Circle Launches Arc Testnet With Major Institutions

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-28Terakhir diperbarui pada 2025-10-28

Circle, the company behind the USDC stablecoin, has launched the public testnet of its new Layer-1 blockchain called Arc, allowing developers and financial institutions to start building and testing applications ahead of a mainnet launch.

The official announcement reads that Arc is built as a Layer-1 blockchain aimed at supporting real economic activity such as payments, lending, asset settlement and trading. Circle describes Arc as an “economic operating system” for the internet.

Unlike many existing blockchains, Arc uses predictable, dollar-based transaction fees and is designed for very fast settlement, which Circle believes makes it easier for financial institutions to use.

Who is participating in the Testnet?

The testnet has opened with participation from more than 100 companies across banking, fintech, payments, and infrastructure. This includes major banks and asset managers such as BlackRock, HSBC, State Street, and Deutsche Bank, along with technology firms such as AWS and Coinbase. 

Asset managers like Invesco and payment networks such as Mastercard and Visa are also involved in testing tokenized fund operations and cross-border settlement.

Several regional stablecoin issuers, including AUDF (Australia), BRLA (Brazil), MXNB (Mexico), and PHPC (Philippines), are using the testnet to explore stablecoin swaps and cross-border foreign exchange transfers on Arc.

Circle CEO Jeremy Allaire said, “Arc presents the opportunity for every type of company to build on enterprise-grade network infrastructure—advancing a shared vision that a more open, inclusive, and efficient global economic system can be built natively on the internet.”

Developer and ecosystem support

Developer platforms and infrastructure providers are also onboarding. Wallets such as MetaMask, Ledger, and Fireblocks are integrating access to Arc, while tools like Alchemy and Thirdweb are supporting builders. Cross-chain services, including Wormhole and Stargate, are connecting Arc with other networks. 

By adding Chainlink CCIP, Data Feeds, Data Streams, and the Automated Compliance Engine (ACE), Arc allows developers to create advanced cross-chain applications that follow regulations in different areas and work securely and reliably.

Circle says governance will move towards decentralization over time, with validators and ecosystem participants gradually taking on responsibility for network operation.

On the market side, trading and liquidity support is coming from platforms like Uniswap, Aave, Coinbase, Kraken, and Wintermute, along with custodians such as BitGo and Copper. This mix of wallets, tools, exchanges, and custodians is meant to ensure that Arc can support both developers and financial institutions from day one.

Payments are expected to be one of Arc’s earliest use cases. Firms including Visa, Mastercard, AWS, Cloudflare, Nuvei, Paysafe, Pairpoint (Vodafone), dLocal, and Yellow Card are exploring whether Arc can support faster and cheaper cross-border transactions.

Also Read: Circle and ClearBank Join Forces to Boost EU Stablecoin Liquidity


Mobile Only ImageMobile Only Image

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Santiment Peringatkan Altcoin Terkini yang Kontroversial! Situasi Sangat Tidak Jelas: "Volume dan Harga Melonjak Tajam, Minat terhadapnya Mencapai Level Terendah!" Apa Ini...

Santiment memperingatkan tentang situasi kontradiktif yang dialami altcoin baru-baru ini, dengan $ANSEM sebagai contoh utama. Token yang diluncurkan di jaringan Solana dan dikaitkan dengan trader kripto terkenal Ansem ini menunjukkan peningkatan tajam dalam volume perdagangan dan harga, namun diiringi oleh minat sosial yang rendah secara mengejutkan. Data Santiment menunjukkan bahwa volume perdagangan harian $ANSEM melonjak dari sekitar $9 juta pada 16 Agustus menjadi $44 juta pada 17 Agustus—naik hampir 4,7 kali lipat. Secara bersamaan, harga token naik sekitar 60% dalam periode 9-17 Agustus. Akan tetapi, aktivitas dan pembicaraan di media sosial seputar token ini tidak mengalami peningkatan yang sebanding. Perbedaan mencolok antara lonjakan volume perdagangan dan stagnansi minat di media sosial ini menimbulkan pertanyaan. Situasi ini dapat mengindikasikan bahwa kenaikan saat ini didorong lebih oleh aktivitas trader tertentu (mungkin institusional atau whale), dan belum menular menjadi antusiasme luas dari investor ritail. Keberlanjutan tren naik ini di masa mendatang akan sangat bergantung pada apakah peningkatan volume dapat dipertahankan dan apakah akan diikuti oleh peningkatan aktivitas sosial yang menandakan adopsi yang lebih luas. Santimen menekankan bahwa volume tinggi saja tidak menjamin tren bullish yang berkelanjutan.

cryptonews.ru15m yang lalu

Santiment Peringatkan Altcoin Terkini yang Kontroversial! Situasi Sangat Tidak Jelas: "Volume dan Harga Melonjak Tajam, Minat terhadapnya Mencapai Level Terendah!" Apa Ini...

cryptonews.ru15m yang lalu

Proposal SEC — Langkah Maju 'Penting' Dibandingkan Regulasi Kripto yang 'Tidak Sesuai': Komisaris Pierce

