Rumors of Bybit Buying Korbit Spark Buzz in Crypto Community

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-11-10Terakhir diperbarui pada 2025-11-10

Key Highlights

Reports are circulating that global crypto exchange Bybit may be pursuing the acquisition of Korbit, South Korea’s fourth-largest cryptocurrency exchange.

According to a post by Wu Blockchain on X, citing South Korea’s Maeil Business Newspaper, Bybit has reportedly met with Korbit’s management to begin discussions regarding the potential acquisition. 

Korbit is currently 60.5% owned by NXC, Nexon’s holding company, and 31.5% owned by SK Planet. Bybit is said to be considering acquiring SK Planet’s stake first before potentially moving toward full ownership.

Local media coverage

Maeil Business Newspaper reported that the discussions between Bybit and Korbit are still in the early stages. The newspaper noted that while the deal is not yet confirmed, industry insiders consider Bybit’s interest in Korbit a logical step given the exchange’s global expansion efforts.

The report also pointed to South Korea’s regulatory environment. In October 2025, South Korea’s Financial Intelligence Unit (FIU), under the Financial Services Commission (FSC), approved Binance’s request to change the executives at GOPAX. 

Binance had originally applied for this back in March 2023, so the approval came more than two years later. Analysts quoted by the newspaper said the approval could encourage other foreign cryptocurrency exchanges to enter the Korean market through mergers or acquisitions.

Ownership and market context

Korbit is mostly owned by NXC, which holds a 60.5% stake, while SK Planet owns 31.5%. Reports suggest that SK Planet has been pulling back from its investments in cryptocurrency, which could make its stake available for sale.

South Korea is the world’s second-largest market for cryptocurrency trading after the United States. If foreign exchanges like Bybit enter the market, it could change the local crypto industry, especially since domestic banks and financial institutions are restricted from participating in cryptocurrency businesses.

Community reaction

The potential acquisition has generated discussion in the crypto community. One user commented: “Bybit buying Korbit? Interesting. NXC and SK Planet ownership suggests they weren’t fully committed to the crypto game. Question is, are they getting a bargain or a headache?”

Another user stated: “Smart move if they’re serious about tightening their Asia footprint.”

Wu Blockchain noted Bybit’s rapid growth since its founding in 2018, describing it as “the world’s second-largest virtual asset exchange” and highlighting its convenient futures trading platform as a driver of its expansion.

Bybit’s official statement

Despite circulating reports, Bybit has not officially confirmed or denied the acquisition. Wu Blockchain reported that Bybit “responded that it is unaware of the market rumors regarding the acquisition of Korbit and advised users to refer to its official website for future updates.” However, no such statement can be found on Bybit’s website or its X account, leaving the news unverified.

At present, the potential acquisition remains speculative. Observers are monitoring developments closely, as any confirmed deal could have significant implications for the South Korean virtual asset market.

Also Read: Monad’s Airdrop Expectations Buzz Within the Crypto Community


Mobile Only ImageMobile Only Image

Bacaan Terkait

Mengapa Konferensi Besar Kripto Tidak Lagi Populer?

Semakin banyak orang kehilangan minat pada konferensi besar industri kripto offline. Banyak yang mengeluhkan penurunan nilai partisipasi dan minimnya informasi baru, tetapi akar masalahnya lebih dalam. Dulu, konferensi besar sangat penting karena industri kripto bersifat global sejak awal dan tidak memiliki kota pusat tetap. Mereka menjadi titik temu yang mempertemukan pelaku industri dari seluruh dunia. Namun, nilai konferensi utama kini terpecah. Orang-orang berkualitas tinggi—pengembang dan investor—banyak yang beralih ke acara kecil dan privat di sekitarnya, seperti pertemuan eksklusif atau makan malam terpilih. Sementara itu, konten di panggung utama seringkali sudah tidak baru lagi. Pola ini mengurangi peluang untuk 'pertemuan tak terduga' dengan orang baru di luar lingkaran sendiri. Bentuk lain yang muncul adalah konferensi elit hanya dengan undangan, yang menjaga kualitas tetapi menciptakan hambatan bagi pendatang baru. Dampak gabungan dari aktivitas privat dan acara tertutup elit ini mengurangi daya tarik konferensi besar tradisional. Dari sudut pandang optimis, penurunan konferensi kripto khusus ini bisa menandai pergeseran industri ke arah ekspansi eksternal. Banyak pelaku industri kini lebih fokus menjangkau klien tradisional dan mengintegrasikan kripto ke dalam bisnis arus utama, seperti keuangan tradisional. Forum kripto kini muncul di berbagai konferensi industri lain. Ke depannya, jumlah konferensi kripto besar papan atas kemungkinan akan berkurang secara signifikan. Industri telah melampaui fase perluasan internal dan tidak memerlukan pertemuan besar setiap dua bulan. Pergeseran ini, di mana percakapan berkualitas berpindah ke lingkaran yang lebih kecil sementara teknologi kripto mengintegrasi ke dunia luas, adalah tanda kematangan industri.

marsbit10m yang lalu

Mengapa Konferensi Besar Kripto Tidak Lagi Populer?

marsbit10m yang lalu

Indikator Arah Pasar Kripto-Saham | Perusahaan Publik Global Jual Bersih BTC Senilai $85,45 Juta Pekan Lalu, Cadangan Dolar Strategy Tembus $3 Miliar (14 Juli)

