PlanB: Биткоин вряд ли упадет до $100 000

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-09-05Terakhir diperbarui pada 2025-10-06

Анонимный криптовалютный аналитик под псевдонимом PlanB не считает, что биткоин когда-либо снизится до $100 000. По его мнению, этому препятствует мировая экономическая ситуация и общий недостаток предложения BTC на рынке.

В новом видео PlanB рассказал подписчикам, что видит $100 000 за монету как важный психологический барьер и что «быки» будут защищать этот уровень:

«Многие считают, что биткоин упадет ниже $100 000, но я так не думаю. Сейчас растут все активы, биткоин в разгаре бычьего цикла, золото бьет рекорды, фондовый рынок растет как на дрожжах. А в основе всего этого ― запущенный на полную катушку станок по печати денег. Биткоин для того и создавался, чтобы защититься от печати денег, поэтому пока правительства будут их печатать, биткоин будет расти. Расти будут и другие активы, но рост BTC останется опережающим».

Также аналитик заявил, что ждет продолжения роста биткоина к концу года. Конкретные цели он не обозначил, заявив лишь, что BTC может достичь от $250 000 до $1 млн. При этом он добавил, что «это трудная цель»:

«Не знаю, действительно ли к концу года биткоин достигнет ее, но буду надеяться».

В начале года PlanB рассказал, что перевел запасы своих биткоинов в акции ETF на первую криптовалюту.

Bacaan Terkait

AI Juga Bisa "Moody"! Penelitian Baru USTC: Kebingungan dan Kecemasan Bikin AI Makin Jago Bekerja

AI punya "emosi" dan itu bisa meningkatkan kemampuannya bekerja? Penelitian terbaru dari Universitas Sains dan Teknologi Tiongkok (USTC), Oxford, dan lainnya menunjukkan bahwa dengan membiarkan AI mengenali "emosi internal" seperti kebingungan, ketegangan, atau kekecewaan, dan menggunakan sinyal ini sebagai dasar untuk memilih tindakan atau keterampilan berikutnya, kinerjanya dalam menyelesaikan tugas dapat meningkat drastis. Dalam eksperimen, AI (agent) ditugaskan untuk berbelanja online. Peneliti mengamati bahwa kondisi emosional tertentu secara konsisten memicu pemilihan keterampilan tertentu: 1. Rasa ingin tahu dan keinginan → secara spontan mencari produk. 2. Kebingungan dan ketegangan → mengajukan ulang pertanyaan atau kueri. 3. Rasa percaya diri dan optimis → mengonfirmasi pembelian. 4. Kekecewaan dan kekesalan → membandingkan harga. Emosi "negatif" seperti kebingungan dan ketegangan ternyata berfungsi sebagai sinyal metakognitif yang berguna. Mereka menandakan ketidaksesuaian antara strategi saat ini dan lingkungan, memicu mekanisme pemulihan yang tepat *sebelum* kesalahan benar-benar terjadi. Dalam tugas-tugas rumit yang rentan gagal (seperti "mememanaskan barang" atau "mengambil dua item" di lingkungan simulasi), metode berbasis emosi ini meningkatkan tingkat keberhasilan secara signifikan, dari di bawah 10% menjadi lebih dari 30% bahkan 56%. Penelitian terpisah dari Universitas Tianjin juga mengintegrasikan emosi ke dalam "Model Dunia" (World Model) untuk prediksi yang lebih baik dalam lingkungan berpusat pada manusia. Hasilnya, akurasi prediksi meningkat, dan menghilangkan data emosi justru menurunkan kinerja AI bahkan dalam tugas penalaran logis. Temuan ini menunjukkan bahwa representasi emosional dalam model bahasa besar (LLM) tidak hanya fenomena yang diamati, tetapi semakin menjadi sinyal fungsional yang dapat diekstraksi dan dimanfaatkan untuk meningkatkan ketangguhan dan kemampuan AI dalam menyelesaikan tugas.

marsbit1j yang lalu

AI Juga Bisa "Moody"! Penelitian Baru USTC: Kebingungan dan Kecemasan Bikin AI Makin Jago Bekerja

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片