NY Lawmakers Propose Electricity Tax for Heavy Crypto Mining

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-03Terakhir diperbarui pada 2025-10-03

New York lawmakers have proposed a bill that would tax cryptocurrency mining operations, saying the industry’s high electricity use is driving up bills for residents and small businesses.

State Senator Liz Krueger and Assemblymember Anna Kelles introduced a new bill on October 1, known as Senate Bill S8518, that would charge mining firms based on the amount of power they consume each year. Revenue from the tax would go directly into the state’s Energy Affordability Programs, which assist households struggling to cover utility costs.

How the tax works?

The bill sets a tiered tax based on electricity consumption. Companies using between 2.25 and 5 million kilowatt-hours of electricity would pay 2 cents per kWh. Usage of 5 to 10 million kWh would be charged at 3 cents per kWh, while 10 to 20 million kWh would cost 4 cents per kWh.

The largest operations, using over 20 million kWh, would pay the steepest rate of 5 cents per kWh. It could also reach $1 million or more annually, depending on their overall energy consumption. If passed, the law would take effect in 2027.

Lawmakers cited research suggesting that Bitcoin mining has added roughly $79 million a year to household bills and $165 million to small businesses across New York. 

In 2023, electricity costs varied across different users: households paid about 22.25 cents per kWh, commercial users 18.01 cents, and industrial users 6.87 cents. Facilities powered entirely by renewable energy and not connected to the state grid would be exempt.

Rising mining costs

The bill comes after the price of mining a single Bitcoin exceeded $70,000 this year, and fears that higher taxes will render huge-scale, grid-based mining unviable. The bill also stated in its justification that New Yorkers are forced to pay higher bills as a result of unregulated proof-of-work crypto mining, and get little to no benefits from it.

Bitcoin, Dogecoin, and other cryptocurrencies use proof-of-work, which depends on vast networks of always-on computers with high electricity consumption. It could lead to environmental impacts, including air pollution, water consumption, and e-waste.

Other industries, such as AI and high-performance computing, also require large amounts of energy, sometimes even more than Bitcoin mining.

Also Read: Canaan Shares Soar 26% After 50,000-Rig Bitcoin Mining Deal


Mobile Only Image

Bacaan Terkait

Berita Pagi | Bitmine Rencana Kumpul Dana $3 Miliar melalui Penerbitan Saham Preferen; Polymarket Tuduh Kalshi Terlibat Aktivitas Spionase Bisnis

**Rangkuman Berita Cryptocurrency (5 Juni)** ChainCatcher merangkum berita utama seputar dunia cryptocurrency dalam 24 jam terakhir: **Berita Penting:** * **Bitmine** mengumumkan rencana penerbitan saham preferen untuk mengumpulkan dana hingga $3 miliar. * **Polymarket** menuduh platform prediksi saingannya, **Kalshi**, melakukan aktivitas spionase industri, menyebut terlalu banyak "kebetulan" dalam peluncuran produk serupa. * **Departemen Kehakiman AS** bekerja sama dengan **Coinbase, Meta, Google**, dan perusahaan lain dalam operasi anti-penipuan "Disruption Week", membekukan aset kripto senilai lebih dari $3,8 juta yang terkait penipuan. Operasi ini juga membantu otoritas Thailand menangkap 7 tersangka. * **Makau** menyelesaikan integrasi dengan sistem jembatan mata uang digital bank sentral multilateral **mBridge**, membangun saluran pembayaran dan penyelesaian lintas batas yang efisien dan aman. * **Cosmos Labs** mengakuisisi penjelajah blok **Mintscan**. * **Goldman Sachs** bersama **Apex** dan **Archax** meluncurkan dana real estat yang ditokenisasi. **Analisis Pasar & Lainnya:** * **Geoffrey Kendrick**, kepala penelitian aset digital di **Standard Chartered Bank**, menyatakan bahwa harga Bitcoin mendekati titik terendahnya dan mempertahankan target akhir tahun sebesar $100,000. Dia melihat level sekitar $63,000 sebagai zona pembelian. * Menjelang IPO **SpaceX**, para orang dalam di perusahaan pesaing **Rocket Lab (RKLB)** dilaporkan telah menjual saham senilai lebih dari $18,41 juta. **Trending Meme Coins (24 jam):** * **Ethereum:** HEX, SHIB, LINK, PEPE, mUSD * **Solana:** TROLL, swarms, WORLDCUP, neet, Buttcoin * **Base:** PEPE, toby, ODDS, ELSA, SKI

