Analyst Says XRP Has 2 Options Right Now, Reveals Why Investors Win Either Way

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-11-17Terakhir diperbarui pada 2025-11-17

Abstrak

Crypto analyst Chad has revealed two scenarios that could unfold for XRP amid the recent crypto market downtrend. The analyst...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Crypto analyst Chad has revealed two scenarios that could unfold for XRP amid the recent crypto market downtrend. The analyst also stated that XRP investors would win, regardless of which scenario played out. 

Two Scenarios That Could Play Out For XRP At The Moment

In an X post, Chad stated that there are two options, with the first being that the XRP price stays the same as today, and then the ETFs buy the entire circulation supply in exactly one year. Meanwhile, the second option is that the XRP price rises dramatically, and the acquisition of XRP declines because the altcoin becomes more expensive to buy. 

The crypto analyst declared that XRP holders will win either way. He indicated that the XRP price would surge drastically if ETFs were to accumulate significantly. Notably, the first ‘33 Act XRP ETF just launched last week and has recorded significant net inflows. SoSo Value data shows that the Canary XRP fund took in $245 million on the first day and $243 million on the second day of trading. 

Meanwhile, other pending XRP ETFs are expected to launch soon. The first among them is Franklin Templeton, which is likely to launch this week after earlier filing an updated S-1, which removed the delay amendment. Bitwise and 21Shares could also launch this week, following a similar move. 

As Chad suggested, these XRP ETFs are bullish for the XRP price, considering the amount of fresh capital that could flow into the altcoin’s ecosystem through these funds. Institutional investors have already shown huge interest in XRP, as evidenced by the fact that Canary’s fund has had the best launch this year in terms of trading volume and inflows. 

Analyst Shares ETFs Impact Launch Model

In another X post, Chad shared the XRP ETFs launch impact model, showing how high the XRP price could reach thanks to these funds. The model showed that 20 ETFs seeded at $45 million each, with a total inflow of $900 million, would absorb 1.5% of the altcoin’s supply and could spark an XRP price surge to between $10 and $17 within 30 days. Meanwhile, the price could rally to between $13 and $24 within 60 days based on the model. 

XRP
Source: Chart from Chad from X

Chad also revealed how the XRP ETFs could spark a supply shock for XRP. He noted that the OTC desks will initially run cover for the ETFs, but they will inevitably have to buy on public exchanges at some point. The analyst revealed that the XRP supply on exchanges is 2.8 billion, an amount that he expects the ETFs should be able to buy up. 

At the time of writing, the XRP price is trading at around $2.25, up in the last 24 hours, according to data from CoinMarketCap.

XRP
XRP trading at $2.26 on the 1D chart | Source: XRPUSDT on Tradingview.com
Featured image from Pxfuel, chart from Tradingview.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Scott Matherson is a leading crypto writer at Bitcoinist, who possesses a sharp analytical mind and a deep understanding of the digital currency landscape. Scott has earned a reputation for delivering thought-provoking and well-researched articles that resonate with both newcomers and seasoned crypto enthusiasts. Outside of his writing, Scott is passionate about promoting crypto literacy and often works to educate the public on the potential of blockchain.

Bacaan Terkait

BNB Chain Merilis Laporan Riset, Mengeksplorasi Jalur Migrasi Kriptografi Pascakuantum BSC

BNB Chain merilis laporan penelitian yang mengeksplorasi jalur migrasi kriptografi pascakuantum untuk BNB Smart Chain (BSC). Studi ini mengevaluasi kelayakan dan dampak kinerja dari mengganti sistem kriptografi tradisional dengan alternatif yang tahan terhadap komputer kuantum. Rekomendasi utama termasuk mengadopsi ML-DSA-44 untuk skema tanda tangan transaksi dan pqSTARK untuk agregasi tanda tangan konsensus validator. Secara teknis, migrasi ini layak dilakukan, namun memerlukan pertimbangan signifikan terhadap skalabilitas. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan ukuran transaksi dari sekitar 110 byte menjadi 2,5 kilobyte, dan ukuran blok dari 110 kilobyte menjadi sekitar 2 megabyte. Akibatnya, TPS untuk transfer native turun dari 4.973 menjadi 2.997. Hambatan kinerja utamanya bukan pada verifikasi tanda tangan, melainkan pada peningkatan overhead transmisi jaringan akibat membesarnya volume data. Di sisi lain, teknologi agregasi pqSTARK terbukti efisien, berhasil mengompresi tanda tangan validator dengan rasio sekitar 43:1, membantu mengelola peningkatan ukuran di lapisan konsensus. Laporan ini juga mencatat bahwa area seperti jabat tangan P2P dan komitmen KZG memerlukan penelitian lebih lanjut untuk alternatif pascakuantumnya. BNB Chain menekankan bahwa penelitian ini bersifat eksploratif dan untuk antisipasi jangka panjang, bukan menanggapi ancaman keamanan yang mendesak saat ini.

