押注现实世界,这8个预测市场在做怎样的生意?

marsbitDipublikasikan tanggal 2025-10-15Terakhir diperbarui pada 2025-10-16

近期,预测市场赛道热度骤增。10 月初,纽约证券交易所母公司 ICE 宣布向 Polymarket 投资高达 20 亿美元,投后估值约 90 亿美元;数日后,美国合规预测市场 Kalshi 亦完成 3 亿美元融资,估值攀升至 50 亿美元。

伴随巨额融资,Kalshi 和 Polymarket 等头部平台交易量激增,Kalshi 预计今年年化交易额将达 500 亿美元,全球市场份额已超 60%,首次反超 Polymarket。

在加密叙事逐渐冷却、监管风声趋紧的当下,预测市场为何被重新提起?它的产品形态是否真的发生了质变?又有哪些新一代项目试图走出「投机游戏」的老路?

以下是 8 个具有代表性的项目样本,从中可以管窥这一赛道在产品设计、合规博弈和融资逻辑上的不同取向。

Polymarket

01 Ploymarket,@Ploymarket

Polymarket 是目前全球规模最大的预测市场平台,获得 22.79 亿美元巨额融资。10 月,由纽交所母公司 ICE 承诺向其投资高达 20 亿美元,使 Polymarket 投前估值达到 90 亿美元。

Polymarket 由 Shayne Coplan 于 2020 年创立。Shayne 在高中时期就参与了以太坊 ICO 投资,被视为加密圈「神童」人物。面对监管压力,Polymarket 在 2025 年以 1.12 亿美元收购持有 CFTC 牌照的衍生品交易所 QCEX,从而获得在美合法经营资格。

Polymarket 是预测市场的经典玩法,用户可以使用加密货币来对现实世界中的各种事件结果进行下注,通过购买「预测股份」的方式参与市场,每个股份代表对某一结果的押注。当事件结果揭晓后,持有正确结果股份的用户即可获得相应收益。整个交易过程都在链上进行,使用 USDC 结算,既保证了资金的稳定性,也提升了透明度。

02 Kalshi,@Kalshi

Kalshi 是美国首个持牌合规的综合预测市场交易所,已获得 5.15 亿融资,由 Paradigm、a16z 领投。

Kalshi 由 Tarek Mansour 和 Luana Lopes Lara 于 2018 年在麻省理工学院创立。两位创始人选择了艰难但合规的道路,与商品期货交易委员会(CFTC)长期博弈,最终成为首家获得 CFTC 监管许可的预测市场平台。

Kalshi 自 2021 年开放美国市场,提供政治选举、经济指标、体育赛事等多类别事件合约。2024 年通过诉讼赢得美国总统选举合约上线资格,填补了合规空白。

03 The Clearing Company,@theclearingco

The Clearing Company 是一家由 Kalshi 和 Polymarket 前团队推出的预测市场,已经获得 1500 万美元的融资 CEO Toni Gemayel 曾先后担任 Kalshi 和 Polymarket 的平台增长负责人。

目前平台尚处于筹备和开发阶段,团队十分注重简化用户体验,希望新产品对普通用户来说像使用 Robinhood 或 Coinbase 一般简单,也强调设计合规的产品。从构想来看,这类产品试图在两端寻找折中,既不过于偏离监管要求,又力求降低用户理解门槛,但是否真的能建立起有效市场生态,仍待观察。

04 Limitless,@trylimitless

Limitless 是高频预测市场,提供分钟级到日内的短期价格预测合约,共融资约 700 万美元,由知名加密基金 1confirmation、Coinbase Ventures 投资,由 CJ Hetherington 等人于 2023 年创立。

Limitless 于 2025 年 5 月正式在 Base 主网上线,随后扩展至 Arbitrum 等二层,产品形态更接近传统合约交易所,用户可在短周期价格市场中押注「Yes/No」,预设到期时间,结算时由链上预言机确定结果。