链捕手3m yang lalu

Berita Pagi | Bitmine Rencana Kumpul Dana $3 Miliar melalui Penerbitan Saham Preferen; Polymarket Tuduh Kalshi Terlibat Aktivitas Spionase Bisnis

链捕手3m yang lalu

55TB Menjadi 28TB? Rumor dan Panik di Balik Pemotongan Memori Rubin Setengahnya

Pada 4 Juni, laporan dari SemiAnalysis menyatakan bahwa konfigurasi memori SOCAMM default untuk platform AI NVIDIA Vera Rubin NVL72 kemungkinan akan turun dari perkiraan sebelumnya sekitar 55TB menjadi sekitar 28TB per rak. Ini memicu kekhawatiran pasar atas penurunan permintaan memori, menyebabkan saham Micron (MU) turun lebih dari 10%. Namun, analisis mendetail mengungkap bahwa kepanikan tersebut mungkin keliru. Pertama, modul SOCAMM di platform Rubin bersifat moduler dan dapat ditingkatkan, sehingga pengurangan konfigurasi awal bukanlah pengurangan permintaan permanen. Kedua, alasan utama pengurangan ini adalah keterbatasan pasokan global LPDDR5X yang parah pada 2026, bukan kurangnya permintaan. NVIDIA diduga memilih konfigurasi yang lebih rendah untuk memastikan pengiriman rak komputasi yang lebih cepat. Ketiga, dengan konfigurasi yang lebih rendah per rak, NVIDIA justru dapat memproduksi lebih banyak rak dengan pasokan memori yang sama, sehingga total volume pemesanan memori tidak serta-merta turun. Penurunan saham Micron lebih terkait dengan faktor pasar luas, termasuk penurunan sektor semikonduktor setelah laporan pendapatan Broadcom, serta aksi ambil untung setelah kenaikan harga saham yang signifikan. Risiko utama Micron sebenarnya terletak pada pangsa pasar yang kecil dalam pasokan HBM4 untuk Rubin, bukan pada konfigurasi SOCAMM di mana posisinya kuat. Kesimpulannya, laporan SemiAnalysis akurat dalam detail teknis, tetapi interpretasi pasar tentang "permintaan memori turun drastis" terlalu disederhanakan dan mengabaikan konteks arsitektur modular serta realitas ketatnya pasokan rantai industri.

marsbit20m yang lalu

55TB Menjadi 28TB? Rumor dan Panik di Balik Pemotongan Memori Rubin Setengahnya

marsbit20m yang lalu

Arah Pasar Saham AS: Dow Capai Rekor Baru, Nasdaq Ditutup Merah, Siapa yang Terbangun dari Tamparan Broadcom?

