Joe Lubin May Have Revived Ethereum, But What About Vitalik Buterin?

ccn.comDipublikasikan tanggal 2025-07-07Terakhir diperbarui pada 2025-07-28

Key Takeaways
  • Joseph Lubin’s quiet move into SharpLink Gaming and its pivot to becoming a corporate Ethereum treasury has catalyzed a renewed institutional interest in ETH.
  • A growing wave of public companies, including BitMine Immersion and SharpLink, has begun stockpiling ETH at unprecedented levels.
  • Despite ongoing roadmap updates and scaling efforts led by Vitalik Buterin, Ethereum’s core community found that technical improvements weren’t enough to move the market.

For most of 2024 and the first half of 2025, Ethereum remained stuck in a frustrating rut.

Despite a wave of promises and technical upgrades, spearheaded by co-founder Vitalik Buterin, the price of ETH failed to move meaningfully, leaving the crypto community wondering what, if anything, could ignite the next phase of growth.

That changed in May, when Joseph Lubin, one of Ethereum’s original eight co-founders and CEO of ConsenSys, made a decisive move that caught the industry’s attention.

Through a relatively obscure public company called SharpLink Gaming, Lubin quietly orchestrated a transformation that reframed Ethereum’s narrative in a way few had expected.

Ethereum’s Growth

After months of inertia, Ethereum finally broke through the $2,000 barrier in July.

Having bottomed out near $1,450 in April, ETH has since surged nearly 150%, reaching approximately $3,620 at the time of reporting.

Many believe ETH could be on track to hit the $4,000 mark and beyond.

While multiple factors have influenced the price, such as increased regulatory clarity following the U.S. GENIUS Act and ETH ETFs hitting record highs, Lubin’s maneuver is difficult to ignore.

Joseph Lubin’s Ethereum SharpLink Bet

In May, Lubin assumed the role of chairman at SharpLink Gaming, a NASDAQ-listed company formerly focused on sports betting technology.

With a $425 million war chest at its disposal, the firm rapidly pivoted to become a corporate Ethereum treasury.

Within weeks, SharpLink began aggressively acquiring ETH.

As of the time of reporting, the firm’s ETH holdings now sit at over 438,000 ETH,  worth approximately $1.69 billion, positioning it as one of the largest corporate Ethereum holders globally.

“At a time when Ethereum is entering a new era of institutional relevance, we are proud to support the network’s long-term strength and decentralization mission,” Lubin said.

“Moreover, we see this as the start of something bigger – a model for how mission-driven organizations can work to advance our ecosystem’s shared goals of decentralization, economic empowerment and protocol-native finance,” he added.

Corporate Bets on Ethereum

In recent weeks, several firms across a range of industries have disclosed large ETH acquisitions, staking strategies, and plans to build Ethereum-centric public entities.

BitMine Immersion, formerly a Bitcoin mining-focused firm, has made a dramatic pivot to Ethereum.

The company acquired 566,776 ETH, worth approximately $2.1 billion, in just 16 days, making it the largest corporate holder of Ethereum to date.

Shares in both SharpLink and BitMine have skyrocketed.

BitMine’s stock alone has surged nearly 3,000% this month following its ETH purchases.

As of July 22, out of 58 corporate entities holding ETH in their treasuries, the 10 publicly listed companies account for approximately $3.2 billion worth of Ethereum.

Ethereum’s Stagnation

Vitalik Buterin, the most prominent figure in Ethereum’s development, has spent recent years championing a series of upgrades to the network and released an updated roadmap in January.

In a recent interview on The Network State Podcast , Vitalik outlined two core goals to “make Ethereum great again.”

The first is to achieve large-scale adoption, and the second is to maintain high security standards and decentralization.

Vitalik said he would not have recommended using DeFi as a savings and wealth vehicle three to four years ago, adding that hacking losses have now greatly decreased.

Yet one of Ethereum’s most enduring challenges remains scalability, how to onboard millions of users without compromising decentralization or security.

The latest roadmap highlights strategies such as data sharding and rollup-centric infrastructure to scale the network.

Unlike earlier periods, when technical upgrades and roadmaps would spark price rallies, recent changes have seen lukewarm investor reactions.

In April, CCN reported that Ethereum was underperforming due to the Decun upgrade in 2024, which reduced the impact of the burn mechanism and weakened ETH’s scarcity narrative.

Garrison Yang, co-founder of Web3 development studio Mirai Labs, told CCN in April that “Ethereum no longer functions effectively as an asset or a store of value.”

He suggested that Ethereum’s best chance of regaining relevance is if traditional finance selects it as the default chain for stablecoins and real-world assets.

