U.S. and U.K. to Announce Closer Cooperation on Crypto Regulation

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-09-16Terakhir diperbarui pada 2025-09-16

The UK and the US are set to announce a new agreement on digital assets, with the goal of adopting closer regulatory alignment and boosting investment. The move, which comes amid President Donald Trump’s state visit to the UK, is seen as a direct response to growing concerns that British companies are falling behind their US counterparts in the digital asset space.

On the other side of the Atlantic, businesses want higher valuations. Because of this, they are shifting their listings from the London Stock Exchange to the New York Stock Exchange and Nasdaq. This has caused a lot of political stress, which has now been followed by a push.

The topic about closer cooperation between both the countries was a central one during a meeting between UK Chancellor Rachel Reeves and US Treasury Secretary Scott Bessent on Tuesday. 

The discussion included key figures from major financial institutions and crypto firms like Coinbase, Circle, and Ripple, as well as banks such as Citi and Bank of America. According to Financial Times the meeting was organized following a letter from UK crypto industry groups urging the government to prioritize digital assets during the state visit.

Change in UK Strategy

The agreement represents a shift for the UK, which has been criticized by some in the industry for its cautious regulatory approach. The Trump administration has taken a more supportive stance toward the crypto industry, and UK officials believe that aligning with US policies is “vital to unlocking adoption” in Britain.

Former Conservative Chancellor George Osborne, now with Coinbase, has publicly stated that the UK is being “completely left behind” in the cryptocurrency sector. This sentiment is shared by many in the British crypto community who feel that regulatory uncertainty is driving businesses to more favorable jurisdictions, particularly the US.

Stablecoins and Digital Sandboxes

The new agreement is expected to specifically address stablecoin cryptocurrencies pegged to traditional currencies. The UK and US are reportedly working on developing digital securities sandboxes. These would allow companies to test blockchain-based financial services in a controlled environment. 

The concept of a joint US-UK digital sandbox was previously proposed by SEC Commissioner Hester Peirce to give regulators more data and allow companies to serve both markets simultaneously.

Reeves had previously emphasized the need for the UK’s capital markets to remain competitive and has noted Commissioner Peirce’s proposals for collaboration on digital topics. While the Treasury declined to comment on the specifics of the new proposals, Reeves’ public statements underscore the government’s focus on attracting investment and strengthening the UK’s financial sector.

Also Read: SEC And CFTC Launch Joint Push for Crypto Regulation Clarity


Mobile Only ImageMobile Only Image

Bacaan Terkait

Doktorand PhD Tsinghua 2000-an Rintis "Antarmuka Saraf": Ubah Reaksi Otot Manusia Menjadi Token

Sebuah startup asal Tiongkok bernama OriginFlow, yang didirikan oleh Qin Shentao (mahasiswa doktoral di Tsinghua University), mengembangkan metode baru untuk mengumpulkan data kecerdasan fisik (Physical AGI) menggunakan antarmuka saraf permukaan (surface electromyography/sEMG). Metode ini merekam sinyal listrik dari otot lengan untuk menangkap niat gerakan manusia yang kompleks dan detail halus, seperti perubahan gaya dan stabilitas saat melakukan tugas fisik seperti mengencangkan sekrup atau memegang objek. Disebut NeuroScale, sistem ini menggunakan gelang yang dapat dikenakan (OriginKitGen 1.0) untuk menangkap sinyal saraf, dikombinasikan dengan data visual sudut pandang pertama dan IMU. Data multimodal ini kemudian diproses oleh model dasar PULSE untuk merekonstruksi tiga elemen kunci: gerakan (MotionSpace), gaya sentuh (TactileSpace), dan tenaga penggerak (TendonSpace). Elemen-elemen ini disusun menjadi representasi yang dapat dipelajari mesin, disebut "Human Tokens". Tujuannya adalah untuk menciptakan basis data fisik skala besar yang dapat melatih robot agar dapat mentransfer keterampilan dari manusia ke berbagai konfigurasi robot (cross-embodiment transfer). Pendekatan ini diharapkan dapat melengkapi metode pengumpulan data fisik lainnya. OriginFlow telah mengumpulkan pendanaan lebih dari 500 juta RMB dan merencanakan tiga tahap pengembangan: mengumpulkan data manusia (From Human), membangun perangkat keras AI yang selalu aktif bersama manusia (With Human), dan pada akhirnya meningkatkan kemampuan manusia (Enhance Human). Beberapa perusahaan lain di Tiongkok juga mengeksplorasi teknologi serupa berbasis sEMG.

marsbit12m yang lalu

Doktorand PhD Tsinghua 2000-an Rintis "Antarmuka Saraf": Ubah Reaksi Otot Manusia Menjadi Token

marsbit12m yang lalu

ETF Zcash Melangkah Lebih Dekat: Wall Street untuk Pertama Kalinya Akan Memasukkan Privacy Coin ke Akun Sekuritas

