Кэти Вуд ожидает радикального сокращения числа криптовалют

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-12-28Terakhir diperbarui pada 2025-12-28

Гендиректор Ark Investment Кэти Вуд (Cathie Wood) в подкасте Master Investor заявила, что в долгосрочной перспективе «стоящих криптовалют» останется совсем немного. Например, стейблкоинов на рынке фактически и так всего два, дала понять предпринимательница.

Вуд уверена, что биткоин продолжит доминировать на рынке и останется крупнейшим криптоактивом. Сейчас в обращении находится около 20 млн биткоинов из общего лимита в 21 млн, а значит, благодаря дефициту предложения, растет стоимость, констатировала бизнесмен.

У руководителя Ark Investment спросили: зачем жителям мегаполисов, например Лондона или Нью-Йорка, стейблкоины — если жители могут легко переводить фунты или доллары. Вуд сказала, что стейблкоины устраняют посредников, тогда как банки взимают за транзакции и денежные переводы высокие комиссии.

«Для кредитных карт это автоматический налог 2,5% с каждой транзакции. А блокчейн позволяет снизить комиссии. В конечном итоге, транзакционные издержки могут снизиться до 1% и даже ниже. Для сравнения: в Нигерии комиссия за денежные переводы составляет 25%», — сказал Кэти Вуд.

Те, кто выдает займы стейблкоинами, могут получать больше прибыли, чем могут позволить банки, а заемщики, слишком маленькие для банкиров, наконец-то могут получить доступ к займам. Кроме того, прозрачность DeFi повышает прозрачность кредитов, добавила Вуд.

Глава Ark Invest напомнила, что сейчас есть два доминирующих игрока, на которые приходится 90% рынка стейблкоинов. Один — выпускающая стейблкоины USDT компания Tether, которая после вступления в силу Закона о регулировании криптовалют в Евросоюзе (MiCA) и новых законов в США работает в основном за пределами США и Европы. Другая компания, Circle, эмитент USDC, стремится соблюдать американские нормативные требования.

Стейблкоины уже отчасти снизили спрос на биткоины, чего, призналась Вуд, она не ожидала.

Ранее гендиректор Ark Investment предположила, что большинство мемкоинов в будущем потеряют свою ценность — инвесторы не будут вкладывать в них много денег, поскольку регуляторы не станут возмещать убытки от вложений в рискованные мемные токены.

Bacaan Terkait

STRC Saham Preferen Terlepas dari Patokan 11%, Akankah Mesin Abadi Strategy Tetap Berputar?

Penulis: Azuma, Odaily Planet Daily Saham preferen STRC milik MicroStrategy terus mengalami "de-pegging" (lepas dari patokan). Sejak 15 Mei, harga STRC telah menyimpang dari nilai target US$100, dan diskonnya semakin dalam, bahkan sempat menyentuh US$83,26 dan ditutup di US$88,59, atau terlepas lebih dari 11% dari nilai target. STRC dirancang sebagai sekuritas pendapatan yang beroperasi di sekitar nilai US$100. Pelepasannya dari patokan ini menantang logika produk ini. Sebagai saluran pendanaan utama MicroStrategy untuk menambah cadangan Bitcoin, harga STRC mencerminkan kepercayaan pasar terhadap model operasi modal perusahaan. STRC adalah mesin dari "flywheel" (roda gila) modal MicroStrategy. Ia memungkinkan penerbitan berkelanjutan melalui mekanisme ATM selama harganya stabil di atas US$100, menciptakan daya beli tanpa mengencerkan ekuitas pemegang saham biasa (MSTR). Roda gila ini bergantung pada stabilitas harga STRC di sekitar US$100. Untuk mempertahankannya, MicroStrategy menerapkan mekanisme penyesuaian dividen bulanan. Namun, meskipun dividen dinaikkan menjadi 11,5% dan frekuensinya menjadi dua minggu sekali, de-pegging tetap berlanjut. Penyebab de-pegging terutama adalah masalah kepercayaan. Selain tekanan jual dari pelaku arbitrase yang menggunakan leverage, kekhawatiran utama adalah likuiditas MicroStrategy. Laporan JPMorgan menyebut kewajiban dividen tahunan sekitar US$1,7 miliar, dengan cadangan tunai hanya cukup untuk sekitar 6,3 bulan. MicroStrategy membantah, menyatakan cadangan Bitcoin-nya dapat menutupi dividen selama 32 tahun, namun itu mengasumsikan penjualan Bitcoin jika diperlukan. Baru-baru ini, MicroStrategy untuk pertama kalinya menjual 32 Bitcoin, yang mengguncang pasar karena bertentangan dengan narasi "HODL" (hold/tahan) jangka panjang mereka. STRC yang terus terdiskonto akan melemahkan kemampuan pendanaan MicroStrategy. Jika situasi ini berlanjut sementara cadangan tunai terkuras, kekhawatiran akan penjualan Bitcoin lebih lanjut untuk membayar dividen akan meningkat. Sebagai pembeli besar Bitcoin, pergeseran potensial MicroStrategy dari pembeli menjadi penjual dapat memberikan tekanan signifikan pada harga Bitcoin.

