Coinbase Meets Karnataka Minister For Blockchain Push in India

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-08-05Terakhir diperbarui pada 2025-08-08

Signalling renewed interest in India’s growing digital infrastructure, Coinbase’s Chief Legal Officer Paul Grewal met with Karnataka IT Minister Priyank Kharge this week to explore possible collaboration around blockchain, cybersecurity, and developer engagement.

The meeting in Bengaluru focused on how Coinbase could help Karnataka strengthen its work in emerging tech. According to both sides, discussions touched on sharing developer tools, training programs, cybersecurity partnerships, and the possibility of hosting joint hackathons.

Grewal, who posted about the meeting on X, said he was “excited to explore how Coinbase can further support Karnataka’s tech leadership.” He added, “The future is onchain—and it’s being built here.”

Kharge, in his own post, said the Coinbase team presented their developer platform, which is aimed at simplifying blockchain development and encouraging local builders to create on-chain applications. He also confirmed discussions around capacity building, incubation, and government-level cybersecurity support.

The Karnataka government, he said, is keen to explore how blockchain technology could be integrated into governance and digital public infrastructure. The minister has long shown interest in emerging tech. Back in 2017, he attended a state-level seminar on blockchain and Bitcoin, aimed at building awareness and shaping future policy.

Coinbase Explores Market Re-Entry Strategy

This meeting comes as Coinbase looks to return to India. It had shut down its services in India late 2023, asking users to pull out their funds after hitting regulatory roadblocks. A year earlier, in 2022, its India launch flopped, and UPI payments were pulled just three days in.

In recent months, Coinbase has resumed talks with Indian regulators. The company is considering a more formal re-entry into the market. Grewal’s addition to the U.S.-India Business Council’s global council in February is also part of that effort to re-engage.

The meeting also comes shortly after the introduction of the COINS Act, a draft policy aimed at guiding crypto regulation in India. It has no legal standing yet, but could shape future discussions if taken up in Parliament.

Also Read: India’s Land Record Reform Won’t Use Blockchain: Government



Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Aktivitas TRON Capai Rekor Tertinggi Karena Penyelesaian Stablecoin Mendominasi

TRON mencatat rekor tertinggi dalam hal jumlah transaksi dan tingkat pengguna aktif pada Juni 2026, memperkuat posisinya sebagai salah satu jaringan penyelesaian stablecoin tersibuk di ekosistem kripto. Aktivitas ini mengikuti periode kuartal pertama 2026 yang kuat, di mana jaringan TRON dilaporkan menyelesaikan transfer stablecoin senilai $1,96 triliun. Aktivitas TRON sangat terkonsentrasi pada transfer dan penyelesaian stablecoin, terutama USDT, yang berfungsi sebagai alat praktis bagi banyak pengguna di luar AS untuk memindahkan nilai dolar dengan cepat dan biaya rendah. Hal ini menjadikan TRON sebagai infrastruktur pembayaran berulang yang andal, daripada jaringan untuk eksperimen DeFi, NFT, atau aplikasi kontrak pintar yang kompleks. Angka penyelesaian yang sangat besar ini menunjukkan bahwa TRON tertanam kuat dalam sistem transfer nilai berbasis dolar di dunia kripto. Namun, penting untuk membingkai data ini sebagai kekuatan dalam penyelesaian, bukan dominasi ekosistem aplikasi terdesentralisasi (dApp) yang luas. Tantangan TRON adalah menunjukkan bahwa aktivitas jaringan ini dapat diterjemahkan ke dalam nilai ekosistem yang lebih luas, melampaui sekadar volume transfer yang besar. Kesimpulannya, TRON tetap menjadi lapisan penyelesaian yang dominan untuk stablecoin, yang merupakan tanda nyata utilitas dan adopsi riil di pasar kripto, meskipun mungkin tidak terlihat seperti cerita yang paling menarik.

bitcoinist2j yang lalu

Aktivitas TRON Capai Rekor Tertinggi Karena Penyelesaian Stablecoin Mendominasi

bitcoinist2j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli PUSH

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Push Protocol (PUSH) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Push Protocol (PUSH) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Push Protocol (PUSH) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Push Protocol (PUSH) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Push Protocol (PUSH)Lakukan trading Push Protocol (PUSH) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

339 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.13Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli PUSH

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga PUSH (PUSH) disajikan di bawah ini.

活动图片