‘Base can’t rug users’- Vitalik Buterin defends Ethereum L2 amid criticism

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-09-23Terakhir diperbarui pada 2025-09-24

Key Takeaways

What’s the FUD against Base? 

Some claimed that Base is an ‘unregistered securities exchange’ that can rug users because its sequencer is centralized and controlled by Coinbase. 

Why did Buterin defend Base?

As part of the Ethereum L2 scaling approach, Buterin defended Base, calling its ‘stage 1’ rating a ‘non-custodian’ that can’t steal users’ funds. 


Vitalik Buterin, co-founder of Ethereum [ETH], has defended Base, a Layer 2 (L2), against ‘centralization’ criticism.

Some users across Crypto Twitter claimed that Base is an ‘unlicensed securities exchange’ since Coinbase is the primary sequencer operator (deciding which transaction orders are prioritized). 

So while its settlement on Ethereum may be decentralized, Base’s ‘centralized’ features at the ‘sequencer layer’ should be ‘regulated’, according to Max Resnick, lead economist at Anza. 

But Buterin shut down the claims, adding that Base is ‘doing things the right way’ and can’t ‘steal users’ funds.’

“Base does not have custody over your funds; they cannot steal funds or stop you from withdrawing funds. The security that L2s provide reflects concrete properties that protect you as a user from being rugged.”

Put differently, Base users can withdraw funds if the L2 shuts down, via assurances through the Ethereum mainnet, noted Buterin. 

The debate continues

In essence, Base is rated as a ‘stage 1,’ similar to Optimism [OP] and Arbitrum [ARB], by data tracker L2 Beat, because users can’t lose their assets, added Buterin. 

However, some quickly pointed out that the security council of these L2s can still override the on-chain code and keep users’ assets locked.

Buterin acknowledged this, but added that some voting powers stay outside the L2 council, which makes them ‘non-custodian’

Base VitalikBase Vitalik

Source: X

Base growth

The Base L2 was launched in August 2023, and Coinbase positioned it as the go-to low-cost platform for its on-chain products.

Since early 2024, the total locked value (TVL) has increased 10x from $500m to nearly $5 billion. 

In the past three months, the L2 has outpaced the Ethereum mainnet in fees and revenues collected.

It recorded 4% fee surge to $146K with a revenue of $141.7K. Meanwhile, revenue for the L1 dropped 92% to $101K. 

Base Vitalik ButerinBase Vitalik Buterin

Source: Artemis

In fact, Ethereum has lagged behind Solana [SOL] in terms of app revenues. Even so, Buterin said that the revenues could improve with low-risk DeFi apps, calling it the ‘Google Search’ moment for Ethereum. 

But, Base growth could also be a risk factor for Ethereum. According to Consensys and Ethereum co-founder Joseph Lubin, Base could be risky if it parts ways with the mainnet. 

That said, Jesse Pollak, creator of Base, noted that they are committed and plan to advance the L2 to ‘stage 2’ as part of broader decentralization plans.

“Today, we’re actively working towards stage 2 and investing in further decentralizing block building.”

Share

Bacaan Terkait

a16z: Di Era AI, Perebutan Talenta Perusahaan Dimulai dari Pemberian Nama Jabatan

**Ringkasan: Arbitrase Judul Pekerjaan di Era AI** Artikel ini membahas pentingnya penamaan atau "judul" (title) pekerjaan sebagai strategi dalam merebut talenta dan membentuk persepsi di era AI, yang disebut sebagai "title arbitrage". Konsep ini diilustrasikan dengan contoh **FDE (Forward-Deployed Engineer)** yang dipopulerkan Palantir. Alih-alih disebut sebagai "insinyur implementasi" atau "dukungan pelanggan", FDE mendefinisikan ulang pekerjaan teknis di lokasi klien sebagai peran inti yang kompleks dan bernilai tinggi, menarik talenta rekayasa yang juga mahir menghadapi klien. Judul pekerjaan adalah **bahasa organisasi**. Perubahannya (misalnya dari "programmer" ke "software engineer", atau "clerk" ke "data scientist") mencerminkan pergeseran nilai strategis suatu kemampuan dalam bisnis. Penamaan yang tepat mengakui dan memberi legitimasi pada kemampuan baru. Di era AI, transformasi bukan hanya tentang alat yang lebih pintar, tetapi tentang kemunculan **individu berpengaruh baru** dalam organisasi—mereka yang mahir menggunakan AI, mengotomatisasi alur kerja, dan menerjemahkan masalah kompleks menjadi sistem. Judul baru seperti **Legal Engineer** atau **GTM Engineer** membantu mengidentifikasi, memberi wewenang, dan mempertahankan talenta semacam ini. Bagi startup AI, menciptakan dan mempopulerkan judul pekerjaan baru untuk peran yang lahir dari produk mereka adalah strategi. Ini membantu klien dalam mobilisasi internal dan membangun asosiasi kuat antara perusahaan dengan kemampuan spesifik tersebut. Kesimpulannya, dalam dunia perangkat lunak AI di mana batas antara produk dan layanan kabur, kemampuan untuk mendefinisikan, menamai, dan mengorganisir peran baru—terutama yang menjembatani produk dengan masalah nyata klien—dapat menjadi pembeda kompetitif dan dasar bagi keunggulan yang berkelanjutan.

