CEO Praetorian Group International признал вину в создании схемы Понци на $200 млн

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-02-17Terakhir diperbarui pada 2025-09-18

  • CEO PGI признал вину в $200 млн биткоин-пирамиде.
  • Более 90 000 инвесторов стали жертвами мошенничества.
  • Злоумышленнику грозит до 40 лет тюремного срока.

Генеральный директор Praetorian Group International (PGI) Рамиль Вентура Палафокс признал вину в мошенничестве и отмывании денег за организацию масштабной биткоин-пирамиды, которая обманула более 90 000 инвесторов во всем мире. Об этом сообщила прокуратура Восточного округа штата Вирджиния.

По данным следствия, 60-летний Палафокс, гражданин США и Филиппин, возглавлял PGI и выступал ее главным промоутером. Он убеждал инвесторов, что компания занимается биткоин-трейдингом и гарантировал ежедневные прибыли от 0,5% до 3%.

На самом же деле PGI не совершала операций в таких масштабах, а выплаты осуществлялись за счет средств новых участников — классическая схема Понци.

«С декабря 2019 года по октябрь 2021 года более 90 000 инвесторов по всему миру вложили более $201 млн в PGI, включая $30,2 млн в фиате и не менее 8198 BTC стоимостью $171,5 млн», — говорится в материалах суда.

В целом инвесторы потеряли более $62,6 млн.

Палафокс создал веб-сайт PGI, где пользователи могли видеть сфальсифицированные данные о якобы доходности инвестиций.

«Портал постоянно и мошенническим образом демонстрировал рост стоимости вложений, вводя инвесторов в заблуждение, будто их инвестиции были прибыльными и безопасными», — отметила прокуратура.

Часть средств Палафокс тратил на личные нужды. Среди расходов:

  • $3 млн на 20 люксовых авто (Porsche, Lamborghini, McLaren, Ferrari, Bentley и т.д.);
  • $329 000 на пентхаусы в гостиничных комплексах;
  • более $6 млн на недвижимость в Лас-Вегасе и Лос-Анджелесе;
  • $3 млн на брендовую одежду, украшения и аксессуары (Gucci, Versace, Cartier, Rolex, Hermes).

Кроме того, он перевел более $800 000 в фиате и 100 BTC (тогда около $3,3 млн) на счет члена своей семьи.

Приговор Палафоксу вынесут 3 февраля 2026 года. Ему грозит до 40 лет заключения.

Также он согласился выплатить реституцию в размере $62,7 млн.

«Фактические приговоры за федеральные преступления обычно ниже максимальных санкций», — уточнили в прокуратуре.

Напомним, что в августе 2024 года Комиссия по ценным бумагам и биржам США обвинила Джонатана и Таннера Адамов, а также подконтрольных им компаний GCZ Global LLC и Triten Financial Group LLC, в создании криптосхемы Понци на $60 млн.

В октябре того же года федеральный суд Лас-Вегаса осудил виновного в создании криптопирамиды на $15 млн экс-адвоката.

Bacaan Terkait

IBIT Alami Outflow Rp 185 Triliun dalam Seminggu, ETF Bitcoin Terbesar Berubah Menjadi Tembok Tekanan Jual yang Harus Ditembus Bull

IBIT, ETF Bitcoin terbesar dari BlackRock, menyumbang 73% dari total aliran keluar bersih ETF Bitcoin spot AS pekan lalu, dengan penarikan dana sebesar $1,3 miliar dalam satu minggu. Hal ini mengubah narasi ETF yang sebelumnya menjadi saluran masuk utama modal institusional menjadi sumber tekanan jual potensial. Aliran keluar yang terkonsentrasi di produk terbesar dan paling likuid ini menguji ketahanan Bitcoin di level kritis sekitar $60.000. Data dari Farside Investors menunjukkan bahwa pada sesi perdagangan 26 Juni, seluruh aliran keluar bersih harian sebesar $444,5 juta berasal dari IBIT. Tekanan ini muncul saat harga Bitcoin sudah tertekan, memperumit upaya pemulihan. Mekanisme ETF memungkinkan penebusan dilakukan baik secara tunai maupun dalam bentuk Bitcoin fisik, sehingga aliran keluar tidak selalu sama dengan penjualan spot langsung. Namun, ini menciptakan risiko transmisi dan pertanyaan tentang siapa yang akan menyerap likuiditas jika pemegang ETF terus keluar. Skenario ke depan terbagi dua: Jika aliran keluar IBIT melambat dan Bitcoin berhasil bertahan di atas $59.000-$62.000, tekanan pekan ini dapat dilihat sebagai proses pembersihan. Namun, jika IBit terus mendominasi aliran keluar dan Bitcoin gagal reclaim level $60.000, narasi "dinding tekanan jual" akan menguat, mengharuskan pembeli di luar ekosistem ETF untuk menopang pasar tanpa bantuan narasi permintaan institusional yang sebelumnya didorong oleh ETF. Hari-hari perdagangan mendatang akan menentukan jalurnya.

