Kolkata Crypto Duo Nabbed After ₹25 Crore Investor Swindle

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-31Terakhir diperbarui pada 2025-10-31

A cryptocurrency fraud worth approximately ₹25 crores was uncovered in Kolkata, India. This resulted in the arrest of two accused, namely Anirban Ghosh and Priyanka Sahu.

According to a Times of India report, the duo was allegedly running a fake investment scheme that promised high returns through cryptocurrency trading and cheated multiple investors.

The complaint was filed at Shakespeare Sarani Police Station, one of the police stations in Central Kolkata that handles financial and corporate fraud cases. The complainant said he was persuaded to invest in what appeared to be a profitable crypto venture, only to realize later that it was a scam. Following this, the bank fraud division at Lalbazar, the headquarters of the Kolkata Police, launched an investigation and arrested both individuals.

Both suspects were produced before the Bankshall Court in Kolkata on Wednesday. After reviewing the evidence and considering the seriousness of the allegations, the court remanded them in police custody for 14 days. The police suspect that the two could be part of a larger network, and the investigation is ongoing.

Rising crypto scams

This investigation comes amid a trend of rising crypto scams across India. The Enforcement Directorate’s (ED) 2024–25 report notes that 31 such cases were recorded this year. Though fewer than bank frauds, crypto scams have grown rapidly from almost none before 2018.

Recent months have seen a string of such incidents across the country. Starting from Kolkata to Gujarat, several cases were detected in which victims were lured with high returns on fictitious crypto investment schemes.

In Gujarat, such crypto scams are becoming more common. Recently, a businessman from Ahmedabad lost over ₹2 crore to a fake company called Doxy that pretended to be a crypto firm, while another victim from Gandhidham lost ₹56 lakh through a Telegram group promising big profits. In a separate case, a doctor from Rajkot lost over ₹31 lakh after being persuaded on Facebook to invest in USDT.

All these cases are related to social media platforms like Facebook and Telegram, which have become hotspots for crypto fraud. Scammers use fake profiles, investment groups, and misleading ads to trap people.

Government steps up action

India does not yet have a law that exclusively regulates cryptocurrencies. Instead, certain crypto-related services are monitored under the Prevention of Money Laundering Act, 2002 (PMLA), by treating virtual digital asset service providers as “reporting entities.”

Earlier this month, the Indian government tightened its action against offshore crypto platforms. The Finance Ministry has sent notices to 25 exchanges, including CoinW, BTCC, Changelly, and Paxful, for not following anti-money laundering rules. The Financial Intelligence Unit (FIU-IND) has also directed these platforms to remove their websites and apps from public access in India.

At the same time, the government has launched the National Blockchain Framework (NBF) in September 2024. Led by the Ministry of Electronics and Information Technology (MeitY), it focuses on using blockchain to improve government and public services, not on regulating crypto trading. As of October 2025, over 34 crore government documents have been verified using the National Blockchain Platform.

What people should watch out for

As Indians begin to dabble into cryptocurrency, many are enticed by promises of quick rewards.  Scammers take advantage of this by creating realistic-looking bogus websites, Telegram groups, and social media pages. 

 It’s easy to fall into a scam, so exercise caution.  Always check before investing, avoid clicking on random links, and never reveal personal or financial information to strangers online.

Also Read: India’s Amravati Adopts Blockchain for Smart Governance


Mobile Only ImageMobile Only Image

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Ujian Tengah Tahun Bursa Korea: Pendapatan Tergerus Separuh, Laba Menguap, Kutukan Siklus Industri Kripto

