Аналитик предупредил об опасной централизации сети биткоина

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-03-17Terakhir diperbarui pada 2025-08-18

Финансовый аналитик и CEO WhaleWire Джейкоб Кинг обратил внимание на тревожную ситуацию в сети биткоина. Дело в том, что майнинговый пул Foundry USA подряд добыл сразу восемь блоков. По мнению эксперта, это является признаком опасной централизации в экосистеме криптовалюты

Рассказываем, что не так с добытыми блоками Foundry USA и почему Джейкоб Кинг уверен в том, что децентрализация биткоина тает на глазах.

Добычу восьми блоков подряд майнерами Foundry USA финансовый аналитик назвал очередным доказательством того, что биткоин становится все менее децентрализованным. Кинг напомнил, что уже много лет предупреждает о концентрации власти в руках ограниченного числа майнеров и инсайдеров.

«Биткоин опасно централизован. Крошечная группа майнеров и инсайдеров доминирует как над сетью, так и над ценой», — подчеркнул Кинг.


8 блоков, которые подряд добыли майнеры Foundry USA. Источник: mempool.space

Напомним, концентрация большого объема вычислительных можностей в руках одного майнера или объединения майнеров, может привести к атаке 51%. Например, в августе именно по этой причине участники пула Quobic перехватили контроль над сетью крупнейшей анонимной криптовалюты Monero.

Еще одним тревожным сигналом аналитик назвал снижение нагрузки на блокчейн. По его наблюдениям, все чаще появляются пустые блоки, а комиссии за транзакции обвалились до уровня 1 sat/vB. Это говорит о низком спросе на проведение операций:

«Буквально никто не использует биткоин», — заявил Кинг.

Добыча подряд восьми блоков одним пулом сама по себе не является нарушением правил сети, но вызывает обеспокоенность в контексте устойчивости биткоина к централизации. При этом низкая комиссия указывает на уменьшение конкуренции за включение транзакций в блоки. Этот фактор может как радовать пользователей (дешевые переводы), так и тревожить инвесторов (снижение сетевой активности).

Bacaan Terkait

Arthur Hayes Wawancara Ribuan Kata: ETH Dapat Mencapai $30.000; FLOP Akan Mengungguli ETH

Arthur Hayes, mantan trader di Citigroup dan Deutsche Bank serta pendiri BitMEX, membagikan pandangannya dalam wawancara dengan Altcoin Daily. Ia meyakini krisis utang AS dan kebijakan moneter longgar pemerintah, seperti pembelian kembali obligasi dan potensi pencetakan uang tanpa batas melalui alat repo FEMA, akan memicu aliran likuiditas besar-besaran ke aset kripto. Hayes memprediksi Bitcoin bisa mencapai $126.000 akhir tahun ini dan berpotensi melonjak ke $500.000 jika Fed menghapus batas alat repo. Dia sangat bullish pada Ethereum (ETH), memperkirakan harganya bisa mencapai $20.000-$30.000 karena dominasi Bitcoin yang menurun dan basis pengembang ETH yang kuat. Menurutnya, RUU Clarity di AS tidak relevan bagi pertumbuhan kripto sejati. Hayes juga memperkenalkan proyek barunya, Flop Network, yang bertujuan menciptakan pasar spot terdesentralisasi untuk daya komputasi (diukur dalam FLOP). Jaringan ini dirancang sebagai mata uang native untuk ekonomi AI Agent masa depan, di mana agen AI akan menggunakan token FLOP untuk membeli daya komputasi dan menyimpan memori. FLOP akan didistribusikan melalui airdrop besar-besaran kepada pengguna awal dan penambang yang menguji jaringan, tanpa penjualan privat atau pra-penjualan. Hayes yakin FLOP berpotensi menjadi aset kripto terbesar kedua, bersaing dengan Bitcoin, jika berhasil menjadi mata uang dasar untuk ekonomi AI.

Odaily星球日报14m yang lalu

Arthur Hayes Wawancara Ribuan Kata: ETH Dapat Mencapai $30.000; FLOP Akan Mengungguli ETH

Odaily星球日报14m yang lalu

Interpretasi Laporan Riset Goldman Sachs: Pengembalian Pemegang Saham Samsung Electronics di Bawah Ekspektasi, Ekspansi FCF Mendukung Perbaikan Valuasi

Laporan riset Goldman Sachs menilai rencana pengembalian kepada pemegang saham Samsung Electronics lebih rendah dari ekspektasi pasar jangka pendek. Namun, valuasi perusahaan didukung oleh ekspansi arus kas bebas (FCF) yang berkelanjutan dan mekanisme pengembalian yang stabil, bukan skala tunggal. Samsung mengumumkan target kolam pengembalian pemegang saham sebesar 90-110 triliun won Korea pada 2026, lebih rendah dari ekspektasi pasar sekitar 150 triliun won. Goldman Sachs mempertahankan rating 'beli' dengan target harga 490.000 won. Kunci utamanya adalah mekanisme berkelanjutan. Perusahaan akan membagikan dividen sekitar 30 triliun won pada kuartal III, dengan sisa rencana dieksekusi hingga Januari 2027. Goldman memperkirakan total pengembalian 2026 sekitar 106 triliun won, dengan porsi dividen lebih besar daripada buyback karena pertimbangan regulasi. Meski skala jangka pendek kalah dari pesaing seperti SK Hynix, kemampuan pengembalian Samsung diperkirakan akan menyusul atau melampaui mereka pada 2027-2028, didorong oleh pertumbuhan FCF yang kuat. Goldman memperkirakan kolam pengembalian bisa mencapai 179 triliun won (2027) dan 232 triliun won (2028). Valuasi Samsung dinilai menarik dengan harga saham saat ini mencerminkan price-to-book ratio 1,7x untuk 2027. Ekspansi FCF dan pengembalian yang stabil diharapkan menjadi katalis untuk multiple valuasi yang lebih tinggi.

marsbit24m yang lalu

Interpretasi Laporan Riset Goldman Sachs: Pengembalian Pemegang Saham Samsung Electronics di Bawah Ekspektasi, Ekspansi FCF Mendukung Perbaikan Valuasi

marsbit24m yang lalu

Trading

Spot
活动图片