**Ikhtisar Pasar Kripto & Saham: Perusahaan Global Jual Bersih BTC Rp140 Triliun, Cadangan USD Strategy Capai Rp490 Triliun (14 Juli)** Pasar saham global mengalami tekanan pekan lalu. Korsel menghadapi arus keluar modal asing yang besar, sementara pasar AS tertekan oleh komentar Trump dan ketegangan dengan Iran. Saham terkait kripto umumnya melemah. Analisis pasar AS menunjukkan sinyal beragam. Survei Bank of America memperingatkan investor untuk mengurangi eksposur saham karena sentimen terlalu bullish. Sebaliknya, Morgan Stanley memperkirakan kenaikan pasar akan meluas didorong oleh kinerja perusahaan di luar raksasa teknologi. Pada aset kripto, perusahaan publik global melakukan **penjualan bersih BTC senilai US$85,45 juta (sekitar Rp140 triliun)** pekan lalu. Strategy (mantan MicroStrategy) dan Metaplanet tidak melakukan pembelian. Namun, dua perusahaan lain, OrangeBTC dan Strive, menambah kepemilikan BTC. **Strategy mengumumkan cadangan USD-nya telah bertambah US$4,5 miliar, menjadi total US$30 miliar (sekitar Rp490 triliun)**, dengan kepemilikan BTC tetap 843.775 koin. Perusahaan lain seperti Hyperscale Data dan Cleanspark juga menambah cadangan BTC mereka. Di sisi lain, beberapa perusahaan seperti BitFuFu, Bitdeer, dan Empery Digital menjual sebagian atau seluruh hasil penambangan BTC mereka untuk pendanaan proyek atau pelunasan utang. Secara keseluruhan, perusahaan publik (non-penambang) memegang **1.139.635 BTC**, setara dengan 5,7% dari kapitalisasi pasar beredar BTC. Laporan menunjukkan perusahaan membeli **110.000 BTC pada Q2 2026**, meningkat 1,8x dari dua kuartal sebelumnya. Untuk aset kripto lain, Bitmine menambah kepemilikan ETH, sementara DFDV menyerahkan pengelolaan operasional meme coin DONT. BNB Plus terkena delisting dari Nasdaq karena harga sahamnya di bawah US$1 dan pindah ke pasar OTC.

marsbit23m yang lalu

Indikator Arah Pasar Kripto-Saham | Perusahaan Publik Global Jual Bersih BTC Senilai $85,45 Juta Pekan Lalu, Cadangan Dolar Strategy Tembus $3 Miliar (14 Juli)

marsbit23m yang lalu

Mengapa Konferensi Besar Crypto Tidak Lagi Populer?

Semakin banyak orang yang merasa jenuh dengan konferensi besar industri kripto secara luring. Banyak investor dan pendiri yang dulu menghabiskan setengah tahun untuk berpindah-pindah antar konferensi, kini mulai menghindari kota-kota yang tidak akan mereka lewatkan dua tahun lalu. Penurunan nilai balik dan informasi yang kurang efektif sering dikeluhkan, tetapi ini bukan akar masalahnya. Konferensi luring dulunya penting karena industri kripto bersifat global sejak awal, tanpa kota inti yang tetap. Pertemuan tatap muka lebih efisien, dan konferensi besar menjadi solusi temu global. Namun, nilai konferensi besar kini terpecah. Orang-orang berkualitas tinggi—pengembang dan investor—banyak yang beralih ke acara kecil dan pribadi di pinggiran. Acara utama seringkali hanya berisi pembicaraan yang sudah dipublikasikan di media sosial. Pola ini memicu pergeseran: konferensi besar menjadi alasan untuk berkumpul di satu kota, sementara interaksi nyata terjadi di acara kecil. Jamuan makan malam eksklusif untuk kelompok kecil muncul, tetapi kehilangan nilai "pertemuan tak terduga" dengan orang baru dari luar lingkaran mereka. Sementara itu, konferensi eksklusif undangan berkembang, menjaga kualitas informasi tetapi menciptakan hambatan bagi pendatang baru. Di tengah pembelahan ini, konferensi besar tradisional kehilangan daya tarik. Jika peserta bernilai tinggi berhenti datang, kualitas acara turun, memicu siklus negatif. Fenomena serupa terlihat di industri lain, seperti AI di San Francisco. Namun, ada sudut pandang optimis: penurunan konferensi kripto eksklusif menandai pergeseran fokus industri ke ekspansi eksternal. Perusahaan terkemuka kini mengalihkan energi untuk menjangkau klien tradisional dan aplikasi dunia nyata, seperti stablecoin, bank digital berbasis kripto, dan produk seperti futures minyak atau pasar prediksi. Forum kripto kini muncul di konferensi keuangan tradisional. "Konferensi kripto khusus" suatu hari mungkin hilang, seperti "konferensi internet khusus" di masa lalu, ketika topik kripto menjadi bagian dari semua diskusi industri. Ke depan, jumlah konferensi kripto besar top kemungkinan akan menyusut drastis. Industri telah melampaui fase perlu membuktikan diri secara internal setiap beberapa bulan. Pertumbuhan nyata ada di integrasi dengan ekonomi nyata. Pola ini adalah tanda kematangan: saat industri berkembang dan informasi inti tenggelam dalam kebisingan, interaksi berkualitas tinggi berpindah ke lingkaran pribadi. Ini adalah harga yang harus dibayar untuk ekspansi dan arus utama.

Foresight News36m yang lalu

Mengapa Konferensi Besar Crypto Tidak Lagi Populer?

Foresight News36m yang lalu

Trading

Spot
活动图片