Was this Article helpful? Yes No

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Bitcoin Mungkin Belum Selesai Mengalami Kapitulasi - Mengapa Dasar Harga $50.000 Masih Berpeluang

Bitcoin (BTC) saat ini menghadapi ujian teknis dan makroekonomi yang signifikan. Aset kripto ini telah mencatatkan tiga kuartal kerugian berturut-turut, sebuah tren yang terakhir terlihat pada pasar bearish 2022. Lebih dari 50% pasokan Bitcoin yang beredar saat ini berada dalam posisi rugi (underwater). Yang menarik, pemegang jangka panjang (long-term holders/LTHs), yang menguasai 78% pasokan beredar, justru menunjukkan ketahanan dengan terus mengakumulasi aset dan tidak menjual selama pelemahan ini. Pasokan LTH bahkan mencapai rekor tertinggi pada Juni, menunjukkan pola yang berbeda dari siklus sebelumnya di mana penyerahan (capitulation) LTH biasanya menandai titik terendah pasar. Namun, tekanan dari lingkungan makroekonomi bisa menjadi ujian terberat. Ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve telah bergeser, dengan probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan September meningkat. Hal ini mengindikasikan kondisi keuangan yang lebih ketat di masa mendatang. Secara historis, pasar bearish Bitcoin pada 2018 dan 2022 tidak mencapai dasar hingga mencatatkan sembilan bulan penurunan berturut-turut. Siklus saat ini baru mencapai tujuh bulan. Jika pola ini berlanjut, fase capitulation mungkin belum selesai. Titik terendah yang berkelanjutan baru akan terbentuk setelah LTH mulai menyerah, dan potensi pergerakan menuju level $50.000 pada akhir kuartal ketiga masih mungkin terjadi sebelum pembentukan dasar pasar yang sebenarnya.

ambcrypto2j yang lalu

Bitcoin Mungkin Belum Selesai Mengalami Kapitulasi - Mengapa Dasar Harga $50.000 Masih Berpeluang

ambcrypto2j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

**Ringkasan: Ancaman Komputasi Kuantum terhadap Dunia Kripto dan Upaya Menghadapinya** Komputasi kuantum, yang diwakili oleh algoritme seperti Shor, berpotensi meruntuhkan fondasi kriptografi kunci publik (seperti ECC dan RSA) yang menjadi tulang punggung blockchain dan cryptocurrency. Momen ketika hal ini menjadi kenyataan dikenal sebagai "Q-Day", diprediksi terjadi sekitar tahun 2035–2045. Menggunakan ketidaksetaraan Mosca (X + Y > Z), terlihat bahwa proses migrasi ke sistem tahan-kuantum harus dimulai sekarang, mengingat data sensitif hari ini dapat dikumpukan dan dipecahkan di masa depan. Solusi praktis yang sedang dikembangkan adalah **Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC)**, yaitu algoritme yang berjalan di komputer klasik namun tahan terhadap serangan kuantum. NIST telah menstandarisasi algoritme inti seperti ML-KEM, ML-DSA, dan SLH-DSA. Strategi migrasi melibatkan **penerapan hybrid** (menggabungkan algoritme lama dan baru) dan meningkatkan **kelincahan kriptografi** sistem. **Dampak pada Blockchain** bersifat sistemik. Bitcoin menghadapi risiko tinggi pada aset di alamat lama yang kunci publiknya sudah terpapar di chain, serta tantangan teknis (seperti pembengkakan ukuran tanda tangan) dan **tantangan politik** yang kompleks terkait bagaimana menangani aset warisan (legacy) yang tidak bermigrasi. Ethereum, dengan strategi "Lean", berencana melakukan migrasi bertahap di seluruh lapisan (eksekusi, konsensus, data) dengan memanfaatkan **abstraksi akun** dan **lapisan-2** sebagai tempat uji coba. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukanlah "hari kiamat" bagi cryptocurrency, melainkan **ujian tekanan ekstrem** yang memaksa seluruh ekosistem untuk bermigrasi. Bitcoin diuji pada konsensus sosial dan tata kelola propertinya, sementara Ethereum diuji pada kompleksitas rekayasa seluruh tumpukan teknologinya. Jendela waktu untuk melakukan transisi yang terkoordinasi dengan baik diperkirakan hanya tersisa **5-8 tahun**, sehingga persiapan dan aksi kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan (pengembang, bursa, dompet, dan pengguna) sangat mendesak.

marsbit7j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit7j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli JOE

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian TraderJoe (JOE) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli TraderJoe (JOE) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan TraderJoe (JOE) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan TraderJoe (JOE) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading TraderJoe (JOE)Lakukan trading TraderJoe (JOE) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

164 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.11Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli JOE

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga JOE (JOE) disajikan di bawah ini.

活动图片