从数据表现看,Limitless 创造了大量超短线交易的场景,部分用户利用快速明确的结果做短线套利。然而也正因此,社区中出现批评声音:有用户指出平台曾上线胜负已定或几乎不可能发生的市场且不收手续费,例如 1.5 小时内的 BTC 价格市场,这种「明牌市场」被套利者滥用放大交易量,目前团队回应称已优化市场生成规则,杜绝此类情况。

05 Opinion,@opinionlabsxyz

Opinion Labs(O.LAB)目前已获得 500 万美元融资,由 YZi Labs 领投,其他投资者包括 Echo、Animoca Ventures、Manifold Trading、Amber Group 等。

目前进度方面,Opinion 已在 Monad 测试网上启动预测市场以收集社区反馈,并与 Binance Labs 有合作背景。

06 Melee,@meleemarkets

Melee 是由 Variant 基金加持的新锐预测市场,号称打造「Viral Markets」——让任何话题都可生成预测市场,并通过病毒式传播获取流量。目前已经完成 350 万美元融资,投资方为 Variant 和 DAO Builders Alliance(DBA)。联合创始人兼 CEO Max 曾在 Ava Labs 任战略负责人,也创立过短视频网红品牌,对社区运营和商业策略有独到见解。

截至目前,Melee 仍处于开发和预热阶段,尚未正式上线产品。官网目前仅提供等待名单注册入口,通过绑定 X 账户即可加入候选。据官方透露,Melee 倡导的「病毒市场」概念包含三大特色:任意话题皆可成市、创作者变现闭环、早期参与激励,定位于社交与预测市场的交叉点,试图通过 UGC(用户生成市场)模式激发广泛参与。

07 Football.Fun,@footballfun

Football.Fun 以球员预测为核心机制,将现实中的职业球员代币化为可交易「股份」,用户可持有球员卡,并通过其在真实比赛中的表现获得积分与结算奖励,创始人 Adam 是 WolvesDAO 社区成员,目前已经完成 200 万美元种子轮融资,投资方包括 6th Man Ventures、Zee Prime、Sfermion 等。

08 Trepa,@trepa_io

Trepa 主打数值型预测,允许用户就宏观经济指标等具体数值进行预测,并根据误差大小获取不同程度的回报。目前完成约 42 万美元的融资,领投方 Colosseum 是一支由 Solana 基金会前增长负责人创建的基金。

Trepa 团队于 2024 年在新加坡成立,核心成员具备跨领域背景。目前正处于公测阶段,用户可以选择某个预测主题(多为宏观经济或金融数据,如某国通胀率、某季度 GDP 增速等),然后通过拖动数值滑杆或输入具体数值来提交预测。与传统二元市场只有「对/错」不同,Trepa 采用连续奖励机制:预测值与实际结果越接近,奖励越高,即便猜测有偏差也能获得部分回报。

09 合规风险,赛道最大的不确定性

纵观上述八个项目,可以发现预测市场在产品设计、技术实现上已呈现出明显分化。但无论何种模式,共同的挑战仍是监管如何界定其法律属性。

预测市场天然具备「投机 + 博彩」特征,在多数司法辖区属于敏感行业。在美国,少数项目如 Kalshi 获得合规牌照,而 Polymarket 亦通过收购方式尝试构建合法路径。但更多项目仍处于监管灰区。

此外,即便是链上平台,也不可避免地面临如下风险:

· 市场操纵:少数资金可能影响价格方向,破坏信息有效性

· 预言机风险:数据源出错或遭攻击,直接导致结算错误

· 合约安全:部分新平台尚无完整审计,资金存在被盗隐患

· 退出难度:部分市场流动性有限,存在资金滞留风险

根据经验,预测市场一般不建议 ALL-IN 重仓,而宜采用分散小额多注策略,以对冲单个市场的不确定性。如果十分想参与,也建议新手首选合规且用户体验友好的平台,Polymarket 是一个不错的起点。

除此之外,新手参与最大的门槛在于理解交易机制和技术使用。在预测市场,下单不是简单买涨买跌那么直观,而是需要读懂赔率或价格所代表的概率。例如价格 0.20 意味着市场认为有 20% 概率事件会发生,这与传统赔率换算需要点技巧。建议花时间阅读平台的新手指南或网上的科普文章,理解二元市场的盈亏计算。

10 写在最后:是工具,还是投机变体?

