特朗普说本周必须降息,目前阻力在哪?

marsbitDipublikasikan tanggal 2025-07-28Terakhir diperbarui pada 2025-07-29

华盛顿的七月,暑气蒸腾,但比天气更燥热的,是政治与金融场域中弥漫的紧张空气。

“我认为美联储本周必须降息。”

在美国联邦公开市场委员会(FOMC)利率决议前夕,唐纳德·特朗普再次将他与美联储主席杰罗姆·鲍威尔之间的分歧,毫不掩饰地推至全球聚光灯下。这已不是他第一次向这位由自己亲手提名的央行行长“开火”,但这一次的用词——“必须”(must),将喊话的强度提升到了前所未有的级别。

这种近乎命令的姿态,将一场本应围绕复杂宏观数据展开的审慎决策,渲染得如同一场意志力的对决。全球市场的神经再次被拨动,人们不禁要问:特朗普想要的“立即降息”,究竟会不会发生?如果不会,那么横亘在这位前总统意志与当前货币政策之间的阻力,究竟是什么?

要回答这个问题,我们不能仅仅停留在政治的喧嚣中,而必须像美联储的官员们一样,走进那间由冰冷数据和历史教训共同构筑的决策密室。

看得见的阻力:三座经济“数据大山”

美联储的决策,尤其是利率这种“大杀器”的调整,并非随心所欲,而是严格锚定其两大核心使命:维持物价稳定和促进最大化就业。目前,至少有三座来自宏观经济的“数据大山”,让鲍威尔和他的同僚们无法轻易按下“降息”按钮,它们共同构成了一堵厚实的“数据墙”。

第一座大山,是那只尚未被完全驯服的“通胀猛虎”。在经历了长达两年的激烈搏斗后,美联储通过一系列激进的加息,成功将失控的通胀从数十年来的高点拉回。然而,“成功”不等于“胜利”。美联储最看重的通胀指标——核心个人消费支出(PCE)价格指数,其年化增长率至今仍在2.8%左右徘徊,而更为人熟知的消费者价格指数(CPI)也类似。这两个数字,都明显高于美联储设定的2%的政策金线。

降息

用一个比喻来说,经济这副躯体的高烧从40度降到了38度,但距离37度的健康体温仍有距离。在这种情况下,贸然停掉“加息”这副猛药,甚至反向开始“滋补”(降息),极有可能导致高烧卷土重来。美联储理事米歇尔·鲍曼(Michelle Bowman)就曾多次发出警告,过早宣布胜利并放松政策,可能会让通胀预期再度“脱锚”,届时再想将其拉回正轨,社会将不得不付出更惨痛的代价。这种审慎,是央行从上世纪70年代“大滞胀”中汲取的血泪教训。

第二座大山,是一道看似坚固却暗藏裂痕的“就业长城”。从表面数据看,美国的就业市场依然强劲。低于4%的失业率,从任何历史标准来看都处于低位,这似乎表明经济引擎动力十足,远未到需要降息来“加油”的地步。

然而,如果凑近观察城墙的砖缝,就会发现一些令人不安的迹象。近几个月的非农就业报告显示,新增就业人数的势头正在放缓,且越来越多地集中在政府部门和少数几个行业,私营部门的就业创造能力已显疲态。同时,职位空缺数与求职人数的比率(JOLTS数据)也在持续下降。这就构成了美联储内部意见分歧的根源:一部分官员认为,应在长城出现明显豁口前进行“预防性”的加固,即降息;而另一部分则坚持,在看到无可争议的恶化信号前,任何行动都为时过早。这种“看似强劲,实则趋弱”的矛盾状态,让决策的天平难以倾斜。

降息

第三座大山,则是那块刚刚企稳的“经济增长(GDP)压舱石”。在经历了前期的放缓担忧后,美国经济展现出了一定的韧性,最近的GDP数据虽然不算亮眼,但并未滑向衰退的深渊。只要经济还在增长,哪怕速度不快,也为美联储的“按兵不动”提供了最直接的理由。既然船还能平稳航行,为什么要急于调整航向,冒着重新掀起通胀风浪的风险呢?