marsbit9m yang lalu

BNB Chain Merilis Laporan Riset, Mengeksplorasi Jalur Migrasi Kriptografi Pascakuantum BSC

marsbit9m yang lalu

Setelah Jumlah Pengembang Terpotong Separuh: Crypto Tidak Mati, Hanya Menyerahkan Talenta kepada AI

Jumlah pengembang aktif di ekosistem crypto telah turun signifikan dari puncaknya, namun penurunan ini terutama berasal dari pendatang baru yang bergantung pada tren pasar. Sebaliknya, pengembang berpengalaman (established devs) justru meningkat dan berkontribusi 70% kode. Mereka bertahan karena memiliki keahlian inti dalam pengembangan infrastruktur, audit keamanan, dan arsitektur yang kompleks. Industri crypto telah melatih para pengembang ini untuk membangun sistem tepercaya dalam lingkungan tanpa otoritas pusat dan toleransi kesalahan nol. Kemampuan ini — merancang mekanisme kepercayaan, insentif, dan koordinasi di antara pihak asing — kini menjadi sangat berharga di era AI. AI menghadapi tantangan skalabilitas yang struktural, seperti agregasi dan efisiensi daya komputasi, penyelarasan insentif untuk kolaborasi multi-agent, dan infrastruktur pembayaran otonom. Solusi dari builder crypto, seperti proof-of-stake, mekanisme restaking, dan stablecoin yang dapat diprogram, memberikan jawaban yang langsung dapat diadaptasi untuk masalah-masalah ini. Peran builder pun berevolusi: dari menulis kontrak pintar menjadi merancang aturan dan mekanisme tepercaya untuk sistem AI otonom. Modal ventura besar mengalir ke persimpangan crypto dan AI, mengakui bahwa kemampuan inti dari industri crypto sedang ditempatkan kembali (repurposed) untuk mengatasi hambatan skalabilitas AI. Penurunan jumlah pengembang bukanlah akhir, melainkan proses "pembersihan" yang memusatkan talenta inti untuk peluang yang lebih besar di era AI.

marsbit14m yang lalu

Setelah Jumlah Pengembang Terpotong Separuh: Crypto Tidak Mati, Hanya Menyerahkan Talenta kepada AI

marsbit14m yang lalu

Setelah Jumlah Pengembang Terpotong Setengah: Crypto Tidak Mati, Hanya Menyerahkan Talenta ke AI

Jumlah pengembang aktif di ekosistem Crypto (berdasarkan data GitHub) telah menurun sekitar 50% dari puncaknya, dari 45K menjadi 23K. Namun, analisis mendetail menunjukkan ini bukanlah tanda kematian industri, melainkan proses "deleveraging" atau penyaringan talenta. Mayoritas yang pergi adalah pengembang baru (masuk <1 tahun) yang bergantung pada tren pasar seperti NFT atau DeFi fork. Sebaliknya, pengembang berpengalaman (established devs, >2 tahun) justru mencapai rekor tertinggi dan menyumbang 70% kode. Inti artikel ini adalah bahwa pengembang inti Crypto telah mengembangkan kemampuan khusus: merancang sistem yang dapat dipercaya dan beroperasi secara mandiri dalam lingkungan tanpa aturan eksternal dan toleransi kesalahan nol (seperti di DeFi). Kemampuan ini sekarang sangat relevan untuk mengatasi tantangan struktural dalam era AI, seperti masalah kepercayaan, koordinasi, dan insentif dalam sistem otonom. Beberapa contoh perpindahan talenta dan penerapan kemampuan ini di AI antara lain: CoreWeave (dari GPU mining ke penyediaan komputasi AI), OpenRouter (dari agregasi NFT ke agregasi model AI), dan proyek seperti Hyperbolic yang menerapkan mekanisme verifikasi terdesentralisasi untuk komputasi AI tepercaya. Tantangan AI seperti agregasi komputasi, pembayaran otonom untuk agen AI, dan desain tata kelola/insentif untuk multi-agen, memiliki kemiripan struktural dengan masalah yang telah dipecahkan di dunia Crypto. Dengan demikian, penurunan jumlah pengembang sebenarnya mengonsentrasikan talenta inti. Modal ventura (seperti Paradigm, a16z) semakin berfokus pada persimpangan Crypto dan AI. Peran builder berevolusi dari "penulis kontrak pintar" menjadi "perancang mekanisme tepercaya untuk sistem AI otonom". Penulis menyimpulkan bahwa konvergensi Crypto dan AI merupakan peluang struktural yang nyata, di mana kemampuan mendesain sistem tanpa kepercayaan (*trustless*) dari Crypto menjadi aset berharga untuk skala AI.