**Ringkasan: Zcash ETF Selangkah Lebih Dekat: Pertama Kalinya Wall Street Akan Memasukkan Koin Privasi ke Akun Sekuritas** Pada 21 Agustus 2026, Grayscale mengajukan revisi kelima dokumen pendaftaran Zcash Trust ke SEC. Jika disetujui, produk "The Zcash ETF" (kode ZCSH) akan menjadi ETF spot pertama di AS yang secara langsung memegang aset kripto berfokus privasi seperti Zcash (ZEC). Ini merupakan langkah signifikan mengingat Zcash sebelumnya menghadapi berbagai larangan dan pengawasan ketat karena fitur privasinya. Dokumen tersebut mengungkapkan detail produk, termasuk biaya manajemen tahunan 2,5%, Bank of New York Mellon sebagai administrator, dan Coinbase sebagai kustodian dan broker utama. ETF ini mendukung pembelian dan penebusan dalam bentuk tunai, serta pembelian fisik dengan ZEC, meski penebusan fisik belum tersedia. Aset kelolaan trust telah melampaui $260 juta, didorong oleh kenaikan harga ZEC yang mencapai $800, tertinggi sejak 2018. Analis menilai ini sinyal kuat bahwa Grayscale semakin dekat untuk mengonversi trust menjadi ETF. Namun, investasi dalam ETF ini tidak memberi investor akses ke fitur privasi inti Zcash. Untuk kepatuhan, seluruh ZEC di trust akan disimpan di alamat transparan yang dapat diaudit, bukan di 'alamat terlindungi' (shielded address) yang memungkinkan transaksi anonim. Zcash dapat mencapai tahap ini karena privasinya bersifat opsional, berbeda dengan aset seperti Monero. Ini adalah kompromi yang memungkinkan masuknya aset privasi ke sistem keuangan tradisional. Artikel juga menyoroti tantangan, seperti persentase rendah ZEC yang benar-benar menggunakan fitur privasi, kompetisi dari solusi privasi di lapisan lain (seperti Layer 2 Ethereum), dan potensi koreksi harga setelah rally tajam. Intinya, kasus Zcash ETF menguji sejauh mana kemampuan pasar tradisional mengemas aset yang sebelumnya dianggap bermasalah secara regulasi menjadi produk investasi yang patuh. Batas kemampuan ini akan menjadi pertanyaan kunci dalam perkembangan ETF kripto ke depan.

marsbit33m yang lalu

ETF Zcash Melangkah Lebih Dekat: Wall Street untuk Pertama Kalinya Akan Memasukkan Privacy Coin ke Akun Sekuritas

marsbit33m yang lalu

Peringatan: Diharapkan Pembukaan Token Besar-besaran di 16 Altcoin! Berikut Daftar Harian dan Per Jamnya

Pasar cryptocurrency mengalami reli yang dinanti minggu ini, dengan Bitcoin naik 22% dan altcoin seperti Ethereum (30%) serta XRP (51%) juga menunjukkan kinerja kuat. Rally ini dipicu oleh keputusan Departemen Keuangan AS untuk meningkatkan pembelian obligasi guna meredam tekanan kenaikan suku bunga. Namun, perhatian beralih ke jadwal pelepasan token (token unlock) yang signifikan untuk 16 altcoin dalam beberapa hari ke depan, yang berpotensi menambah tekanan penjualan. Rincian pelepasan token menurut waktu (UTC+3) adalah sebagai berikut: **25 Agustus 2026 (03:00):** * Plasma (XPL): $9,16 juta (4,94% kapitalisasi pasar) * Humanity (H): $19,25 juta (14,71%) * ChainOpera AI (COAI): $2,43 juta (4,42%) * Perle Labs (PRL): $2,25 juta (5,69%) * Iris (IRYS): $1,05 juta (3,72%) * OVERTAKE (OVT): $1,07 juta (5,80%) **26 Agustus 2026:** * GateToken (GT): $51,80 juta (6,25%) pada pukul 03:00 * Huma Finance (HUMA): $10,02 juta (26,47%) pada pukul 15:00 * Sahara AI (SAHARA): $1,38 juta (7,95%) pada pukul 15:00 **27 Agustus 2026 (03:00):** * AEON (AEON): $3,09 juta (26,11%) **28 Agustus 2026 (03:00):** * Grass: $10,08 juta (4,82%) * Corn: $1,56 juta (11,69%) * Mark: $1,22 juta (13,02%) **29 Agustus 2026 (03:00):** * Falcon Finance (FF): $10,61 juta (5,26%) * Midnight (NIGHT): $2,54 juta (8,59%) **30 Agustus 2026 (03:00):** * BSquared Network (B2): $1,44 juta (4,92%) Pelepasan token dalam persentase tinggi terhadap kapitalisasi pasar, seperti pada Huma Finance (26,47%) dan AEON (26,11%), patut diwaspadai karena dapat mempengaruhi harga.

cryptonews.ru5j yang lalu

Peringatan: Diharapkan Pembukaan Token Besar-besaran di 16 Altcoin! Berikut Daftar Harian dan Per Jamnya

cryptonews.ru5j yang lalu

Trading

Spot
活动图片