Avalanche clears key hurdle after 8 rejections: Can AVAX reach $32?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-09-10Terakhir diperbarui pada 2025-09-11

Key Takeaways

A potential rally will only be possible if AVAX closes the daily candle above the $26.75 level. However, as profit-taking rises, the altcoin’s rally might be in jeopardy.


After multiple rejections since the beginning of 2025, Avalanche [AVAX] has finally cleared its long-awaited hurdle, hinting at a potential reversal. This comes after the token climbed 4.5% over the past 24 hours.

At press time, AVAX hovered near the $26.75 level, with strong participation from traders and investors. Data from CoinMarketCap showed that AVAX’s 24-hour trading volume jumped 50% in the last 24 hours.

The rising trading volume, along with the price breaching a key level, shows strong upside momentum in the asset and hints at strong interest from crypto enthusiasts.

Mapping Avalanche’s upcoming levels 

 AMBCrypto’s technical analysis found that AVAX’s daily candle has broken out of the key resistance level at $26.60.

This breakout comes after eight rejections since January 2025, which has now opened the path for a massive price uptick.

Avalanche (AVAX) technical analysisAvalanche (AVAX) technical analysis

Source: TradingView

The current price action suggests that AVAX’s breakout can only be validated if the daily candle closes above the $26.75 level.

If this happens, there is a strong possibility that the asset could gain 20% upside momentum, pushing the price toward $32. If it fails, history may repeat itself and the price could face downside momentum.

At press time, the Average Directional Index (ADX) on the chart held a value of 15, suggesting that AVAX was in a weak trend. Typically, when such a value appears on the chart during a breakout or breakdown, it fails.

On-chain data hints mixed signals

Investors appeared to be booking profits as AVAX rose. On-chain analytics tool CoinGlass revealed that over $4.86 million worth of AVAX had moved into exchanges over the past 24 hours.

This consistent inflow of assets into exchanges hinted at a potential dump and may slow down the asset’s upside momentum.

AVAX Spot Inflow/OutflowAVAX Spot Inflow/Outflow

Source: CoinGlass

On the other hand, traders seemed to be following the current trend by betting strongly on long positions.

At press time, AVAX’s major liquidation levels were at $25.48 on the lower side and $27.36 on the upper side.

AVAX Exchange Liquidation MapAVAX Exchange Liquidation Map

Source: CoinGlass

At these levels, traders have built $23.75 million worth of long positions and $6.87 million worth of short positions, making it clear that bulls are dominating the asset.

Share

Bacaan Terkait

Kenaikan 25% dalam Seminggu: Bitcoin Tembus Level $79.000 di Tengah Likuidasi Besar-Besaran Posisi Short

Bitcoin melampaui level $79.000 pada 21 Agustus, dengan kenaikan mingguan mencapai 25%. Lonjakan ini disertai likuidasi besar-besaran posisi short, lebih dari $1,2 miliar dalam 24 jam terakhir. Beberapa analis memberikan pandangan teknis: * **Crypto Candy** mencatat BTC dengan cepat mencapai target $70.700 dan $75.000. Ia memperkirakan kemungkinan koreksi jangka pendek, tetapi jika momentum bertahan, pergerakan menuju $77.000 dan kemudian $83.000 dimungkinkan selama harga tetap di atas $70.000. * **Trader Roman** mengkonfirmasi prediksinya tentang pergerakan ke $75.000, berdasarkan pola bullish. Ia juga memperkirakan koreksi kecil meski tren naik telah berlangsung lebih dari sepuluh bulan. * **Daan Crypto Trades** menyoroti upaya Bitcoin untuk bertahan di atas zona support pasar bullish dan EMA 200 mingguan. Ia menekankan pentingnya level $73.000-$74.000; penutupan mingguan di atas level ini akan menjadi sinyal positif untuk menuju tinggi Mei. Analisis AI memperingatkan bahwa lonjakan serupa pada Agustus tahun lalu diikuti oleh penurunan hampir 20%. Lonjakan tajam yang didorong oleh likuidasi sering kali bersifat sementara dan tidak selalu mencerminkan permintaan spot yang berkelanjutan. Para analis sepakat bahwa zona kunci untuk dikawasi adalah $73.000-$74.000, dengan target potensial selanjutnya di kisaran $80.000-$83.000, sambil mengakui kemungkinan koreksi jangka pendek.

cryptonews.ru6m yang lalu

Kenaikan 25% dalam Seminggu: Bitcoin Tembus Level $79.000 di Tengah Likuidasi Besar-Besaran Posisi Short

cryptonews.ru6m yang lalu

Tokenisasi RWA Masuk Tahap Selanjutnya: Keunggulan Apa yang Benar-Benar Membutuhkan Waktu untuk Dibangun?

Kerangka penerbitan tokenisasi aset dunia nyata (RWA) semakin matang, membuat proses penerbitan menjadi lebih cepat. Namun, ketika penerbitan sendiri bukan lagi hambatan utama, pertanyaan krusial muncul: apa yang terjadi *setelah* aset diterbitkan? Keunggulan kompetitif jangka panjang tidak lagi hanya terletak pada "aset apa yang diterbitkan," tetapi pada sistem operasi yang dibangun di sekitarnya dan kemampuannya bertahan melalui berbagai kondisi pasar. Industri keuangan *on-chain* memerlukan lapisan cadangan (*Reserve Layer*) yang terdiri dari aset-aset berkualitas tinggi seperti obligasi pemerintah AS jangka pendek, emas, dan perak fisik. Aset-aset ini memiliki pasar yang dalam, harga yang dapat diamati, dan standar yang diakui, membuatnya cocok sebagai aset cadangan. Sebaliknya, aset seperti kredit privat (*private credit*) lebih kompleks dan kurang memenuhi syarat sebagai cadangan karena heterogenitas dan kesulitan penilaiannya. Keunggulan sejati yang sulit direplikasi dalam RWA adalah catatan operasional jangka panjang yang terakumulasi melalui operasi yang berkelanjutan. Ini mencakup audit independen yang rutin, mekanisme penebusan yang terbukti, manajemen likuiditas, dan integrasi yang andal dengan berbagai ekosistem *DeFi*. Setiap operasi yang berhasil menambah bukti dan membangun kepercayaan pasar, menciptakan siklus penguatan: operasi berkelanjutan → akumulasi bukti → catatan operasional yang lebih kuat → integrasi yang lebih luas → utilitas yang lebih besar. Keberlanjutan jangka panjang RWA bergantung pada dua dimensi: kesesuaian aset dasar sebagai cadangan dan kemampuan operasional penerbit. Kombinasi aset cadangan berkualitas tinggi (seperti emas) dengan catatan operasional penerbit yang masih terbatas justru bisa menjadi titik perhatian, karena keandalan infrastruktur pendukung (seperti audit, penebusan, kepatuhan) baru teruji sepenuhnya dalam kondisi pasar yang menantang. Kesimpulannya, sepuluh tahun mendatang, bisnis RWA yang akan tetap dipercaya dan terintegrasi adalah mereka yang tidak hanya memilih aset cadangan berkualitas tinggi tetapi juga mampu membuktikan disiplin operasional jangka panjang melalui eksekusi yang konsisten, mengubah aset dunia nyata menjadi infrastruktur keuangan *on-chain* yang tepercaya.

marsbit20m yang lalu

Tokenisasi RWA Masuk Tahap Selanjutnya: Keunggulan Apa yang Benar-Benar Membutuhkan Waktu untuk Dibangun?

marsbit20m yang lalu

Trading

Spot
活动图片