marsbit48m yang lalu

a16z: Di Era AI, Perebutan Talenta Perusahaan Dimulai dari Pemberian Nama Jabatan

marsbit48m yang lalu

CBRS Laporan Keuangan Pertama Setelah IPO: Pendapatan Meningkat Dua Kali Lipat Namun Panduan Margin Kotor Turun Drastis, Realisasi Kontrak OpenAI Membutuhkan Waktu Lama

**Laporan Keuangan Pertama Cerebras (CBRS): Pendapatan Naik 2x, Tapi Panduan Margin Kasar Turun Drastis** Cerebras Systems (CBRS) melaporkan laporan kuartal pertama setelah IPO. Pendapatan inti Q1 mencapai $191.3 juta, naik 92% (y/y) dan melampaui ekspektasi pasar. Namun, panduan margin kotor inti untuk Q2 turun drastis dari 46.5% menjadi kisaran 36%-38%, menyebabkan saham anjlok >10% setelah jam perdagangan. **Poin Kunci:** 1. **Pertumbuhan & Panduan Kuat:** Panduan pendapatan inti tahunan $855-$865 juta (naik 69%) lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Pendapatan layanan cloud melonjak 178%. 2. **Transformasi Model Bisnis:** CBRS beralih dari "menjual chip" ke "menjual daya komputasi" (cloud). Untuk memenuhi kontrak komputasi inferensi besar dengan OpenAI (>$20 miliar) dan AWS, perusahaan lebih banyak menempatkan perangkat keras ke cloud miliknya sendiri, yang sementara mengurangi margin. 3. **Tantangan:** Konsentrasi pelanggan masih tinggi (86% pendapatan dari dua entitas terkait UEA). Realisasi pendapatan penuh dari kontrak OpenAI dan AWS membutuhkan waktu (2026/2027). Valuasi tetap tinggi (~50x P/S berdasarkan panduan 2026). 4. **Logika Bull vs Bear:** Para **bull** percaya keunggulan kecepatan chip Cerebras untuk inferensi AI akan merebut pangsa pasar, didukung kontrak besar. Para **bear** meragukan keunggulan tersebut bisa bertahan, khawatir dengan margin yang lebih rendah dari model cloud, konsentrasi pelanggan, dan risiko pelepasan saham insider jika kapitalisasi pasar tetap di atas $40 miliar.

marsbit48m yang lalu

CBRS Laporan Keuangan Pertama Setelah IPO: Pendapatan Meningkat Dua Kali Lipat Namun Panduan Margin Kotor Turun Drastis, Realisasi Kontrak OpenAI Membutuhkan Waktu Lama

marsbit48m yang lalu

Wawancara CEO Strategy: Setelah Jual Bitcoin, Bisakah STRK Pulih Kembali?

**Wawancara dengan CEO Strategi: Bisakah STRATEGI Pulih Setelah Penjualan Bitcoin?** Dalam wawancara ini, CEO Strategy Phong Le menjelaskan alasan di balik penjualan 32 Bitcoin yang menggegerkan pasar. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membuktikan likuiditas dan menguji proses internal, bukan reaksi panik. Le menegaskan bahwa perusahaan tetap memegang keyakinan kuat pada Bitcoin sebagai aset fundamental. Le menjelaskan bahwa mayoritas STRATEGI (Strategy Preferred Stock) dipegang oleh investor ritail dan institusional jangka panjang, sehingga risiko "death spiral" dari protokol DeFi minimal. Ia juga membeberkan proses pengambilan keputusan yang ketat di perusahaan, melibatkan dewan direksi dan analisis data mendalam. Menyikapi volatilitas harga STRATEGI, CEO menyatakan perusahaan memiliki banyak opsi pendanaan, namun strategi "tidak melakukan apa-apa" (holding Bitcoin) tetap menjadi pilihan penting, sebagaimana terbukti selama bear market 2022. Keyakinannya pada nilai dasar Bitcoin dan visi tentang peran kripto di masa depan ekonomi robot dan AI membuatnya optimis. Mengenai pemulihan harga STRATEGI ke nilai pari $100, Le yakin dengan diisi kembali cadangan dolar dan dimulainya mekanisme pembayaran dividen pertama pada 30 Juni, produk yang sangat dijaminkan ini akan secara bertahap kembali ke level tersebut. Ia menutup dengan menegaskan transparansi perusahaan terkait penjualan Bitcoin, sebagaimana tercatat dalam dokumen 8-K.

marsbit1j yang lalu

Wawancara CEO Strategy: Setelah Jual Bitcoin, Bisakah STRK Pulih Kembali?

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片