What ChatGPT reveals about XRP’s path to $9

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-10-01Terakhir diperbarui pada 2025-10-02

Key Takeaways

Why is XRP’s yearly close in focus?

Whales accumulated 250 million XRP, aligning with Q1–Q3 gains and early Q4 strength, fueling hopes of a four-quarter streak.

What levels matter for traders?

Resistance holds near $3.00–$3.20. Keeping above the $2.90 fair value gap could help XRP secure 2025’s first all-green year.


Ripple [XRP] surged by 4% in the last 24 hours after major announcements that included Bank of Japan involvement and whale action.

Talks of a bullish quarter in the crypto sector continued to fill the air across multiple platforms. The buying activity added to speculation that XRP could finish 2025 with its first all-green yearly close.

Whales and quarterly strength

Looking at accumulation charts on Santiment, big players loaded about 250 million XRP tokens in the last two days at press time.

Since the breakout from a multi-year consolidation in late 2024, the altcoin has maintained a bullish trajectory. This aligned with CryptoRank data, which confirmed positive quarterly returns for 2025 so far.

The first quarter had the least gains, while Q3 led by 27% when writing. Interestingly, Q4 was showing signs of closing green, as the cumulative change in the first two days of the quarter showed strength.

xrp

Source: CryptoRank

In the meantime, an earlier AMBCrypto analysis projected an 8x surge as per ChatGPT were also showing this alignment.

XRP price action and ChatGPT’s analysis

On the charts, XRP price was forming a potential inverted head-and-shoulders pattern. The pattern was an indication of the shifting price action of the altcoin.

Additionally, ChatGPT’s analysis seconded this bullish outlook. ChatGPT predicted a move toward $5 in the next six months and $9 in about two years.

xrp

Source: ChatGPT

However, breaking above $3 resistance was key for further advances. A breakout above that zone could set up $3.25 as the next short-term target.

On the flipside, the fair value gap (FVG) just below $2.90 acted as the buy wall, which needs to stay intact. The extreme support levels were at $2.50 and below.

Source: TradingView

Having said that, what was really behind this reaction to the XRP price?

What are the real drivers of this surge?

The Bank of Japan (BoJ) launched the XRP lending program for institutions, which led to this brief price rally. XRP has been poised to lead modern payment rails in large capital transactions across the globe.

Despite BoJ officiating XRP payments, the community was hit as Ripple CTO David Schwartz stepped down from his position. However, Schwartz noted he will be joining Ripple’s Board of Directors. Shwartz wrote,

“I’ve spent more than 13 years at Ripple…Be warned, I’m not going away from the XRP community. You haven’t seen the last of me (now, or ever).”

Altogether, these developments strengthened XRP’s position as Q4 unfolds. Thus, XRP price could close green for all quarters of 2025.

Share

Bacaan Terkait

Anthropic Meluncurkan IPO: Keajaiban Bisnis atau Gelembung Valuasi?

Anthropic, perusahaan AI terkemuka, secara diam-diam telah mengajukan aplikasi IPO dengan target listing pada Oktober mendatang. Perusahaan ini baru saja menyelesaikan putaran pendanaan H dengan valuasi $965 miliar, dan diperkirakan akan mencapai $1-2 triliun saat IPO, menjadikannya perusahaan dengan valuasi pra-IPO tertinggi di dunia. Banyak yang mempertanyakan apakah hal ini merupakan gelembung, mirip dengan gelembung dot-com tahun 2000. Namun, terdapat perbedaan mendasar. Tidak seperti perusahaan internet masa lalu yang hanya bergantung pada visi, Anthropic memiliki landasan bisnis yang kuat: pendapatan tahunannya melonjak dari $1 miliar (awal 2025) menjadi $47 miliar (Mei 2026), dengan target $100 miliar di akhir tahun. Perusahaan ini bahkan telah mencetak laba operasional positif. Dengan sekitar 3000 karyawan, produktivitas per karyawannya melebihi $1 juta. Kliennya termasuk 8 dari 10 perusahaan teratas Fortune, dan lebih dari 1000 perusahaan besar menghabiskan lebih dari $1 juta per tahun untuk layanan Claude. Valuasinya didukung oleh model bisnis SaaS dengan pendapatan berlangganan yang stabil dan tingkat retensi tinggi, sehingga dinilai dengan kelipatan Price-to-Sales yang wajar. Fenomena ini mencerminkan pergeseran ekonomi dari ekonomi berbasis karbon (manusia) menuju ekonomi hibrida berbasis karbon dan silikon (kecerdasan buatan dan komputasi), di mana investasi dalam kemampuan AI dan daya komputasi menjadi pengungkit utama daya saing perusahaan.

链捕手1j yang lalu

Anthropic Meluncurkan IPO: Keajaiban Bisnis atau Gelembung Valuasi?