预测市场并非新生事物。早在 2000 年前后,就有不少智库与经济学家将其视为「信息整合与社会共识形成」的工具之一。但现实是,过去二十年内,无论是在 Web2 场景还是链上应用中,预测市场始终未能大规模突破。一方面是合规门槛限制了其用户规模,另一方面,投机属性又使其难以获得公共机构的广泛支持。

此次 Polymarket 与 Kalshi 的再度走热,或许是资本周期中对新题材的一次追逐,也可能只是市场博弈工具的一种补充。但无论如何,它还远称不上是「改变市场结构」的力量。

这条赛道的真正转折点,不在产品形态,而在制度边界。在建立起完整的风控和准入体系之前,我们仍需保持冷静观察。

Bacaan Terkait

Pendiri Real Vision: Kita Hidup di Era Pertumbuhan Eksponensial

**Era Pertumbuhan Eksponensial: Saatnya untuk Memahami dan Beradaptasi** Otak manusia secara alami berpikir linear, tetapi kita sekarang memasuki era yang didorong oleh pertumbuhan eksponensial. Fenomena ini, yang pertama kali dijelaskan pada tahun 2021, ternyata jauh lebih besar dari yang diperkirakan. Dua kekuatan utama mendorong percepatan ini: 1. **Ekspansi Likuiditas Global**: Nilai uang terus menurun. Untuk mempertahankan daya beli, aset perlu menghasilkan sekitar 11% per tahun, didorong oleh ekspansi gabungan dari bank sentral, departemen keuangan, dan kredit perbankan di seluruh dunia. 2. **Konvergensi Teknologi Eksponensial**: Lima kurva teknologi—Kecerdasan Buatan (AI), Robotika, Energi Terbarukan (terutama surya & penyimpanan), Bioteknologi, dan Jaringan Blockchain—tidak lagi berkembang secara terpisah. Mereka sekarang saling memperkuat, menciptakan **pertumbuhan eksponensial ganda**, di mana laju pertumbuhannya sendiri semakin cepat. **AI & Tenaga Kerja Buatan**: AI dan robot mengatasi keterbatasan tenaga kerja akibat penuaan populasi, menciptakan "penawaran tenaga kerja buatan" dan mendorong deflasi biaya. **Energi sebagai Fondasi**: Ledakan komputasi AI membutuhkan energi yang sangat besar. Di sinilah tenaga surya, yang mengikuti **Hukum Wright** (biaya turun 20%+ setiap kali kapasitas global berlipat ganda), menjadi pengubah permainan. China memimpin dalam ekspansi ini. Energi murah mendukung komputasi yang murah, yang kemudian meningkatkan AI untuk mengoptimalkan jaringan energi—sebuah siklus umpan balik yang positif. **Peran Kripto**: Selain terkait dengan siklus likuiditas global, blockchain kini memiliki kebutuhan mendasar baru: menjadi infrastruktur keuangan untuk ekonomi AI masa depan, di mana miliaran agen otonom akan membutuhkan penyelesaian transaksi instan dan tanpa kepercayaan. **Bagaimana Menghadapinya?** Intinya bukan lagi "bagaimana menyelamatkan pekerjaan saya dari mesin," tetapi **"bagaimana memiliki bagian dari aset yang mendukung mesin-mesin ini."** Nilai akan mengalir kepada pemilik infrastruktur dan alat produktif. Konsep seperti **"Universal Basic Fairness"**—di mana publik secara langsung memiliki aset produktif—muncul sebagai solusi. Kita sedang dalam perjalanan menuju **"Singularitas Ekonomi"** (kira-kira 2030-2032), di mana model ekonomi tradisional mungkin tidak lagi berlaku. Data yang terukur menunjukkan bahwa ini bukanlah gelembung, tetapi realitas baru: **Era Pertumbuhan Eksponensial.**

