FTX Recovery Trust Files $1.15B Lawsuit Against Genesis Digital

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-09-24Terakhir diperbarui pada 2025-09-24

The FTX Recovery Trust filed a $1.15 billion lawsuit on Monday in Delaware bankruptcy court, accusing Genesis Digital Assets (GDA), a Kazakhstan-based bitcoin mining firm, of receiving customer funds misappropriated by former FTX CEO Sam Bankman-Fried.

The lawsuit claims that former FTX CEO Sam Bankman-Fried used stolen customer funds from FTX’s sister company, Alameda Research, to make a massively overpriced $1.15 billion investment in Genesis Digital Assets just before FTX collapsed in 2022. 

According to the trust, $550 million of the $1.15 billion investment went directly to GDA cofounders Rashit Makhat and Marco Krohn, leaving FTX creditors empty-handed. The trust is seeking a court order to recover the full amount, plus interest, to repay defrauded customers. No hearing date has been set.

FTX Trust Sues Genesis Digital for $1.15B in Misused Funds

The FTX Recovery Trust wants a court order to recover the $1.15 billion, plus interest, to repay defrauded FTX customers. However, no hearing date is set, but with billions at stake, pressure on GDA continues.

Legal experts say the FTX lawsuit against Genesis Digital Assets reveals how FTX’s risky overseas deals, enabled by a lack of transparency, fueled its collapse. A bankruptcy lawyer, speaking anonymously, said this wasn’t just one bad investment but part of a larger pattern. 

In November 2022, FTX, a major crypto platform with strong Washington connections, went bankrupt after it was revealed that Sam Bankman-Fried misused about $8 billion of customer funds to support risky investments through Alameda Research. 

Convicted of fraud, he was sentenced to 25 years in prison in 2024, and the trust is still working to recover funds for affected customers. Recently, on September 20, 2025, FTX announced that it will distribute $1.6 billion to its creditors on September 30, 2025. 

Also Read: Penske Media Hits Google with AI Lawsuit Claim


Mobile Only Image

Bacaan Terkait

Baru Saja, Pertandingan Tenis Manusia vs Robot Pertama di Dunia Dimulai, Robot Selamatkan Bola Ekstrem Membuat Zheng Jie Terpukau

Baru saja, pertandingan tenis manusia vs robot pertama di dunia dimulai. Dalam acara pembukaan World Humanoid Robot Olympics kedua yang disiarkan secara global, robot humanoid asal Tiongkok, "Xingzai" dari Galaxy General, bertanding melawan juara tenis manusia, Zheng Jie. Pertandingan ini menampilkan duel ganda campuran manusia-robot dan tunggal. Robot tersebut menunjukkan kemampuan luar biasa: bergerak lincah, mengembalikan pukulan forehand dan backhand, serta beradaptasi dengan taktik Zheng Jie seperti moonball dan pukulan slice. Meski sempat terjatuh, robot itu mampu bangkit dengan cepat sendiri. Ia bahkan melakukan penyelamatan spektakuler dengan langkah besar, memukau penonton. Kecepatan servenya mencapai lebih dari 100 km/jam, dengan waktu reaksi hanya sepersekian detik. Pertandingan ini bukan sekadar demonstrasi keterampilan, melainkan tes tekanan ekstrem untuk *embodied AI* (kecerdasan berwujud). Tenis menuntut integrasi real-time dari persepsi, pengambilan keputusan, kendali gerak seluruh tubuh, dan strategi melawan lawan hidup dalam lingkungan fisik yang dinamis—jauh lebih kompleks daripada permainan papan seperti Go yang dimainkan AlphaGo. Kunci keberhasilan ini adalah model AI terpadu "Galaxy Star Brain" (AstraBrain). Berbeda dengan arsitektur tradisional yang memisahkan "otak" (perencanaan) dan "otak kecil" (kendali gerak), AstraBrain menggabungkan keduanya dalam satu model, menghilangkan penundaan dan kehilangan informasi. Model ini dilatih melalui dua tahap: pertama, belajar pola gerak dasar dari data manusia yang tidak sempurna; kedua, melalui evolusi dan pertandingan melawan agen AI lain di lingkungan simulasi virtual jutaan kali. Di sinilah keterampilan seperti menyelamatkan bola atau bangkit setelah jatuh "muncul" dengan sendirinya. Momen "AstraTennis" ini menandai tonggak sejarah: AI tidak hanya berpikir, tetapi sekarang bertindak dan berinteraksi dalam dunia fisik dengan ketangkasan dan ketahanan yang menakjubkan, menunjukkan kekuatan inovasi Tiongkok di era baru kolaborasi manusia dan mesin.

marsbit4j yang lalu

Baru Saja, Pertandingan Tenis Manusia vs Robot Pertama di Dunia Dimulai, Robot Selamatkan Bola Ekstrem Membuat Zheng Jie Terpukau

marsbit4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片