这三座大山共同构成了鲍威尔反复强调的决策基础——“依赖数据”(Data Dependent)。在数据明确指向通胀受控且经济面临清晰衰退风险之前,任何降息决策都缺乏足够的合法性。


看不见的阻力:央行的“独立性”心魔

如果说经济数据是摆在台面上的阻碍,那么一个更深层次、更微妙的阻力,则根植于美联储自身的制度灵魂——独立性。

现代中央银行体系的核心基石之一,就是其相对于行政部门的独立性。这能确保货币政策的制定,是基于长期的经济福祉,而非服务于短期的政治选举周期。特朗普这种公开、高调、甚至带有威胁意味的施压,恰恰触碰了这根最敏感的神经。

历史是一面镜子。上世纪70年代,时任美国总统尼克松就曾成功向当时的美联储主席阿瑟·伯恩斯(Arthur Burns)施压,要求其在选举前采取宽松的货币政策。其结果是,短期内经济看似繁荣,为尼克松的连任铺平了道路,但却为之后长达十年的“大滞胀”(高通胀、高失业、低增长)埋下了祸根。这段不光彩的历史,是悬在每一位美联储主席头上的达摩克利斯之剑。

有了这样的前车之鉴,鲍威尔领导下的美联储,必然会对来自政界的压力格外警惕。如果此时此刻屈服于特朗普的要求,无异于向全球市场宣告:美联储的决策可以被政治利益绑架。这将严重损害其作为中立、专业机构的信誉,长期来看,对美元的全球地位和美国经济的危害,可能比一两次错误的利率决定要大得多。因此,某种程度上,特朗普的喊话越是响亮,美联-储为了捍卫其仅存的公信力,反而越有可能选择“按兵不动”。


降息博弈,加密世界的蝴蝶效应

这场发生在华盛顿的宏观博弈,对于看似遥远的加密世界而言,绝非隔岸观火。相反,每一次关于利率的暗示和争吵,都在加密市场引发着剧烈的蝴蝶效应。

从最直接的逻辑层面看,降息周期通常被视为加密资产的利好。它意味着市场上流动的美元会增多、融资成本会降低,投资者更愿意将资金从低收益的传统金融产品转向高风险、高回报的资产类别,而比特币和以太坊无疑位列其中。

然而,更深层次的影响,潜藏在加密世界的独特构造中。稳定币发行商,如Tether(USDT)和Circle(USDC),是美国国债的巨鲸买家。据统计,仅这两家公司就持有超过1500亿美元的短期美国国债。这些国债的利息,是其商业模式的重要利润来源。一旦美联储开启降息通道,这些储备资产的收益率将直接下降,从而挤压稳定币发行商的利润空间。这个看似微小的变化,可能会通过传导,对整个DeFi世界的底层资产收益率(Real World Asset, RWA)产生深远影响。

而加密世界的思想领袖、BitMEX创始人Arthur Hayes则提出了一个更为大胆和颠覆性的叙事。他认为,问题的关键可能并非美联储本身,而是美国财政部的债务发行。在美国政府债务规模持续膨胀的背景下,无论美联储是否降息,财政部都需要为巨额赤字融资,这本身就是一种变相的流动性注入。

在这个宏大的叙事里,加密资产,尤其是比特币,扮演着对冲法币体系信用风险的角色。当政府通过大规模发债来刺激经济,实际上是在稀释法定货币的购买力,而总量恒定的比特币,则成为了一种价值储藏的“数字黄金”。从这个角度看,无论本周降息与否,只要美国政府的财政纪律无法约束,流向加密世界的“洪水”就不会停止。

此外,一个不可忽视的趋势是,加密行业本身在美国的政治影响力正在迅速崛起。来自行业参与者的政治捐款和游说活动空前活跃,两党内部都出现了越来越多对加密技术友好的声音。Pantera Capital在其近期的报告《逃逸速度》中也指出,加密行业正在经历一场深刻的政治风向转变。这意味着,未来的货币政策和金融监管,将不得不更多地考虑这个新兴领域的影响力。


结论

回到最初的问题:特朗普想要的降息,阻力重重。眼前是通胀、就业、GDP三座难以撼动的“数据高墙”,背后则是美联-储誓死捍卫的“独立性”防线。本周,我们大概率将看到特朗普的政治怒吼,撞上鲍威尔冷静而坚硬的专业壁垒。

但对于加密市场而言,这或许只是大戏的序章。真正的变量,可能并非这一次利率决议本身,而是其背后所揭示的,那个由政治意图、财政赤字、技术革新和宏观周期共同塑造的未来。无论华盛顿的博弈结果如何,一个更庞大、更不可预测的宏观浪潮,似乎已在酝酿之中。对于身处其中的每一个加密参与者来说,理解这股浪潮的成因和流向,远比猜对一次利率的涨跌更为重要。

Bacaan Terkait

Agen Mengambil Alih Hak Distribusi Lalu Lintas, Apa yang Diperebutkan Tencent, ByteDance, dan Alibaba?