Foresight News34m yang lalu

Pendiri Real Vision: Kita Hidup di Era Pertumbuhan Eksponensial

Foresight News34m yang lalu

Era Keemasan vs Era Krisis? Bank Sentral Korea Selatan Akan Naikkan Suku Bunga, Margin Efek ETF Leverage Direncanakan Naik 5 Kali Lipat

Wacana mengenai potensi kenaikan suku bunga oleh Bank Korea (BoK) dan rencana peningkatan persyaratan margin perdagangan ETF leverage menjadi sorotan utama. Dilaporkan, BoK diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 2.75% pada pertemuan kebijakan moneter mendatang, yang akan menjadi kenaikan pertama sejak Januari 2023. Para ahli pasar obligasi bahkan memprediksi suku bunga bisa mencapai 3.00% pada akhir tahun. Kebijakan moneter yang ketat ini muncul di tengah volatilitas tinggi di pasar saham Korea (KOSPI), yang baru-baru ini mengalami rally signifikan namun diikuti dengan penurunan tajam. Kekhawatiran atas gelembung pasar, khususnya yang didorong oleh perdagangan leverage di kalangan investor ritel, mendorong regulator dan pelaku industri bertindak. Asosiasi Investasi Keuangan Korea dikabarkan telah menyepakati prinsip untuk menaikkan persyaratan margin minimum investasi pada ETF leverage saham tunggal, seperti yang melacak Samsung Electronics dan SK Hynix, dari 10 juta won menjadi 50 juta won. Langkah ini bertujuan mencegah penggunaan leverage berlebihan oleh investor perorangan. Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengakui ketidakstabilan pasar dan mendesak otoritas untuk menangani risiko terkait produk ETF leverage. Di sisi lain, partai oposisi mengkritik pemerintah karena dianggap mendorong perilaku spekulatif. Data menunjukkan investor asing telah melakukan penjualan aset bersih besar-besaran tahun ini, sementara investor ritel domestik justru meningkatkan pembelian dengan menggunakan pembiayaan margin. Untuk mengendalikan ekspansi kredit yang cepat, otoritas keuangan juga akan menerapkan batasan baru pada penambahan pinjaman saham bulanan oleh perusahaan fintech investasi online, efektif Agustus mendatang. Secara keseluruhan, langkah-langkah yang diambil—mulai dari potensi kenaikan suku bunga, peningkatan persyaratan margin, pembatasan pinjaman, hingga edukasi investor—menunjukkan upaya terkonsolidasi untuk mendinginkan pasar, mengurangi leverage berisiko, dan menstabilkan pasar keuangan Korea Selatan di tengah kekhawatiran bubble dan volatilitas yang tinggi.

Odaily星球日报45m yang lalu

Era Keemasan vs Era Krisis? Bank Sentral Korea Selatan Akan Naikkan Suku Bunga, Margin Efek ETF Leverage Direncanakan Naik 5 Kali Lipat

