Hyperliquid stablecoin battle raises ‘backroom deal’ allegations – Why?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-09-09Terakhir diperbarui pada 2025-09-10

Key Takeaways

The Hyperliquid’s USDH race is now down to Native Markets and Paxos. Who will win the deal by the 14th of September?


Hyperliquid’s [HYPE] proposed stablecoin, USDH, has triggered one of the most aggressive bidding wars in the crypto sector. 

Top issuers like Ethena [ENA], Paxos, Sky [SKY] (formerly Maker), Frax, and others are all out fighting to be the official partner. 

But the top contender in the race, Native Markets, is a new player with no experience, which Dragonfly claims has been ‘fixed’ to win.

Slamming the process as a ‘farce,’ Dragonfly VC managing partner Haseeb Qureshi alleged that it was rigged in favor of Native Markets. 

“Hearing from multiple bidders that none of the validators are interested in considering anyone besides Native Markets. It’s not even a serious discussion, as though there was a backroom deal already done.”

Hyperliquid USDHHyperliquid USDH

Source: X

He cited Polymarket odds, bidders, and Native Markets’ immediate proposal after Hyperliquid floated the request, suggesting the team had prior knowledge before the announcement was made public.  

Tight race between Paxos and Native Markets 

At the time of writing, however, the contest has narrowed to Paxos and Native Markets. 

The chances of Paxos winning the bid surged to 47% after the revised proposal, but dropped a few hours later. Still, the market was pricing Native Markets for a likely win at nearly 60%.

Hyperliquid USDHHyperliquid USDH

Source: Polymarket

Most of the potential issuers are pledging 95%-100% HYPE value accrual, alongside support by regulated entities like BlackRock. 

HyperliquidHyperliquid

Source: AMBCrypto

All proposals from potential issuers should be finalized by the 10th of September. On the 11th of September, Hyperliquid validators should state their preferred potential issuer. 

The final vote by validators will be done on the 14th of September to allow stakers to align with the validators that mirror their choice. 

But what does Hyperliquid want to achieve with the USDH? And why now? 

Currently, Circle’s USDC dominates the decentralized exchange (DEX) and the chain, with $5.5 billion worth of USDC.

However, the yield gained ($100M) is not shared with Hyperliquid but with rival Coinbase (as per its agreement with Circle).  

HyperliquidHyperliquid

Source: Reciprocal Ventures

Apart from ecosystem growth, the stablecoin should help handle regulatory risks. Especially on the on/off ramp side, according to James Evans, investment analyst at Reciprocal Ventures. 

“That risk could materialize as an attack on Hyperliquid’s on/off ramps. So in addition to being a product decision, having a compliant stablecoin could be a first step to building regulatory legitimacy.”

Some, like Arthur Hayes, have backed Ethena for the USDH bid. But others have pointed out that Paxos and Ethena have existing stablecoin products that would lead to conflicting interests. 

Amid the bidding wars for USDH, HYPE holders have come out as the main beneficiary. The altcoin printed a new high of $55, up about 20% since the bidding began over the weekend. 

Hyperliquid USDHHyperliquid USDH

Source: HYPE/USDT, TradingView

Share

Bacaan Terkait

Ternyata Beginilah Cara Karpathy Menggunakan Claude?

Sejak bergabung dengan Anthropic, aktivitas Andrej Karpathy di komunitas terbuka berkurang drastis. Baru-baru ini, sebuah dokumen bernama CLAUDE.md yang diklaim sebagai panduan penggunaan Claude milik Karpathy beredar di komunitas. Isinya berisi sejumlah prinsip ketat untuk memandu AI dalam menulis kode, yang bertujuan mengurangi kesalahan umum model bahasa besar (LLM). Prinsip-prinsip utama mencakup: 1) **Baca dahulu sebelum menulis** – pahami struktur dan gaya kode proyek yang ada. 2) **Berpikir sebelum menulis kode** – klarifikasi asumsi, pertimbangkan trade-off, dan uraikan rencana. 3) **Tetap sederhana** – hindari desain berlebihan, abstraksi prematur, dan fleksibilitas yang tidak diperlukan. 4) **Modifikasi terarah** – lakukan perubahan minimal yang sesuai dengan gaya kode asli, jangan melakukan reformatting atau pembersihan yang tidak relevan. 5) **Verifikasi dan uji** – pastikan kode berfungsi seperti yang diharapkan dengan pengujian yang tepat. 6) **Debug secara sistematis** – jangan menebak, selidiki akar masalahnya. 7) **Hati-hati dengan dependensi** – hindari menambah dependensi yang tidak perlu. 8) **Komunikasi yang jelas** – jelaskan apa yang dilakukan dan alasannya. Dokumen ini juga menyoroti pola kegagalan umum seperti abstraksi yang salah, "optimistic path", dan "halusinasi pengetahuan". Meskipun keaslian dokumen ini diragukan, isinya sangat selaras dengan pemikiran Karpathy yang telah banyak mengkritik kelemahan LLM dalam pemrograman. Prinsip-prinsip ini, yang juga telah dijadikan template populer di GitHub, dianggap dapat meningkatkan efektivitas dan mengurangi kesalahan saat menggunakan asisten AI seperti Claude untuk pengembangan perangkat lunak.