Artikel ini membahas persaingan ketat antara raksasa teknologi China—Tencent, ByteDance (Douyin), dan Alibaba—dalam memperebutkan hak penguasaan distribusi aliran di era AI melalui pengembangan *agent* pintar. Alibaba fokus pada transformasi dengan aplikasi Qianwen yang kini menjadi *super-agent*, terintegrasi dengan ekosistem seperti Taobao dan Alipay untuk menangani tugas kompleks. Mereka juga meluncurkan platform *agent* bisnis "Wukong" dan membuka ekosistem Qianwen ke merek eksternal seperti Luckin Coffee. ByteDance, dengan Doubao (3 miliar pengguna bulanan), mengejar strategi "ada di mana-mana" baik di perangkat lunak maupun keras. Mereka mengembangkan platform pengembangan *agent* Kouzi dan berekspansi ke perangkat keras seperti ponsel AI dan kacamata pintar. Tencent memegang "kartu as" tersembunyi: *agent* AI yang terintegrasi dalam WeChat, yang memungkinkan pengguna mengakses dan menggunakan jutaan *mini-program* secara langsung melalui perintah suara. Ini berpotensi mengubah WeChat menjadi sistem operasi layanan berbasis AI. Inti persaingan ini adalah pergeseran dari ekonomi perhatian (memperpanjang waktu pengguna) ke ekonomi niat (menyelesaikan kebutuhan dengan efisien). Hak distribusi aliran berpindah dari klik manual pengguna ke keputusan yang didelegasikan ke *agent* AI. Perusahaan yang menjadi lapisan eksekusi default bagi *agent* akan mendominasi nilai bisnis di era baru ini, di mana konektivitas layanan dan kompatibilitas API menjadi kunci.

marsbit1j yang lalu

Agen Mengambil Alih Hak Distribusi Lalu Lintas, Apa yang Diperebutkan Tencent, ByteDance, dan Alibaba?

marsbit1j yang lalu

Nasdaq Terjun 4% dalam Semalam, $1,3 Triliun Menguap, Pasar Saham AS Dihantam Tiga Pukulan Sekaligus

**Ringkasan Artikel: Nasdaq Jatuh 4% dalam Satu Malam, AS$1,3 Triliu Menguap, Tiga Pemicu Serangan Ganda pada Saham AS** Pada 5 Juni, pasar saham AS mengalami hari terburuk sejak krisis tarif April 2025. Indeks Nasdaq anjlok 4,18%, S&P 500 turun 2,64%, dan Dow Jones merosot 695 poin. Lebih dari AS$1,3 triliun nilai pasar perusahaan chip AS menguap. Kerugian drastis ini dipicu oleh tiga faktor yang berbarengan: 1. **Laporan Keuangan Broadcom Retakkan Narasi AI:** Meski pendapatan chip AI Broadcom melonjak 143%, panduan untuk kuartal berikutnya sedikit di bawah ekspektasi paling optimis. Ini memicu keraguan atas asumsi pertumbuhan eksponensial tanpa batas di sektor AI, menyebabkan aksi jual besar-besaran di seluruh rantai pasokan semikonduktor. Saham Broadcom sendiri jatuh 12,6%, sementara indeks Philadelphia Semiconductor ambruk 10,26%. 2. **Data Lapangan Kerja Terlalu Kuat, Racun bagi Pasar:** Laporan non-farm payroll AS bulan Mei menunjukkan penambahan 172.000 pekerjaan, jauh melampaui ekspektasi 80.000. Dalam konteks tekanan inflasi akibat perang Iran dan harga minyak tinggi (di atas $90/barel), data kuat ini justru memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) mungkin tidak akan memotong suku bunga, bahkan berpotensi menaikkannya. Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi sangat merugikan valuasi saham teknologi berbasis pertumbuhan tinggi. 3. **Bayangan Inflasi dari Perang Iran:** Blokade Selat Hormuz oleh Iran sejak Februari terus mendongkrak harga energi global. Inflasi sisi penawaran ini membatasi ruang gerak The Fed dan mengikis konsensus bahwa inflasi telah terkendali, menambah ketidakpastian kebijakan moneter. Ketiga faktor ini saling memperkuat, menyerang fondasi keyakinan pasar: narasi pertumbuhan AI tanpa batas, ekspektasi pelonggaran moneter The Fed, dan konsensus inflasi yang mereda. Jatuhnya pasar dengan cepat menyebar ke bursa global di Asia dan Eropa. Apakah ini awal pecahnya gelembung AI? Mungkin lebih tepat disebut sebagai **penetapan ulang valuasi** daripada keruntuhan narasi sepenuhnya. Permintaan chip AI tetap nyata dan kuat (terbukti dari pertumbuhan 143% Broadcom), tetapi pasar mulai mempertanyakan kemampuannya untuk terus tumbuh pada laju eksponensial seperti yang dibayangkan, dan menilai ulang harga yang pantas dibayar untuk ekspektasi tersebut. Arah pasar selanjutnya akan sangat bergantung pada pertemuan The Fed bulan Juni, panduan dari perusahaan AI lainnya, dan perkembangan situasi di Timur Tengah.