Odaily星球日报45m yang lalu

8 Jam, $150 Jadi $200 Ribu, Tahun Ini Banyak "Anak Terpilih" di Kalangan Penambang Bitcoin

Judul: 8 Jam, $150 Jadi $200.000, Tahun Ini Banyak 'Orang Terpilih' di Kalangan Penambang Bitcoin Pada 10 Juli dini hari, seorang penambang Bitcoin menghubungkan perangkat Bitaxe Gamma senilai $150 ke stopkontak dan WiFi rumah, menambang di Public Pool selama 8 jam, dan secara ajaib berhasil menambang blok 957382, mendapatkan 3,1382 BTC senilai sekitar $200.000. Perangkat kecil seukuran router ini hanya memiliki daya komputasi di bawah 1 TH/s. Dengan tingkat kesulitan jaringan Bitcoin saat itu, secara teoritis dibutuhkan sekitar 16.701 tahun untuk menemukan satu blok, namun keberuntungannya hanya memakan waktu 8 jam dengan probabilitas kemenangan sekitar 1 dalam 18,3 juta, setara dengan memenangkan lotere. Kasus 'keberuntungan ekstrem' semacam ini bukan kali pertama terjadi tahun ini. Sejak Februari, beberapa penambang individu dengan perangkat berdaya rendah atau sewa daya komputasi telah berhasil menambang blok dan mendapatkan hadiah 3 BTC lebih. Misalnya, di bulan Maret, perangkat Bitaxe Pocket Rig berdaya 480 GH/s berhasil menemukan blok dengan probabilitas harian hanya beberapa puluh juta分之一. Menurut statistik CoinDesk, dalam 12 bulan terakhir, penambang individu telah menambang total 24 blok, dengan 12 di antaranya terjadi pada tahun 2026. Meskipun demikian, lebih dari 99,9% blok Bitcoin masih dikendalikan oleh kolam penambangan industri raksasa seperti Foundry USA dan AntPool. Kisah-kisah penambang kecil yang beruntung ini lebih mirip orang biasa yang memenangkan lotere, bukan tren industri. Inti dari penambangan Bitcoin tetaplah seperti lotere matematika, di mana sebagian kecil orang meraih kemenangan besar yang menjadi berita utama, sementara sebagian besar lainnya hanya membayar tagihan listrik. Tahun ini, tampaknya 'lotere' tersebut lebih memihak para pemain yang mencoba peruntungan dengan modal kecil.

Foresight News1j yang lalu

8 Jam, $150 Jadi $200 Ribu, Tahun Ini Banyak "Anak Terpilih" di Kalangan Penambang Bitcoin

Foresight News1j yang lalu

JPYSC Diluncurkan, Taruhan Besar-besaran di DeFi: Membongkar Sistem Keuangan Berbasis Rantai dari Raksasa Keuangan Jepang SBI

Judul artikel: "JPYSC Diluncurkan, Investasi Besar pada DeFi, Mengurai Sistem Keuangan On-Chain Raksasa Keuangan Jepang SBI" Artikel ini membahas ekspansi agresif grup keuangan tradisional Jepang, SBI Holdings, ke dalam ekosistem aset digital dan keuangan on-chain. Di tengah pasar kripto yang lesu, SBI aktif menjadi sponsor utama konferensi Web3 WebX di Tokyo, yang mencerminkan komitmennya pada inovasi digital. Strategi SBI berfokus pada pembangunan sistem keuangan on-chain yang terintegrasi, yang terdiri dari lapisan penyelesaian, aset, pasar, dan manajemen aset. Langkah-langkah konkretnya termasuk: 1. **Stablecoin**: Meluncurkan JPYSC, stablecoin yen Jepang pertama dengan struktur wali amanat, serta mendukung perdagangan USDC dan RLUSD di platformnya, SBI VC Trade, untuk membangun jaringan penyelesaian yen dan dolar. 2. **Aset Tokenisasi (RWA)**: Berinvestasi dan bermitra dengan Startale (mengembangkan jaringan Strium) dan DigiFT untuk membangun platform perdagangan aset tokenisasi seperti saham dan obligasi. 3. **Infrastruktur DeFi**: Berinvestasi besar-besaran dalam protokol pinjam-meminjam terdesentralisasi Morpho ($175 juta) dan platform manajemen risiko/strategi hasil Gauntlet ($125 juta) untuk melengkapi layanan kredit dan pengelolaan aset on-chain. 4. **Kemitraan Strategis**: Membentuk kemitraan dengan Solana Foundation untuk mengembangkan layanan RWA, penyelesaian lintas batas, dan pembayaran stablecoin. Dengan memanfaatkan lisensi keuangan, basis pelanggan, dan jaringan distribusinya yang ada, SBI bertujuan untuk menghubungkan dunia keuangan tradisional dengan ekosistem on-chain. Namun, sistem keuangan on-chain yang komprehensif ini masih dalam tahap pengembangan, dan efektivitas serta sinergi antar-bagiannya masih perlu diuji dalam penerapan praktis.

marsbit1j yang lalu

JPYSC Diluncurkan, Taruhan Besar-besaran di DeFi: Membongkar Sistem Keuangan Berbasis Rantai dari Raksasa Keuangan Jepang SBI

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片