marsbit1j yang lalu

IBIT Alami Outflow Rp 185 Triliun dalam Seminggu, ETF Bitcoin Terbesar Berubah Menjadi Tembok Tekanan Jual yang Harus Ditembus Bull

marsbit1j yang lalu

‘Raja Panggilan’ Hayes Kembali Bertindak, Kali Ini Dia Incar Deribit

Pada 29 Juni, alamat terkait Arthur Hayes, pendiri BitMEX, membeli sekitar 6,16 juta token SYN senilai $2,2 juta melalui platform OTC Flowdesk dengan harga rata-rata $0,3573. Hayes kemudian memposting di X bahwa SYN adalah salah satu investasi paling asimetris yang dia lihat sejak HYPE, dan menyatakan bahwa Hypercall adalah penantang untuk menggoyang dominasi Deribit di pasar opsi. Harga SYN melonjak lebih dari 40% dalam 24 jam, dengan kenaikan 10x pada Juni 2026, meningkatkan FDV-nya menjadi sekitar $110 juta. Synapse Protocol, diluncurkan pada 2021, awalnya adalah infrastruktur lintas rantai. Kini, timnya mengembangkan Hypercall, protokol opsi on-chain di ekosistem Hyperliquid, yang menawarkan perdagangan opsi 24/7 untuk berbagai aset tanpa risiko likuidasi bertingkat. Meski masih dalam tahap Alpha, Hypercall diklaim telah mencatat volume perdagangan kumulatif lebih dari $55 miliar. Deribit, platform opsi terpusat yang berdiri sejak 2016, masih mendominasi sekitar 85% pasar opsi crypto dengan aset total $3,588 miliar. Keunggulannya terletak pada likuiditas yang dalam dan alat profesional, namun memiliki keterbatasan seperti risiko custodial dan persyaratan KYC. Hayes melihat peluang bagi platform opsi on-chain seperti Hypercall untuk bersaing, khususnya di segmen aset DeFi-native dan aset baru seperti RWA. Namun, menggeser Deribit yang telah mapan akan menjadi tantangan besar. Aksi 'call' Hayes baru-baru ini menuai kontroversi. Dia sebelumnya mempromosikan HYPE, lalu menjualnya, sebelum membeli kembali. Laporan penelitian Maelstrom tentang CARDS yang memprediksi harga $4 juga diikuti penurunan harga aset tersebut. Kritik muncul, menuduhnya menciptakan 'likuiditas keluar' bagi pengikutnya, meski Hayes membalas bahwa itu hanyalah aktivitas trading biasa.

Foresight News1j yang lalu

‘Raja Panggilan’ Hayes Kembali Bertindak, Kali Ini Dia Incar Deribit

Foresight News1j yang lalu

Setahun Setelah Runtuhnya Perusahaan Vault Kripto, Para Peniru Telah Kembali

Penulis: Rasheed Saleuddin | Disusun oleh: Deep Tide TechFlow Setahun setelah kebangkrutan perusahaan perbendaharaan aset digital (DAT) yang merugikan investor awal hingga 99%, skema serupa telah kembali. Kali ini, mereka membungkus saham SpaceX dan token HYPE. Kelompok Triller mengumumkan diri sebagai "perusahaan perbendaharaan SpaceX" pertama, mendorong kapitalisasi pasarnya melonjak. Sementara itu, perusahaan lama LGHL beralih dari memegang aset kripto seperti SOL ke token HYPE. Fenomena ini mengulangi siklus "Bitcoin yield" yang dipelopori MicroStrategy (MSTR), di mana saham perusahaan diperdagangkan dengan premi besar di atas nilai aset Bitcoin yang mereka pegang. Namun, banyak peniru seperti TwentyOne, Metaplanet, dan Nakamoto mengalami kerugian dahsyat hingga 95% atau lebih dari puncaknya, menghancurkan kekayaan investor. Skema ini tidak memiliki dasar fundamental karena investor dapat membeli Bitcoin langsung atau melalui ETF yang murah. Premi DAT didorong oleh teori "greater fool", spekulasi, dan perasaan bahwa sistem tradisional tidak adil, sehingga menarik spekulan yang mencari keuntungan cepat. Sayangnya, penawaran manipulatif "pump and dump" ini terus ada karena ada permintaan dari spekulan. Sejarah terulang, dan seperti gelembung tulip pada 1637, kegilaan ini berakhir dengan kerugian besar bagi investor biasa, sementara pihak dalam mengambil keuntungan. Pesan intinya: skema "pump and dump" bukan celah, melainkan produk itu sendiri bagi pelakunya.

marsbit1j yang lalu

Setahun Setelah Runtuhnya Perusahaan Vault Kripto, Para Peniru Telah Kembali

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片