Komisaris SEC Hester M. Pierce menyatakan bahwa proposal baru Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) merupakan langkah maju yang signifikan dibandingkan aturan kripto sebelumnya yang dinilai "tidak sesuai". Pierce menegaskan bahwa pendekatan SEC selama ini telah menyulitkan banyak pihak, tetapi pedoman baru tersebut mendekatkan pada aturan yang jelas, masuk akal, dan dapat diterapkan untuk penawaran aset kripto. Ketua SEC Paul S. Atkins juga menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pendekatan regulator sebelumnya yang terlalu mengandalkan penegakan hukum justru mendorong investasi keluar negeri dan membatasi perlindungan bagi investor domestik. Dalam pemberitahuan yang dirilis pada Selasa, SEC mengusulkan kerangka aturan baru untuk kontrak investasi tertentu terkait aset kripto. Tujuannya adalah menciptakan struktur yang jelas dan sesuai untuk membantu organisasi mengumpulkan modal sekaligus melindungi investor. Proposal ini muncul tak lama setelah Senat AS gagal mengadvansikan RUU Digital Asset Market Clarity (CLARITY Act). Atkins sebelumnya menyatakan SEC siap menyusun aturan untuk aset digital jika Senat gagal meloloskan RUU tersebut. Sementara itu, Galaxy Digital memperkirakan peluang disahkannya CLARITY Act pada tahun 2026 hanya 10%, karena banyak persoalan kebijakan masih belum terselesaikan dan jadwal sidang Senat yang sangat terbatas.

cryptonews.ru15m yang lalu

Proposal SEC — Langkah Maju 'Penting' Dibandingkan Regulasi Kripto yang 'Tidak Sesuai': Komisaris Pierce

cryptonews.ru15m yang lalu

Sinyal Baru dari 13F: AI Belum Redup, Wall Street Hanya Jadi Lebih 'Selektif'

**Ringkasan: Sinyal Baru 13F: AI Tidak Surut, Wall Street Hanya Menjadi Lebih 'Selektif'** Analisis terhadap laporan 13F kuartal II 2026 dari ribuan institusi keuangan besar mengungkap tren penting: **minat terhadap tema AI tidak mereda, namun pendekatan Wall Street menjadi lebih selektif dan berfokus pada 'peluang yang lebih baik'**. **Konsensus AI Bertahan, tetapi dengan Perbedaan Pendapat:** * Sekitar 44% institusi mengurangi kepemilikan "Tujuh Raksasa" teknologi, sementara 42% menambah atau membuka posisi baru. * Di sektor semikonduktor, sentimen tetap positif dengan 48% institusi sebagai pembeli bersih. * Ini menunjukkan **konsensus tentang AI masih kuat, tetapi terjadi pergeseran dan diferensiasi di dalamnya**. **Empat Pola Pikir "Peluang" dari Lembaga Top:** 1. **Berkshire Hathaway**: Bertaruh besar pada **Alphabet (Google)**, melihat perusahaan dengan arus kas kuat yang dinilai terlalu rendah akibat kekhawatiran AI. 2. **Tiger Global**: Melakukan **rebalancing internal** dalam portofolio AI, mengurangi beberapa pemain besar yang sudah padat (seperti Nvidia) dan beralih ke peluang di lapisan berikutnya (seperti AMD, Cerebras). 3. **Third Point**: **Mengambil keuntungan** dari pemenang AI fase pertama (Nvidia, Broadcom) dan mengalihkan modal ke peluang tahap berikutnya di teknologi serta sektor lain (media, keuangan). 4. **Duquesne Family Office (Druckenmiller)**: Berfokus pada **kesenjangan ekspektasi pasar**, menjual aset yang dianggap harga sudah mencerminkan prospek masa depan, dan membeli aset dengan siklus laba yang membaik namun belum sepenuhnya dihargai pasar. **Tren Utama yang Terungkap:** * **Alphabet menjadi aset "penuh perbedaan pendapat"**, menarik bagi beberapa investor nilai sementara diragukan oleh yang lain. * **Fase "membeli semikonduktor secara membabi buta" telah berakhir**. Sektor ini tetap disukai, tetapi kini lebih tentang memilih pemenang individu (alpha) daripada sekadar mengikuti tren sektor (beta). * **Aset non-AI kembali masuk ke portofolio** besar (seperti penerbangan, media, perkeretaapian) sebagai lindung nilai untuk mendiversifikasi risiko dan mengurangi korelasi dengan tema AI yang sudah sangat dominan. **Kesimpulan:** AI bukanlah tren yang berakhir. Namun, fase di mana semua saham terkait AI naik bersama-sama hanya karena arahnya benar sedang berakhir. **Era baru telah dimulai: Wall Street kini lebih "pemilih" dan berfokus pada perhitungan peluang (risk-reward) yang lebih ketat di dalam ekosistem AI yang matang.**

marsbit36m yang lalu

Sinyal Baru dari 13F: AI Belum Redup, Wall Street Hanya Jadi Lebih 'Selektif'

marsbit36m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli ARC

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian AI Rig Complex (ARC) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli AI Rig Complex (ARC) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan AI Rig Complex (ARC) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan AI Rig Complex (ARC) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading AI Rig Complex (ARC)Lakukan trading AI Rig Complex (ARC) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

602 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.09Diperbarui pada 2026.08.11

Cara Membeli ARC

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ARC (ARC) disajikan di bawah ini.

活动图片