Chainlink Pilots Bermuda Monetary Authority Complaint Stablecoin

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-11-06Terakhir diperbarui pada 2025-11-06

Chainlink and Apex Group have completed a pilot for institutional-grade stablecoin infrastructure in Bermuda. The initiative was carried out in partnership with the Bermuda Monetary Authority (BMA) as part of its Innovation Hub. This is a step towards modernizing supervisory oversight within the digital asset space.

The collaboration aims to create a unified, fully compliant, and institutional-ready stablecoin framework, supporting the BMA’s Embedded Supervision Initiative.

The BMA governs Bermuda’s financial sector and oversees significant institutions like the island’s 1,200+ registered insurers. It has been pursuing “embedded supervision,” a model that places compliance and reporting logic directly inside protocols to reduce manual oversight and enable continuous monitoring, particularly of stablecoin collateral and circulation.

The authority lists a joint Embedded Supervision Pilot with Chainlink Labs, Hacken, Bluprynt, and Apex on its website, framing the goal as real-time, regulator-grade monitoring across legal, operational, and technical layers.

Chainlink powers real-time oversight

The new infrastructure, currently operational on a test network, utilizes Chainlink’s oracle platform. Additionally, it integrates multiple Chainlink standards and services, including the Cross-Chain Interoperability Protocol (CCIP), the Automated Compliance Engine (ACE), and Proof of Reserve (PoR). Bluprynt and Hacken, which are Chainlink ecosystem participants, have also worked on the framework.

The solution allows regulated asset issuers to leverage Chainlink’s network for collateral transparency—continuous, real-time visibility into a stablecoin’s backing assets is provided on-chain via Chainlink Proof of Reserve. It also uses the issuance control feature, which prevents unauthorized token creation by helping ensure the circulating supply never exceeds the actual reserves.

Further, Bermuda-specific operational and regulatory requirements are enforced automatically on-chain using the Automated Compliance Engine (ACE). The Cross-Chain Token (CCT) standard facilitates frictionless, zero-slippage movement of the stablecoin across different blockchains.

Integrated services on the system

The system relies on Apex Group to relay on-chain data for asset servicing functions like custody of the underlying collateral, reserve management, and tokenization via Tokeny. Security is enhanced by Hacken Extractor, which provides immediate alerts for stablecoin risks, sanctioned wallet activity, and suspicious anomalies. Additionally, transparency is secured by Bluprynt’s Know Your Issuer (KYI) solution, which cryptographically links verified entities to their minting wallets.

“I’m very excited about our embedded supervision solution with the Bermuda Monetary Authority to advance institutional-grade, regulatory-friendly stablecoins in Bermuda…It’s exciting to see Apex Group at the forefront of the future of finance, their commitment to advancing secure and trusted onchain financial systems aligns with the direction global finance is rapidly moving toward,” said Sergey Nazarov, Co-Founder of Chainlink.

Peter Hughes, CEO at Apex Group, added, “Partnering with the Bermuda Monetary Authority and Chainlink on this solution has been a significant step forward. Apex Group’s asset servicing capabilities were seamlessly integrated with Hacken’s data integrity solutions and Blueprynt’s identity transparency layer, all brought together through Chainlink’s industry-standard oracle platform. The BMA’s forward-looking approach made it possible to deliver a production-ready, regulator-aligned stablecoin framework that operates with real-time compliance and collateral assurance.”

However, Chainlink and Apex emphasized that it is not a consumer launch and does not imply regulatory authorization for a live stablecoin in Bermuda. The BMA’s program remains a testing ground for supervisory innovation rather than a commercial deployment path. 

If taken beyond testnet, the model would test governance questions around oracle dependencies, policy-change management, and cross-chain incident response issues that the BMA’s embedded supervision agenda is explicitly designed to probe before production.

Also Read: UBS Launches First Tokenized Fund via Chainlink DTA


Mobile Only ImageMobile Only Image

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Analis yang Memprediksi Penurunan Bitcoin Besar-besaran di Oktober, Kini Memprediksi Apa yang Mungkin Terjadi Selanjutnya

Analis yang memprediksi penurunan besar Bitcoin pada Oktober kini memberikan pandangan tentang kemungkinan perkembangan selanjutnya. Menurut Sean Farrell dari Fundstrat, kondisi pasar kripto yang sideways dan volatil saat ini, sementara saham teknologi tradisional mencapai rekor tertinggi, menciptakan suasana apati. Namun, ini bisa menjadi tanda awal pembentukan dasar harga. Dalam skenario dasar Farrell, Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan mungkin akan mengalami satu penurunan tajam terakhir sebelum tren naik yang berkelanjutan dimulai. Tekanan jangka pendek masih ada karena kondisi likuiditas global dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun yang berdampak pada aset sensitif seperti kripto. Dinamika makroekonomi saat ini menunjukkan pertumbuhan sektor teknologi didorong peningkatan laba korporasi, sementara pasar kripto belum menerima likuiditas moneter dan fiskal yang diperlukan. Meski demikian, Farrell memperkirakan situasi bisa berubah dalam 3-6 bulan ke depan. Setelah penurunan selera risiko akibat suku bunga tinggi, langkah peningkatan likuiditas oleh regulator atau bank sentral dapat memicu pasar bull baru. Selain itu, proposal tata kelola baru untuk mengurangi tingkat inflasi di jaringan Solana, jika disetujui, dapat mengurangi tekanan penawaran di pasar dan menjadi katalis signifikan bagi harga token SOL.

cryptonews.ru4j yang lalu

Analis yang Memprediksi Penurunan Bitcoin Besar-besaran di Oktober, Kini Memprediksi Apa yang Mungkin Terjadi Selanjutnya

cryptonews.ru4j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli LINK

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian ChainLink (LINK) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli ChainLink (LINK) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan ChainLink (LINK) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan ChainLink (LINK) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading ChainLink (LINK)Lakukan trading ChainLink (LINK) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.2k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.13Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli LINK

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga LINK (LINK) disajikan di bawah ini.

活动图片