marsbit1j yang lalu

Nasdaq Terjun 4% dalam Semalam, $1,3 Triliun Menguap, Pasar Saham AS Dihantam Tiga Pukulan Sekaligus

marsbit1j yang lalu

Dari Blokir Doubao hingga Sambut Glory, Mengapa WeChat Tiba-tiba "Berganti Wajah"?

Dari memblokir "Doubao" hingga berkolaborasi dengan "Honor": Mengapa WeChat tiba-tiba berubah sikap? WeChat, yang dimiliki Tencent, kini bekerja sama dengan produsen ponsel seperti Honor, Huawei, Xiaomi, OPPO, dan vivo untuk meluncurkan kemampuan A2A, memungkinkan asisten AI sistem ponsel (seperti YOYO Honor) memanggil fungsi WeChat melalui perintah suara, seperti mengirim pesan atau menelepon. Ini adalah perubahan besar mengingat sebelumnya WeChat dengan ketat memblokir upaya pihak ketiga (termasuk ponsel "Doubao" ByteDance) yang mengontrol aplikasinya melalui simulasi klik (GUI Agent). Perubahan ini didorong oleh tekanan kompetisi AI Tencent. Meskipun memiliki WeChat dengan 1,4 miliar pengguna bulanan, aplikasi AI-nya sendiri tertinggal dari pesaing seperti "Doubao" dan "Tongyi Qianwen". WeChat kini memprioritaskan pengembangan "agen AI" internal yang memanfaatkan ekosistem mini-programnya. Namun, untuk menjangkau pengguna, WeChat perlu terhubung dengan asisten AI tingkat sistem di ponsel, yang merupakan pintu masuk AI pertama bagi banyak pengguna. Kolaborasi A2A memungkinkan hal ini: asisten ponsel bertindak sebagai "operator" yang meneruskan perintah ke WeChat, yang kemudian mengeksekusinya di dalam lingkungannya sendiri. Skema ini menjaga kendali dan keamanan data WeChat, tidak seperti pendekatan GUI yang dianggap sebagai "perampasan". Bagi produsen ponsel, kolaborasi ini menarik karena jalur GUI terbukti tidak dapat diandalkan dan mudah diblokir. Meskipun mereka juga memiliki ambisi membangun ekosistem AI sendiri (seperti konsep AHI Honor), kerja sama A2A membuka akses yang sah dan terkontrol ke fungsi WeChat, sekaligus memungkinkan mereka fokus pada pengembangan kemampuan AI lainnya di luar WeChat. Kerja sama ini menggunakan mekanisme otorisasi ganda (pengguna dan aplikasi) untuk keamanan. Pada akhirnya, kolaborasi ini adalah bentuk "jabat tangan" strategis: Tencent mendapatkan pintu masuk AI di tingkat sistem ponsel, sementara produsen ponsel mendapatkan akses yang sah ke fungsi WeChat untuk meningkatkan kegunaan asisten AI mereka. Ini menandai babak baru dalam perebutan pintu masuk di era AI, di mana WeChat berusaha menjadi "sistem operasi layanan", sementara produsen ponsel beralih menjadi penyedia ekosistem AI. Pertarungan untuk menguasai interaksi utama pengguna dengan AI di perangkat mereka baru saja dimulai.

marsbit3j yang lalu

Dari Blokir Doubao hingga Sambut Glory, Mengapa WeChat Tiba-tiba "Berganti Wajah"?

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片