Новый 25%-ный тариф Трампа на Индию обрушил рынок криптовалют на 4%

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-12-30Terakhir diperbarui pada 2025-12-30

  • Трамп раскритиковал Индию за то, что у нее одни из самых высоких торговых барьеров в мире и что она является крупным покупателем российских товаров, что он представил как поддержку военных усилий Москвы.
  • Министерство торговли Индии пока не прокомментировало объявление о введении тарифов.
  • Эти новые пошлины, вероятно, повлияют на экспорт товаров из Индии в США, который в 2024 году оценивался примерно в 87 миллиардов долларов.

Сегодня президент США Дональд Трамп объявил через Truth Social, что с 1 августа Индия столкнётся с 25-процентной пошлиной на свой экспорт в США. Кроме того, Индия понесёт неопределённый штраф за закупку российской военной техники и энергоносителей.

Трамп раскритиковал Индию за то, что она установила одни из самых высоких торговых барьеров в мире и является крупным покупателем российских товаров, что он расценил как поддержку военных действий Москвы. Пошлины возрождают прежние угрозы, высказанные ещё в апреле, и были объявлены на фоне зашедших в тупик торговых переговоров между двумя странами.

Министерство торговли Индии пока не прокомментировало объявление о введении тарифов.

В статье на сайте Truth Social Трамп написал: «Помните, хотя Индия и является нашим другом, на протяжении многих лет мы вели с ней сравнительно мало бизнеса, поскольку ее тарифы слишком высоки, одни из самых высоких в мире, и у нее самые жесткие и отвратительные неденежные торговые барьеры среди всех стран».

Новые пошлины, скорее всего, затронут товарный экспорт Индии в США, который в 2024 году оценивался примерно в 87 миллиардов долларов. Они будут особенно направлены на трудоемкие товары, такие как текстиль, фармацевтические препараты, драгоценные камни и ювелирные изделия, а также нефтехимическая продукция.

По официальным данным США, в прошлом году дефицит торгового баланса США с Индией составил 45,7 млрд долларов.

Рынок криптовалют упал сразу на 4%

После объявления о введении пошлин рынок криптовалют упал примерно на 4%, при этом Bitcoin и Ethereum потерпели неудачу.

Аналитики считают, что инфляция и ослабление доллара, вызванное торговой напряженностью, являются факторами, которые криптовалюты (особенно биткоин) могут пережить лучше, чем традиционные активы. В долгосрочной перспективе некоторые прогнозируют, что это может даже принести пользу цифровым активам, таким как криптовалюты.

Индия входит в число наиболее быстрорастущих криптовалютных юрисдикций в мире и является мировым лидером по внедрению криптовалют: число ее пользователей превышает 107 миллионов, что составляет примерно 7% населения.

По данным Statista, ожидается, что выручка криптовалютного рынка страны в этом году достигнет 9,7 млрд долларов, а к 2026 году увеличится до 10 млрд долларов.

Несмотря на столь широкое распространение, в Индии отсутствует комплексная правовая база, поскольку криптосегмент в целом находится в серой зоне регулирования.

Однако предлагаемый нормативный акт, Закон о криптовалютах (COINS Act 2025), направлен на революционные изменения в политике в отношении криптовалют в стране. Среди основных целей — потенциальная отмена действующего 30%-го налога на криптовалюты, защита прав самостоятельного хранения криптовалют и создание нового специализированного надзорного органа — CARA.

Bacaan Terkait

Nvidia CPU Berdatangan, RISC-V China Menyambut Tantangan: Pengamatan Mendalam Industri Semikonduktor Bagian Empat

NVIDIA akan meluncurkan CPU Vera berbasis Arm ke pasar Tiongkok pada Agustus, dengan harga per unit melebihi US$20.000. Langkah ini memicu pertanyaan kritis di Tiongkok: apakah ketergantungan pada arsitektur x86 dan Arm dalam infrastruktur AI harus terus berlanjut? RISC-V muncul sebagai jawaban potensial. Artikel ini membahas perjalanan RISC-V Tiongkok dari segmen embedded ke komputasi kinerja tinggi (HPC) dan AI. Dijelaskan "segitiga mustahil" industri CPU—kemakmuran, kendali, dan kemandirian—di mana RISC-V dipandang sebagai satu-satunya jalur yang dapat mencapai ketiganya secara bersamaan berkat sifatnya yang terbuka, modular, dan standar internasional. Dorongan utama di Tiongkok berasal dari kombinasi permintaan AI yang meledak, pembatasan ekspor chip yang memperketat pasokan, potensi pengurangan biaya struktural melalui open-source, serta dukungan kebijakan pemerintah. Beberapa tim Tiongkok telah berhasil mencapai atau melampaui tolok ukur performa kunci, seperti skor SPECint 15 per GHz, dan mengembangkan subsistem komputasi lengkap termasuk jaringan on-chip (NoC) yang koheren. Namun, tantangan besar tetap ada. Fragmentasi ekosistem akibat instruksi kustom, kesenjangan dalam rantai alat EDA dan verifikasi, serta kebutuhan untuk mengejar efisiensi dan kinerja inti tunggal adalah beberapa rintangan nyata. Meski produk server RISC-V yang patuh pada standar RVA23 telah ada, jalan menuju paritas penuh dengan x86 dan Arm di data center masih panjang. Kesimpulannya, RISC-V menawarkan jalur mandiri bagi Tiongkok dalam komputasi kinerja tinggi. Meski belum dapat menggantikan solusi seperti NVIDIA Vera dalam waktu dekat, fokusnya adalah membangun fondasi untuk kemandirian jangka panjang, memastikan Tiongkok tidak lagi sepenuhnya bergantung pada arsitektur pihak asing di masa depan.

