Will $4.5B stablecoin injection spark a crypto market relief rally?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-10-15Terakhir diperbarui pada 2025-10-16

Key takeaways

Why did Tether and Circle mint $4.5 billion in stablecoins after the crash?

To inject fresh liquidity into the market, possibly positioning for a market rebound.

Will the new stablecoin liquidity flow into Bitcoin and altcoins?

If USDT dominance keeps falling, capital may rotate into risk assets like BTC and altcoins soon.


Stablecoins are back in focus after the latest market crash. Tether [USDT] and Circle [USDC] have collectively minted $4.5 billion in new tokens, signaling strong demand.

On the Ethereum [ETH] network, this momentum is extending into tokenized assets, with BlackRock’s BUIDL fund and USDC both showing consistent growth.

The question now is whether this new rush of liquidity will stay in stables or start flowing into Bitcoin [BTC] and altcoins next.

Fresh liquidity in the market

In the days following the market crash, Tether and Circle have been busy printing billions.

Source: X

Tether’s multisig wallet sent three transactions of $1 billion USDT each to its treasury within just four days, while Circle minted multiple batches of $250 million USDC; totaling $4.5 billion in new stablecoins.

Source: X

This new development could be a catalyst for a market rebound.

Ethereum’s dual engine

Following this stablecoin surge, Ethereum is emerging as the backbone for both cash and tokenized assets.

USDC supply has rebounded toward $45 billion, while BlackRock’s BUIDL fund (representing tokenized U.S. Treasury exposure) has surged past $2 billion.

Source: X

Stablecoins and tokenized assets are seemingly developing in tandem.

This is a huge step forward in how financial instruments are being issued and tracked on public blockchains, rather than a coordinated push toward any single platform.

A liquidity rotation on its way?

USDT dominance remains locked in a long-term downtrend, even after a brief attempt to break above its descending resistance.

The recent uptick in USDT minting shows that fresh liquidity is entering the market, but not necessarily staying parked in stablecoins. As dominance weakens, capital typically rotates toward risk assets.

Source: X

If this pattern holds, Bitcoin and altcoins could soon absorb the inflow.

This would help with a potential relief rally across the broader crypto market, which would be a much needed reprieve following the bloodbath of recent days.

Share

Bacaan Terkait

Kenaikan 25% dalam Seminggu: Bitcoin Tembus Level $79.000 di Tengah Likuidasi Besar-Besaran Posisi Short

Bitcoin melampaui level $79.000 pada 21 Agustus, dengan kenaikan mingguan mencapai 25%. Lonjakan ini disertai likuidasi besar-besaran posisi short, lebih dari $1,2 miliar dalam 24 jam terakhir. Beberapa analis memberikan pandangan teknis: * **Crypto Candy** mencatat BTC dengan cepat mencapai target $70.700 dan $75.000. Ia memperkirakan kemungkinan koreksi jangka pendek, tetapi jika momentum bertahan, pergerakan menuju $77.000 dan kemudian $83.000 dimungkinkan selama harga tetap di atas $70.000. * **Trader Roman** mengkonfirmasi prediksinya tentang pergerakan ke $75.000, berdasarkan pola bullish. Ia juga memperkirakan koreksi kecil meski tren naik telah berlangsung lebih dari sepuluh bulan. * **Daan Crypto Trades** menyoroti upaya Bitcoin untuk bertahan di atas zona support pasar bullish dan EMA 200 mingguan. Ia menekankan pentingnya level $73.000-$74.000; penutupan mingguan di atas level ini akan menjadi sinyal positif untuk menuju tinggi Mei. Analisis AI memperingatkan bahwa lonjakan serupa pada Agustus tahun lalu diikuti oleh penurunan hampir 20%. Lonjakan tajam yang didorong oleh likuidasi sering kali bersifat sementara dan tidak selalu mencerminkan permintaan spot yang berkelanjutan. Para analis sepakat bahwa zona kunci untuk dikawasi adalah $73.000-$74.000, dengan target potensial selanjutnya di kisaran $80.000-$83.000, sambil mengakui kemungkinan koreksi jangka pendek.

cryptonews.ru15m yang lalu

Kenaikan 25% dalam Seminggu: Bitcoin Tembus Level $79.000 di Tengah Likuidasi Besar-Besaran Posisi Short

cryptonews.ru15m yang lalu

Tokenisasi RWA Masuk Tahap Selanjutnya: Keunggulan Apa yang Benar-Benar Membutuhkan Waktu untuk Dibangun?

Kerangka penerbitan tokenisasi aset dunia nyata (RWA) semakin matang, membuat proses penerbitan menjadi lebih cepat. Namun, ketika penerbitan sendiri bukan lagi hambatan utama, pertanyaan krusial muncul: apa yang terjadi *setelah* aset diterbitkan? Keunggulan kompetitif jangka panjang tidak lagi hanya terletak pada "aset apa yang diterbitkan," tetapi pada sistem operasi yang dibangun di sekitarnya dan kemampuannya bertahan melalui berbagai kondisi pasar. Industri keuangan *on-chain* memerlukan lapisan cadangan (*Reserve Layer*) yang terdiri dari aset-aset berkualitas tinggi seperti obligasi pemerintah AS jangka pendek, emas, dan perak fisik. Aset-aset ini memiliki pasar yang dalam, harga yang dapat diamati, dan standar yang diakui, membuatnya cocok sebagai aset cadangan. Sebaliknya, aset seperti kredit privat (*private credit*) lebih kompleks dan kurang memenuhi syarat sebagai cadangan karena heterogenitas dan kesulitan penilaiannya. Keunggulan sejati yang sulit direplikasi dalam RWA adalah catatan operasional jangka panjang yang terakumulasi melalui operasi yang berkelanjutan. Ini mencakup audit independen yang rutin, mekanisme penebusan yang terbukti, manajemen likuiditas, dan integrasi yang andal dengan berbagai ekosistem *DeFi*. Setiap operasi yang berhasil menambah bukti dan membangun kepercayaan pasar, menciptakan siklus penguatan: operasi berkelanjutan → akumulasi bukti → catatan operasional yang lebih kuat → integrasi yang lebih luas → utilitas yang lebih besar. Keberlanjutan jangka panjang RWA bergantung pada dua dimensi: kesesuaian aset dasar sebagai cadangan dan kemampuan operasional penerbit. Kombinasi aset cadangan berkualitas tinggi (seperti emas) dengan catatan operasional penerbit yang masih terbatas justru bisa menjadi titik perhatian, karena keandalan infrastruktur pendukung (seperti audit, penebusan, kepatuhan) baru teruji sepenuhnya dalam kondisi pasar yang menantang. Kesimpulannya, sepuluh tahun mendatang, bisnis RWA yang akan tetap dipercaya dan terintegrasi adalah mereka yang tidak hanya memilih aset cadangan berkualitas tinggi tetapi juga mampu membuktikan disiplin operasional jangka panjang melalui eksekusi yang konsisten, mengubah aset dunia nyata menjadi infrastruktur keuangan *on-chain* yang tepercaya.

marsbit30m yang lalu

Tokenisasi RWA Masuk Tahap Selanjutnya: Keunggulan Apa yang Benar-Benar Membutuhkan Waktu untuk Dibangun?

marsbit30m yang lalu

Trading

Spot
活动图片