Wintermute Predicts Cleaner Positioning to Lift Crypto in November

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-29Terakhir diperbarui pada 2025-10-29

Crypto markets are regaining strength as cleaner positioning and rising liquidity create a solid base for renewed upside in November, according to Wintermute, a renowned crypto trading and market making firm. 

In its latest article, published on X, the market maker believes that Softer U.S. inflation data and improving U.S.–China relations have reignited risk appetite across global markets. 

Bitcoin reclaims $115K

Bitcoin reclaimed $115,000 after strong ETF inflows and a sharp short squeeze, signaling a clear return of investor confidence. The rebound follows weeks of volatility triggered by global uncertainty and rate concerns. However, easing treasury yields and renewed optimism around the upcoming Trump–Xi summit in Seoul have restored a positive market tone. 

Wintermute said Bitcoin’s 5.3% weekly rise came after $160 million in shorts were liquidated, marking one of the most aggressive squeezes this month. Ethereum also climbed toward $4,200, while gold slipped 7% as capital rotated from defensive assets into crypto and equities.

Cross-Asset PerformanceCross-Asset Performance
Cross-asset Performance, Source: Wintermute (X)

Broader rotation across sectors

Apart from Bitcoin and Ethereum, investors also shifted toward DeFi and AI-related tokens. Wintermute said the move came as these projects showed stronger earnings and more activity on their networks. Utility and infrastructure tokens also drew interest, helped by new Layer-2 launches and restaking projects that pulled in fresh liquidity. 

Funding rates turned positive across major perpetual markets, indicating sidelined capital is returning. Stablecoin supply also began to rise for the first time since September, a clear signal that fresh inflows are building. ETF flows remained steady throughout the week, reinforcing structural demand for Bitcoin and supporting a healthier derivatives market.

Quarterly Relative PerformanceQuarterly Relative Performance
Quarterly Relative Performance, Source: Wintermute (X)

Market confidence rebuilding after October turmoil

Two weeks earlier, Wintermute temporarily halted trading during a flash crash that erased $19 billion from the crypto market. The firm clarified it did so because its internal trading rules were breached amid the chaos. 

Evgeny Gaevoy, the CEO of Wintermute, dismissed rumors that the crash had “collapsed” the company, stating it was “business as usual” and that Wintermute was “perfectly fine.”

As macro headwinds fade, investors appear ready to rotate back into crypto. Factors like cooling inflation, improved diplomacy, and an expected Fed pivot are driving optimism. Hence, Wintermute believes the setup heading into November and Q4 remains constructive, with cleaner leverage and calmer volatility supporting continued risk-on momentum.

Also Read: Australia Expands Oversight to Stablecoins and Wrapped Tokens


Mobile Only ImageMobile Only Image

Bacaan Terkait

Perkiraan Harga XRP Tetap Tidak Berubah, karena ETF XRP Melampaui Inflow $1,5 Miliar

Analisis Teknis & Berita XRP: Menunggu Pergerakan Besar di Tengah Konsolidasi Harga XRP saat ini terkonsolidasi ketat dalam kisaran sempit $0,99 - $1,01, level tersempit dalam beberapa tahun terakhir. Analisis teknis menunjukkan pola yang tegang: harga diperdagangkan di dekat garis tren turun jangka panjang, dengan pita Bollinger yang menyempit, menandakan volatilitas rendah. Indikator teknis kunci seperti EMA 20-hari ($1,0265) dan EMA 50-hari ($1,0708) menjadi level resistensi utama yang harus ditembus untuk konfirmasi tren naik. Di balik ketenangan harga, sejumlah sinyal kuat mengisyaratkan pergerakan besar yang akan datang: * **Akumulasi:** Terjadi akumulasi kuat (skor 85) oleh investor meskipun harga turun, ditandai dengan naiknya level terendah RSI. * **Volatilitas Rendah:** Volatilitas 30-hari XRP berada di level terendah 4 tahun (30% tahunan). Secara historis, periode tenang seperti ini diikuti rata-rata oleh pergerakan harga 90,5% dalam 60 hari. * **Kondisi Derivatif Rapuh:** Open Interest (OI) naik signifikan menjadi $461 juta, sementara likuiditas spot menipis dan posisi short mendominasi. Ini menciptakan setup yang rentan untuk short squeeze jika harga naik, atau akselerasi penurunan jika level $1 gagal dipertahankan. * **Arus Dana ETF:** ETF XRP terus menerima aliran masuk dana, dengan total arus bersih kumulatif mencapai $1,52 miliar. **Proyeksi:** * **Skenario Bullish (Target: $1,0708):** Terpicu jika harga berhasil mempertahankan $1 dan menembus $1,0172 (level flip tren 1-jam), berpotensi memicu short squeeze menuju EMA 50-hari. * **Skenario Bearish (Risiko: $0,9709):** Terjadi jika harga gagal mempertahankan level $1, yang dapat mempercepat penurunan menuju pita Bollinger bawah. Kesimpulannya, XRP berada dalam fase konsolidasi ekstrem dengan berbagai sinyal teknis dan fundamental yang menunjukkan bahwa pelarian dari kisaran saat ini—ke arah mana pun—berpotensi menghasilkan pergerakan harga yang signifikan dan tajam.

cryptonews.ru13m yang lalu

Perkiraan Harga XRP Tetap Tidak Berubah, karena ETF XRP Melampaui Inflow $1,5 Miliar

cryptonews.ru13m yang lalu

Blackrock Berpendapat, Daya Tarik Investasi Bitcoin Tetap Terjaga Meski Turun 50%

Dalam laporan terbaru "Re-Underwriting Bitcoin", BlackRock menyatakan bahwa penurunan harga Bitcoin lebih dari 50% dari rekor tertingginya pada Oktober 2025 tidak membatalkan daya tarik investasi aset kripto tersebut. Perusahaan mengaitkan penurunan ini dengan tiga faktor: pengurangan leverage di pasar kripto, melambatnya aliran investasi institusional, dan tekanan jual dari pemegang besar—bukan perubahan mendasar dalam peran Bitcoin sebagai mata uang alternatif atau alat diversifikasi portofolio. BlackRock menjelaskan bahwa likuidasi beruntun dimulai pada Oktober 2025, menghapus sekitar $20 miliar dari posisi berjangka Bitcoin dalam satu hari, diikuti gelombang likuidasi lagi pada Februari dan Juni. Sementara itu, dana yang berfokus pada Kecerdasan Buatan (AI) menarik lebih dari $46 miliar, mengalihkan modal institusional dari Bitcoin. Tekanan jual juga terlihat dari arus keluar bersih sekitar $5 miliar dari ETF spot Bitcoin AS, serta penjualan sebagian aset Bitcoin oleh Strategy (dulu MicroStrategy). Namun, dana BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) masih menarik modal segar di hari-hari pasar menguat, menunjukkan permintaan institusional yang masih ada namun lebih selektif. Laporan tersebut juga menyoroti "kepribadian ganda" Bitcoin, yang terkadang bergerak sejalan dengan aset berisiko seperti saham, dan di waktu lain berfungsi sebagai lindung nilai selama gejolak geopolitik. BlackRock menganggap korelasi ini bersifat sementara, bukan perubahan struktural. Mereka tetap merekomendasikan alokasi kecil Bitcoin (1-2%) dalam portofolio tradisional 60/40 (saham dan obligasi) untuk diversifikasi.

cryptonews.ru13m yang lalu

Blackrock Berpendapat, Daya Tarik Investasi Bitcoin Tetap Terjaga Meski Turun 50%

cryptonews.ru13m yang lalu

Trading

Spot
活动图片