari Semua Ini:** Peristiwa ini bukan sekadar tentang seseorang yang terbang ke Mars. Ini adalah pertanda bahwa kekuatan pendorong perluasan peradaban manusia sedang bergeser dari mesin negara menuju **perusahaan teknologi, sistem AI, dan modal teknologi global**. Perjalanan Wang Chun dari kolam penambangan ke kursi pilot SpaceX mungkin adalah pratinjau dari evolusi peradaban teknologi dalam beberapa dekade mendatang.

marsbit2j yang lalu

Dari Kolam Penambangan ke Mars: Mengapa Wang Chun Duduk di Kabin Pilot SpaceX?

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片