Kalshi Plans Major Crypto Integration Drive Within a Year

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-02Terakhir diperbarui pada 2025-10-02

Kalshi, a U.S.-regulated prediction market platform, plans to integrate with every major crypto exchange and app within the next year. Speaking at the Token2049 conference in Singapore, John Wang, Kalshi’s Head of Crypto, outlined the company’s expansion plans. The firm, which already dominates the prediction market, aims to build on-chain tools, data systems, and developer resources.

Wang, who joined Kalshi in August after eight years as a crypto trader and influencer, is leading this push. He believes the crypto community represents the “definition of power users.” According to him, these users will help accelerate Kalshi’s ecosystem of new financial products and event-driven contracts.

Kalshi is investing heavily in its onchain initiatives. It is creating tools such as real-time event data feeds, AI-driven agents, and advanced dashboards. Besides, the platform is launching grants for both offchain and onchain innovators through partnerships with Solana and Base. Moreover, Kalshi plans to expand these efforts by working with additional blockchain networks.

“The crypto community is the definition of power users, people who live and breathe new financial markets,” Wang said. He emphasized that prediction markets function like crypto options but in a simpler format, calling them a “Trojan Horse” for mainstream adoption.

Market Leadership and Regulatory Edge

Kalshi recently captured 66% of global prediction market share, up from 3.3% last year. This surge came from NFL-related event contracts in the U.S. Hence, the platform has overtaken crypto-native rival Polymarket, which is preparing its own U.S. return.

Polymarket, after acquiring QCX LLC for $112 million, secured a Designated Contract Market license in July. Consequently, it will relaunch U.S. operations with self-certified event markets, including sports and politics.

Kalshi’s success stems from its regulatory approach. After winning a lawsuit against the CFTC in 2023, it gained the ability to list political contracts. “Prediction markets and event contracts are now being held at the same level as normal derivatives and stocks,” Wang said.

Kalshi is turning to crypto to drive its next growth phase. Strong regulation and fast onchain moves could keep it ahead, while rivals like Polymarket scramble to catch up.

Also Read: Bullish Launches NYDFS-Licensed Spot Trading Platform in US


Mobile Only Image

Bacaan Terkait

Anggota Parlemen Korea Berencana Memberi Badan Intelijen Keuangan (FIU) Alat Sendiri untuk Mengontrol Mata Uang Kripto

Sepuluh anggota parlemen Korea Selatan mengusulkan rancangan undang-undang untuk memperkuat wewenang Unit Intelijen Keuangan (FIU) dalam mengawasi perdagangan mata uang kripto. RUU ini mengusulkan amendemen yang memungkinkan FIU menyelidiki dan menindak langsung penyedia layanan aset virtual yang tidak terdaftar, serta menyampaikan kasusnya ke penuntutan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kepolisian. Latar belakangnya, sejak Agustus 2022 hingga Agustus 2025, FIU telah meneruskan 25 kasus operator tidak terdaftar kepada polisi. Namun, 23 di antaranya dihentikan atau ditangguhkan penyelidikannya, seringkali karena kesulitan menjangkau pelaku yang berada di luar negeri. Saat ini, FIU hanya dapat memberi tanda dan harus bergantung pada kerja sama antarkementerian untuk penyelidikan lebih lanjut, yang dianggap lambat. RUU yang diajukan oleh anggota Partai Kekuatan Rakyat, Om Tae-yong, dan sembilan anggota lainnya ini bertujuan memberi FIU alat investigasi mandiri. Mereka juga memperingatkan bahwa pertukaran 'pribadi' yang tidak terdaftar berisiko digunakan untuk pencucian uang dan transfer dana ilegal lintas batas. Langkah ini sejalan dengan penguatan regulasi sektor kripto di Korea Selatan, termasuk penerapan aturan pelaporan lengkap (Travel Rule) yang akan berlaku penuh pada Februari 2027, batas rasio utang untuk bursa, dan proses persetujuan yang lebih ketat. Pada 2025, FIU hanya menyetujui dua penyedia layanan baru, turun dari empat di tahun sebelumnya, dengan waktu persetujuan yang lebih lama. Laporan transaksi mencurigakan terkait skema transfer lintas batas ilegal juga meningkat signifikan.

cryptonews.ru8m yang lalu

Anggota Parlemen Korea Berencana Memberi Badan Intelijen Keuangan (FIU) Alat Sendiri untuk Mengontrol Mata Uang Kripto

cryptonews.ru8m yang lalu

Trading

Spot
活动图片