Dua bursa kripto terbesar Korea Selatan, Upbit (milik Dunamu) dan Bithumb, melaporkan penurunan kinerja keuangan yang drastis untuk paruh pertama 2026. Pendapatan Dunamu turun 49,1% menjadi 4.081 miliar won, dengan laba bersih anjlok 74,1%. Sementara itu, pendapatan Bithumb turun 48,7% menjadi 1.688 miliar won, dan justru mencatat kerugian bersih 1.087 miliar won, berbanding terbalik dengan laba tahun sebelumnya. Penurunan ini sejalan dengan volume perdagangan di lima bursa berizin Korea yang menyusut hampir 50%. Penyebabnya adalah perpindahan modal retail ke saham sektor AI dan semikonduktor seperti Samsung Electronics, serta antisipasi penerapan pajak capital gain kripto sebesar 22% mulai 2027. Meski menghadapi krisis, kedua perusahaan tetap melanjutkan rencana IPO. Dunamu bermitra dengan Naver Financial untuk bertransformasi menjadi perusahaan fintech, sementara Bithumb fokus pada perbaikan tata kelola internal. Laporan ini menyoroti tantangan mendasar bursa kripto: ketergantungan ekstrem pada pendapatan fee transaksi membuat mereka sangat siklis, seperti perusahaan sekuritas tradisional. Profitabilitas mereka bergantung sepenuhnya pada kondisi pasar, sehingga sulit mendapatkan valuasi yang stabil dari investor publik. Tantangan terbesar bagi Upbit dan Bithumb adalah meyakinkan pasar bahwa mereka dapat bertahan saat volume perdagangan kembali merosot di masa depan.

marsbit18m yang lalu

Ujian Tengah Tahun Bursa Korea: Pendapatan Tergerus Separuh, Laba Menguap, Kutukan Siklus Industri Kripto

marsbit18m yang lalu

Dari Mint hingga TapeOut: Panduan Pemula Pertama Kali ke TapeOut

**Judul: Dari Mint hingga Stream: Panduan Langkah-demi-Langkah untuk Pemula di TapeOut** Artikel ini memberikan panduan langkah-demi-langkah bagi pemula untuk memulai di TapeOut, sebuah platform yang menggabungkan logika sirkuit dengan blockchain. Penulis menekankan pentingnya fokus pada **memahami fungsi** processor daripada langsung melihat harga. **Langkah Utama:** 1. **Persiapan:** Gunakan dompet terpisah berisi sedikit BNB untuk uji coba. 2. **Memilih Processor:** Pahami detil processor (nama, pembuat, suplai, dll) sebelum melakukan aksi. 3. **Mint Elemen:** Jika suplai masih ada, Anda dapat "Mint" elemen dasar (NAND atau LATCH) milik suatu processor dengan BNB. Lakukan dalam jumlah kecil, pelan, dan verifikasi dengan jelas. 4. **Pasar Order Book:** Jika suplai habis, Anda bisa beli/ jual elemen di pasar order book. Perhatikan **harga, volume, dan kondisi escrow** yang spesifik, bukan hanya harga terakhir yang tampil. 5. **Membuat Sirkuit:** Inti TapeOut ada di sini. Cobalah contoh sirkuit kecil di kanvas untuk memahami bagaimana elemen logika bekerja. 6. **Stream (Menyelesaikan Sirkuit):** Proses ini mengubah desain sirkuit menjadi "sirkuit on-chain" dengan mengkonsumsi elemen yang Anda miliki. Lakukan hanya pada contoh kecil dan pahami konsekuensinya. 7. **Memanggil Sirkuit:** Setelah di-stream, sirkuit dapat dipanggil dan dijalankan di blockchain, misalnya melalui BscScan, untuk memverifikasi fungsinya. 8. **Waspada:** Jangan salah pahami demo "BTC Miner on-chain" sebagai cara menghasilkan pendapatan. **Pesan Keamanan Kunci:** * Selalu tanyakan pada diri sendiri sebelum tanda tangan: Apakah saya di situs resmi? Apa yang saya tandatangani? Berapa jumlah yang dibayar? Apakah saya bisa menerima jika semuanya hilang? * Mulailah dengan risiko kecil, pahami setiap langkah, dan jangan hanya fokus pada perdagangan tanpa memahami produk dasarnya.

