Ки Янг Джу назвал сроки возобновления ралли биткоина

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-11-14Terakhir diperbarui pada 2025-11-22

Гендиректор аналитической компании CryptoQuant Ки Янг Джу (Ki Young Ju) заявил, что ситуация на крипторынке хуже, чем ожидалась, и возобновление роста биткоина возможно только через несколько месяцев.

По мнению эксперта, ликвидность доллара сокращается, рисковые активы продаются, и эта тенденция, вероятно, будет продолжаться в течение следующего полугода.

«Мы все еще можем увидеть резкий отскок примерно до $100 000, но, если этот уровень не будет пробит, вероятность формирования нового, более низкого минимума возрастает», — пояснил аналитик.

Ки Янг Джу добавил, что не является экспертом по макроэкономике, поэтому ориентируется на мнения опытных специалистов, в частности, Люка Громена (Luke Gromen).

Последний утверждает, что фискальный дефицит США чрезмерно большой, а иностранный спрос на государственные облигации ослаб. Когда ликвидность вернется в следующем году, дефицитные активы, такие как золото и биткоин, должны начать расти.

Ки Янг Джу отметил, что согласен с позицией Громена в этом вопросе. До возвращения ликвидности рынок будет подвержен резким колебаниям, а любое краткосрочное восстановление следует рассматривать с оглядкой на макроэкономические показатели.

Ранее трейдер и аналитик Питер Брандт (Peter Brandt) заявил, что биткоин не достигнет отметки $200 000 к концу года — первая криптовалюта сможет преодолеть ее только к 2029 году.

Bacaan Terkait

Ethereum dan Bitcoin hadapi krisis pasokan bersejarah – 2 METRIK ini ungkap langkah selanjutnya

Meskipun mengalami volatilitas pasar selama berbulan-bulan, pemegang Ethereum dan Bitcoin terus menunjukkan minat yang rendah untuk mengembalikan koin mereka ke bursa. Fenomena ini lebih dari sekadar penurunan antusiasme perdagangan investor. Persistensi penarikan koin terus mengurangi pasokan likuid yang tersedia di pasar. Saat ini, jumlah Bitcoin di bursa berada pada titik terendah sejak 2017, dan jumlah Ethereum (ETH) di bursa juga mencapai level terendah sejak 2015. Aliran bersih (Netflows) yang negatif menunjukkan bahwa pemegang institusional dan jangka panjang lebih memilih penyimpanan mandiri (seperti ETF atau treasury korporat), yang semakin mengurangi koin dari potensi penjualan dan tekanan jual jangka pendek. Di sisi Bitcoin, Pemegang Jangka Panjang (Long-Term Holders) secara konsisten menyerap pasokan yang beredar, menggeser pola dari distribusi ke akumulasi. Indikator seperti HODL Waves dan Skor Tren Akumulasi mengonfirmasi pengumpulan aset oleh dompet yang lebih kecil dan menengah. Pasokan yang dipegang Pemegang Jangka Panjang mendekati 15 juta BTC, sementara pasokan Pemegang Jangka Pendek turun menjadi sekitar 16,75 juta BTC, mengindikasikan perpindahan kepemilikan ke tangan pemegang dengan keyakinan lebih kuat. Namun, pasokan yang semakin ketat saja tidak cukup untuk mempertahankan pemulihan Bitcoin. Tren kenaikan yang berkelanjutan tetap memerlukan permintaan beli yang lebih kuat untuk menyerap likuiditas yang tersedia. Tanpa dukungan itu, Bitcoin mungkin kesulitan menjaga momentum meskipun saldo di bursa semakin langka. Jika permintaan terus pulih, pasokan likuid yang terbatas berpotensi memperkuat penemuan harga dan mendukung siklus pasar yang digerakkan oleh struktur fundamental.

ambcrypto1j yang lalu

Ethereum dan Bitcoin hadapi krisis pasokan bersejarah – 2 METRIK ini ungkap langkah selanjutnya

ambcrypto1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片