**Intisari Pasar Saham AS: Dow Capai Rekor, Nasdaq Turun, Siapa yang Terbangun dari 'Tangan' Broadcom?** Pada 4 Juni 2026, Wall Street menyaksikan perpecahan tajam. Indeks Dow Jones melonjak 875 poin (+1,73%) ke rekor tertinggi baru, didorong oleh saham-saham seperti UnitedHealth dan Goldman Sachs. Sebaliknya, Nasdaq Composite sedikit melemah, terutama karena tekanan pada sektor teknologi (-1,46%) yang dipicu oleh kejatuhan saham Broadcom (AVGO). Broadcom anjlok sekitar 14% meski melaporkan pendapatan chip AI yang kuat. Penurunan ini, yang disebabkan oleh panduan perusahaan yang dianggap kurang spektakuler bagi saham dengan valuasi tinggi, memicu aksi jual di seluruh sektor semikonduktor (SOX turun 2,8%). Ini menjadi sinyal bahwa pasar mulai menuntut lebih dari sekadar narasi AI dan memperhatikan valuasi yang sudah mahal. Uang mengalir ke sektor lain. Kesehatan (+3,14%), keuangan (+2,67%), dan properti (+1,87%) menjadi pemenang rotasi hari itu, menunjukkan pergeseran sementara dari saham teknologi momentum tinggi ke saham yang lebih bernilai (value) dan defensif. Di sisi berita lain, SpaceX mengonfirmasi akan melakukan IPO pada 12 Juni dengan target pendanaan $750 miliar, berpotensi menjadi IPO terbesar dalam sejarah AS. Sementara itu, data klaim pengangguran AS mingguan naik ke level tertinggi dalam empat bulan, memberikan nuansa kehati-hatian sebelum laporan payroll non-pertanian yang sangat dinantikan pada Jumat. **Perspektif:** Pasar memberikan pesan jelas bahwa saham chip AI, meski fundamentalnya kuat, telah memiliki harga yang terlalu tinggi. Uang tidak keluar dari pasar, hanya berpindah ke sektor lain. Apakah rotasi ini akan berlanjut bergantung pada data tenaga kerja Jumat dan dampak likuiditas dari IPO raksasa SpaceX minggu depan. Sektor semikonduktor mungkin butuh periode pendinginan untuk mencerna gelembung valuasi, sementara narasi AI jangka panjang tetap utuh.

marsbit31m yang lalu

Arah Pasar Saham AS: Dow Capai Rekor Baru, Nasdaq Ditutup Merah, Siapa yang Terbangun dari Tamparan Broadcom?

marsbit31m yang lalu

Dari 'Saham Kuno' Menjadi 'Aset Berharga Baru': Bagaimana AI Menilai Ulang Infrastruktur Lama, dari Dell hingga Nokia?

Dilansir dari Jim, MSX Macrotong, artikel ini membahas bagaimana perusahaan teknologi lama seperti Dell, Nokia, Cisco, Corning, dan Western Data kembali menjadi tren di pasar AI. Selama ini, pasar cenderung fokus pada Nvidia dan perusahaan di sektor komputasi yang lebih baru. Namun, dengan perkembangan AI yang semakin nyata dalam pembangunan infrastruktur data center, perusahaan-perusahaan lama dengan kemampuan pengiriman, integrasi sistem, dan pengalaman infrastruktur yang mapan mulai dihargai kembali. Artikel ini membagi perusahaan-perusahaan tersebut ke dalam tiga kategori utama berdasarkan peran mereka dalam rantai infrastruktur AI: 1. **Server dan Integrasi Sistem**: Dell dan HPE dinilai kembali karena peran mereka sebagai integrator sistem yang mampu menyediakan server AI lengkap, dari GPU hingga pendinginan cair dan pengiriman ke pelanggan. 2. **Jaringan dan Konektivitas**: Perusahaan seperti Corning (serat optik), Nokia (jaringan nirkabel AI-RAN), dan Cisco (switch data center) menjadi penting karena AI membutuhkan koneksi berkecepatan tinggi antar pusat data dan ke perangkat tepi. 3. **Penyimpanan Data**: Western Digital dan Seagate mendapat perhatian karena ledakan data AI meningkatkan permintaan akan hard disk berkapasitas tinggi untuk data pelatihan, log, dan arsip. Namun, tidak semua perusahaan lama akan dihargai kembali. Artikel menekankan tiga kriteria untuk membedakan "penilaian ulang yang nyata": * Adanya realisasi pesanan dan pendapatan terkait AI. * Adanya peningkatan panduan (guidance) pendapatan dari manajemen. * Peningkatan kualitas laba yang berkelanjutan, bukan hanya pertumbuhan pendapatan. Kesimpulannya, AI yang memasuki fase penerapan nyata membutuhkan infrastruktur kompleks, sehingga aset dan kemampuan lama perusahaan-perusahaan mapan ini kembali bernilai. Namun, hanya perusahaan yang benar-benar terintegrasi ke dalam rantai pengeluaran modal data center AI-lah yang akan mengalami perubahan logika penilaian yang mendalam.

marsbit38m yang lalu

Dari 'Saham Kuno' Menjadi 'Aset Berharga Baru': Bagaimana AI Menilai Ulang Infrastruktur Lama, dari Dell hingga Nokia?

marsbit38m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片