marsbit9m yang lalu

Ternyata Beginilah Cara Karpathy Menggunakan Claude?

marsbit9m yang lalu

Riset BIT: Halving 2028 Bukanlah Akhir, Perombakan Sejati Industri Pertambangan Bitcoin Baru Dimulai

Industri penambangan Bitcoin sedang mengalami penyesuaian struktural paling kompleks sejak kelahiran protokolnya. Meski harga Bitcoin bertahan di sekitar $61.000 dan hash rate global mendekati 1 ZH/s (hampir rekor tertinggi), profitabilitas penambang terus memburuk. Beberapa indikator—seperti biaya produksi, pendapatan dari biaya transaksi, ekspansi hash rate, dan anggaran keamanan industri—menunjukkan bahwa sektor ini beroperasi di ambang titik impas. Pengurangan hadiah blok (halving) 2028 diprediksi akan mempercepat proses konsolidasi ini. Masalah utamanya bukan hanya berasal dari penurunan subsidi blok pasca-halving, tetapi juga transisi yang belum tuntas ke model pendapatan berbasis biaya transaksi. Banyak perusahaan penambangan kini beralih dari sekadar memproduksi Bitcoin menjadi operator infrastruktur, operator energi, dan penyedia infrastruktur komputasi untuk AI/HPC. Dengan demikian, fokus kompetisi bergeser dari ekspansi hash rate menuju peningkatan model bisnis. Data menunjukkan bahwa dengan harga Bitcoin sekitar $61.000, pendapatan teoritis harian penambang seharusnya sekitar $78 juta, namun kenyataannya hanya sekitar $33 juta—terjadi selisih sekitar 136%. Pendapatan dari biaya transaksi juga rendah, hanya sekitar $220.000 per hari, jauh di bawah perkiraan historis sebesar $9,7 juta. Biaya listrik sendiri menyerap 71,5% dari total pendapatan industri pada tahun 2025. Setelah halving 2028, biaya produksi dasar Bitcoin diproyeksikan naik menjadi sekitar $93.289, yang akan mendorong konsolidasi industri ke perusahaan-perusahaan besar dengan modal kuat dan pendapatan yang terdiversifikasi. Masa depan industri ini terletak pada transformasi dari bisnis "penambangan" murni menjadi bisnis "infrastruktur", yang mengandalkan sumber pendapatan lain seperti manajemen energi dan layanan hosting komputasi AI/HPC. Bagi investor, pertanyaan kuncinya adalah perusahaan mana yang dapat berhasil bertransformasi dan membangun keunggulan kompetitif yang lebih tangguh dalam lanskap baru ini.

marsbit11m yang lalu

Riset BIT: Halving 2028 Bukanlah Akhir, Perombakan Sejati Industri Pertambangan Bitcoin Baru Dimulai

marsbit11m yang lalu

Gelombang PHK Melanda Dunia Kripto, Wall Street Membeli Aset Inti Sektor dengan Miliaran Dollar

Gelombang PHK melanda industri kripto, sementara Wall Street melakukan akuisisi besar-besaran terhadap aset infrastruktur inti senilai miliaran dolar. Harga Bitcoin yang terus rendah memicu pemutusan hubungan kerja dan otomatisasi di berbagai perusahaan kripto. Namun, berlawanan dengan tren tersebut, aktivitas merger dan akuisisi (M&A) justru meningkat pesat, dengan total transaksi mencapai $9.37 miliar pada paruh pertama 2026. Lembaga keuangan tradisional seperti bank dan penyedia pembayaran menjadi penggerak utama gelombang akuisisi ini. Mereka lebih memilih membeli perusahaan startup yang sudah memiliki lisensi, layanan kustodian, dan saluran pembayaran yang mapan daripada membangun sistem dari nol. Contohnya termasuk akuisisi BVNK senilai $1.8 miliar oleh Mastercard. Tren ini didorong oleh kerangka regulasi yang semakin jelas, seperti MiCA di Uni Eropa. Di sisi lain, pasar tenaga kerja kripto menyusut drastis, dengan hanya 2.932 lowongan aktif yang tersisa secara global pada Juni 2026. Banyak perusahaan seperti Coinbase dan Gemini melakukan PHK, didorong oleh tekanan harga dan efisiensi operasional dari AI. Permintaan talenta kini sangat terkonsentrasi pada posisi teknis dan kepatuhan (compliance). Perusahaan kripto yang kesulitan keuangan menjadi target akuisisi dengan harga diskon besar, seperti akuisisi Messari oleh Blockworks. Modal juga mengalir sangat selektif, hampir secara eksklusif ke bisnis yang menjembatani aset tradisional dan digital, seperti penyedia layanan tokenisasi (contoh: Superstate, Alpaca). Sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) murni dan protokol layer-1 baru hampir tidak menerima pendanaan. Intinya, pasar bearish ini telah menyaring industri: perusahaan dengan model bisnis lemah dan kurang kepatuhan bergabung atau menyusut, sementara mereka yang membangun infrastruktur keuangan yang mematuhi regulasi menarik minat akuisisi dan investasi.

Foresight News1j yang lalu

Gelombang PHK Melanda Dunia Kripto, Wall Street Membeli Aset Inti Sektor dengan Miliaran Dollar

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片