Минфин России рассматривает возможность токенизации золота

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-05-03Terakhir diperbarui pada 2025-09-04

Директор департамента финансовой политики Минфина России Алексей Яковлев на Восточном экономическом форуме (ВЭФ) сообщил, что идея токенизации золота может быть реализована на практике в самое ближайшее время.

По словам чиновника, сейчас ряд компаний, занимающихся золотодобычей, совместно с ведомством рассматривают несколько проектов токенизации на предмет соответствия законодательству.

«Прежде всего, вопрос об этом, а дальше, безусловно, то, как эти инструменты будут использоваться в рамках внешнеэкономической деятельности. Это вопрос уже частный, потому что законодательно для этого возможность была создана еще в прошлом году», — уточнил Яковлев.

Он подчеркнул, что вопрос о токенизации золотовалютных резервов государства не рассматривается, а речь идет исключительно о токенизации золота, добываемого частными российскими компаниями.

Ранее совет директоров золотодобывающей компании «Селигдар» одобрил выпуск 1,1 млн цифровых финансовых активов (ЦФА) на общую сумму до 1 млрд рублей. Эмиссия была проведена через платформу Альфа-Банка и завершилась 2 сентября.

Bacaan Terkait

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

Menteri Keuangan AS Janet Yellen berusaha menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang, tetapi dampaknya hanya bertahan singkat. Namun, upaya ini memicu pelemahan dolar AS dan menguatkan logika perdagangan "penurunan nilai mata uang". Emas mencapai level tertinggi dalam tiga bulan, sementara Bitcoin melonjak lebih dari 25% dalam seminggu, dengan korelasinya terhadap emas berada di level tertinggi sejak pandemi. Reaksi pasar ini mencerminkan kekhawatiran mendalam tentang defisit fiskal AS yang membengkak (mendekati $2 triliun) dan tekanan struktural pada suku bunga jangka panjang. Tekanan ini berasal dari persaingan global untuk modal, termasuk pembiayaan defisit pemerintah besar-besaran, kebutuhan pendanaan AI, dan penerbitan obligasi korporasi. Pasar melihat aset seperti emas dan Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap risiko ini. Meskipun pemerintah berupaya menurunkan biaya pinjaman, inflasi yang persisten membatasi ruang gerak Federal Reserve. Sementara itu, pasar saham tampak tangguh didukung oleh ekspektasi laba yang kuat, khususnya dari sektor teknologi AI. Namun, imbal hasil obligasi yang mendekati 5% tetap menjadi tantangan bagi saham bernilai tinggi. Peringatan datang dari Ray Dalio yang menyarankan untuk mengurangi eksposur obligasi dan memegang emas serta Bitcoin sebagai proteksi terhadap potensi krisis utang AS. Ke depan, pasar akan menguji ketegangan antara keinginan Washington untuk kondisi finansial yang longgar dan realitas ekonomi yang mendorong suku bunga lebih tinggi, dengan fokus pada laporan laba Nvidia dan pertemuan Federal Reserve di Jackson Hole.

华尔街日报4m yang lalu

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

华尔街日报4m yang lalu

Trading

Spot
活动图片