链捕手18m yang lalu

Setelah Jumlah Pengembang Terpotong Setengah: Crypto Tidak Mati, Hanya Menyerahkan Talenta ke AI

链捕手18m yang lalu

Intip Investasi Terbaru "Raja Saham AI" Usia 24 Tahun: 60% Portofolio Hedging Penurunan Semikonduktor

**Ringkasan: Posisi Terbaru "Raja Saham AI" Berusia 24 Tahun - 60% Posisi Lindungi Diri dari Penurunan Semikonduktor** Situational Awareness LP, dana yang dikelola Leopold Aschenbrenner (24 tahun), telah mengungkapkan posisi keuangannya per 31 Maret 2026 melalui laporan 13F. Nilai portofolio dana ini melonjak 148% menjadi USD 13,7 miliar, didorong oleh apresiasi dan suntikan modal baru yang signifikan (32,51%). **Langkah-Langkah Utama Penyesuaian Portofolio:** 1. **Posisi Baru (Hedging Besar-besaran):** Aksi paling mencolok adalah pembelian opsi jual (*put options*) berskala besar untuk sektor semikonduktor dan perangkat keras AI, mencakup lebih dari **60%** dari nilai nominal total portofolio. Ini termasuk opsi jual untuk SMH (ETF semikonduktor), NVDA, ORCL, AVGO, dan AMD. Dana ini juga menggunakan strategi *straddle* (membeli opsi beli dan jual untuk saham yang sama seperti MU dan TSM), mengindikasikan ekspektasi volatilitas harga yang tinggi di sektor ini. 2. **Penambahan Posisi:** Dana ini menambah kepemilikan saham langsung (*common stock*) di perusahaan seperti SanDisk (SNDK) dan CoreWeave (CRWV), yang terakhir adalah penyedia layanan cloud GPU AI. Penambahan juga dilakukan di perusahaan infrastruktur tenaga listrik dan pertambangan kripto seperti RIOT dan CLSK, selaras dengan tema "listrik adalah minyak baru". 3. **Likuidadasi Posisi:** Dana ini menutup seluruh posisi opsi beli (*call*) Intel (INTC) yang sebelumnya memiliki leverage tinggi, serta keluar dari sektor modul optik/ jaringan optik dengan menjual LITE dan COHR. Beberapa posisi perusahaan penambangan kripto juga dilikuidasi. 4. **Pengurangan Posisi:** Pengurangan signifikan dilakukan pada saham Bloom Energy (BE), kemungkinan untuk mengambil keuntungan, dan pada opsi beli CoreWeave (CRWV CALL) untuk mengurangi leverage sambil tetap memegang saham langsungnya. **Interpretasi Strategi:** Posisi Leopold Aschenbrenner mencerminkan dua narasi yang tampak bertentangan namun saling melengkapi: **kewaspadaan tinggi terhadap gelembung valuasi jangka pendek di sisi "chip" AI**, dan **optimisme jangka panjang terhadap kebutuhan infrastruktur pendukung AI** seperti daya listrik, pusat data, dan layanan cloud. Strateginya menunjukkan keyakinan bahwa hambatan pertumbuhan AI berikutnya mungkin bukan pada GPU itu sendiri, tetapi pada kapasitas energi dan infrastruktur untuk menjalankannya secara berkelanjutan. Dengan kata lain, dana ini melakukan lindung nilai (*hedging*) besar-besaran terhadap volatilitas sektor perangkat keras AI sambil tetap bertaruh pada tema infrastruktur pendukung AI dalam jangka panjang.

marsbit28m yang lalu

Intip Investasi Terbaru "Raja Saham AI" Usia 24 Tahun: 60% Portofolio Hedging Penurunan Semikonduktor

marsbit28m yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli WIN

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian WINkLink (WIN) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli WINkLink (WIN) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan WINkLink (WIN) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan WINkLink (WIN) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading WINkLink (WIN)Lakukan trading WINkLink (WIN) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

403 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.11Diperbarui pada 2025.03.21

Cara Membeli WIN

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga WIN (WIN) disajikan di bawah ini.

活动图片