marsbit1j yang lalu

Dari Mint hingga TapeOut: Panduan Pemula Pertama Kali ke TapeOut

marsbit1j yang lalu

Paus Bitcoin Akhiri Penjualan, Akumulasi Lebih dari $2,7 Miliar dalam 60 Hari

Paus Bitcoin (whale) telah kembali ke sisi pembeli, memberikan sinyal potensial bahwa pasar kripto yang lesu selama berbulan-bulan mungkin akan mencapai titik terendahnya. Menurut data on-chain dari CryptoQuant, **pemegang besar (large holders) secara bersih mengakumulasi sekitar 43.000 BTC dalam 60 hari terakhir**, setara dengan sekitar $2,75 miliar pada harga saat ini. Akumulasi dimulai saat harga Bitcoin mendekati $60.000, menandai pergeseran dari penjualan berkelanjutan yang berlangsung selama berbulan-bulan. Data dari Glassnode juga menunjukkan bahwa **investor menengah (memegang 100-1.000 BTC) dan investor sangat besar (lebih dari 10.000 BTC) juga meningkatkan kecepatan pembelian**. Meski harga Bitcoin turun sekitar 50% dari puncak Oktober lalu dan berada di sekitar $64.000, masuknya modal institusional di tengah penarikan besar-besaran investor ritel dilihat sebagai sinyal positif. Analis Sean Rose dari Glassnode mencatat bahwa tren akumulasi ini **"jelas mengarah pada dimulainya kembali pembelian di semua tingkat kepemilikan sejak akhir Juli"**. Namun, tantangan makro tetap ada. ETF bertema kripto terus mengalami aliran keluar dana, dan perusahaan seperti Strategy telah beralih dari pembeli bersih menjadi penjual. Pasar juga ditandai oleh **partisipasi yang tidak memadai, kurangnya kepercayaan, dan suasana perdagangan yang lesu**. Meskipun akumulasi oleh paus dianggap sebagai indikator kontrarian yang kuat, para analis seperti Dessislava Ianeva dari Nexo menyoroti bahwa **"akumulasi paus di lingkungan volatilitas rendah tidak menjamin dimulainya kembali pasar bullish yang luas dan komprehensif. Pemulihan pasar yang sesungguhnya pertama-tama memerlukan dukungan lingkungan makroekonomi."** Dengan demikian, apakah sinyal akumulasi lokal ini dapat mengubah tren secara keseluruhan masih perlu ditunggu.

华尔街日报2j yang lalu

Paus Bitcoin Akhiri Penjualan, Akumulasi Lebih dari $2,7 Miliar dalam 60 Hari

华尔街日报2j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli KODEX200

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Samsung KODEX 200 ETF (KODEX200) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Samsung KODEX 200 ETF (KODEX200) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Samsung KODEX 200 ETF (KODEX200) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Samsung KODEX 200 ETF (KODEX200) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Samsung KODEX 200 ETF (KODEX200)Lakukan trading Samsung KODEX 200 ETF (KODEX200) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

98 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.14Diperbarui pada 2026.08.14

Cara Membeli KODEX200

Apa Itu ZHONGJI

Aset dasar dari kontrak ini adalah ZHONGJI INNOLIGHT CO., LTD. - H SHARES (HKEX: 3308). Zhongji Innolight Co., Ltd. adalah perusahaan yang berbasis di China yang terutama bergerak dalam penelitian dan pengembangan, desain, manufaktur, dan penjualan transceiver optik kecepatan tinggi.

22 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.17Diperbarui pada 2026.08.17

Apa Itu ZHONGJI

Cara Membeli ZHONGJI

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Zhongji Innolight (ZHONGJI) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Zhongji Innolight (ZHONGJI) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Zhongji Innolight (ZHONGJI) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Zhongji Innolight (ZHONGJI) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Zhongji Innolight (ZHONGJI)Lakukan trading Zhongji Innolight (ZHONGJI) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

25 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.17Diperbarui pada 2026.08.17

Cara Membeli ZHONGJI

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga A (A) disajikan di bawah ini.

活动图片