marsbit11m yang lalu

STRC Saham Preferen Terlepas dari Patokan 11%, Akankah Mesin Abadi Strategy Tetap Berputar?

marsbit11m yang lalu

Baru Saja, Pemenang Nobel Bergabung sebagai Karyawan Baru Anthropic

Baru-baru ini, John Jumper, pemenang Hadiah Nobel Kimia dan pemimpin inti AlphaFold, mengumumkan keluar dari Google DeepMind setelah hampir 9 tahun untuk bergabung dengan Anthropic. Langkah ini terjadi hanya dua hari setelah Noam Shazeer, salah satu penulis kunci makalah "Attention Is All You Need", meninggalkan Google untuk OpenAI. Kedua kepindahan ini menjadi pukulan besar bagi Google, dengan para pengamat menilai perusahaan kehilangan dua aset berharga dalam 72 jam. Jumper bergabung dengan DeepMind pada 2017, hanya 6 bulan setelah meraih gelar PhD, dan langsung ditunjuk untuk memimpin tim AlphaFold. Di bawah kepemimpinannya, AlphaFold 2 pada 2020 memecahkan masalah pelipatan protein yang telah berlangsung 50 tahun. Pada 2024, ia dan Demis Hassabis memenangkan Hadiah Nobel Kimia atas karyanya. Prestasinya dikatakan mempercepat penemuan struktur protein hingga 1000 kali lipat. Kepindahan Jumper ke Anthropic memperkuat ambisi perusahaan tersebut di bidang ilmu kehidupan. Sebelumnya, Anthropic telah mengakuisisi Coefficient Bio seharga $400 juta dan meluncurkan produk khusus seperti Claude for Life Sciences. Di sisi lain, OpenAI juga gencar berinvestasi di sektor ini dengan model GPT-Rosalind dan komitmen dana miliaran dolar. Sementara itu, Google DeepMind melalui Isomorphic Labs tetap menjadi pemain kuat berkat teknologi AlphaFold. Perpindahan para peneliti top dari Google memicu pertanyaan tentang daya tarik perusahaan besar versus lab AI yang lebih gesit. Seorang investor berkomentar bahwa lab AI frontier menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki Google: perasaan bahwa satu orang dapat mengubah jalur perusahaan. Industri kini menyaksikan persaingan sengit antara Anthropic, OpenAI, dan Google DeepMind untuk mendominasi revolusi AI di bidang ilmu kehidupan.

marsbit16m yang lalu

Baru Saja, Pemenang Nobel Bergabung sebagai Karyawan Baru Anthropic

marsbit16m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片