marsbit3j yang lalu

Nvidia CPU Berdatangan, RISC-V China Menyambut Tantangan: Pengamatan Mendalam Industri Semikonduktor Bagian Empat

marsbit3j yang lalu

Panel Taruhan Coding Meraup Untung, Tapi Polymarket Bukan Tempat 'Arbitrase' yang Baik

Artikel ini membahas pengalaman penulis menggunakan panel taruhan buatannya sendiri di Polymarket, platform prediksi berbasis blockchain. Meski panel tersebut membantu menghasilkan keuntungan sekitar 30% dari modal $1600 dalam beberapa minggu, penulis menekankan bahwa Polymarket bukanlah tempat yang ideal untuk mencari peluang arbitrase yang mudah dan aman. Penulis menjelaskan panelnya yang terdiri dari dua bagian utama: "Dasbor Portofolio" untuk memantau posisi terbuka dengan fitur manajemen risiko, dan "Pemantauan Peluang" sebagai watchlist. Panel ini dirancang untuk mengubah keputusan taruhan yang subjektif menjadi kerangka kerja yang lebih terstruktur dan terkendali. Poin kunci dari artikel ini adalah analisis tentang jebakan ekspektasi matematis di Polymarket. Di sini, meskipun suatu taruhan tampak memiliki ekspektasi positif, risiko kehilangan seluruh modal (100%) dalam satu perdagangan tetap ada. Oleh karena itu, penulis menerapkan prinsip diversifikasi dan manajemen posisi ketat dengan membagi taruhan menjadi tiga tingkatan (T1, T2, T3) berdasarkan keyakinan dan waktu penyelesaian, serta membatasi eksposur per taruhan dan per tema. Kesimpulan penulis adalah bahwa peluang di Polymarket lebih bergantung pada perbedaan informasi dan diversifikasi portofolio yang cermat, bukan pada arbitrase bebas risiko. Setiap taruhan memiliki risiko tinggi berupa kehilangan seluruh modal. Platform ini lebih cocok digunakan sebagai alat pelatihan untuk menguji ketajaman analisis terhadap peristiwa dunia, dengan disiplin manajemen risiko yang ketat untuk menghindari kerugian besar.

marsbit6j yang lalu

Panel Taruhan Coding Meraup Untung, Tapi Polymarket Bukan Tempat 'Arbitrase' yang Baik

marsbit6j yang lalu

Analisis Pertumbuhan Notion: Dari Alat Catatan hingga 100 Juta Pengguna, Bagaimana Notion Membangun Tiga Roda Gigi Pertumbuhan Produk, Template, dan Komunitas

Notion telah berkembang dari alat catatan sederhana menjadi platform kolaborasi global dengan lebih dari 100 juta pengguna. Kesuksesannya didorong oleh tiga roda pertumbuhan yang saling terkait. **Pertama, Product-Led Growth (PLG):** Produk yang mudah digunakan dan gratis memungkinkan pengguna merasakan nilainya dengan cepat, sementara fitur berbagi dan kolaborasi menciptakan penyebaran alami. **Kedua, Ekonomi Template:** Template yang dibuat oleh pengguna dan kreator mengubah kemampuan abstrak Notion menjadi solusi praktis, mengurangi hambatan bagi pengguna baru dan membuka berbagai skenario penggunaan. **Ketiga, Komunitas:** Komunitas pengguna yang kuat berfungsi sebagai jaringan pertumbuhan terdesentralisasi, memproduksi tutorial, studi kasus, dan konten lokal, memperkuat identitas merek dan mendorong adopsi global. Perjalanan Notion dimulai dari kegagalan awal karena kompleksitas, yang mengarah pada pendekatan modular seperti "blok bangunan". Ini memungkinkan "plastisitas" – kemampuan untuk menyesuaikan alat untuk berbagai kebutuhan seperti manajemen proyek, wiki, atau kalender konten. Strategi ini akhirnya membawa Notion dari pengguna individu ke pasar perusahaan melalui adopsi "bottom-up", di mana tim yang sudah menggunakan alat ini mendorong adopsi formal di tingkat organisasi. Di era AI, Notion mengintegrasikan kecerdasan buatan langsung ke dalam alur kerja yang ada, meningkatkan nilai template dan pengelolaan pengetahuan. Yang sulit ditiru oleh pesaing bukanlah fitur teknisnya, melainkan ekosistem yang telah dibangun: aset pengetahuan pengguna, jaringan kreator template, dan komunitas yang setia. Notion telah berubah dari sekadar alat perangkat lunak menjadi sistem ekosistem yang memperkuat dirinya sendiri, di mana pengguna juga adalah kontributor, memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.

marsbit9j yang lalu

Analisis Pertumbuhan Notion: Dari Alat Catatan hingga 100 Juta Pengguna, Bagaimana Notion Membangun Tiga Roda Gigi Pertumbuhan Produk, Template, dan Komunitas

marsbit9j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片