VivoPower Chooses Crypto.com to Support XRP Asset Strategy

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-08-06Terakhir diperbarui pada 2025-08-13

VivoPower has chosen Crypto.com as its strategic partner to help manage and grow its digital asset holdings, especially its XRP-focused treasury.

Under the partnership, Crypto.com Custody will hold VivoPower’s digital assets. The service caters to large enterprises and affluent customers, with advanced security and worldwide coverage.

As per the official release, the partnership will also make VivoPower’s shares available for trading on Crypto.com’s broker-dealer platform. This makes it easier for both retail and institutional investors to buy and sell the stock. Through Crypto.com, VivoPower will gain better liquidity for XRP and other tokens. It will also have access to XRP restaking via Flare Networks.

Kevin Chin, Executive Chairman of VivoPower, said that they are happy to partner with Crypto.com to list VivoPower shares on its stock platform, giving access to Crypto.com’s 150 million users. He added that this partnership will help the company expand internationally and strengthen its blockchain-based financial strategy. 

Eric Anziani, President and COO of Crypto.com, said the platform was built for both today’s and future markets, offering institutions a complete, safe, and secure way to buy and manage digital assets. He also stated that they are excited to help VivoPower with its digital asset treasury plans and aim to make Crypto.com the top choice for institutional custody.

VivoPower’s XRP Strategy

The move comes after VivoPower decides to buy up to $121 million worth of XRP, part of its plan to build one of the first corporate XRP treasuries. It has also agreed to spend $100 million on a deal with Flare Networks to utilize XRP in decentralized finance (DeFi) initiatives with a view to deriving revenue and developing real-world blockchain finance use cases.

To facilitate this strategy, VivoPower teamed up with BitGo for its first $100 million XRP buy in June. BitGo will serve as the sole over-the-counter (OTC) trading counterparty and offer custody for the bought tokens.

Many other companies have adopted this strategy. Vertical farming firm Nature’s Miracle has also set up XRP treasury programs, showing increasing confidence in using XRP as a reserve asset.

Also Read: China’s Huajian Medical Launches Ethereum Treasury Strategy



Bacaan Terkait

Pidato Terbaru Dan Bin: Jangan Lewatkan Sebuah Era yang Hebat

**Intisari Pidato Dan Bin: Jangan Lewatkan Era Hebat (Generasi AI)** Pada 29 Juni, Dan Bin, Chairman Dongfang Harbor, menyampaikan pidato bertajuk "Jangan Lewatkan Era Hebat" di forum strategis Gelonghui. **Inti Argumen:** Daripada mengkhawatirkan gelembung jangka pendek di pasar AI, risiko terbesar adalah justru **kehilangan keseluruhan era teknologi ini.** AI dipandang sebagai gelombang disruptif yang lebih dahsyat daripada era elektronik, internet, dan mobile internet. **Perspektif Utama:** 1. **Siklus Industri Panjang:** Kemajuan teknologi, bukan suku bunga atau faktor makro jangka pendek, adalah pendorong utama pertumbuhan pasar. Era AI diperkirakan akan memiliki siklus panjang, berpotensi mengikuti ritme era internet (sekitar 10 tahun). Titik kritis risiko dapat muncul sekitar tahun 2033 (dihitung sejak peluncuran ChatGPT akhir 2022), bukan hanya dalam 3-4 tahun. 2. **Visi Peradaban "Kehidupan Silikon":** Dari sudut pandang peradaban jangka panjang, kecerdasan berbasis silikon (AI) memiliki kemungkinan besar untuk menggantikan atau menjadi tenaga produktif dominan dibandingkan kehidupan berbasis karbon (manusia), terutama untuk kelangsungan peradaban di masa depan yang sangat jauh. 3. **Persaingan Global & Aturan Baru:** Kompetisi AI antara AS dan Tiongkok dianggap sangat krusial sehingga tidak ada pihak yang boleh kalah. AI juga mengubah aturan perang, seperti terlihat dalam konflik terkini. 4. **Pelajaran dari Sejarah Investasi:** Dan Bin mengutip "penyesalan" figur seperti Charlie Munger yang melewatkan peluang besar di perusahaan teknologi (misalnya Microsoft) sebagai pengingat akan pentingnya memperluas batas kognitif dalam berinvestasi. **Kesimpulan & Seruan:** Investasi harus fokus pada penyebab utama (teknologi) dan menghormati inovasi serta common sense pasar. Di tengah fluktuasi jangka pendek, penting untuk menjaga perspektif jangka panjang. Kita hidup di era transformatif yang istimewa. Jangan biarkan keraguan dan pandangan sempit membuat kita melewatkan era besar yang penuh kemungkinan ini. "Gelombang tidak pernah mengalir mundur. Roda zaman bergerak maju tanpa suara... Jangan lewatkan era agung yang penuh gejolak dan milik kita ini."

marsbit1j yang lalu

Pidato Terbaru Dan Bin: Jangan Lewatkan Sebuah Era yang Hebat

marsbit1j yang lalu

Pidato Terbaru Dan Bin: Jangan Sia-siakan Era yang Hebat Ini

Dalam pidato bertajuk "Jangan Lewatkan Era yang Hebat" pada Konferensi Strategi "2026 – All in Era Silikon Baru" Glonghui, ketua Dongfang Harbor, Dan Bin, menekankan pentingnya menyikapi era kecerdasan buatan (AI) dari perspektif siklus industri jangka panjang. Ia berpendapat bahwa risiko kehilangan peluang di era AI jauh lebih besar daripada kekhawatiran atas gelembung jangka pendek. Menurut Dan Bin, kemajuan teknologi, bukan suku bunga atau kebijakan makro, adalah pendorong utama pertumbuhan pasar modal jangka panjang. Era AI, yang dimulai dengan peluncuran ChatGPT akhir 2022, dinilainya lebih mengganggu dan transformatif dibandingkan era elektronik, internet, atau ponsel. Ia memprediksi siklus industri AI kemungkinan akan berlangsung sekitar sepuluh tahun, dengan titik risiko potensial sekitar tahun 2033. Dari sudut pandang peradaban, Dan Bin menyatakan bahwa kehidupan berbasis silikon (AI/robot) pada akhirnya akan menggantikan atau mendominasi kehidupan berbasis karbon (manusia) sebagai kekuatan produktif utama, terutama untuk kelangsungan peradaban dalam skala waktu kosmik yang sangat panjang. Ia juga menyingkat persaingan AI antara AS dan Tiongkok, menyatakan kedua negara tidak akan mengalah karena implikasi strategisnya, termasuk dalam peperangan. Sambil merefleksikan "penyesalan" Warren Buffett dan Charlie Munger yang melewatkan saham teknologi seperti Microsoft, Dan Bin menekankan perlunya investor memperluas batas kognitif dan berfokus pada penyebab utama. Pidato ditutup dengan seruan untuk tetap tenang, menjaga perspektif luas, dan merangkul peluang yang ditawarkan era transformatif ini, karena melewatkannya akan menjadi kerugian besar.

链捕手1j yang lalu

Pidato Terbaru Dan Bin: Jangan Sia-siakan Era yang Hebat Ini

链捕手1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片