链捕手1j yang lalu

Near Kembali ke Panggung AI: Transformasi ke Blockchain Publik karena "Kesulitan Gaji", Agen AI dan Privasi Jadi Kisah Pertumbuhan Baru

**Near Kembali ke Dunia AI: Dari Masalah Gaji Jadi Blockchain Publik, Fokus pada Agent dan Privasi** Near, yang didirikan oleh Illia Polosukhin (salah satu penulis makalah Transformer AI), awalnya adalah startup AI yang beralih membangun blockchain publik pada 2018. Penyebabnya adalah kesulitan membayar gaji developer global secara lintas batas menggunakan sistem pembayaran tradisional atau blockchain awal yang mahal dan lambat. Setelah melalui masa sebagai blockchain berkinerja tinggi dengan teknologi sharding dan meraih momentum di era *cross-chain*, Near kini kembali ke akar AI-nya. Momen kunci adalah ketika Polosukhin diundang oleh CEO Nvidia, Jensen Huang, pada Maret 2024, mengingatkan dunia tentang "darah AI" asli Near. Dengan fokus baru pada **Near Intents (Niat)** dan **Transaksi Privasi**, Near membidik pertumbuhan berikutnya: 1. **Near Intents**: Menyederhanakan pengalaman *cross-chain* dan DeFi. Pengguna atau AI Agent cukup menyatakan keinginan (misal, "tukar BTC jadi ETH"), dan jaringan *solver* akan menemukan rute terbaik. Mekanisme ini telah menangani **lebih dari $200 miliar** volume transaksi *cross-chain* dan menghasilkan **$34 juta** pendapatan biaya, dengan mayoritas (70%) datang dalam dua kuartal terakhir. 2. **Transaksi Privasi (*Confidential Swaps*)**: Menanggapi kebutuhan pasar akan privasi untuk menghindari MEV dan kebocoran strategi. Dalam 30 hari terakhir, transaksi privat menyumbang **41.63%** dari total volume transaksi di Near ($87 juta dari $209 juta). Fitur ini berpotensi menarik institusi tetapi juga membawa risiko perhatian regulator. Dengan kombinasi latar belakang pendiri di AI, infrastruktur *intent* yang ramah pengguna dan Agent, serta penawaran transaksi privat, Near berupaya membangun cerita pertumbuhan baru di persimpangan blockchain dan AI.

marsbit3j yang lalu

Near Kembali ke Panggung AI: Transformasi ke Blockchain Publik karena "Kesulitan Gaji", Agen AI dan Privasi Jadi Kisah Pertumbuhan Baru

marsbit3j yang lalu

Dari Ethereum ke "CROPS" AI: 'Variabel Lambat' yang Ditekankan Berulang oleh Vitalik Ini, Apa Sebenarnya?

Dalam beberapa kali kesempatan, Vitalik Buterin menekankan konsep "CROPS," singkatan dari Censorship Resistance (Tahan Sensor), Capture Resistance (Tahan Penangkapan), Open Source (Sumber Terbuka), Privacy (Privasi), dan Security (Keamanan). Konsep ini merupakan panduan inti bagi Ethereum Foundation, memfokuskan sumber dayanya untuk membangun kemampuan dasar yang memungkinkan pengguna mengelola aset, identitas, dan transaksi tanpa bergantung pada platform tunggal atau menyerahkan kendali akhir. Signifikansi CROPS semakin kritis dengan kemunculan AI, khususnya AI Agent yang menangani tugas seperti manajemen aset dan eksekusi transaksi otomatis. Tantangan utama adalah memastikan bahwa ketika AI bertindak sebagai perwakilan digital, ia tidak menjadi "kotak hitam" yang mengorbankan privasi, keamanan, dan kedaulatan pengguna. Oleh karena itu, diperlukan "CROPS AI" – AI yang dapat berjalan secara lokal, mengurangi ketergantungan pada layanan cloud terpusat, serta transparan dan terverifikasi. Terdapat titik temu antara "CROPS Ethereum Access Layer" dan "CROPS AI." Keduanya berusaha menjawab pertanyaan serupa: bagaimana pengguna dapat mengakses kemampuan jarak jauh (seperti RPC blockchain atau model bahasa besar/LLM) tanpa mengekspos informasi pribadi, identitas, atau niat mereka secara penuh? Solusi yang diusulkan termasuk penggunaan bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proofs) untuk panggilan LLM berbayar yang privat dan pembacaan RPC Ethereum yang aman. Pada akhirnya, CROPS bukan sekadar konsep abstrak. Dalam era di mana AI semakin menguasai dunia digital, prinsip-prinsip ini akan membentuk arah pengembangan produk Web3, terutama di lapisan dompet digital, untuk memastikan pengguna tetap memegang kendali atas kehidupan digital mereka. Ini adalah variabel jangka panjang yang menentukan nilai Ethereum di masa depan.

marsbit4j yang lalu

Dari Ethereum ke "CROPS" AI: 'Variabel Lambat' yang Ditekankan Berulang oleh Vitalik Ini, Apa Sebenarnya?

marsbit4j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片